
Annabella membuka jendela kamar nya, dia seperti melihat ada seorang yang datang ke dalam rumah nya.
"Siapa ya yang datang ke rumah ini dan sepagi ini juga, bagaimana jika dia adalah orang jahat yang akan menyentuh ku lagi."
Annabella menutup kembali gorden jendela kamar nya, dia keluar dari kamar dan berlari mencoba untuk mencari keberadaan ibu nya.
Annabella terus saja berlari hingga akhirnya dia pun melihat Ibu yang sedang berpelukan dengan lelaki tersebut.
Annabella pun memperhatikan wajah ibu nya yang menangis tersedu-sedu di pelukan lelaki tersebut.
Annabella pun mencoba untuk menghampiri ibu tapi langkah kaki yang sangat berat sekali dan bergetar hebat sehingga dia seperti sulit sekali untuk bisa menghampiri ibu nya.
Rendy yang melihat Annabella dia pun seketika langsung melepaskan pelukan erat nya, dia menundukkan kepalanya agar Annabella tidak melihat wajah nya.
Dan Rendy pun memilih untuk segera pergi dari rumah nya tersebut, Elsha pun langsung menghampiri Annabella.
"Annabella, ayah kamu begitu sangat merindukan kamu sayaaaaang. Berhenti untuk berpikiran negatif terhadap semua lelaki yaa sayaaaaang, coba buka hati kamu dia adalah Ayah kamu sayaaaaang dia tidak jahat sayaaaaang."
Annabella melepaskan genggaman tangan ibu nya, dia memilih untuk pergi ke dalam kamar nya.
Elsha memilih untuk tidak menyusul Annabella, dia memilih untuk menghampiri suami yang sudah lama tidak pulang ke rumah nya.
Elsha melihat Rendy yang sedang duduk di tempat yang biasa di pakai Annabella untuk melukis.
Elsha pun duduk di samping suami dan memegang tangan nya.
"Aku begitu sangat bahagia sekali bisa melihat Annabella, walaupun mungkin dia yang tidak mau menerima kehadiran ku. Tapi itu tidak mengapa aku akan selalu mengalah supaya Annabella kembali sehat seperti dulu."
Elsha begitu sangat sedih sekali ketika Annabella yang tidak mau bertemu dengan Ayah dan Ibu kandung nya.
"Aku minta maaf yaa Mas, ini semua bukan keinginan aku yang memisahkan Ayah dan Ibu kandung Annabella. Padahal aku yang hanya ibu sambung nya saja."
Rendy tersenyum manis kepada Elsha.
"Tidak apa-apa Elsha, itu tandanya kamu yang membuat Annabella nyaman di samping nya. Aku yang seharusnya meminta maaf karena kamu yang harus sibuk sendiri untuk menjaga Annabella seharusnya aku yang yang bertanggung jawab atas semua ini."
Elsha tidak bisa membohongi perasaan nya.
"Aku sangat bahagia sekali ketika Annabella yang begitu nyaman ada bersama dengan ku dan aku juga yang begitu sangat sayang kepada Annabella."
Rendy merasa sangat beruntung sekali ketika dia mendapatkan seorang istri yang begitu sangat baik dan tulus mencintai Putri kesayangan.
"Elsha, bagaimana sekarang dengan kondisi Annabella. Apakah ada perubahan nya selama ini tapi tadi aku melihat Annabella yang sudah sedikit sangat tenang sekali."
Elsha memberikan handphone nya dan memberitahu foto seorang lelaki, dan Rendy pun memperhatikan foto tersebut.
"Siapa lelaki tampan ini,? sedikit seperti mirip dengan Jackson."
Rendy terus saja memandangi foto tersebut dengan detail.
"Dia adalah Lucas Andrean, dia pemilik toko bunga yang sangat besar sekali. Dan di saat Annabella merasa sangat nyaman sekali ketika ada di samping nya, dia menganggap bahwa Lucas adalah Jackson dan bahkan Annabella menyebutkan nama Jackson padahal itu adalah Lucas."
