Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Malam Terakhir


__ADS_3

Dibelakang panggung, Adam dan Tasya nampak sedang sibuk menghitung uang hasil sawerannya.


Lembar demi lembar Adam total dengan teliti. Ya, begini lah Adam sekarang setelah berpisah dengan Ratu ia menyibukkan diri dengan cara mencari uang tambahan selain mengandalkan gaji pokoknya sebagai buruh.


"Wih alhamdulilah Dam kita dapat 300 ribu hehe" Ucap Tasya yang tersenyum manis sekali.


"Syukur alhamdulilah haha" Balas Adam.


Ditengah keseruan Adam dan Tasya yang sedang menghitung uang, datang lah Salim yang langsung menghampiri mereka berdua.


"Berapa Dam?" Tanya Salim.


"300 ribu bre lumayan nih hehe" Sahut Adam.


"Yaudah bagi tiga ya" Ucap Salim yang langsung menerima bagiannya.


"Yoi sip deh" Balas Tasya yang memberikan juga bagian Adam seratus ribu.


"Eh Dam by the way cewek tadi yang ngeliatin lu siapa?" Tanya Tasya yang mulai penasaran.


"Ah kepo ae lu haha, dah ayo prepare pulang udah malam ini. besok gw kerja pagi loh" Balas Adam lalu beranjak mengambil tasnya dipojokan.


"Oh iye besok juga manggung lagi Dam, penonton banyak request lagu-lagu yang lebih ngena ke hati tuh" Ucap Salim yang menyambung obrolan sembari mengingatkan Adam untuk jadwal schedule esok hari.


"Gw bikin mereka semua tertegun besok" Sahut Adam sambil tersenyum licik.


"Dam serius yang tadi itu siapa?!" Tasya kembali bertanya dengan nada sewot.


"Orang yang pernah gw cintai namun takdir tak merestui" Bisik Adam di samping telinga Tasya.


Tasya langsung terdiam setelah mendengar jawaban yang Adam lontarkan.


"Ayo mau pulang bareng kaga lu" Ajak Adam yang melangkah duluan keluar Cafe.


"Ih bareng dong! Bareng Dam woy" Teriak Tasya yang langsung mengikuti langkah Adam.


Beralih ke rumah Ratu, setelah di antar pulang oleh calon suaminya Ratu langsung beralasan sedang tidak enak badan bermaksud agar Reno segera pulang meninggalkan nya.


Hingga tak terasa kini malam semakin larut, bu Nisa masih sibuk menghubungi beberapa temannya untuk mencari semua yang dibutuhkan untuk acara pernikahan anak nya.


"Di bawain berapa mah?" Tanya Ratu yang menoleh ke bu Nisa.


"40 neng hehe" Jawab bu Nisa.


"Oh" Sahut Ratu yang begitu singkat.


Ia beranjak ke kamar dan mengunci pintu, meraih kotak besar di kolong tempat tidurnya.


Yang ternyata isi nya barang-barang kenangan dari Adam dulu. mulai dari tas, sepatu, jam tangan, jaket merah bahkan kemeja over size serta berbagai bingkai foto mereka berdua masih tertata rapi di dalam kotak itu.


"Ay, aku gak nyangka kalau kita akan berujung begini. Apa semua bisa kembali seperti dulu? aku rasa engga ya hehe apalagi sekarang kamu udah punya pengganti ku yang lebih segalanya dibanding aku yang penyakitan dan lemah ini" Tutur Ratu yang merasa mulai larut dalam depresi.


Hingga tak sadar Ratu pun tertidur dilantai sambil memeluk bingkai foto Adam bersama dirinya.


Singkat cerita, di kerjaannya tepat saat jam istirahat Ratu mencoba menelepon Reno untuk meminta izin nanti malam dirinya ingin ke Cafe kemarin untuk sekedar ngopi atau pun ngemil bersama teman kerjanya.


Reno yang tidak se'protective Adam pun tentu saja mengizinkan Ratu pergi. selagi Ratu tau batasan, Reno membebaskan Ratu untuk berteman dengan siapa saja.


Tidak seperti sang mantan yang terlalu mengurung Ratu hingga perdebatan sepele pun selalu jadi bumbu wajibnya setiap malam.


"Mau kemana?" Tanya Kiana yang menyadari Ratu selesai teleponan.


"Mau ke Cafe kak ikut gak? ada live musik nya juga loh haha" Tutur Ratu bermaksud mengajak teh Kiana.


"Ehm.. boleh sih tapi sama siapa gw ke sana?" Tanya balik Kiana.


