
Jackson sampai di depan pintu rumah nya, dan dia melihat kedua orang tuanya yang sudah menunggu kedatangan nya.
Ini adalah hari libur untuk keluarga nya, hari untuk berkumpul tapi Jackson memilih untuk pergi ke Restoran Jessica.
"Jackson, kamu kemana saja. Kenapa kamu lebih memilih untuk pergi dari pada berkumpul bersama keluarga."
Ucapan Reymon membuat Jackson yang sebelumnya merasa sangat senang pun tiba-tiba berubah menjadi kesal.
"Kumpul keluarga,? mau kah Papa pergi bersama dengan ku ke makam almarhumah Mama,? seharusnya kita berkumpul dan untuk mendoakan Mama."
Perkataan Jackson begitu membuat Reymon terdiam.
Karena semenjak menikah dengan Bella, Reymon dan Jackson jarang sekali pergi berdua untuk mendoakan Mama Jackson yang sudah meninggal.
Jackson merasa sangat benci sekali ketika kehadiran Bella di keluarga sebagai Ibu tiri nya.
Karena menurut Jackson, Bella bukan wanita yang baik-baik. Jackson merasa jika Bella yang hanya ingin harta kekayaan milik Papa nya saja.
Hubungan Jackson dan Bella sangat tidak baik dari awal mereka berdua bertemu.
Handphone Jackson berdering kencang sekali dan Jackson memilih untuk berjalan cepat menuju ke kamar nya.
"Sudah yaa Pap, jangan emosi kasihan Jackson. Dia cape baru saja pulang bermain, Jackson seperti nya perlu beristirahat."
__ADS_1
Reymon pun di buat terdiam oleh perkataan istrinya, dia seperti hanya luluh dengan perkataan Bella.
"Yaa, itu sangat benar sekali. Aku sangat cape sekali dan butuh beristirahat."
Jackson menutup rapat pintu kamar nya bahkan dia sampai mengunci nya.
Jackson tersenyum manis ketika melihat panggilan telephone dari Jessica.
"Boneka Anabella kuu, akhirnya dia mau menelephone ku. Apa mungkin dia merindukan kuu yaa wahhhh ini sangat membahagiakan sekali."
*Hallo Jessi, aku sudah sampai rumah dengan selamat Kamu tidak usah hawatir yaa. Aku baik-baik saja kok.*
*Hallo Jackson, ini Tante Elsa.*
Jackson pun seketika sangat malu sekali ketika dia mendengar suara Tante Elsha bukan Jessica.
Elsha langsung memberikan handphone tersebut kepada Jessica.
"Hah kenapa aku sih, ibu saja yang meneruskan ngobrol nya."
Elsha menggelengkan kepalanya dia tetap memberikan handphone tersebut kepada Jessica.
Dengan sangat terpaksa Jessica pun mengambil handphone tersebut.
__ADS_1
*Yaa, Jackson aku ingin bertanya besok kita pemotretan bersama itu jam berapa yaa Jackson. Aku lupa waktu nya.*
*Besok kita pemotretan bersama itu jam 7 pagi Jessi, kamu jangan sampai kesiangan yaa.*
*Oke deh, yasudah yaa bye.*
Jessica pun langsung mengakhiri panggilan telephone nya.
*Hallo Jess, Jessi hey Jessica Anabella.*
Jackson pun menyimpan handphone nya.
"Dia langsung saja mengakhiri panggilan telephone nya, menyebalkan sekali tapi aku tidak bisa berbohong dia sangat manis sekali."
Jackson membaringkan tubuh nya di atas kasur, dia membayangkan kebersamaan bersama dengan Jessica.
"Ahhhh, Jessica Anabella. Bisakah aku memiliki muu. Aku sangat mencintaimu aku ingin kau jadi milikku."
Jackson merasa sangat yakin sekali jika dia bisa mendapatkan cinta dari Jessica.
"Aku harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan cinta dari Jessica, aku harus bisa membuat Jessica mencintai aku seperti aku yang mencintai nya "
Jackson ngambil handphone nya kembali dia memandangi wajah cantik Jessica.
__ADS_1
Jackson tersenyum manis kepada mencium foto Jessica.
Sampai akhirnya Jackson ketiduran sambil memeluk erat foto Jessica yang ada di handphone nya.