Rendy pun menyimpan handphone Elsha dsb ingin mendengar lebih jelas lagi cerita dari Elsha.
"Apakah ini tanda nya Annabelle yang masih mempunyai perasaan terhadap Jackson, dia ingin kembali menjalani hubungan pernikahan dengan Jackson."
__ADS_1
Elsha tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut, karena dia tidak tahu apa sebenarnya ada di pikiran Annabella yang sebenarnya.
"Kenapa kamu tidak mempertemukan saja Annabelle dengan Jackson, dan aku merasa Jackson pasti tidak akan keberatan jika dia kembali datang untuk menjadi penyembuh untuk Annabella."
Elsha pun mulai menjelaskan kembali kepada suami nya.
"Tidak Mas, Annabella tidak mau bertemu dengan Jackson dia menganggap Jackson yang asli itu dia yang sangat jahat sekali di mata nya. Bayang-bayang sikap Jackson yang menyakiti hati nya tapi berbeda ketika Annabella melihat Lucas sikap Lucas yang sangat sopan dan cara bicara yang halus membuat Annabella merasa jika Lucas adalah Jackson di masa lalu nya."
Rendy pun mulai mengerti dengan apa yang di katakan oleh Elsha.
"Dan semoga saja Lucas bisa membuat Annabella seperti dulu lagi agar pelaku pelecehan terhadap Annabella cepat ketemu. Dan maaf aku Elsha aku secara diam-diam sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian tanpa aku memberitahu dulu kamu terlebih dahulu."
Rendy yang sudah merasa terlalu lama di rumah nya, dan dia pun harus segera pergi.
"Elsha aku kembali ke Restoran yaa, aku mohon jangan pernah menyerah untuk kesembuhan Annabella. Aku hanya bisa berharap besar sekali dengan semua pengorbanan mu Elsha karena tidak ada lagi yang bisa mengerti Annabella kecuali kamu."
Rendy pun memeluk erat tubuh istri tercinta nya, sebelum kembali ke Restoran Seafood nya.
Rendy melihat ke arah jendela kamar Annabella yang tertutup rapat oleh gorden.
"Sampai harus seperti ini kamu yang tidak mau melihat wajah Ayah mu sendiri Nak, tapi Ayah yakin kamu akan berlari menghampiri Ayah mu dan dan memeluk nya."
Rendy pun membuka pintu mobil nya, dan Annabella pun membuka sedikit gorden jendela kamar nya.
Annabella melihat Ayah nya yang sudah pergi meninggalkan rumah nya.
"Ayah dia adalah Ayah ku, dia tidak akan menyakiti ku dia akan menyayangi ku."
Annabella menutup rapat kembali gorden jendela kamar nya.
Annabella mengingat kembali bayangan lelaki tersebut yang mau menyentuh tubuh nya.
Annabella seperti sedang mengingat kembali kejadian tersebut.
"lelaki itu adalah orang yang menjaga ku, tapi dia yang hampir menyentuh tubuh ku."
Annabella memegang tubuh nya dia seperti merasakan kembali sentuhan kasar lelaki tersebut.
"Lelaki itu aku yakin dia masih hidup, dia masih mengincar ku dan melanjutkan kembali apa yang ingin dia lakukan kepada ku."
Annabella pun berteriak-teriak kencang dan Elsha pun langsung berlari menghampiri Annabella yang berada di kamar nya.
Elsha melihat Annabella yang sedang duduk di lantai sambil memegang tubuh nya sendiri.
"Aku harus mandi, aku harus membersihkan badan ku ini."
Annabella pun langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi, dia menyalakan shower air dan membiarkan nya untuk membasahi seluruh tubuh nya.
Annabella terus saja menggosok tubuh nya, dia pun sambil menangis tersedu-sedu.
Elsha yang merasa sangat hawatir sekali dengan Annabella dia pun masuk ke dalam kamar mandi dan melihat Annabella yang masih dengan memakai baju nya dia membasahi tubuh nya.
