Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (195)


__ADS_3

Annabella pun menyimpan kembali payung hitam tersebut.


"Tidak ada yang aneh dan lebih baik aku pergi tidur saja."


Annabella mempersiapkan diri untuk besok mengantarkan ibu nya ke pengadilan.


"Aku harus berada terus di samping ibu, aku ingin mengetahui siapa yang melakukan ini semua kepada ibu."


Annabella pun menarik selimut nya untuk beristirahat.


~ Ke esokan hari nya ~


Annabella terbangun dari tidur nya dan dia pun melihat sudah pukul 7.


"Aku harus segera bangun, pasti ibu tidak bisa masak untuk sarapan pagi."


Annabella dengan cepat dia langsung mandi dan bersiap untuk pergi.


Annabella keluar dari kamar nya tapi ternyata ibu nya yang sudah bangun dan sudah menyiapkan makanan untuk sarapan.


"Ibu sudah membaik,? ibu sudah sehat."


Annabella melihat wajah ibu nya yang memang sudah segar.

__ADS_1


"Ibu sudah sangat membaik sekali sayang, dan sekarang kita harus menyelesaikan semua nya."


Terlihat sekali wajah Bella yang sangat semangat sekali.


"Baiklah Bu, aku akan mendampingi ibu. Aku mendukung ibu apapun itu yang terbaik untuk ibu dan membuat ibu selalu bahagia."


Bella merasa sangat bahagia sekali dia seperti mendapatkan semangat baru.


"Terimakasih banyak sayaaaaang, kamu adalah penyemangat ibu."


Annabella seperti ingin sekali menayakan tentang Ardika, tapi dia melihat kondisi ibu nya dulu.


Annabella pun melihat ibu nya sangat lahap sekali makan nya.


"Bu, lebih baik kita suruh saja pengacara itu memberikan berkas-berkas tersebut kepada Om Reymon. Sehingga ibu tidak harus mendengarkan perkataan Om Reymon lagi."


Bella menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak sayang, ibu ingin melihat ekpresi wajah nya seperti apa. Apa yang dulu kamu rasakan harus dia rasakan juga sayang, sehingga dia bisa lebih memikirkan perasaan cinta seseorang."


Annabella melihat wajah ibu nya yang penuh dengan kebencian terhadap Reymon.


"Sudah Bu, aku juga sudah bisa melupakan Jackson. Biarlah hukum alam saja yang membalas nya."

__ADS_1


Annabella dan Bella sampai di depan rumah pengacara nya dan memberikan berkas-berkas tersebut kepada Bella.


Annabella memilih untuk diam di dalam mobil dia terus saja memperhatikan ibu nya.


Annabella mengingat tentang kertas putih yang di bicarakan oleh Ibu nya di telephone.


"Kertas putih ancaman itu yaa, aku merasa ibu tidak menemukan nya semalam. Baiklah aku yang akan mencoba untuk mencari nya."


Annabella pun mulai mencari nya tapi dia tidak menemukan nya.


Dan Annabella yang melihat ibu nya sedang memasukkan berkas-berkas tersebut ke dalam tas nya berjalan menuju ke mobil.


Annabella menghentikan pencarian nya, dia bersikap seperti biasa sehingga ibu nya tidak mencurigai nya.


"Akhirnya selesai juga dan besok Ibu bisa langsung melakukan sidang perceraian."


Annabella tersenyum melihat ibu yang bahagia.


"Hmmmmmm, Bu. Setelah ibu bercerai dengan Om Reymon apakah ibu akan menjadi seorang singel parent. Atau ibu sudah memiliki kekasih baru untuk jadi pengantin Om Reymon di kehidupan ibu."


Bella memandangi wajah Annabella yang terlihat sangat serius sekali.


Bella pun merasa sangat binggung sekali ketika dia harus menjawab apa, karena jika Annabella mengetahui bahwa dirinya yang sudah memiliki kekasih dia pasti ingin bertemu dengan Ardika.

__ADS_1


Sedangkan Ardika merupakan mantan satpam di rumah Jackson.


__ADS_2