
Seketika Lucas pun langsung berpikir jika Bella yang sudah menghubungi Annabella.
*Bu, bagaimana jika Bu Bella yang mencoba untuk menghubungi Annabella. Sehingga Annabella merasa sangat ketakutan dan kebingungan sekali seperti ini*
*Mungkin saja itu hanya Annabella yang mengetahui nya, karena tidak mungkin dia memberitahu orang lain karena itu akan membahayakan Bella. Kita lihat saja dari gerak-gerik Annabella jika semakin mencurigai maka kemungkinan besar Bella yang sudah berkomunikasi dengan Annabella*
*Yasudah yaa Buu, saya harus membereskan dulu toko karena sekarang sudah jam pulang*
*Baiklah Lucas hati-hati yaa*
Pembicaraan mereka berdua pun berakhir dan Elsha semakin yakin jika Bella juga berada di sekitar nya.
"Kenapa aku tidak berpikir jika ada Ardika pasti ada Bella, walaupun aku belum melihat langsung wajah Ardika tapi aku sangat yakin sekali itu adalah Ardika."
Elsha semakin merasa sangat tertekan sekali.
"Jika Ardika yang masih mempunyai hati kepada ku, maka beda lagi dengan Bella yang pasti akan membahayakan diri ku."
__ADS_1
Elsha seperti ingin mendapatkan perlindungan, karena dia yang merasa sangat takut sekali dengan sikap nekad Bella.
"Kenapa aku lebih nyaman untuk mengadu kepada orang lain dari pada suami ku sendiri, karena suami ku tidak mungkin membela ku dia pasti memilih untuk mengikuti apa yang di katakan oleh Putri nya."
Elsha yang sudah merasa sangat pusing sekali dia pun memilih untuk kembali ke hotel nya, dari pada dia berada di Restoran.
Elsha merasa sudah tidak di hargai dan dia juga merasa jika Annabella yang memang tidak akan lagi bisa seperti dulu lagi.
"Ini memang yang terbaik untuk ku dan juga untuk kesehatan mental ku sendiri, Elsha lebih baik kamu tinggal selama nya di hotel daripada aku tinggal di rumah yang sudah tidak ada lagi rasa hangat kekeluargaan."
"Annabella apakah kamu baik-baik saja sayaaaaang,? kamu kelihatan sangat pucat sekali dan lemas. Apakah kamu sakit Annabella."
Annabella menggelengkan kepalanya dia merasa rasa khawatirnya dan ketakutan nya sudah di lihat oleh banyak orang.
"Seperti nya aku yang terlalu capek saja Ayah, karena pekerjaan ku ini cukup menguras energi."
Rendy pun mempercayai apa yang di katakan oleh Annabella.
__ADS_1
"Jika seperti itu kita cari vitamin daya tahan tubuh untuk kamu yaa, nanti kita turun di sebuah apotek."
Annabella tidak menjawab perkataan dari Ayah nya, dia terlihat seperti sedang melamun.
Rendy pun semakin menghawatirkan kondisi Annabella, sampai dia memberhentikan mobilnya.
"Annabella, kamu baik-baik saja kan. Kamu kenapa melamun sayaaaaang. Jangan membuat Ayah hawatir coba ceritakan saja apa yang sebenarnya terjadi dengan kamu."
Annabella memandangi wajah Ayah dan tidak terasa air mata nya pun terjatuh di pipi nya.
"Aku hanya sedang merindukan ibu yaa, aku ingin bertemu dengan ibu. Aku ingin tahu sekarang ibu sedang apa, dan apakah dia bisa mencari uang untuk dia makan sehari-hari."
Rendy pun langsung memeluk erat Annabella dan Annabella menagis di pelukan Ayah nya.
"Annabella, Ayah mengerti sayang doakan yang terbaik untuk ibu kamu yaa sayang semoga saja dia bisa melewati ujian kehidupan nya ini."
Annabella merasa puas ketika dia bisa melampiaskan rasa ketakutan dan kekhawatiran nya dengan sebuah tangisan.
__ADS_1