
Lucas mencoba untuk memegang tangan Annabella yang begitu sangat kuat sekali memegang rambut nya.
Annabella merasakan sentuhan hangat tangan tersebut dan dia pun langsung memandangi wajah Lucas.
"Jackson, kamu kembali Jackson. Kamu datang untuk kuu."
Annabella memeluk erat tubuh Lucas dan Elsha tidak bisa berbuat apa-apa lagi dengan apa yang di lakukan untuk Annabella.
Annabella benar-benar merasa jika Lucas itu adalah Jackson Samuel, Elsha mencoba untuk melepaskan pelukan erat dari Annabella terhadap Lucas dia tidak mau Lucas merasa sangat risih sekali dengan apa yang di lakukan Annabella terhadap nya.
"Sudah yaa sayang, jangan memeluk erat seperti ini yaa. Lebih baik kalian berdua duduk dan mengobrol saja yaa di kursi ini yaa."
Annabella merasa sangat berat sekali melepaskan pelukan erat nya dia merasa sangat merindukan sekali pelukan hangat tersebut.
Dan akhirnya mereka berdua pun duduk berdampingan.
"Kalian berdua mengobrol yaa dengan tenang, Ibu mau membawa kan makanan dan minuman untuk kalian berdua."
Elsha pun akhirnya meninggalkan mereka berdua tapi dia tetap memperhatikan sikap Annabella terhadap Lucas.
"Semoga saja Annabella tidak melakukan hal yang aneh dengan Lucas, Annabella yang seperti sangat merindukan sekali kehadiran Lucas sebagai Jackson yang dulu."
Annabella terus saja memandangi wajah Lucas dia tidak pernah menyangka jika dirinya bisa bersama dengan Lucas.
"Jackson akhirnya kamu mau datang untuk menemui aku, kamu harus berjanji yaa tidak akan lagi meninggalkan aku Jackson."
Annabella memegang erat tangan Lucas dan Lucas mulai terbiasa dengan sikap Annabella, karena dia menyangka jika dirinya adalah Jackson mantan suami nya.
"Annabella, aku belum bisa bersama dengan kamu. Karena aku tidak harus menunggu toko bunga kuu yaa, tapi aku akan usahakan untuk bisa bertemu dengan kamu walaupun itu hanya seminggu sekali yaa."
Annabella pun tersenyum manis ketika mendengar perkataan Lucas.
Lucas merasa lebih baik dirinya tidak menanyakan langsung tentang kasus pelecehan yang di alami oleh Annabella, karena ini sangat terlalu cepat untuk nya.
"Jackson, sebentar yaa. Aku mau mengambil sesuatu untuk kamu di dalam kamar aku yaa. Kamu tunggu dulu sebentar yaa, kamu jangan sampai pergi meninggalkan aku yaa."
Annabella pun langsung pergi berlari menuju ke dalam rumah nya, dia ingin sekali mengambil hasil karya lukisan nya.
Dan Lucas pun menunggu kedatangan Annabella, ketika Annabella masuk ke dalam kamar nya datanglah Elsha dengan membawa makanan dan juga minuman untuk Annabella dan Lucas.
"Lucas di mana Annabella,? kenapa dia tidak ada bersama dengan kamu."
Elsha menyimpan makanan dan minuman di meja yang sudah di sediakan.
"Hmmmmm, Lucas sebelum nya Tante meminta maaf yaa sama kamu. Tante sebenarnya sangat malu sekali untuk meminta bantuan kepada kamu seperti ini, apalagi sikap Annabella yang begitu sangat membuat kamu risih karena dia yang menyangka jika kamu itu adalah Jackson mantan suami nya."
Lucas pun tersenyum ketika mendengar perkataan dari Elsha.
"Sudahlah Tante jangan di pikirkan lagi, aku pun sangat kasihan sekali melihat kondisi Annabella yang seperti ini. Aku ingin sekali membuat Annabella seperti dulu lagi."
Annabella pun akhirnya datang dengan membawa sebuah kertas putih dan Elsha pun langsung tersenyum karena dia tahu apa yang ingin di tunjukkan oleh Annabella untuk Lucas.