"Annabella sudah yaa jangan seperti ini, nanti kamu bisa sakit karena baju yang basah."
Elsha mencoba untuk menarik tangan Annabella agar dia bisa keluar dan mengganti baju yang basah.
__ADS_1
Tapi Annabella yang tidak mau mendengar perkataan Elsha dia tetap mau membasahi tubuh nya, karena dia yang merasa sangat kotor sekali.
"Aku kotor Buu, biarkan aku menjadi bersih dulu. Aku tidak merasakan sentuhan nya kembali Buu aku tidak mau membayangi wajah nya yang seperti menginginkan ku dengan nafsu nya."
Annabella terus saja menggosokkan badan nya dan Elsha merasa kehilangan akal nya supaya Annabella bisa mengikuti apa yang di katakan oleh nya.
Elsha memilih untuk keluar dari kamar mandi dia mengambil handphone nya dan mencoba untuk menghubungi nomer handphone Lucas.
"Semoga saja Lucas tidak sibuk dan dia bisa membantu ku untuk menghentikan apa yang sudah di lakukan nya di kamar mandi."
Tapi tidak ada jawaban telephone dari Lucas.
"Seperti nya aku harus menemui Lucas langsung dan aku akan membayar Lucas sebesar 50 juta, agar Lucas mau membantu aku untuk membuat Annabella kembali normal."
Elsha memilih untuk menarik paksa Annabella karena menurut nya sudah terlalu lama Annabella berada di dalam kamar mandi.
Elsha akhirnya bisa membuat Annabella keluar dari kamar mandi, Annabella yang terlihat sangat kedinginan sekali.
Setelah mengganti baju nya, Elsha membuat kan teh hangat untuk Annabella.
Dan Annabella pun terlihat seperti sangat pusing dan badan pun demam.
"Astaga Annabella, sudah ibu bilang kan. Kamu jangan terlalu lama di kamar mandi, dan sekarang kamu menjadi demam kan."
Annabella hanya bisa merasakan rasa pusing dan mual yang dia rasakan.
Elsha kembali mengeluarkan handphone nya, dan dia mengirimkan pesan kepada Lucas Andrean.
*Lucas Andrean, Tante akan mengirimkan uang sebesar 50 juta ke rekening pribadi mu. Tante harap kamu bisa mengikuti keinginan Tante agar membantu kesembuhan Annabella.*
Lucas begitu sangat terkejut sekali ketika dia melihat bayaran yang begitu sangat banyak sekali untuk dirinya.
*Baiklah Tante, aku akan ada kapan pun untuk Annabella.*
Dari balasan Lucas Andrean, Elsha mengetahui jika Lucas melakukan ini hanya untuk sebuah pekerjaan.
"Lucas tidak mempunyai perasaan sama sekali dengan Annabella dan ketika nanti Annabella yang sudah kembali membaik aku harus memisahkan nya dengan Lucas."
Elsha melihat Annabella yang seperti sudah tidak kuat lagi dengan apa yang sedang dia rasakan.
Elsha pun terpaksa harus membawa Annabella ke Rumah Sakit.
"Annabella, kamu masih kuat untuk berjalan kan. Kita harus pergi ke Rumah Sakit yaa kamu harus segera di obati yaa."
Dengan di bantu oleh Mbak Asmirah, Annabella pun akhirnya bisa masuk ke dalam mobil nya.
Terlihat sekali Annabella yang menggigil menahan rasa yang sedang dia rasakan.
"Annabella, berhenti untuk menganggap jika kamu itu kotor. Karena Ayah kamu sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian supaya pelaku yang bisa secepatnya tertangkap yaa."
Annabella pun langsung memikirkan Ibu nya, dia membayangkan ibu nya yang masuk ke dalam penjara.
"Ibu ku pun dia akan masuk ke dalam penjara,? ibu Bella juga masuk ke dalam penjara."
Elsha seketika langsung terkejut ketika melihat perkataan tersebut.
__ADS_1