Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #288#


__ADS_3

Annabella terbangun dari tidurnya, dia masih merasa apa yang dia alami semalam itu hanya sebuah mimpi.


Annabella kembali melihat Handphone dan dia mengganti nama kontak tersebut dengan nama Renata, Renata merupakan nama belakang ibu nya.


"Jika aku mengubah nya, maka tidak ada yang mencurigai jika ini adalah nomor handphone ibu yang baru."


Annabella mulai bersiap-siap untuk pergi ke toko bunga, dia tampil sangat cantik sekali.


Annabella keluar dari kamar nya dan dia melihat Ayah dan juga Ibu nya yang sudah menunggu nya di meja makan.


Elsha melihat mata Annabella yang bengkak seperti habis menangis, tapi Elsha tidak berani untuk menanyakan nya dia memilih untuk mengeluarkan handphone nya dan mengirimkan pesan kepada Lucas.


*Lucas, coba kamu tanyakan kenapa mata Annabella terlihat sangat bengkak. Dia seperti sudah menangis*


Lucas yang membaca pesan tersebut dia merasa jika hubungan Annabella dengan ibu nya masih sama seperti dulu.


*Baik Tante Elsha nanti saya tanyakan*


"Apakah Annabella tidak menepati janji nya, dia tidak meminta maaf kepada Ibu nya. Akan aku tanyakan nanti di toko bunga."


Lucas pun memilih untuk menjemput Annabella ke rumah nya, dia ingin melihat kondisi keluarga Annabella.


"Annabella, kamu terlihat sangat kelebihan sekali. Apakah kamu terlalu cape berkerja?."


Rendy memegang kening Annabella yang ternyata tidak demam.


"Aku baik-baik saja Ayah, tapi kemarin memang aku berkerja sangat luar biasa sekali. Tapi aku merasa sangat senang sekali Ayah aku bisa berkerja dan menghasilkan uang."


Rendy melihat wajah Annabella yang begitu sangat bahagia sekali, ketika Annabella hendak pergi berkerja.


"Ayah aku pergi menggunakan taksi saja, Ayah tidak usah memberikan mobil Ayah kepada ku."


Rendy pun tersenyum manis melihat kemandirian Annabella, Annabella pun bersalaman dengan kedua orang tuanya.


"Hati-hati yaa."


Ucap Elsha memberikan sedikit perhatian nya kepada Annabella.


"Iya Bu."


Annabella pun berjalan menuju ke pintu keluar tapi dia melihat sudah ada Lucas yang sedang menunggu nya.

__ADS_1


"Lucas, kamu menjemput ku ?."


Annabella menghampiri Lucas dan Lucas pun menarik tangan Annabella untuk masuk ke dalam mobil nya.


Ketika mereka berdua sudah berada di dalam mobil, saat nya Lucas memperhatikan mata Annabella seperti yang sudah di bicarakan oleh Elsha.


Lucas sangat yakin sekali jika semalam Annabella menagis.


"Annabella apakah kamu sedang merasa sedih hari ini,? atau kamu sedang merindukan seseorang yaitu ibu mu."


Annabella memandangi wajah Lucas yang seperti sangat peka dengan dirinya.


"Kenapa kamu menanyakan hal tersebut kepada ku, dan kenapa kamu bisa bertanya seperti itu kepada ku."


Lucas tersenyum manis kepada Annabella.


"Annabella, mata mu sangat bengkak sekali. Kamu sudah menangis semalaman kan? tidak usah berbohong karena itu tidak bisa untuk di tutupi."


Annabella pun menundukkan kepalanya dia mencoba untuk mengatakan kepada Lucas.


"Aku sangat merindukan sekali ibu ku, aku ingin sekali ibu bisa bersama dengan ku tapi dengan cerita yang berbeda. Dia bukan seorang yang sedang di cari oleh polisi."


"Annabella, semua sudah terjadi. Kamu harus bisa menerima kenyataan nya. Semoga saja dengan kejadian seperti ini ibu mu bisa mengubah sikap nya menjadi lebih baik lagi."


Annabella pun tidak bisa menahan rasa sedih nya di depan Lucas.


