
Di dunia ini terdapat orang-orang yang memiliki keistimewaan khusus, Elementalist, Warden, Dark Warden, Chron, dan Chron's Lord.
Untuk manusia biasa, mereka dijuluki sebagai Origin. Lalu ada Elementalist, yaitu orang-orang yang dapat memanipulasi salah satu jenis dari enam elemental yang ada, entah memanipulasi dengan mengendalikannya ataupun mengimajinasikannya layaknya sihir.
Sedangkan Warden dan Dark Warden adalah sosok penting yang menjaga keseimbangan di dunia ini. Mereka dapat mengendalikan enam Elemental sekaligus. Perbedaan dari mereka berdua adalah asal kelahiran mereka.
Di dunia ini ada manusia biasa dan manusia iblis. Masing-masing dari mereka memiliki kelebihan dan kekurangan. Manusia biasa adalah manusia yang bersih dan normal, tidak ada permasalahan rumit yang harus mereka hadapi saat mereka lahir.
Sedangkan manusia iblis adalah mereka yang memiliki batasan-batasan tertentu dalam hidup mereka. Contohnya adalah pembatasan dalam berekspresi. Ketika mereka terlalu tertekan, menggila, terlalu takut, terlalu sedih, terlalu bahagia, dan terlalu marah, fisik mereka akan berubah menjadi liar seperti binatang dan bahkan lebih dari itu. Mereka akan berubah menjadi iblis yang merusak lingkungan hidup mereka sendiri.
Meskipun kekurangan mereka terlihat sangat besar, mereka juga memiliki keunggulan tersendiri, yaitu kemampuan fisik yang lebih besar dari pada manusia biasa. Untuk manusia iblis Origin, yang tidak memiliki kemampuan apapun, mereka memiliki kelebihan regenerasi dua kali lipat lebih cepat dari manusia biasa Origin.
Sesuai dengan julukan mereka, Warden terlahir dari manusia biasa sedangkan Dark Warden terlahir dari manusia iblis. Masing-masing dari mereka hanya terdapat satu orang di dunia ini.
Manusia istimewa selanjutnya adalah Chron, mereka bisa berasal dari Elementalist ataupun Origin. Mereka memiliki keistimewaan khusus dan keberadaan mereka tidak sebanyak Elementalist di dunia ini. Keistimewaan dari mereka adalah hal-hal yang tidak dimiliki kebanyakan orang, contohnya adalah manipulasi ruang dan waktu.
Yang terakhir adalah Chron's Lord, pemimpin dari Chron itu sendiri. Peranan Chron adalah bersikap netral dari semua urusan manusia, mereka juga diperbolehkan membantu manusia, namun dilarang untuk memihak kubu manapun.
Alasan dari peraturan itu adalah karena saat seorang Chron memihak salah satu kubu, maka akan terjadi ketimpangan dengan kubu lainnya, kubu itu akan lebih unggul dibandingkan kubu lainnya.
Oleh karena itu ada seorang pemimpin Chron, untuk mengawasi semua tindakan yang mereka lakukan.
*******
Ray adalah seorang Dark Warden di masa ini, ia memiliki dendam terdalam pada Warden sebelumnya karena telah membantai banyak manusia iblis dengan alasan mencapai dunia yang aman dari kerusakan.
__ADS_1
Tentu saja tujuan itu hanya menguntungkan sepihak, yaitu pihak dari manusia biasa. Keluarga dan orang-orang Ray dibantai di hadapannya sendiri.
Akhirnya ia berencana membunuh Warden untuk menghentikan gerakannya yang keji itu. Ia terus berlatih dan berkelana untuk memperkuat dirinya dan bersiap-siap melawan Warden.
Mereka berdua terus bertarung sengit hingga menimbulkan banyak kerusakan. Salah satunya adalah kemunculan retakan Abyss di bumi.
Dahulu, bumi adalah dunia yang bersih dari kekuatan supranatural. Terdapat segel yang membuat semua keistimewaan orang-orang tidak berlaku di sana.
Akan tetapi sejak pertarungan sengit antara Ray dan Warden, retakan Abyss pun mulai muncul, Iblis-iblis dari antah berantah pun keluar dari retakan itu dan mengacaukan ketenangan dunia.
Bersamaan dengan kekacauan itu, keistimewaan yang dimiliki orang-orang pun terlepas dari segelnya. Kini zona netral di bumi telah hilang. Orang-orang dapat menggunakan kekuatan supranatural mereka.
Setelah Warden kalah dan terbunuh. Ray pun jatuh tergeletak di tengah-tengah kekacauan yang dibuat oleh para iblis. Ia sudah tidak berdaya karena pertarungan sengit itu.
