
Lucas terus saja memperhatikan Annabella.
"Annabella apa yang akan kamu lakukan sekarang,? ketika mengetahui semuanya. Jika ibu kamu dan kekasih nya yang melakukan ini semua nya demi kamu."
Annabella meneteskan air mata nya.
"Aku akan berputar-putar tidak tahu apa-apa tentang permasalahan ini, aku akan bersikap biasa saja dengan ibu. Dan memang benar ada yang mengirimkan kotak misterius dan isi nya adalah gunting yang di lumuri dengan tinta berwarna merah pekat, aku yang menerima nya Ibu tidak tahu."
Lucas pun memilih untuk mengendarai mobil nya, dia begitu sangat terkejut sekali.
"Aku masih tidak menyangka dengan apa yang aku dengar, ini memang sangat nyata sekali."
Lucas mengendarai mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi, karena dia ingin mengantar kan kembali Annabella ke Apartemen nya.
"Annabella kamu harus sampai sebelum ibu kamu sampai di Apartemen, sehingga ibu mu mengira jika kamu sedang berada di dalam Apartemen. Menghindari kecurigaan saja."
Annabella mengikuti apa yang di katakan oleh Lucas, karena memang itu jalan yang terbaik.
Mereka berdua akhirnya sampai di tempat di mana Annabella menuju taksi.
Annabella segera turun dari mobil Lucas dengan sangat cepat sekali.
"Lucas terima kasih banyak yaa, aku rasa kamu yang bisa menyimpan rahasia besar ini yaa."
Lucas tersenyum manis kepada Annabella.
"Tenang saja Annabella ini adalah rahasia kita berdua, dan kita harus menyelesaikan nya. Aku akan selalu ada di samping ku dalam menghadapi permasalahan ini."
Lucas menutup kaca mobil nya dan dia langsung segera pergi untuk meninggalkan Annabella.
Annabella pun segera pergi dan berlari menuju ke Apartemen nya karena tidak mau sampai ibu nya mengetahui nya.
Dengan tangan yang masih bergetar, Annabella membuka pintu dan masuk ke dalam Apartemen nya.
Nafas Annabella yang tidak teratur membuat dirinya mencoba untuk menenangkan perasaan dan pikiran nya.
Annabella pergi ke dapur membuka kulkas dan mengambil minuman kemasan.
Annabella meminum nya dengan cara perlahan-lahan.
"Oke Annabella, kamu harus tenang dan tenang seperti tidak terjadi apa-apa karena besok kamu harus mengantarkan Ibu untuk proses persidangan nya."
Annabella pun pindah menuju ke sofa dia menyalakan televisi dan mulai melihat berita-berita di sana.
Annabella melihat jika berita tentang perusahaan milik Jackson yang sangat maju sekali.
"Jackson seperti nya berhasil membuat perusahaan maju, dan kekayaan mereka semakin meningkat dan para wanita-wanita cantik akan datang untuk menjadi calon istri nya."
Annabella lebih memilih untuk mematikan acara televisi tersebut.
__ADS_1
"Sangat membuat aku kesal sekali, pasti mereka berdua semakin merasa sangat sombong sekali."
Annabella pun merasa sangat bosan sekali dan menunggu ibu nya yang tidak juga pulang.
"Ibu kemana yaa, kenapa dia tidak juga pulang. Apakah mereka sedang bersenang-senang dulu."
Annabella pun hanya duduk saja sambil memandangi layar handphone nya.
Dan tiba-tiba saja Ayah nya menelephone.
"Ayah, seperti ayah memang sangat merindukan ku sekali."
Annabella pun menjawab panggilan telephone dari Ayah nya.
*Hallo sayaaaaang, Annabella bagaimana dengan kabar Nak.*
*Hallo Ayah, aku baik-baik saja Ayah bersama dengan Ibu.*
*Annabella, Ayah sangat merindukan Nak*
Terdengar suara tangisan yang di tahan oleh Ayah nya.