"Yaelah ajak aja sih a Okto" Ucap Ratu memberi saran.


"Mana mau dia hehe" Sahut Kiana yang tidak percaya diri.


"Mau kalau gw yang ngomong haha" Dengan sigap Ratu menelepon senior kerjanya yang diketahui belakangan ini sedang dekat dengan Kiana.


"Halo a, engke peting anter teh Kiana nyah kita double date (Halo a, nanti malam antar teh Kiana ya kita double date)" Ucap Ratu pakai bahasa Sunda.


Mendapat peluang untuk semakin dekat dengan Kiana, tentu Okto pun tidak menolak ajakan dari Ratu itu.


"Yes haha skuy ya nanti malam?" Ucap Ratu yang sudah memutus teleponnya.


"Hayangan nyana?(mau'in dia nya)" Jawab Kiana memastikan ide Ratu.


"Mau lah haha siapa berani nolak Ratu hihi" Sombong nya.


"Belaga maneh lah anak bapak Hendri haha (sombong kamu lah anaknya bapak Hendri)" Jawab Kiana melihat tingkah Ratu.


Dan mereka pun melanjutkan pekerjaan nya dengan tawa dan canda. kaki pegal berdiri dari pagi pun tak terasa karena hati yang sedang happy.


...•••| 💔IBG Season 2💔 |•••...


Malam hari nya, nampak Ratu yang begitu riang karena hari ini ingin bertemu dengan sang mantan.


Memilah memilih pakaian di lemarinya, seakan ingin memberi penampilan terbaik untuk Adam malam ini.


"Yang mana ya? yang simple aja kali ah hehe" Ucap nya dalam batin.


Memoles sedikit wajah nya dengan berbagai alat make up yang author sendiri pun gak hafal namanya apa saja, lalu memakai celana lev'is hitam dan tanktop hitam yang di balut sweater tipis oversize berbahan rajutan.


"Nah udah gini aja deh adem hehe" Ucap Ratu yang bercermin di meja riasnya.



Singkat cerita, setelah rapi ia langsung meluncur konvoi bersama Kiana dan Okto yang sebelum nya sudah nyamper ke rumah Ratu.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, sampai lah mereka bertiga di depan Cafe tempat Adam mencari uang tambahan.


"Nah ayo kak" Ajak Ratu yang begitu bersemangat ingin bertemu Adam.


Mereka bertiga pun masuk dan memesan minum serta makanan ringan seperti burger, kebab dan stik kentang.


Sambil makan, mata Ratu berkeliaran mencari seseorang yang ia harapkan.


"Ehm mana nih kak Adam" Tanya hati Ratu dalam batin.


"Nyari siapa mbak?" Tanya seorang pria yang menghampirinya dari samping.


"Teman saya mas" Jawab Ratu tanpa menoleh ke pria itu.


"Ouh kirain nyari mantan nya haha" Celetuk pria itu yang ternyata sosok yang sedari tadi Ratu cari.


"Eh ya Allah kak haha kirain siapa huh" Ucap Ratu yang nampak memerah pipinya menahan malu.


"Santai aja sih sampai merah gitu tuh bakpau" Sahut Adam yang duduk sejenak disamping Ratu.


"Bagi ya? haus aku" Adam langsung meraih es cappuchino yang Ratu pesan.


"Iya kak minum aja" Balas Ratu yang curi-curi pandang ke Adam.


"Ouh ya btw kenalin nih kak teman kerja aku. ada teh Kiana dan a Okto"Ucap Ratu memperkenalkan dua seniornya.


"Aku Kiana"


"Okto bre"


Ucap mereka sambil menjulurkan tangan ke Adam.


"Oh iya-iya gw Adam" Adam membalas jabat tangan itu satu persatu.


Dan dari situ terjadi lah obrolan singkat diantara Adam, Okto dan Kiana sekedar topik perkenalan.


Hingga tak lama Adam berniat mengajak Ratu naik panggung mengingat mantan kekasihnya itu hobi di bidang tarik suara.


"Yuk ay, eh ayo dek naik panggung kita nyanyi bareng" Pinta Adam ke Ratu.


"Dah sana naik Rat, gw juga pengen dengar suara lu kan" Sambung Okto yang nampak setuju dengan ide Adam.


"Malu tau kak ah suara ku jelek" Ratu mencoba merendah untuk menolak.


"Dan kita panggilkan ini dia Adam..!" Teriak Salim di atas panggung.


"Aku naik dulu ya Rat" Ucap Adam yang tersenyum manis dan beranjak dari tempat duduknya.


