
Annabella merasa jika dia harus kembali ke rumah orang tua nya, dia tidak mau membuat Lucas kerepotan karena harus selalu melindungi Annabella.
"Lucas, aku ingin pulang ke rumah orang tua ku saja yaa."
Lucas pun akhirnya mau mengantarkan Annabella pulang ke rumah nya.
"Orang tua mu pasti sangat senang sekali karena putri kesayangannya kembali."
Lucas masih memegang tangan Annabella sampai mereka berdua masuk ke dalam mobil.
Di perjalanan menuju ke rumah orang tua Annabella, Lucas membuka kaca mobil agar udara segar bisa masuk ke dalam mobil nya dan Annabella pun merasakan.
"Terimakasih Lucas, udara segar memang membuat kita sedikit segar."
Perjalanan mereka berdua pun terhalang oleh kemacetan dan tanpa di sadari mobil Jackson ada di sebelah Lucas.
Jackson yang sedang bersama dengan Robby. Jackson terus saja memandangi Annabella yang sedang semobil dengan Lucas.
"Lihat dia bersama lelaki pemilik toko bunga itu, apakah mereka berdua sudah menjalani hubungan serius. Cepat sekali Annabella melupakan ku di saat aku hanya bersandiwara meliputi nya."
Pandangan mata Jackson yang begitu sangat kuat sekali sehingga membuat Robby pun mencoba untuk mencairkan suasana.
"Sudahlah Tuan, mungkin mereka berdua hanya sebagai sahabat saja. Kita tidak perlu berpikir yang berlebih-lebihan dengan mereka berdua."
Jackson yang begitu sangat cemburu dia sampai menekan klakson mobil nya sehingga membuat Annabella dan Lucas terkejut.
Mereka berdua pun langsung memandangi wajah Jackson yang sedang fokus menatap ke depan.
"Jackson, dia ada di samping mobil kita."
Lucas merasa jika Jackson yang begitu sangat cemburu sekali ketika melihat dirinya bersama dengan Annabella.
"Annabella, seperti nya Jackson tidak suka melihat kita berdua seperti ini. Itu tandanya dia yang masih mencintai mu Annabella."
Annabella terdiam ketika mendengar perkataan Lucas, dan dia juga memandangi wajah Jackson yang begitu sangat emosional sekali.
"Bukan kah dia sudah tidak menyukai ku,? jika dia masih mempunyai perasaan terhadap ku tidak mungkin dia mencerai kan ku."
Annabella membalikkan wajah nya seakan dia tidak mau melihat wajah Jackson.
Dan Jackson pun mendengar jelas perkataan Annabella yang masih membahas tentang perceraian mereka berdua.
Mobil Lucas pun maju duluan karena Lucas melihat Annabella yang sudah merasa sangat tidak nyaman sekali.
__ADS_1
"Sudah yaa Annabella, aku sangat yakin sekali jika Jackson yang masih mempunyai perasaan cinta terhadap mu. Dia sangat mencintai mu Annabella."
Annabella menggelengkan kepalanya berkali-kali.
"Tidak mungkin Lucas, Jackson Samuel sudah tidak mencintai ku lagi."
Annabella pun akhirnya sampai di depan rumah nya, dia pun turun dari mobil Lucas.
"Hati-hati yaa Annabella, aku tidak bisa menemani mu ke dalam. Aku harus kembali ke toko bunga."
Annabella tersenyum manis kepada Lucas.
"Terimakasih banyak Lucas, aku pulang dulu yaa."
Annabella pun berjalan menuju ke rumah nya kembali, langkah kaki nya yang begitu sangat berat sekali tapi Annabella tidak punya pilihan lagi.
Annabella melihat rumah nya yang seperti kosong dan dia pun mengetuk pintu rumah nya.
Mbak Asmirah pun membuka pintu tersebut.
"Nona Annabella, silahkan masuk ke dalam."
Annabella pun masuk ke dalam dia seperti mencari keberadaan Ibu dan Ayah nya.
