Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (231)


__ADS_3

Jackson dan Robby merencanakan sesuatu bagaikan cara nya dia yang bisa masuk ke dalam Apartemen tersebut, sedangkan di dalam nya ada Bella dan juga Ardika mereka berdua adalah orang yang sangat berbahaya sekali.


"Tuan Jackson, lebih baik kita tidak usah pergi ke Apartemen itu. Ini sangat bergaya sekali dan juga kita juga sekarang tahu siapa yang ada di lukisan ini."


Jackson pun langsung terdiam ternyata Jackson yang tidak fokus dengan masalah tersebut.


Jackson memikirkan Lucas yang sedang bersama dengan Annabella.


"Lelaki itu semakin dekat dengan Annabella, dan Apakah Annabella lebih ingin bersama dengan lelaki itu."


Robby terdiam ketika mendengar perkataan Jackson yang tidak nyambung dengan permasalahan yang sedang di bicarakan oleh mereka berdua.


"Maaf Tuan Jackson, siapa lelaki yang Tuan Jackson maksud yaa. Apakah Ardika ?."


Robby semakin mendekati Jackson dan Jackson pun langsung tersenyum tipis kepada Robby.


"Sudahlah lupakan ucapan ku, besok kita selidiki ke Apartemen nya langsung."


Jackson pun langsung berjalan menuju ke kamar nya, dan Robby memikirkan perkataan Jackson.


"Siapa yang di maksud Tuan Jackson, lelaki apakah yang di maksud adalah lelaki yang bersamaan dengan Nona Annabella."


Robby merasa jika Jackson yang masih sangat berharap besar bisa bersama kembali dengan Annabella.


Robby pun memilih untuk pergi dari rumah Jackson tapi ketika dia pergi dia melihat Reymon.


"Robby apakah ada permasalahan yang terjadi di sini."


Robby merasa dia lebih baik menceritakan semuanya kepada Reymon.


"Benar Pak Reymon ada permasalahan yang sangat luar biasa sekali, ini tentang Bu Elsha dan juga Nona Annabella."


Reymon pun langsung menarik tangan Robby untuk bisa berbicara lebih fokus.


Reymon membawa Robby ke luar rumah nya, karena dia ingin Robby yang lebih terbuka kepada nya.


"Robby apa yang sebenarnya terjadi, sekarang jangan ada lagi yang di sembunyikan karena sekarang aku sudah tidak berpihak pada Bella."


Robby pun mulai menceritakan semuanya kepada Reymon.

__ADS_1


"Begini Pak Reymon, Bu Elsha mencurigai lukisan yang di buat oleh Nona Annabella. Dia merasa jika lukisan tersebut adalah lelaki yang melecehkan Nona Annabella tapi Nona Annabella seakan tidak mau kasus nya di laporkan kepada polisi. Bu Elsha merasa jika Nona Annabella melindungi seseorang yaitu Ibu kandung nya sendiri Ibu Bella."


Reymon mulai merasakan jika hal ini menyambung dengan kertas putih yang dia temukan di balik berkas perceraian mereka berdua.


"Baiklah Robby, ini sangat menyambung sekali. Sekarang aku akan mencari Jackson."


Reymon pun berjalan menuju ke kamar Jackson dan Robby masih duduk memperhatikan Reymon.


"Semoga permasalahan ini semakin menemui titik terang nya, dan Bu Bella segera masuk ke dalam penjara mempertanggung jawabkan semua perbuatannya."


Robby pun memilih untuk pergi dari rumah Jackson dia ingin sekali bertemu dengan lelaki yang sering bersama Annabella.


Ketika Robby yang masuk ke dalam mobil nya, mencari tahu tentang lelaki yang bersamaan dengan Annabella.


Reymon datang ke kamar Jackson dan membuka pintu kamar Jackson.


Reymon melihat Jackson yang sedang duduk di atas tempat tidur nya sampai memikirkan sesuatu.


Reymon duduk di samping Jackson dan Jackson pun hanya melirikan mata nya kepada Reymon.


"Papa tahu kamu yang masih sangat mencintai Jessica Annabella, Papa pun ingin kalian berdua bersama kembali. Karena Annabella dia tidak bersalah dia tidak tahu apa-apa tentang permasalahan yang di alami oleh Mama mu."


