
Annabella merasa sangat kesal sekali ketika ibu sambung nya yang memilih untuk pergi mendatangi Jackson.
Annabella pun berpikir sebaliknya dia pergi kembali ke Apartemen nya saja.
"Apakah aku harus kembali ke Apartemen ibu saja, walaupun aku tahu itu sangat berbahaya tapi aku tidak mau kalau sampai seseorang menyakiti perasaan ibu ku."
Annabella pun mencoba untuk diam-diam pergi dari rumah nya, tapi dia tidak mempunyai mobil sehingga Annabella kesulitan untuk pergi.
"Jika aku menghubungi Lucas, dia tidak akan pernah mau menemani ku untuk kembali ke Apartemen itu dan jika aku kembali ke Apartemen Ayah pun tidak mungkin mengijinkan ku."
Annabella pun memilih untuk diam di dalam kamar sambil berpikir terus-menerus.
Sampai akhirnya terdengar suara ketukan pintu dan Annabella pun membuka pintu kamar nya.
"Annabella, sudah waktunya kita makan bersama ayo cepat Ayah akan menunggu mu di bawah."
Rendy pun langsung pergi karena harus membantu Mbak Asmirah.
Annabella pun langsung menghampiri Ayah dan duduk, tidak lama kemudian Elsa pun datang dan dia langsung memandangi wajah Annabella.
Annabella membalikkan wajah nya dia yang seperti tidak ingin melihat wajah ibu sambung nya itu.
Elsha pun duduk dan Rendy memandangi wajah Elsha yang seperti tidak sedang terjadi sesuatu.
__ADS_1
"Kamu baik-baik saja Elsha,? kamu tidak sedang ada permasalahan kan?."
Elsha menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Tidak ada apa-apa, aku baik-baik saja."
Elsha menikmati makanan nya dan Annabella merasa sangat kesal sekali dengan sikap ibu sambung nya itu.
"Ayah, nafsu makan ku tiba-tiba saja menghilang begitu saja. Seperti nya aku rindu ibu kandung ku."
Annabella pun memilih untuk kembali ke kamar nya.
Perkataan Annabella yang tidak seperti biasa nya, membuat Rendy seperti merasa ada sesuatu dengan mereka berdua.
Elsha yang merasa tidak mau ada kesalahpahaman dia pun langsung menyusul Annabella ke kamar nya.
Rendy hanya bisa terdiam saja ketika melihat Elsha yang pergi ke kamar Annabella.
"Yaa Tuhan, kenapa dengan mereka berdua. Kenapa menjadi seperti ini."
Rendy berharap yang terbaik untuk Annabella dan Elsha.
Elsha membuka pintu kamar Annabella dan melihat Annabella yang sedang menangis.
__ADS_1
Annabella berdiri dari tempat duduk nya dia menghampiri Elsha.
"Apa yang sudah ibu lakukan,? dengan membawa lukisan ku ke Jackson. Itu adalah lukisan hasil karya ku, ibu tidak bisa seperti ini mengambil nya dan memberikan kepada orang lain."
Elsha merasa Annabella yang tidak mau apa yang dia sembunyikan akhirnya terbongkar.
"Siapa lelaki yang ada di lukisan itu,? apakah dia yang melecehkan mu Annabella. Jika sampai benar kenapa kamu menyembunyikan nya hah orang yang sudah menyentuh tubuh mu."
Annabella belum pernah melihat ekspresi ibu nya yang sangat emosional sekali.
"Apakah aku harus selalu jujur kepada ibu,? menceritakan semuanya kepada ibu. Sedangkan aku juga ingin mempunyai privasi di kehidupan ku."
Elsha tidak menyangka Annabella yang bisa berbeda seperti dulu, Annabella yang manis yang lemah lembut dalam berbicara dia bisa berbicara keras di hadapan nya.
"Ibu melakukan ini semua nya karena ibu yang peduli terhadap kamu Annabella, ibu yang begitu sangat sayang sekali kepada mu Annabella."
Annabella tersenyum tipis kepada ibu sambung nya.
"Tapi aku lebih peduli dengan ibu kandung ku, dan aku lebih sayang dengan ibu kandung ku."
Annabella membuka kan pintu kamar nya, dan Elsha pun meneteskan air mata nya dia pun langsung keluar dari kamar Annabella.
Elsha begitu sangat kecewa sekali dengan sikap Annabella kepada nya.
__ADS_1