Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (220)


__ADS_3

Lucas melihat Annabella yang mau menelephone ibu nya tapi Lucas menarik tangan Annabella, dia menarik tangan Annabella agar Annabella bisa ikut bersama dengan nya ke toko bunga.


Karena di sana Annabella bisa sangat aman sekali, dan Annabella pun mengikuti apa yang di lakukan oleh Lucas.


"Ayo kita pergi ke toko bunga, di sana kamu bisa lebih nyaman untuk berinteraksi dengan ibu mu."


Annabella pun lebih memilih untuk memasukkan handphone nya ke dalam saku celana nya.


Dia tidak mau mengganggu kontestasi Lucas ketika sedang menyetir mobil.


"Lucas, terimakasih banyak atas semua kebaikan mu kepada ku yaa."


Annabella tidak tahu harus bagaimana membalas kebaikan Lucas terhadap nya.


"Sudah yaa Annabella, permasalahan ini sangat bahaya sekali dan aku mohon kamu jangan pergi lagi untuk bertemu dengan Ibu mu yaa Annabella."


Lucas pun memilih untuk membawa Annabella ke ruangan pribadi nya, dia tidak mau ada yang mengetahui keberadaan Annabella.


"Kamu baik-baik di sini yaa Annabella, nyaman saja ya di ruangan ini. Nanti aku akan memesankan makanan dan minuman."

__ADS_1


Lucas pun keluar dari ruangan pribadi nya, dan ini di manfaatkan Annabella untuk menghubungi Ibu nya.


"Aku harus segera menghubungi ibu sekarang juga, dan aku yakin sekali sekarang ibu pasti sedang berada di Apartemen bersama dengan kekasih nya."


Annabella pun mulai menguji ibu nya, dan Bella begitu sangat senang sekali ketika Annabella yang menghubungi nya kembali.


"Annabella, akhirnya dia menelephone ku juga."


Annabella memilih untuk memperbesar volume suara telephone nya sehingga bisa terdengar oleh Ardika.


*Hallo ibu apakah kamu sekarang sedang berada di Apartemen.*


*Lebih baik ibu pergi dari Apartemen itu Bu, lelaki misterius itu pasti akan kembali datang ke sana Buu.*


*Iya sayang, ibu pasti akan pergi. Kamu baik-baik ya di sana dan dengan terpaksa ibu lebih baik kamu tinggal bersama dengan Ayah mu sayaaaaang. Di sana kamu jauh lebih baik.*


*Sebenarnya apa yang sudah ibu lakukan selama ini,? kenapa sampai ada seorang yang berniat seperti itu kepada ibu.*


Pertanyaan Annabella membuat Bella terdiam dia tidak tahu harus berkata apa kepada Annabella.

__ADS_1


*Hallo buuuuuu, kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan dari akuuuuuu. Buuuuu jangan akhiri panggilan telephone ini."


Bella memilih untuk mengakhiri panggilan telephone nya dan dia pun langsung menangis sambil memegang Handphone nya.


"Bagaimana jika Annabella mengetahui jika ibu nya adalah seorang pembunuh, dan apakah dia masih akan memanggil ku dengan sebutan ibu."


Ardika memeluk erat tubuh Bella, dia mencoba untuk menenangkan perasaan Bella.


"Apapun nanti yang terjadi, Annabella pasti akan mengetahui semuanya. Setidaknya kamu sekarang sudah berusaha menjadi seorang ibu yang baik untuk Annabella walaupun hanya sesaat saja."


Ardika pun membawa Bella ke dalam kamar Annabella, mereka berniat untuk menunggu kedatangan lelaki misterius tersebut.


"Aku akan tetap bersama mu di Apartemen ini, sampai lelaki misterius itu datang kembali ke Apartemen ini."


Ardika memikirkan bagaimana cara untuk bisa membuat lelaki tersebut datang kembali ke kamar nya.


"Bella, kamu keluar dari Apartemen ini. Dan seakan-akan kamu memberitahu kepada lelaki misterius tersebut kita kamu dalam keadaan sendirian di dalam Apartemen ini."


Bella pun mengerti dengan apa yang sudah di rencanakan oleh kekasihnya itu.

__ADS_1


__ADS_2