*Maafkan aku ya Ayah , aku belum bisa bertemu dengan Ayah. Besok aku harus mengantarkan ibu untuk sidang perceraian nya.*
*Iya Nak, mungkin hanya kamu yang bisa membuat ibu kamu merasa nyaman dengan permasalahan rumah tangga nya.*
*Terimakasih banyak Nak, ayah tunggu ke hadiran mu yaa sayang.*
Annabella mendengar suara yang membuka pintu dia langsung mengakhiri panggilan telephone dengan Ayah nya.
Annabella menghampiri dan ternyata itu adalah ibu nya, Annabella mulai bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.
"Ibu sudah pulang ya, ibu dari mana saja tadi. Aku mencari ibu loh buu aku sangat cemas sekali."
Bella memegang tangan Annabella dan tersenyum manis.
"Maafkan ibu yaa sayang, ibu pergi tidak memberitahu kamu dulu dan membuat kamu jadi cemas."
Annabella pun langsung memeluk erat tubuh ibu nya.
"Tidak apa-apa Bu, tapi lain kali aku tidak mau ibu seperti ini lagi yaa. Sangat menghawatirkan sekali."
Annabella melepaskan pelukan erat nya.
"Iya sayang tidak akan lagi yaa."
Annabella pun mengajak ibu nya untuk duduk di sofa.
"Bagaimana bu besok ibu sudah siapkan, berpisah dengan Om Reymon."
__ADS_1
Annabella menginginkan jawaban langsung dari ibu nya.
"Sudah siap sekali dan ibu tidak ingin kembali bersama dengan nya, karena ibu sudah memiliki kekasih baru."
Bella memilih untuk mengatakan ini semua nya kepada Annabella karena besok Ardika yang akan menemani nya di persidangan.
"Kekasih baru,? apakah dia baik untuk ibu dan bisa membuat ibu bahagia tidak membuat ibu sedih aku selalu mendukung nya Buu."
Bella merasa sangat tidak percaya dengan perkataan Annabella yang sedang cepat setuju dengan hubungan nya yang baru.
"Terimakasih banyak sayaaaaang, kamu mau mendukung Ibu. ibu sangat senang sekali sayaaaaang."
Bella memeluk erat tubuh Annabella.
"Iya Buu, aku hanya menginginkan ibu bahagia bersama dengan pasangan pilihan ibu."
Bella tidak kuasa menahan air mata nya.
"Bu, boleh kah nanti aku bertemu dengan Ayah di Restoran Seafood nya. Ketika selesai sidang perceraian ibu dengan Om Reymon."
Bella tidak bisa egois karena Rendy yang memang belum pernah bersama dengan Annabella.
"Boleh sayaaaaang, silahkan saja yah. Karena kamu yang belum pernah bertemu dengan Ayah kamu dia pasti sangat merindukan kamu sayaaaaang."
Annabella tersebut manis kepada ibu nya.
"Terimakasih banyak ya Bu."
Bella pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.
"Yasudah ya sayang ibu mau mandi dulu yaa sayaaaaang."
Bella pun masuk ke dalam kamar nya dan Annabella juga masuk ke dalam kamar
Dia ingin memastikan kotak misterius tersebut masih ada di dalam lemari nya.
Annabella mengunci pintu kamar nya, dan juga langsung membuka kunci lemari nya dan melihat kotak misterius tersebut masih ada.
"Ahhhhhh, masih ada ternyata."
Annabella merasa sangat tenang sekali dia pun mengunci kembali pintu lemari pakaian nya.
"Aku harus benar-benar menjaga kotak misterius tersebut, jangan sampai Ibu mengetahui nya dia pasti merasa sangat ketakutan sekali."
Annabella pun mulai memikirkan Kekasih baru ibu nya.
"Besok ibu akan datang bersama dengan kekasih baru nya dan apakah itu tidak membuat suasana menjadi memanas, karena ibu yang belum resmi berpisah dia sudah bersama dengan lelaki lain. Dan secara tidak langsung ibu berselingkuh pada saat mereka masih dalam ikatan pernikahan."
Annabella pun mulai menyiapkan diri nya, karena dia pasti banyak di hampiri oleh banyak nya wartawan.
__ADS_1