
Jessica duduk di depan kursi yang menghadap kepada televisi dia melihat dirinya sendiri yang ada di memberitakan itu.
"Sampai berapa hari mereka akan selalu membahas tentang ku ini, seperti sudah tidak ada lagi pemberitaan yang lain."
Jessica pun memilih untuk mengabaikan berita di televisi tersebut, dia membuka handphonenya nya.
Dan banyak yang berkomentar di akun media sosial milik nya.
Jessica pun membaca satu per satu komentar pada netizen kepada nya.
~ Mereka berdua seperti nya melakukan pernikahan kontrak~
~ Jessica seperti nya hanya menginginkan harta kekayaan Jackson saja, keluarga Jackson itu kan punya perusahaan besar ~
~ Seperti nya Jackson mempunyai wanita yang jauh lebih cantik dari Jessica ~
Komentar jahat dari netizen mempunyai Jessica merasa sangat sedih sekali.
"Mereka semua nya berpikir negatif terhadap ku, mereka pikir aku yang hanya ingin harta kekayaan Jackson saja. Kenapa komentar mereka semua nya menyudut aku semua."
Jessica pun merasa sangat tertekan sekali, dia pun terus saja menagis histeris sambil berteriak-teriak kencang.
Elsha pun berlari menghampiri Jessica.
__ADS_1
"Jessi sayaaaaang, kamu kenapa Nak. Yang sabar yaa sayang sabar."
Elsha mencoba untuk menenangkan perasaan Jessica.
"Mereka semua jahat, mereka semua menyalakan aku. Mereka semua berpikir negatif terhadap aku, aku benci mereka semua."
Elsha tidak mengerti apa yang di maksud dengan Jessica.
"Mereka itu siapa sayaaaaang, di sini hanya ada ibu dan kamu saja."
Jessica pun memilih untuk pergi meninggalkan Elsha tanpa membawa handphone nya.
Dan Elsha pun mengambil handphone Jessica dan membawa semua komentar di akun media sosial nya.
Elsha pun menyimpan handphone Jessica, dia tidak akan memberikan handphone kepada Jessica.
Dan Elsha melihat televisi yang tiba-tiba mati.
"Jessica harus jauh dari media sosial, handphone dan televisi juga dia harus menyendiri dulu."
Elsha menyusul Jessica yang masuk ke dalam ruangan pribadi yang hanya khusus keluarga nya saja yang bisa masuk.
Elsha melihat Jessica yang melamun dengan tatapan mata yang kosong.
__ADS_1
"Yaa Tuhan, aku sangat hawatir sekali jika Jessica mengalami despresi karena percetakan nya ini. Dia tidak bisa kembali ke dunia entertainment jika kondisi Jessica yang seperti ini."
Elsha menghampiri Jessica dengan cara perlahan-lahan.
"Sayaaaaang, kita pulang yaa. Lebih baik sekarang kita pulang ke rumah saja yaa. Di rumah kita bisa melihat bunga-bunga indah bermekaran dan juga tanaman strawberry yang pernah kita tanam bersama-sama."
Jessica seperti tidak merespon perkataan Elsha, Jessica terus saja mengeluarkan air mata nya membasahi pipinya.
Elsha pun semakin hawatir sekali melihat kondisi Jessica yang sekarang.
Elsha memeluk erat Jessica sambil menangis.
"Jessica, jangan seperti ini sayaaaaang jangan yaa. Ibu tidak mau kamu jadi begini Sayaaaaang, Jessica Annabella kamu anak yang kuat kamu harus bisa menghadapi semua ini yaa sayang."
Jessica pun melirikan mata nya kepada Elsha.
"Jangan panggil aku Jessica lagi, Jessica itu jahat dia yang hanya menginginkan harta kekayaan dari suami nya. Aku benci dengan nama Jessica aku benci."
Jessica berteriak-teriak sambil menjambak rambut panjang nya.
"Iya sayang kamu bukan lagi Jessica, kamu adalah Anna. Annabella wanita yang sangat cantik, kuat dan tegar dalam menghadapi masalah kehidupan."
Jessica pun langsung terdiam ketika mendengar nama Anna untuk panggilan baru nya.
__ADS_1