
Memperingkati hari natal yang jatuh esok hari, malam ini Rindu ucapkan "Selamat Natal bagi yang merayakan ya hehe. ingat musik Natal adalah tawa, kehangatan Natal adalah persahabatan, semangat Natal adalah cinta. Selamat Natal."
...πππMerry Christmasπππ...
Lanjut ke cerita..
"Nama itu pemberian dari papah aku ay dulu" ucap Ratu.
"Maksudmu? dulu nama kamu bukan Ratu Permata Sari ay?" mata Agam melotot seakan kaget mendengar fakta itu.
"Yups, nama aku dulu itu Ratna Putri Anggraeni hehe but karena terlalu berat menurut papah Boyan akhirnya di ganti deh" tutur Ratu.
"Papah Boyan? siapa lagi itu ay?" tanya Agam yang semakin seperti wartawan.
"Um dia kerabat momy ay, dia mengerti juga tentang hal-hal seperti itu bahkan bisa meramal juga loh hehe" balas Ratu dengan tawa kecilnya.
"Hm.. begitu ya lalu Ratu Permata Sari?" Agam melanjutkan list pertanyaan yang ada dibenaknya.
"Ratu itu nama mantan pacar papah kandung aku, dia wanita baik hati, shaleha dan ya begitu menyayangi papah deh tapi karena jodoh ga ada yang tahu kan ya. akhirnya mereka ga bisa bersatu dan malah jodohnya sama momy aku" ucap Ratu dengan polosnya.
"Dia beri nama aku Ratu agar nurun sikap baik mantannya ke aku" sambung Ratu.
"Okey sayang aku mengerti" Agam mengelus kepala Ratu.
"Sini aku obatin ay" Ratu beranjak mengambil kotak P3K di laci.
"Lah sejak kapan ada kotak P3K di markas haha" Agam sempat terheran karena sedari dulu ia bersarang disini, tak pernah menyimpan obat-obatan bahkan paling anti mengobati luka nya sendiri.
"Aku yang sediain hehe" ucap Ratna sambil melepas jaket nya dan naik ke pangkuan Agam berhadapan.
"Semenjak aku tau pacar aku itu dua orang dan suka nyakitin dirinya sendiri, jadi aku inisiatif buat sedia P3K buat kamu" sambung Ratu dengan tegas.
Ouh my god haha, tentu pria normal mana yang mampu menahan hasrat jika di posisi Agam.
Ia pun nampak salting saat melihat lengan kekar milik Ratna begitu bersih dan putih di balik kaos lengan pendeknya itu.
"Ouh yank, jangan begini juga sih duduknya hehe" Agam memalingkan pandang dari gunung kembar yang menggoda iman dihadapannya.
"Hust dah diem ah" ucap Ratna yang semakin sedih melihat luka di sudut bibir Agam.
"Aku obatin dulu ya" Ratna mengeluarkan alkohol 70%, kapas dan obat merah dari kotak itu.
"Perhatian banget sih kamu sayang, kok bisa ya Reno ninggalin wanita sebaik kamu gini hehe" ucap batin Agam yang tersenyum melepas semua emosinya hingga secara perlahan hingga kini Adam berhasil mengambil alih raganya kembali.
"Heh ngelamun jorok lu ya!" bentak Ratna yang menyadari Adam dari lamunan nya sambil menekan luka di bibirnya.
"Aw.. aw.. aduh! sakit tau ay hih" Adam tertawa sambil menahan tangan Ratna.
"Abisnya kamu malah ngelamun jorok, bikes tau!(bikin kesal)" ucap Ratna.
"Iya maaf deh cantik hehe" balas Adam.
Ratna pun kembali mengobati jagoannya dengan perlahan hingga beberapa menit kemudian Ratna yang kini sudah kembali menjadi Ratu karena kesedihannya perlahan memudar oleh manja'an yang Adam berikan.
Ia mengambil jaketnya kembali dan mengenakannya.
"Ayo ay pulang" ucap Ratu.