Seorang pria berwajah harimau pun menyelamatkannya dan membawanya ke kediamannya, pria itu bernama Malfoy. Selagi menunggu keadaannya pulih, Malfoy mengadopsi Ray dan merawatnya hingga beberapa tahun lamanya, setelah pulih Ray ikut membantu membersihkan kekacauan yang dibuat oleh para iblis itu. Karena rasa bersalahnya terhadap dunia itu, akhirnya ia membentuk organisasi Guardian untuk menyelamatkan orang-orang dari kekacauan yang dibuat oleh retakan Abyss.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Sepertinya sudah lama sekali sejak aku mengadopsimu, apakah kau akan tetap berada di sini? Bukankah kau harus waspada terhadap Warden generasi selanjutnya?" tanya Malfoy.
"Yeah, ada waktu jeda untuk penerus Warden, yaitu sekitar 6 sampai 10 tahun, jika pun sudah muncul sekarang, ia mungkin masih berusia 7 sampai 15 tahun. Aku tidak tega menganiaya anak kecil! Tidak seperti Warden yang membantai wanita dan anak-anak tanpa pandang bulu!" ujar Ray. Ia terus teringat bagaimana ayah, ibu dan adiknya dipenggal di hadapannya sendiri.
"Pasti sangat berat bagimu untuk menerima hal itu. Tapi kau sudah 17 tahun menunggunya, kau akan semakin tua," ujar Malfoy.
"Tidak akan! Usiaku sekarang baru 32 tahun! Setidaknya aku harus menunggu 8 tahun lagi dan langsung membantainya! Aku masih dalam keadaan prima meskipun berusia 40 tahun!" ujar Ray dengan lagaknya.
__ADS_1
"Benar sekali, aku juga tidak menyangka saat menemukanmu tak berdaya dulu, kau masih berusia lima belas tahun. Hingga berusia dua puluh tahun, pertumbuhanmu terjadi sangat cepat! Kukira kau akan cepat menua, namun penampilanmu tetap sama sejak berusia 25 tahun hingga sekarang," ujar Malfoy sambil menunjukkan foto dari masa ke masa.
Ray pun tertawa terbahak-bahak. "Yang semakin tua adalah kau," ujar Ray. "Yeah, sepertinya kau benar sekali, wajahku menjadi semakin keriput saja. Aku iri denganmu," ujar Malfoy.
"Padahal kau dulu sangat gagah sekali, apalagi dengan wajah harimau itu," ujar Ray sambil memperagakan harimau mengaum.
"Jadi, bagaimana perkembangan anak didikmu di Guardian?" tanya Malfoy. "Aku menemukan anak yang sama persis denganku, pertumbuhannya tampak sangat cepat! Bahkan aku menyaksikannya sendiri selama dua tahun ini! dari usia tiga belas tahun, ia sudah terlihat seperti pria 25 tahun, sekarang wajahnya tampak sebaya denganku," ujar Malfoy.
"Pertumbuhan yang mengerikan sekali! Bukankah kau harus waspada? Mungkin saja dia adalah Warden! Bukankah usianya sekarang 15 tahun?" tanya Malfoy. Ray terdiam sejenak.
"Benar juga! Bila dipikir-pikir lagi, ciri-cirinya sangat cocok denganku!" ujar Ray serius. "Sepertinya kau harus terus mengawasinya!" ujar Malfoy.
"Sayangnya saat ini ia sudah pulang ke rumahnya, Indo.... apalah itu namanya," ujar Ray. "Indo.... Oh, India!" ujar Malfoy. "Nah, itu!" ujar Ray. "Eh, tapi matanya tampak sedikit sipit, apakah benar ia orang India?" tanya Ray. "Bisa saja, mungkin orang tuanya berpindah tempat tinggal," ujar Malfoy.
Kalau dibiarkan ia jauh darimu, mungkin ia akan melakukan sesuatu tanpa kau sadari! Bukankah sebaiknya kau mengawasinya di sini?" tanya Malfoy.
"Tapi, aku merasa iba padanya, meskipun ia tampak perkasa seperti pria dewasa ia hanya anak kecil berusia 15 tahun," ujar Ray.
"Lah? Bukankah kau juga sudah dewasa sejak berusia 15 tahun? Kau bahkan menghadapi Warden seorang diri," ujar Malfoy.
"Tapi anak itu belum pernah menghadapi masa-masa sulit sepertiku. Keluarganya masih hidup dan ia masih banyak berharap untuk bersama mereka lebih lama, aku tidak bisa merenggut waktunya bersama keluarganya! Aku tidak berhak!" ujar Ray.
"Hmm! Meskipun kau mata keranjang ternyata hatimu tetap baik juga, aku terkesan," ujar Malfoy.
"Begitulah, aku tidak ingin tampak sama seperti Warden yang keji itu! Kenyataan bahwa aku memiliki keistimewaan yang sama dengannya sudah membuatku benci pada diriku sendiri," ujar Ray.
__ADS_1
"Kalau begitu kau bisa sesekali memanggilnya ke sini, setiap setahun. Setahun berada di negaranya, setahun lagi berada di sini," ujar Malfoy
"Benar sekali! Dengan begitu aku masih bisa mengawasinya dengan teratur!" seru Ray. Akhirnya ia memutuskan untuk memberi surat edaran keberangkatan Alex tahun depan.