Tapi memang ia keras kepala betul, ia malah beranjak sambil menggandeng tangan mantan kekasihnya itu yang mau tak mau Ratu pun mengikuti Adam naik ke atas.


Duduk berdua dan Adam mulai menyanyikan lagu-lagu kesukaan Ratu yang salah satunya bergenre India.


Setelah menemani Adam bernyanyi, Ratu pun pamit untuk turun panggung karena tak biasa jadi pusat perhatian banyak orang.


"Aaaaw.."


Tapi dengan refleks Adam menopang tubuh Ratu yang oleng hingga yang seharusnya jatuh ke lantai namun kini ke dekapan Adam.


"Eits... Hati-hati ay" Ucap Adam yang kaget sambil memeluk Ratu.


Jarak yang begitu dekat dan dekapan yang begitu hangat membuat mereka saling menatap satu sama lain. setelah beberapa bulan berpisah, baru pertama kali nya lagi Ratu bertatapan sedekat ini.


"Glek..!"


Agam hanya bisa menelan ludah saat melihat lekuk tulang belika Ratu yang putih serta aroma khas parfum yang bersarang di lehernya.


"Ya ampun kamu cantik dan fresh banget sayang.. kalau daging wagyu A5 aja udah ku gigit nih hehe" Celetuk Agam dalam hati yang hampir tergoda untuk melahap leher ranum milik Ratu.


Aroma mint bercampur permen karet dari nafas Adam membuat jantung Ratu berdebar cepat tak terkontrol.


"Hey jantung! kenapa lu berdebar kencang banget njir" Ucap Ratu dalam hati saat menatap dalam mata coklat kesukaannya itu.


"Eh. Ma.. maaf" Ucap mereka berbarengan dan langsung salting satu sama lain.


"Ciye... "


"Ciye haha"


Teriak para pengunjung Cafe yang merasa baper dengan mereka berdua.


"Mau kemana? sini dulu bentar aku mau nyanyiin satu lagu lagi untuk mu" Ucap Adam seakan tak ingin Ratu meninggalkannya.


Ratu yang memang menyukai musik pun tak bisa menolak permintaan Adam, akhirnya ia kembali duduk di samping Adam yang sudah siap memegang mic.


"Gw mau nyanyiin lagu spesial untuk dia yang pernah bersarang di hati namun kini dimiliki orang lain hehe" Senyum Adam nampak hambar.


Ratu hanya bisa menoleh ke arah Adam entah apa yang harus ia katakan dan lakukan jika mengingat kenyataan yang sangat perih itu.


...🎶 Dengarlah bintang hatiku aku akan menjaga mu...


...Dalam hidup dan matiku hanya kaulah yang ku tuju...


...Dan teringat janjiku padamu...


...Suatu hari pasti akan ku tepati...


...🎶 Aku akan menjagamu semampu dan sebisa ku...


...Walau ku tahu ragamu tak utuh...


...Ku terima kekuranganmu dan ku tak akan mengeluh...

__ADS_1


...Karena bagiku engkaulah nyawaku...


Ratu langsung tersentuh saat mendengar lagu yang lagi-lagi sangat relate dengan dirinya. bahkan ia sadar bahwa kata raga yang dimaksud Adam pasti bukan fisiknya, melainkan penyakit yang entah sampai kapan menggrogoti bagian dalam tubuh Ratu tanpa sadar.


...🎶 Dengarlah bintang hatiku aku akan menjaga mu...


...Dalam hidup dan matiku hanya kaulah yang ku tuju...


...Dan teringat janjiku padamu...


...Suatu hari pasti akan ku tepati...


Adam begitu santai dan menghayati setiap lirik yang ia bawakan, bahkan sampai air mata menetes pun tak ia hiraukan.


Begitu mendalami dan melihat realita kini. mengingat kondisi kesehatan Ratu yang mudah rapuh, Adam hanya khawatir jika kelak sudah menikah Reno tak bisa menjaga mental serta kesehatan Ratu.


...🎶 Aku akan menjagamu semampu dan sebisa ku...


...Walau ku tahu ragamu tak utuh...


...Ku terima kekuranganmu dan ku tak akan mengeluh...


...Karena bagiku engkaulah nyawaku...


Tak jauh halnya dengan Ratu, Kiana yang kondisi kesehatannya lebih parah dari juniornya pun ikut tersentuh saat mendengar lirik lagu yang Adam bawakan.


Sampai tak sadar ia menggenggam kuat tangan Okto yang tentu saja dibalas olehnya.