"Pulang-pulang emang kita udah serumah hehe" ledek Adam.
"Doain aja segera haha" celetuk Ratu.
"Ay, sekali lagi aku minta maaf ya udah jadiin kamu samsak aku hm.." sambung Ratu memelas melihat kearah Adam.
__ADS_1
"Gak ah, maaf aja ga cukup haha" balas Adam sambil membuka pelukan.
Dengan segera Ratu langsung masuk kedalam dekapan hangat kekasihnya.
"Sini ay" pinta Ratu yang menoleh keatas menatap wajah Adam.
"Apa tuh?" Adam menunduk sedikit karena kekasihnya hanya setinggi dadanya.
Tiba-tiba Ratu meraih pipi Adam dan mengecup bibirnya.
"Muach"
"Ih nakal, ium-ium aku hahah" ucap Adam tertawa kecil nampak terkejut atas sikap manja Ratu lalu merangkulnya dengan mesra.
"Ga apa-apa biar luka nya sembuh dan tanda permintaan maaf ku hehe" balas Ratu.
"Aku becanda doang tadi sayang haha" Adam tertawa kecil.
"Nothing, i like kissing hihi" ucap Ratu.
"But do it only with me, no other (tapi hanya lakukan denganku, jangan dengan yang lain) hehe" balas Adam.
"Yes, nothing other (ya, tak akan dengan yang lain) haha" balas Ratu.
"Yaudah yuk pulang aku kawal kamu sampai rumah" ucap Adam memecah suasana romantis itu.
"Siap bos ku" jawab Ratu lalu beranjak duluan keluar markas yang disusul oleh Adam.
Betapa terkejutnya mereka saat melihat Ferdi yang sedang duduk di teras markas besarnya itu sambil melahap nasi padang berisi daging rendang, ayam gulai dan tentu nya daun singkong.
"Makan dam, rat makan rat" ucap Ferdi sekedar basa basi.
"Buset lapar ini si om hahah" Adam menghampiri kawannya itu dan duduk di sebelahnya.
"Yaelah santai aja sih ini kan emang rumah kedua kita hehe" balas Adam.
"Iya sih hehe" sambung Ferdi.
"Sejak kapan lu kak di sini?" tanya Ratu yang mulai masuk obrolan dan duduk di samping kanan Ferdi.
"Baru banget gw sampai tadi ada yang benerin AC di blok TG, selesai itu gw lapar ya beli nasi padang ae dulu dah. kebetulan ngeliat motor lu berdua disini yaudah gw mampir aja dulu numpang istirahat" jelas Ferdi.
"Dam bukain es teh gw dam" pinta Ferdi yang nampak kehausan.
Adam pun mengambil esnya dan membuka kan karet lalu memasukan sedotan.
"Nih bos" ucap Adam meledek Ferdi.
"Buset jangan gitu ah hahah" balas Ferdi yang merasa tak enak dan meminum es teh nya.
"Lu lagi ngapain di sini berdua tengari bolong begini haha" sambung Ferdi.
"Biasalah masalah... Ya paham lah ya haha" celetuk Adam.
"Owalah siap haha" Ferdi yang mengerti maksud Adam pun melanjutkan makannya.
Adam melirik motor Ferdi yang penuh peralatan service Ac di jok belakangnya. tiba-tiba terdiam dengan pandangan kosong seakan sedang membayangkan sesuatu hingga pandangannya kini berubah menjadi lesu.
"Ay kenapa?" tanya Ratu yang menyadari hal itu.
"Gak apa ay, aku hanya sedih aja. dulu aku dan Destroy hidup masih terasa mudah minta apa-apa mau beli apa-apa tinggal minta uang ke orangtua. tapi sekarang setelah lulus kita harus pepanasan kehujanan keliling jalanan demi uang yang mungkin ga seberapa" tutur Adam.
Ferdi yang sedang mengunyah pun sempat terdiam menoleh ke Adam, meresapi ucapan nya yang memang betul apa adanya dengan kondisi sekarang.
