
Annabella diantar oleh Lucas sampai di depan rumah nya, dan Lucas berharap ada kedamaian di malam ini.
"Terimakasih banyak ya, aku pulang dulu."
Annabella membuka pintu mobil nya, dan dia pun melambaikan tangan nya kepada Lucas.
Lucas membuka kaca mobil nya, dia tersenyum manis kepada Annabella.
"Semoga kamu masih mengingat apa yang sudah kita bicarakan di Restoran tadi siang yaa."
Annabella pun hanya tersenyum tipis kepada Lucas, dia langsung berjalan menuju ke dalam rumah nya.
Lucas memperhatikan Annabella sampai masuk ke dalam rumah nya, dia begitu sangat menghawatirkan Annabella.
"Annabella semoga kamu tidak mengecewakan aku yaa, kamu bisa bersikap baik kembali dengan ibu Elsha. Walaupun dia ibu sambung tapi hati nya yang sangat lembut sekali."
Melihat Annabella yang sudah masuk ke dalam rumah nya, Lucas pun langsung pergi dari rumah Annabella.
Annabella berjalan menuju ke meja makan, dia pun duduk dan Rendy melihat wajah Annabella yang murung.
"Annabella, kamu kenapa sayang ? kamu baik-baik saja kan."
Rendy begitu sangat menghawatirkan kondisi Annabella dia pun memegang kening Annabella.
__ADS_1
"Aku baik-baik saja kok Ayah, aku tidak sakit."
Annabella melirikan mata nya kepada Elsha sikap Elsha yang masih dingin sekali dengan nya.
"Aku mau minta maaf kepada Ibu Elsha, atas sikap ku selama ini yang kurang menyenangkan."
Elsha dan Rendy begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan tersebut.
Tapi Elsha melihat tidak ada wajah ketulusan dari Annabella, Elsha merasa jika Annabella melakukan ini karena permintaan Lucas.
Tapi Elsha tidak mau membuat Annabella kecewa dia pun masih bisa tetap tersenyum manis kepada Annabella.
"Iya ibu maafkan."
Elsha kembali fokus dengan makanan yang ada di hadapannya.
Rendy merasa permintaan maaf yang terkesan tidak dalam hati, Rendy merasa Annabella melakukan ini semua karena keterpaksaan.
"Ayah, aku sudah kenyang sekali. Aku ke kamar yaa aku sangat mengantuk sekali."
Annabella meninggalkan meja makan, dia berjalan menuju ke kamar nya.
Rendy pun memandangi wajah Elsha yang seperti sedang menahan rasa emosi nya.
__ADS_1
"Elsha, maafkan sikap Annabella yang tidak berubah. Aku yakin Annabella tidak akan pernah seperti ini jika tidak ada permasalahan di hati nya."
Elsha pun memilih untuk tidak menjawab perkataan suami nya, dia memilih untuk pergi ke kamar nya.
Rendy merasa di posisi serba salah, dia tidak harus bagaimana lagi untuk bisa membuat Annabella dan Elsha kembali seperti dulu.
Annabella membaringkan tubuhnya di atas kasur.
Dia merasa sangat berat sekali untuk bisa melakukan nya dengan cara yang tulus.
"Kenapa aku setiap melihat wajah nya, rasa itu menjadi berbeda. Rasa kesal yang selalu membayangi ku padahal banyak sekali kenangan-kenangan manis ku bersama dengan nya."
Annabella merasa tidak mengerti dengan hati nya yang sekarang, dulu dia tidak pernah merasa benci kepada orang lain tapi sekarang rasa benci nya semakin tidak terkendali.
"Apakah aku sekarang sudah berubah menjadi Annabella yang jahat, Annabella yang tidak mempunyai perasaan dan apakah aku akan seperti ibu kandung ku."
Tangan Annabella langsung bergetar hebat dia merasa sangat ketakutan sekali.
"Tidaaaaaak, halusinasi ku yang terlalu berlebih-lebihan itu tidak akan pernah terjadi."
Annabella melihat handphone nya yang bergetar, Annabella pun mengambil handphone nya.
"Nomber handphone siapa yaa ini, malam-malam mengirimkan pesan."
__ADS_1
*Annabella sayaaaaang ini ibu Nak*
Seketika Annabella pun langsung melemparkan handphone nya.