Saling menatap dan menyadari bahwa yang mencintai kekurangannya hanya lah Okto, bukan kekasihnya. sedikit menyesal karena telah menyia-nyia kan perhatian tulus dari Okto.


Saat nada terakhir, Adam menoleh ke arah Ratu dan menatap sayu kedua mata indahnya.


...🎶 Karena bagiku... Engkaulah.. nyawaku.....


"Dari D'Meises - Dengarlah Bintang Hatiku" Ucap Adam menyebutkan hak cipta dari lagu yang ia bawakan.


Semua orang bertepuk tangan begitu meriah termasuk Okto dan Kiana yang duduk di ujung sana.


Tertegun dan haru dengan lagu yang Adam bawakan, mereka pun mulai bergerombol memberi saweran ke toples yang sudah di sediakan Salim seperti biasa.


"Wih keren loh sohib gw haha" Salim langsung memeluk Adam saking senang nya.


"Emang paling bisa lu nye kalau urusan lagu-lagu galau haha" Celetuk Salim yang memuji sahabat kerjanya itu.


"Iya pakar nya galau dia mah kak hehe" Ratu menyambung obrolan.


Salim pun dengan segera mengambil uang yang ada di toples dan berterima kasih pada semua pengunjung Cafe malam itu.


"Kak, Destroyer kemana?" Tanya Ratu.


"Ehm.. mereka mulai menjauh sejak kejadian waktu itu Rat hehe" Jawab Adam dengan lesu.


"Ouh gitu" Balas Ratu yang ikut lemas mendengar jawaban Adam.


"Mereka udah punya circle masing-masing yang lebih asik di banding Destroy. aku sih gak merasa keberatan. justru bersyukur jika mereka dapat teman yang lebih baik dari aku kan hehe" Tutur Adam yang mencoba bijak dalam berpikir.


"Benar kak" Balas Ratu singkat yang sebetulnya ia sedih ternyata bukan hanya hubungannya yang hancur, Destroy pun ikut ter'imbas atas kejadian waktu itu.


"Dah santai aja, mending kita happy di sini oke haha" Ucap Adam yang langsung mengajak Ratu menari untuk pertama kalinya.


Ratu pun tak mungkin bisa menolak, karena memang menari adalah hobi keduanya setelah bernyanyi.


Dua mantan sejoli itu menikmati malam yang begitu indah, sampai Kiana yang terbawa suasana juga ikut menari bersama dengan Okto yang lalu di ikuti oleh pengunjung lain nya.



Berputar, saling peluk dan menggerakan kaki membuat Ratu begitu bersemangat. Serasa begitu hidup lagi setelah sekian lama murung dikamar. hingga nampak senyum kebahagiaan terpancar jelas menghiasi wajah mereka berdua.


"Pelan-pelan ay haha" Ucap Adam yang kewalahan ngikuti ritme gerakan Ratu.


"Iya deh iya hehe ayo lebih cepat lagi dong ay" Balas Ratu dengan keringat yang mulai membasahi leher serta wajahnya.


Tapi tiba-tiba, Reno masuk Cafe tanpa di sadari oleh mereka semua. mencari keberadaan calon istrinya dan betapa murka nya dia saat melihat Ratu sedang asik menari dengan pria lain.


Reno berjalan cepat menghampiri Adam dan langsung mendorong tubuhnya yang sedang menari. tentu hal itu tidak bisa Adam hindari hingga akhirnya ia tersungkur dan tepat pinggangnya menghantam ujung meja salah satu pengunjung.


"Brrrughh!!"


"MAKSUD LU APAAN HAH?!" Reno melotot penuh emosi menatap Adam yang tersungkur di lantai.


Suasana Cafe yang tadi nya penuh canda tawa kini berubah menjadi hening seketika. semua pasang mata berfokus pada Adam dan Reno.


"Reno!!" Lagi dan lagi Ratu membentak calon suaminya itu.


Merasa tak terima jika Adam diperlakukan sekasar itu. mengingat umur Adam lebih tua dibanding Reno.


Nampak Agam hanya menunduk dan meringis menahan ngilu di bagian pinggangnya. hingga ia pun mengepal kuat kedua tangan nya dan...


Bersambung...


Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


Jangan lupa juga untuk...


...🎊🎊🎊 LIKE 🎊🎊🎊...


...🤴🏻🤴🏻 KOMENT 🤴🏻🤴🏻...


...🐝 SHARE 🐝...


...Dan...

__ADS_1


...💕💕💕 Tap Love 💕💕💕...


...See you on the next episode...🎉👏...


__ADS_2