Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode 39.


__ADS_3

Melihat Ayah nya yang pergi begitu saja Bella pun langsung menghampiri Jessica, Bella tidak mau membuat Jessica sedih dan kembali pergi dari rumah nya.


Dia sangat mengetahui jika sikap suami nya membuat Jessica menjadi sedih.


"Jessi, kita bicarakan berdua tentang rencana pernikahan ini yaa. Kamu mau yang seperti apa."


Bella menarik tangan Jessica dia membawa Jessica untuk pergi ke ruangan tertentu.


"Jackson lihat lah, ini seperti sebuah kebahagiaan yang bertambah. Ketika calon istri muu sangat akrab sekali dengan Mama sambung muu."


Jackson pun tersenyum dia merasa sangat bahagia sekali melihat nya.


"Iyaa Pap, dan mulai sekarang aku akan mencoba untuk bersikap baik dengan Mama Bella."


Bella memilih ruangan yang tidak bisa di lihat oleh Jackson dan Papa nya.


Bella menutup rapat pintu nya agar mereka bisa bebas berbicara.


"Jessi, kenapa kamu bersedih seperti ini. Seharusnya kamu bahagia. Karena keinginan kamu untuk menikah dengan Jackson sebentar lagi akan terjadi."


Jessica memandangi wajah Ibu nya.


"Boleh kah aku tahu apa penyebab dari meninggalkan ibu nya Jackson?. Aku merasa sangat merinding sekali ketika aku datang ke pemakaman nya."


Bella sangat terkejut sekali ketika Jessica menanyakan tentang hal tersebut.


"Jessi, Mama nya Jackson itu meninggal karena sebuah kecelakaan. Dia di temukan di dalam mobil nya dalam keadaan sudah tidak bernyawa."


Jessica pun langsung terdiam ketika dia mendengar hal tersebut.


"Jessi, sudah jangan di pikirkan masalah itu. Lupakan saja, memang mungkin kamu merasa merinding karena itu kan adalah pemakan umum. Sudah yaa fokus dengan pernikahan muu."


Bella memberikan sebuah majalah gaun-gaun pernikahan.


Agar Jessica bisa memilih nya dan Jessica pun lebih memilih warna putih saja.


"Aku mau yang sederhana saja Buu, aku tidak mau yang terlalu berlebih-lebihan."


Bella menandai gaun yang di pilih oleh Jessica.


"Buuu, sekarang aku pulang ke mana yaa Buu. Ke Apartemen atau ke rumah. Tapi aku melihat ayah yang seperti tidak suka dengan kuu."


Jessica merasa jika Ayah sudah tidak simpatik kepada dirinya.


"Yasudah, kamu pulang ke Apartemen saja. Tadi Ibu sudah menyuruh orang untuk masuk ke dalam Apartemen kamu dan memasukkan makanan, minuman dan buah-buahan untuk kamu di sana."


Jessica pun tersenyum manis kepada Ibu nya.

__ADS_1


"Terimakasih banyak yaa Buu, seperti nya aku ingin pulang sekarang saja Buu."


Bella pun membuka pintu dan melihat Jackson yang seperti sedang menunggu Jessica.


"Jessi, pergi lah sana dengan Jackson. Dia sudah menunggu kamu."


Jessica pun bersalaman dengan Bella dan mencium tangan Bella.


"Aku pulang dulu ya Buu."


Jackson memperhatikan Jessica dari jarak jauh dia merasa jika Jessica begitu sangat akrab sekali dengan Mama nya.


"Mereka seperti saling mengenal satu sama lain, tapi ini tidak mungkin terjadi. Mereka berdua itu baru bertemu."


Jessica pun langsung menghampiri Jackson.


"Antarkan aku pulang sekarang juga Pangeran kuuu."


Jackson pun tersenyum sambil menggandeng tangan Jessica.


"Mereka adalah pasangan yang sangat serasi cantik dan juga tampan, tapi aku pun jadi memikirkan cerita Jessica yang datang ke pemakaman Sesilia."


Bella merasa seperti ada sesuatu yang terjadi dengan Jessica.


Bella terdiam dia harus merahasiakan apa yang sebenarnya terjadi.