Dan Jackson pun mengambil kertas putih yang tertulis dengan sebuah tinta berwarna merah pekat.


"Aku masih hidup."


Jackson membaca kertas tersebut dan dia merasa sangat binggung sekali apa maksud dari tulisan tangan ini.


"Papa mendapatkan tulisan ini di dalam tumpukan berkas perceraian dan Papa sangat yakin sekali jika ini adalah milik Bella."


Jackson pun langsung memperhatikan tulisan kertas tersebut.


"Siapa yang masih hidup,? apakah Bella telah membunuh seseorang kembali. Tetapi seseorang tersebut ternyata masih hidup."


Jackson memandangi wajah Papa nya dengan pikiran yang bertanya-tanya.


"Papa tidak bisa menjawab pertanyaan mu, karena Papa tidak bisa menyelidiki nya. Silahkan kamu dan Robby yang mencari tahu semua nya."


Jackson pun langsung mengambil lukisan yang di buat oleh Annabella.

__ADS_1


"Apakah ini adalah lelaki yang di maksud oleh Annabella,? jika seseorang yang di lukis oleh Annabella ini masih hidup."


Reymon menepuk-nepuk pundak Jackson.


"Silahkan kamu cari tahu sekarang juga, kamu pasti bisa Jackson."


Reymon pun memilih untuk pergi begitu saja, dia meninggalkan Jackson sendiri di kamar nya kembali.


Reymon menutup rapat pintu kamar Jackson dan Jackson semakin merasa jika ini akan mempermudah semuanya.


"Aku sekarang memang belum bisa mencari bukti jika Bella membunuh ibu ku tapi aku rasa ini juga bisa membuat Bella dan Ardika masuk ke dalam penjara."


Jackson menyimpan kembali lukisan dan surat ancaman tersebut.


"Aku rasa ini adalah sebuah surat Ancaman untuk Bella, ini tandanya Bella sedang di incar oleh seorang. Dan ini sangat menyenangkan sekali untuk aku lebih membutuhkan Bella semakin ketakutan dengan kiriman misterius ke Apartemennya nya."


Jackson memilih untuk mengirimkan sesuatu untuk Bella karena dia yang sudah mempunyai alamat Apartemen Bella dari Elsha.


"Tapi sayang nya aku tidak tahu nomber kamar Apartemen nya, itu mungkin bisa kita tanyanya dengan memberitahu indentitas asli Bella kepada pihak hotel."


Jackson memikirkan cara dia harus mengirimkan apa kepada Bella.


"Tapi aku berhati-hati dalam mengirimkan paket misterius kepada Bella, aku tidak akan mengirimkan paket tentang Mama. Itu akan mempermudah Bella untuk menyangka aku yang melakukan nya."


Jackson pun terus saja berpikir sampai akhirnya dia menemukan sebuah ide.


Jackson pun menelephone seseorang untuk menyiapkan kado untuk Bella, dia begitu sangat ingin sekali membuat Bella selalu ketakutan di setiap hari-hari.


"Sampai kamu merasakan tidak nyaman untuk hidup di dunia ini, dan memilih untuk pergi untuk selamanya diam di dalam penjara yang sudah menunggu mu sejak dulu."


Jackson pun langsung keluar dari kamar nya dia mempersiapkan kiriman nya untuk Bella.


Reymon yang melihat Jackson keluar dari kamar nya dan berlari dia tersenyum dan membiarkan Jackson pergi.


Reymon berharap apa di lakukan oleh Jackson untuk menjadi hal yang terbaik untuk dirinya dan membalas dendam kepada orang yang sudah membuat Mama nya pergi untuk selamanya.


"Jackson, berjuang untuk bisa membalaskan dendam mu dengan kepergian Almarhum Mama mu untuk selamanya. Dan Papa tidak pernah menyangka jika wanita yang selama ini ada berada bersama dengan kita semua itu adalah orang yang membuat Wanita yang kita cintai pergi untuk selamanya."


Reymon meneteskan air mata nya dia pun memandangi foto Almarhum istri nya.

__ADS_1


__ADS_2