"Yasudah yaa, sekarang ibu akan pergi dan tidak akan menggangu kenyamanan kalian berdua."
Elsha pun segera pergi untuk meninggalkan mereka berdua.
"Jackson lihat coba ini adalah hasil karya aku loh, aku yang melukis nya sendiri."
__ADS_1
Lucas pun mengambil kertas putih tersebut dan dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat hasil karya dari Annabella yang begitu sangat bagus sekali.
"Annabella ini kamu yang buat nya,? serius kamu yang membuat nya. Ini sangat bagus sekali Annabella ini seperti Poto copy dari foto aku loh."
Lucas kelihatan sangat senang sekali ketika melihat hasil karya dari Annabella.
"Terimakasih banyak yaa Annabella, kamu bukan hanya cantik dan seorang model. Tapi kamu juga seorang pelukis yang hebat sekali."
Annabella begitu sangat bahagia sekali ketika Lucas yang mau menerima lukisan nya itu.
"Jackson, kamu akan membawa lukisan ini pulang kan. Dan menyimpan nya dengan baik kan Jackson."
Annabella mendekati dirinya lebih dekat sekali dengan Lucas.
"Iya pasti Annabella, itu pasti aku akan menyimpan dengan sangat baik sekali."
Lucas merasa Annabella yang memang begitu sangat ceria sekali ketika bersama dengan nya, Lucas merasa sangat yakin sekali jika dia bisa membuat Annabella seperti dulu lagi.
.
"Annabella, bisa kah kamu bersikap seperti ini dengan Ayah kamu juga. Dia sangat merindukan sekali kamu loh Annabella, dia sangat merindukan sekali kamu."
Annabella hanya bisa terdiam saja ketika Lucas mengatakan hal tersebut.
"Ayah kamu tidak mungkin jahat kepada kamu, dia yang selalu ada untuk kamu di saat kamu masih kecil dan sampai sekarang sudah dewasa pun dia pasti sangat sayang sekali dengan kamu."
Annabella pun mulai membayangkan wajah Ayah nya, dan dia pun seperti mulai mengingat bayangan-bayangan kebersamaan mereka berdua.
"Ayah, aku tidak pernah melihat Ayah lagi di rumah ini. Aku juga merasa merindukan ayah tapi aku yakin merasa sangat takut sekali ketika aku melihat nya."
"Yasudah yaa Annabella, lupakan saja yaa. Jangan di ingatkan lagi jika hal tersebut membuat kamu merasa tidak nyaman dan takut yaa."
Lucas memegang tangan Annabella yang bergetar dan sangat dingin sekali.
"Di saat kamu merasakan ketakutan yang luar biasa, rasakan genggaman tangan ini. Aku akan selalu ada untuk kamu Annabella dan kamu jangan merasa ketakutan lagi yaa."
Sentuhan hangat tangan Lucas bisa membuat Annabella merasa sangat nyaman sekali.
"Terimakasih banyak Lucas, kamu memang yang terbaik untuk aku dan aku sangat berharap besar kita bisa bersama kembali."
Lucas tidak bisa menjawab perkataan dari Annabella, karena dia yang tidak mungkin bisa bersama dengan Annabella.
"Annabella, bukti kepada aku kalau kamu bisa sembuh yaa. Kamu bisa seperti dulu lagi yaa, Aku ingin melihat Jessica Annabella seorang model yang sangat cantik sekali."
Annabella seperti di berikan semangat kembali dan membuat Annabella merasa yakin jika dirinya bisa membuat apa yang di inginkan oleh Lucas menjadi kenyataan.
"Dan berjanji yaa, jika aku bisa kembali sehat dan melawan semua ketakutan ku ini. Kamu akan kembali ke kehidupan ku yaa Jackson, kita menjalin hubungan kembali."
Lucas sudah merasa sudah tidak nyaman sekali dengan perkataan-perkataan Annabella terhadap nya.
"Annabella seperti nya, aku harus pulang yaa. Nanti Minggu depan kita bertemu lagi yaa di sini."
