Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #308#


__ADS_3

Bella begitu sangat nekad sekali untuk pergi ke Jakarta, dia seperti menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.


"Aku tidak peduli apa yang akan terjadi dengan ku di sana, yang pasti aku tetap akan pergi dari rumah yang membuatku sangat despresi."


Bella yang menggunakan masker hitam dan juga memakai topi dia akhirnya masuk ke dalam bus.


Bella yang memang tidak biasa menggunakan kendaraan umum dia harus tahan dengan berdesak-desakan.


Sampai akhirnya Bella yang sebelumnya berdiri sampai bisa duduk.


"Yaa Tuhan, aku memang harus belajar untuk bersabar. Ardika dia seperti sangat menghianati ku, aku tidak peduli jika di Jakarta aku tidak bertemu dengan Ardika aku masih mempunyai Annabella aku akan meminta tolong kepada Annabella."


Bella pun berharap Annabella bisa membantu dirinya, dia tidak peduli dengan orang lain karena dia yang hanya mempunyai Annabella.


Bella pun langsung memilih untuk menelephone Annabella, Annabella yang sedang istirahat kerja.


"Renata, untuk apa sih menelephone ku segala."


Dengan sangat terpaksa Annabella mengakhiri panggilan telephone dari ibu nya.

__ADS_1


Dan membuat Bella merasa sangat sedih sekali.


"Apakah Annabella sudah tidak mau bertemu dengan ku, apakah Annabella sama seperti yang lainnya."


Annabella mengirimkan pesan kepada Ibu nya.


*Apakah uang 10 juta itu sudah habis,? aku sudah tidak mempunyai uang. Aku pun sekarang berkerja di toko bunga milik Lucas*


Membaca pesan dari Annabella, membuat Bella semakin sedih. Di mata Annabella dia yang hanya ingin meminta uang saja.


Bella memilih untuk memasukkan handphone nya di dalam tas nya, dia pun meneteskan air mata nya.


"Dengan uang 10 juta yang aku punya, mungkin aku bisa mengontrak rumah dan bisa juga untuk bertahan hidup beberapa hari saja."


"Aku bisa seharian agar bisa sampai ke kota, karena ini daerah pedalaman."


Bella menikmatinya perjalanan nya, dia begitu sangat sempurna sekali untuk bisa kembali ke kota nya.


Bella juga mencoba untuk selalu berpikiran positif terhadap apapun yang terjadi.

__ADS_1


"Sudah Bella, jika kamu masih memikirkan tersebut hal-hal yang negatif terhadap kamu. Percayalah itu tidak akan membuat kamu tenang dalam menjalankan kehidupan ini."


Bella memilih untuk tidur di perjalanan sedangkan Ardika mencoba untuk menghubungi Bella.


Ardika mencoba untuk menghubungi nomer handphone Bella berkali-kali tapi tidak ada jawaban nya.


"Kenapa Bella tidak menjawab panggilan telephone dari ku, sedang apa dia sebenarnya. Dan kenapa aku merasa ada sesuatu yang terjadi dengan Bella."


Ardika pun mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Bella.


*Bella, apakah kamu baik-baik saja. Bella tolong jawab panggilan telephone dari ku karena aku sangat menghawatirkan mu*


Ardika sampai menghelakan nafas panjang nya.


"Bella, kenapa kamu membuat aku begitu sangat hawatir sekali. Sebenarnya apa yang kamu lakukan. Aku takut kamu sampai melukai fisik dan mengakhiri hidup mu."


Ardika mengganggu balasan pesan dari Bella jika sampai malam Bella tidak membalas pesan nya maka dia akan pulang untuk melihat kondisi Bella.


Ardika terus saja melamun kan masalah Bella, dia tidak pernah membayangkan jika pada saat nya mereka berdua harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

__ADS_1


"Jika sampai itu semua harus terjadi, maka aku harus bisa menerima nya."


Ardika memejamkan mata nya jika sampai dia dan Bella berakhir di penjara bersama.


__ADS_2