Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #322#


__ADS_3

Annabella pun merasa ingin membantu ibunya dengan memberitahu informasi tentang kasus nya.


"Oh, seperti itu yah Ayah. Boleh kah Ayah mengantarkan aku ke Rumah Sakit untuk melihat korban tersebut. Aku ingin tahu kondisi nya sekarang."


Rendy merasa tidak yakin jika Annabella bisa masuk dan bertemu dengan korban tersebut.


"Bagaimana jika kamu bicarakan dengan Jackson, karena Jackson yang mengetahui semuanya."


Annabella pun seketika terdiam dan dia memang merasa jika Jackson yang mengatur semuanya.


"Baiklah ayah aku akan menayangkan langsung kepada Jackson."


Rendy pun memilih pergi dari kamar Annabella.


"Yasudah sayaaaaang, selamat tidur yaa. Istirahat karena besok kamu harus berkerja."


Rendy pun mencium kening Annabella.


"Iya Ayah selamat malam ya."


Rendy menutup rapat pintu kamar Annabella dan Annabella pun langsung mengambil handphone nya kembali.


"Demi ibu ku, aku harus kembali mendekati Jackson."


Annabella pun mengirimkan pesan kepada Jackson.

__ADS_1


*Jackson Samuel*


Pesan tersebut tidak langsung dapat balasan dari Jackson.


"Jackson tidak mau lagi berhubungan dengan ku seperti nya, hmmmm yasudahlah lebih baik aku tidur saja."


Annabella memilih untuk beristirahat.


Ketika Annabella yang memilih untuk beristirahat, Bella masih setia menunggu kedatangan Ardika.


Sampai akhirnya Ardika pun datang dan Bella merasa tenang.


"Ardika, aku selalu memikirkan kamu di saat kamu yang tidak ada kabar dan belum juga pulang."


"Bella lebih baik kita pergi dari kontrakan ini, kita tinggal di tempat yang lebih aman. Tempat di mana banyak nya teman-teman ku saja."


Bella pun langsung membesarkan barang-barang nya dan dia pun langsung pergi dari tempat tersebut.


Ardika membawa mobil sehingga mereka berdua dengan mudah bisa pergi dari tempat tersebut.


Di perjalanan Bella ingin sekali menceritakan semuanya tapi dia takut Ardika yang bisa marah besar kepada nya.


"Bella, seperti nya ada yang kamu sedang pikirkan. Ada apa."


Bella menatap wajah Ardika dengan penuh perasaan.

__ADS_1


"Hmmmm, Ardika. Apakah aku harus percaya dengan putri ku sendiri? apakah aku harus memanfaatkan nya demi untuk melindungi ku."


Ardika terdiam ketika mendengar perkataan Bella.


"Aku meminta Annabella untuk mencari tahu tentang kondisi korban tersebut, dan dengan mudahnya Annabella bilang jika korban tersebut sudah di pindahkan oleh Jackson. Begitu sangat mudah nya aku mendapat informasi dari Annabella."


Bella pun memberikan Handphone nya kepada Ardika, dan seketika Ardika memberhentikan dulu mobil nya dan membaca isi percakapan Annabella dengan Bella.


"Annabella mencoba untuk melindungi mu, dia tidak mau kamu menunjukan wajah mu di depan wajah nya."


Bella pun merasa sangat merindukan sekali Annabella.


"Aku ingin memeluk nya walaupun hanya sebentar saja, tapi aku sadar jika itu hanya membahayakan aku."


Ardika pun merasa sangat kasihan sekali melihat Bella yang ingin bertemu dengan Annabella.


"Apakah kita tunggu Annabella di depan toko bunga nya, dan ketika waktu dia pulang kamu bisa bertemu dengan nya."


Bella merasa sangat setuju sekali dengan ide Ardika.


"Iya tapi, apakah Annabella mau bertemu dengan ku. Di sana juga ada Lucas yang selalu memantau Annabella dan aku yakin juga Lucas berkerja sama dengan Jackson dan Reymon."


Bella merasa Annabella di kelilingi oleh orang-orang yang ingin memasukkan nya ke dalam penjara.


Membuat Bella harus ekstra berhati-hati.

__ADS_1


__ADS_2