Annabella merasa sangat sedih sekali ketika Lucas yang harus pulang, dia merasa masih ingin bersama dengan Lucas berlama-lama an.
Melihat Lucas yang sudah berdiri untuk dari tempat duduk nya, Elsha pun segera menghampiri mereka berdua.
"Seperti nya Lucas akan pulang, aku harus bisa membujuk Annabella agar tidak melarang Lucas untuk pulang."
__ADS_1
Lucas pun tersenyum ketika Elsha yang menghampiri mereka berdua.
"Sayaaaaang, Jackson seperti nya harus pergi yaa. Dia juga harus menunggu toko bunga nya yaa sayang, nanti Jackson pasti akan datang kembali ke sini sayaaaaang."
Elsha merangkul Annabella yang terlihat sangat tidak bahagia sekali ketika Lucas yang harus pergi.
"Annabella, kamu jangan sedih ya aku janji kita akan bertemu lagi dan kamu bisa ajarkan aku untuk melukis dan kita akan melukis bersama-sama."
Lucas memegang tangan Annabella dan langsung melepaskan nya kembali.
"Aku pergi dulu Annabella, ingat apa yang aku katakan. Kamu harus bisa melawan rasa ketakutan kamu yaa dan mengatur emosi kamu."
Annabella hanya bisa tersenyum paksa kepada Lucas.
Dan akhirnya Lucas meninggalkan Annabella dan berjalan menuju ke mobil nya.
Lucas melambaikan tangan nya kepada Annabella dan Annabella pun melambaikan tangan nya juga.
Elsha melihat wajah Annabella yang begitu sangat sedih sekali.
"Jangan sedih sayaaaaang, ayolah tersenyum manis kembali yaa. Kita masuk ke dalam yaa dan kamu bisa menceritakan apa saja yang kalian berdua bicarakan tadi."
Annabella mengabaikan ucapan Elsha, dia memilih untuk langsung pergi ke dalam rumah nya.
"Seperti nya Annabella sangat kecewa sekali dengan kepergian Lucas, aku berharap jika kondisi Annabella sudah kembali seperti dulu sikap nya akan berubah kepada Lucas."
Elsha pun mencoba untuk mengejar Annabella ke dalam rumah nya dan ternyata Annabella yang masuk ke dalam kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.
Elsha merasa sangat hawatir sekali ketika Annabella yang sudah mengunci pintu kamar nya.
"Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Annabella."
Elsha mencoba untuk mengetuk pintu kamar nya tapi Annabella tetap mengunci tidak membukakan nya.
"Kenapa Jackson meninggal aku kembali, kenapa dia tidak mau bersama kembali dengan aku. Apakah Jackson sudah mempunyai wanita yang lain di hari-hari nya yang baru."
Annabella pun mulai merasa sangat sedih sekali.
"Besok aku harus datang ke toko bunga nya, dan aku harus mencari tahu tentang kehidupan Jackson sekarang seperti apa."
Annabella pun mulai mengambil kembali pensil dan kertas putih dia seperti ingin meluapkan semua perasaan hati nya dalam sebuah lukisan nya.
Di perjalanan menuju ke rumah nya, Lucas terus saja memikirkan lukisan yang di buatkan oleh Annabella.
"Indah sekali lukisan ini dan aku sangat menyukai nya, aku juga ingin membingkai lukisan tersebut dan menyimpan nya di dalam kamar ku."
Lucas pun akhirnya sampai di rumah dan kedatangan Lucas di sambut oleh Mama nya.
"Lucas, kamu membawa apa kertas putih yang ada di tangan mu itu."
Lucas pun memberikan kertas putih tersebut kepada Mama nya.
"Wah, lukisan yang sangat indah sekali yaa. Mirip sekali dengan wajah kamu."
Dan seketika Mama nya Lucas mengingat Annabella yang sedang melukis gambar bunga-bunga yang bermekaran seperti nyata.
Lucas pun mengambil kembali kertas putih tersebut dan membawa nya ke dalam kamar nya.
__ADS_1