"Sudah Annabella kamu jangan sedih yaa, kamu masih mempunyai Ibu Elsha yang sangat baik dia dan sangat sayang sekali dengan kamu."


Lucas tidak mengetahui jika Annabella dengan Elsha yang masih seperti dulu, Annabella dan Elsha tidak bisa seperti dahulu lagi.


"Aku sudah meminta maaf kepada Ibu Elsha, tapi itu tidak ada perubahan diantara kita berdua. Kita tetap seperti biasanya yang hanya berbicara di saat perlu nya saja."


Lucas sangat menyenangkan sekali hal tersebut, dia berharap Annabella dan Elsha bisa seperti dulu lagi agar Annabella bisa merelakan ibu nya jika pada saat harus berpisah.


"Kenapa Annabella,? bukan kah dulu kamu lebih dekat dengan Ibu Elsha. Ibu Elsha baik sekali loh Annabella dan kamu bisa mendapatkan rasa kasih sayang seorang ibu ketika sekarang kamu yang sangat merindukan sekali Ibu mu."


Annabella tersenyum menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak Lucas, tidak ada rasa kerinduan seorang anak dengan ibu kandung nya bisa di samakan dengan ibu sambung itu tidak akan pernah bisa terjadi."


Lucas merasa jika dirinya gagal dalam mempersatukan kembali Annabella seperti dulu, dan Lucas pun merasa jika kekuatan cinta ibu dan anak itu jauh lebih besar.

__ADS_1


"Maafkan aku yaa Annabella, aku mencoba untuk memaksakan kamu agar bisa kembali dekat dengan ibu Elsha. Aku melakukan ini karena aku tidak mau kamu yang merasa sedih dan kesepian ketika berada di rumah."


Annabella pun memegang tangan Lucas.


"Tidak apa-apa kok, aku tahu maksud kamu itu baik Lucas."


Mereka berdua pun akhirnya sampai di toko bunga, dan lagi-lagi semua mata tertuju pada mereka berdua.


Semua pegawai yang ada di toko bunga menyangka jika Annabella adalah kekasih Lucas.


"Cantik dan Tampan, sangat serasi sekali yaa."


Ucap salah satu pegawai mereka sambil tersenyum manis melihat Annabella dan Lucas.


"Kita berdua hanya berteman saja, kalian semua jangan berpikiran terlalu jauh yaa."


Ucap Lucas dan Annabella pun langsung kembali kepada tempat kerja nya.


"Nona Annabella, memang cocok loh sama Bos Lucas."


Ucap pegawai yang berkerja di sebelah Annabella.


"Tidak, Lucas harus mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari aku. Aku tidak pantas dengan Lucas apalagi dengan setatus masa lalu ku yang tidak pernah bisa di hapus oleh jejak digital."


Pegawai tersebut merasa jika Annabella adalah wanita yang baik, tidak seperti ibu nya dari sikap dan cara dia berbicara pun sudah sangat terlihat sekali.


"Nona Annabella wanita yang baik dan semua orang pun pasti menyadari nya."


Ucapan pegawai tersebut membuat Annabella terdiam ketika dia harus di hadapan kan dengan kasus pembunuhan ibu nya. Tapi di balik kasus itu masih ada orang yang bisa melihat positif terhadap dirinya.


"Terimakasih telah menyebut aku wanita baik, semoga saja itu akan menjadi sebuah doa untuk ku."


Annabella langsung di sibukkan dengan banyak pembeli Lelaki muda yang menginginkan bunga nya di buatkan bucket oleh dirinya.


Lucas melihat jika ada dua orang yang berkerja untuk menghias bunga tapi kenapa mereka lebih banyak mengantri pada Annabella.


Lucas yang merasa sangat kasihan kepada Annabella dia pun langsung menghampiri Annabella.


"Maaf yaa Mas, kita ada dua orang yang bisa membuat bucket bunga. Sebagian bisa pindah ke sebelah nya yaa jangan terlalu banyak mengantri di Annabella."


Wajah Lucas terlihat seperti cemburu melihat hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2