
Ketika mereka yang sedang membicarakan tentang Ardika dan Elsha, Jackson menerima kabar jika korban tersebut sudah sadar.
"Ahhh syukurlah ini saat yang sangat di tunggu-tunggu ketika Joshua yang akhirnya dia sadar, bagaimana apakah kalian semua akan ikut ke Rumah Sakit atau hanya aku saja."
Karena merasa sangat penasaran sekali mereka pun semuanya akhirnya ingin datang ke Rumah Sakit.
Mereka pergi dengan menggunakan dua mobil saja, Jackson begitu sangat semangat sekali ketika akhirnya Ardika pun tidak bisa seenaknya pergi berkeliaran di luar.
"Habislah sudah kamu Ardika, sekarang kita akan mengetahui semuanya. Joshua harus mengatakan hal yang sebenarnya terjadi."
Mereka pun akhirnya sampai di depan Rumah Sakit tersebut, Jackson yang terlihat sangat emosional sekali.
"Jackson, tenangkan perasaan kamu. Jangan seperti ini. Ingat dia itu baru sadar dan mungkin tidak bisa berbicara banyak."
Reymon terus saja mencoba untuk menenangkan perasaan Jackson.
"Baiklah Pap, maafkan aku yaa. Aku sudah sangat ingin melihat dua sejoli itu masuk ke dalam penjara bersama-sama."
__ADS_1
Mereka pun akhirnya turun dari mobil nya, begitu juga dengan Lucas dia memilih untuk ikut.
Diantara mereka Reymon merasa hanya Lucas yang paling tenang, dan tidak memiliki banyak dendam terhadap Bella dan Ardika.
"Bagaimana jika Lucas saja yang masuk, dia lebih tenang dan biarkan dia yang menceritakan semuanya kepada kita. Tidak kamu Jackson kamu emosional sekali."
Jackson pun terdiam ketika Papa nya mengatakan hal tersebut, tapi memang dia yang sangat emosional sekali.
"Bagaimana jika saya masuk dengan handphone sehingga kalian semua bisa mendengarkan apa yang saya tanyakan dan apa jawaban nya."
Mereka semua pun merasa sangat setuju sekali dengan apa yang di lakukan oleh Lucas, Lucas juga melakukan hal ini kepada Bella dan Ardika pada saat di Restoran.
Mereka pun pergi dan Lucas pun masuk ke dalam ruangan tersebut, Lucas melihat kondisi korban yang masih sangat lemah sekali.
"Saya Lucas Andrean, saya di suruh oleh Bapak Reymon untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi."
Lucas pun duduk di kursi dia memandangi wajah, korban tersebut yang seperti ketakutan.
__ADS_1
"Kamu tidak usah takut yaa, kamu harus bicarakan apa yang sebenarnya terjadi."
Joshua pun mulai mencoba untuk membuka mulutnya.
"Aku balas dendam kepada ke dua orang itu, karena sudah membunuh Kelvin. Kelvin di buang ke sungai karena dia yang mau melecehkan Jessica Annabella."
Suara Joshua yang terdengar sangat bergetar sekali, dia juga mulai belajar menggerakkan jari-jari nya.
"Siapa yang menusuk mu di Apartemen itu dan ada siapa saja yang ada di Apartemen itu."
Joshua terlihat seperti kesulitan untuk bernafas, dia merasa sangat kesusahan untuk berbicara kepada Lucas.
Lucas merasa sangat hawatir sekali dengan kondisi korban tersebut.
"Jika kamu tidak mampu untuk berbicara banyak sudah yaa, jangan di lanjutkan lagi lebih baik sekarang kamu istirahat saja yaa."
Jackson merasa sangat tidak sabar sekali kenapa dia hanya bisa mengatakan sedikit saja.
__ADS_1
"Ahhhhhh, kenapa dia susah sekali untuk mengatakan kejadian yang ada di Apartemen. Apakah sebenarnya dia berpihak pada Ardika dan Bella."
Jackson merasa sangat emosional sekali, dan dia pun mencoba untuk Ingin datang ke ruangan tersebut.