Annabella pun memilih untuk berjalan menuju ke kamar nya.
"Aku ingin istirahat dulu yaa mbak, nanti antarkan aku minum ke kamar."
Annabella pun membuka pintu kamar nya, dan akhirnya dia kembali ke kamar nya kembali.
Annabella membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur nya, sungguh suasana yang sangat berbeda dengan.
"Di sini sangat nyaman sekali dan damai, tidak seperti aku tinggal di Apartemen aku selalu saja merasa sangat ketakutan sekali dengan teror-teror misterius yang setiap hari selalu saja ada."
Annabella memegang handphone dia melihat kenangan-kenangan kebersamaan bersama dengan Jackson.
"Hari ini adalah hari di mana dulu Jackson mengatakan perasaannya terhadap ku, tapi ini hanya kenangan yang tidak perlu untuk di ingat kembali."
Annabella pun lebih memilih untuk melemparkan handphone nya dia memejamkan mata nya.
Annabella pun sampai ketiduran ketika Mbak Asmirah datang untuk menyimpan minuman yang di inginkan oleh Annabella.
"Akhirnya, Nona Annabella kembali ke rumah ini karena memang ini adalah tempat yang paling cocok untuk Nona Annabella."
__ADS_1
Mbak Asmirah memilih untuk menyimpan minuman tersebut di meja yang sering di pakai Annabella untuk melukis.
Annabella terlihat sangat pulas sekali dia seperti orang yang sudah kelelahan.
Mbak Asmirah menutup rapat pintu kamar nya, dan dia kembali ke dapur.
Di tempat Restoran Seafood milik keluarga Annabella, Elsha membawa lukisan yang dia temukan di laci Annabella.
Elsha berniat untuk memberikan kertas tersebut kepada suami nya.
"Mas, coba lihat lukisan yang di buat oleh Annabella. Siapa ya lelaki ini yah."
Rendy pun memperhatikan lukisan milik Annabella.
"Wajah tidak seperti orang yang sering kita lihat, kamu mendapatkan lukisan ini dari mana."
Elsha pun memilih untuk duduk di samping kursi suami nya.
"Di laci meja belajar Annabella, atau tempat di mana Annabella sering sekali melukis."
Rendy pun memilih untuk menyimpan lukisan tersebut.
"Baiklah, aku akan menyimpan nya. Suatu saat nanti apakah ini akan sangat bermanfaat untuk kasus pelecehan Annabella.'
Elsha pun mulai memberanikan diri untuk berbicara kepada suami nya.
"Apakah kamu merasa ada yang aneh dengan Annabella, kenapa dia tidak melaporkan kasus ini kepada polisi. Apakah ada seseorang yang Annabella lindungi dan lebih baik kita laporkan saja langsung ke polisi tanpa sepengetahuan Annabella."
Rendy merasa ini adalah ide yang sangat bagus sekali walaupun Annabella pasti akan sangat marah sekali.
"Ya, lebih baik sekarang kita langsung laporkan karena Annabella yang sedang berada bersama dengan Bella jadi dia tidak mengetahui nya."
Elsha pun sangat setuju sekali dengan perkataan Rendy dan akhirnya mereka berdua pun langsung bersiap-siap untuk melaporkan kasus ini kepada polisi.
Elsha begitu sangat bersemangat sekali sehingga Rendy pun mengikuti keinginan istri nya tersebut.
Di perjalanan Rendy merasa sangat tidak nyaman sekali dan dia pun sampai tiba-tiba saja mengerem mobil nya mendadak dan membuat Elsha begitu sangat terkejut sekali.
"Ada apa sih Mas, kenapa kamu mengerem mendadak seperti ini."
Rendy pun langsung terdiam dan dia melihat jika ini adalah daerah Apartemen milik Bella.
"Aku seperti melihat lelaki yang ada di lukisan tersebut, dia yang tadi tiba-tiba saja menyeberang di depan mobil kita."
__ADS_1
Elsha tidak melihat apa-apa yang ada suaminya yang mengerem mobil secara mendadak.