__ADS_1
"Ya mau bagaimana lagi ay, semua kan proses perjalanan hidup ada kalanya kita menadah tangan pada kedua orang tua, adakala nya kita yang bertanggung jawab atas masa tua mereka nanti" balas Ratu sambil tersenyum kearah Adam.
"Kini kalian para seniorku sudah masuk ke fase itu, yang harus berjuang memikul berat nya hidup untuk masa depan yang kalian cita-cita kan" sambung Ratu.
"Aku akan nemani kamu sampai kamu sukses kelak ay" lanjut Ratu.
"Toh aku juga akan berada di posisi kalian kok saat nanti ku sudah lulus sekolah kan hehe" ucap Ratu.
"Iya sayang, makasih ya atas masukan dan motivasi mu yang membuat kita semakin semangat" balas Adam tersenyum pada Ratu.
"Iya Rat, omongan lu itu benar hehe" Ferdi nampak terharu mendengarnya.
"Iya kan itu lah guna nya kawan saling support saat dibawah. ga hanya datang saat kita di atas haha" celetuk Ratu.
"Betul haha" balas Adam dan Ferdi serentak.
"Nih sebagai ucapan terimakasih gw buat lu hehe" Ferdi memotong gulai ayam nya dan menyodorkan nya ke arah Ratu.
Ratu yang merasa tak enak dengan Adam pun menoleh sejenak seakan meminta jawaban.
Lantas Adam yang memang tau ayam adalah salah satu makanan favorit pacarnya pun mengerti dan menganggukkan kepala sambil tersenyum memberi isyarat.
"Makasih ay" Ratu nampak senang dan langsung menyuap potongan gulai ayam itu dari tangan Ferdi.
"Makasih kak" ucap Ratu sambil mengunyah.
"Santai aja ah" balas Ferdi lalu melanjutkan makannya.
"Abisin lay hahah" ucap Adam sambil merangkul sahabatnya itu.
"Siap hehe" jawab Ferdi.
...ππ"Introvert Berjiwa Ganda Season 2" ππ...
Singkat waktu keesokan harinya, Ratu menjalani hari-hari baru nya yang kini sudah duduk di bangku kelas XI SMK. dengan berbagai ujian test dan materi baru, Ratu harus mampu beradaptasi dengan sistem pelajaran baru yang akan dia hadapi kedepannya ditambah kini pendidikan ditahun itu sudah mulai memakai kurikulum 13 atau yang biasa di singkat menjadi K13.
Pagi hari disekolah Ratu yang sudah nampak fresh duduk sejenak di Uks sambil mengemil basreng (baso goreng) kesukaan nya.
"Wih anak-anak kelas X dah mulai masuk juga ya, ah paling prepare taruna dulu mereka seperti gw waktu itu haha" ucap Ratu sambil mengayun-ayunkan kakinya.
"Kalian rasain dah makan cuma 2 menit diburu-buru, abis makan di suruh push up hahah" Ratu nampak tertawa puas sendiri di depan Uks.
Tak lama kemudian suara bel berbunyi keras menggema diseluruh sisi sudut sekolah.
Ratu langsung bergegas menuju kelas baru nya, menghampiri kelas yang bertuliskan 'XI APH 2' dan mencari keberadaan Mei sahabat dekatnya.
Dan sesuai rencana, Mei dan Indah sudah stay di meja paling depan menyisakan 1 kursi untuk Ratu tempati.
"Sini rat" panggil Mei dengan riang.
Ratu tersenyum dan segera duduk disamping Mei.
"Permisi anak-anak selamat pagi" ucap pria tampan yang begitu ramah memasuki kelas XI APH 2.
Seketika kedatangan pria itu menbuat semua murid terdiam dan duduk rapi memperhatikan langkahnya.
Bersambung...
Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya hehe.
Di tap Love juga dong agar selalu dapet notif update dari novel kesayangan kita ini.
Kalian mau share juga boleh ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
__ADS_1
...See you on the next episode...ππ...