***


Hari menuju ke pernikahan, Jessica pulang ke rumah orang tua nya.


Tapi dia tidak bertegur sapa dengan Ayah nya, hanya Elsha yang bersikap baik dengan Jessica.


"Nak, tidak terasa besok adalah hari pernikahan muu. Kamu memulai kehidupan kamu yang sesungguhnya, semoga kamu selalu bahagia bersama dengan Jackson."


Jessica merasa sangat senang sekali ketika Elsha yang selalu sayang kepada nya.


"Terimakasih banyak Buu, aku tidak akan pernah melupakan Ibu. Walaupun mungkin nanti aku akan meninggalkan ibu untuk tinggal bersama dengan Jackson."


Elsha mencoba untuk menahan air mata nya.


"Iyaa sayaaaaang tidak apa-apa yang penting kamu bahagia bersama dengan Jackson."


Jessica pun harus datang ke gedung yang sudah di siapkan oleh Bella.


Rendy masih saja terdiam ketika dia bertemu dengan Jessica.


Rendy yang sebenarnya tidak setuju Jessica bersama dengan Jackson, ketika dia mengetahui jika Bella itu adalah ibu tiri Jackson.

__ADS_1


"Ayah, aku minta maaf jika ayah masih marah besar dengan aku. Ayah marah karena ketika aku sudah menikah nanti aku akan tinggal bersama dengan Ibu dan meninggalkan Ayah dan Ibu Elsha yang sudah sangat baik menjaga aku sejak kecil sampai sekarang. Tapi aku tidak akan pernah melupakan Ayah dan juga Ibu Elsha."


Jessica mencoba untuk menghampiri Ayah nya.


"Besok adalah hari pernikahan kuu, aku menginginkan doa dari Ayah. Doa terbaik Ayah untuk aku."


Jessica pun memegang tangan Ayah nya dan juga menudukan kepala nya.


"Aku meminta doa restu dari Ayah, semoga Ayah merestui dengan ikhlas pernikahan kuu besok."


Rendy pun mulai merasa luluh dengan perkataan Jessica.


"Bangunlah Jessica, jangan seperti ini. Ayah mohon apapun yang terjadi dengan pernikahan kamu nanti bicarakan langsung dengan Ayah jangan ada yang di sembunyikan."


Jessica pun menggangukan kepalanya.


"Iya Ayah, apapun yang terjadi aku akan jujur dengan Ayah."


Rendy merasa tidak yakin dengan pernikahan antara Jessica dan Jackson.


"Sekarang pergi tidur karena besok pagi kita harus datang pagi-pagi ke gedung."


Jessica pun mengikuti apa yang di katakan oleh Ayah nya.


Melihat Jessica pergi, Elsha pun datang untuk menemui Rendy.


"Mas, kenapa sih kamu tidak bahagia besok itu adalah hari pernikahan Jessica."


Elsha duduk di kursi suami nya tersebut.


"Ntah lah, sebelum nya aku sangat menyetujui mereka berdua. Tapi ketika hadir nya Bella, pikiran ku merasa sangat negatif sekali. Aku takut sekali Jessica hanya di manfaatkan oleh Bella demi mengambil harta kekayaan Jackson."


Jessica mendengar perkataan Ayah nya tersebut, dia ternyata membuka pintu kamar nya.


Akhirnya Jessica mengetahui apa yang di takut kan oleh Ayah nya.


"Kenapa Ayah sampai mempunyai pikiran seperti itu yaa, apakah pernikahan Ibu dengan Papa nya Jackson hanya karena menginginkan harta kekayaan saja."


Jessica pun menutup rapat pintu kamar nya.


"Aku harus berhati-hati jangan sampai apa yang Ayah katakan itu benar terjadi, aku tidak mau jika aku terbawa-bawa dengan rencana Ibu."


Jessica pun membaringkan tubuh nya dia merasa banyak sesuatu hal yang terjadi setelah mau acara pernikahan nya.


"Semoga saja pernikahan kuu ini adalah bukan jalan yang salah."


Jessica pun harus menyiapkan diri nya untuk pernikahan nya besok.

__ADS_1


Jessica mencoba untuk selalu berpikiran positif dan tidak mengingat apapun yang terjadi akhir-akhir ini.


__ADS_2