Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Tenanglah Sayang


__ADS_3

Dengan rasa percaya seratus persen pada Adam, bu Nisa menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Agam melangkah perlahan untuk pertama kalinya memasuki kamar Ratu.


Jiwa Agam merasakan beberapa aura negatif yang luar biasa, mengingat Ratu sering berkomunikasi dengan makhluk yang tidak terlihat tentu itu bisa Agam rasakan walau ia tak bisa melihatnya.


Duduk di samping Ratu dan mengusap pundaknya perlahan.


"Ay..." ucap Agam dengan lembut.


"Engga mau ih gak mau!" ucap Ratu yang seketika menjauh dari Agam.


Bu Nisa dan Agam pun saling memandang tak menyangka Ratu akan se-trauma itu.


"Ayang?" ucap Ratu yang tersadar dari pikiran kosongnya selama dua hari lalu kini mulai tersenyum.


"Hey.. it's me" ucap Agam yang tersenyum namun matanya meneteskan air mata.


Dengan rasa lega yang luar biasa, Ratu langsung memeluk erat tubuh Adam dan menangis sejadi-jadinya dalam dekapan hangat yang ia rindukan disaat seperti ini.


Agam kembali menoleh ke arah bu Nisa dan lagi-lagi bu Nisa mengangguk memberi isyarat untuk Agam menenangkan putri sulungnya. lalu bu Nisa beranjak sejenak ke dapur bermaksud memberi ruang untuk Adam dan Ratu berkeluh resah.


Atas izin bu Nisa Agam segera membalas pelukan Ratu dengan erat. mengecup pucuk rambut dari bidadari nya itu dan mengusap punggung serta mengelus pipi chubby Ratu yang masih meneteskan air mata.


"Sayang, tenang.. ini aku hey liat lah" ucap Adam yang kini sudah menguasai raganya.


"Aku takut ay hm..hiks..hiks.." ucap Ratu dalam tangisnya.


Adam tersenyum kecil dan mengusap pundak Ratu.


"Udah sayang jangan takut ah hehe kan ada aku disini" sahut Adam.


"Ay aku udah ternodai, aku udah di.." ucap Ratu yang tertahan oleh bibir tebal yang menciumnya.


Dengan segera Ratu merangkul leher Adam dan membalas ci*uman itu dengan lembut.


Saling melepas rindu dan kasih sayang, Adam terus memberi kehangatan yang Ratu butuhkan di kala kondisi mentalnya yang sedang terganggu.


Setelah dirasa cukup, Adam melepas bibirnya dan mengusap pipi Ratu. meminta nya untuk segera mandi sejenak karena Adam ingin mengajaknya makan diluar.


Mendengar hal itu, Ratu bahagia bukan main. ia langsung beranjak mencium lama pipi Adam sambil memeluknya.


"Umm... muach makasih sayang" ucap Ratu lalu turun dari kamar nya dan lari ke kamar mandi membawa handuk.


Adam hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah Ratu yang menggemaskan.


Merapihkan sebentar kasur kekasihnya, dan beranjak keluar kamar lalu duduk di ruang tengah.


"Bagaimana bang?" tanya bu Nisa menghampiri Adam sambil menaruh segelas teh hangat di meja.


"Alhamdulilah bu" jawab singkat Adam sambil tersenyum.


"Syukurlah makasih ya bang. Oh ya di minum dulu bang mumpung masih hangat" ramah bu Nisa.


"Iya bu makasih hehe" Adam menyeruput teh itu.


Beberapa menit kemudian nampak lah Ratu ke ruang tengah dengan penampilan yang membuat Adam lagi-lagi terkagum dibuatnya.


"Ya Allah cantik banget sayang hehe" ucap Adam menatap style Ratu.


Bu Nisa tersenyum manis melihat Ratu yang sebelumnya murung terus, kini sudah dapat tersenyum kembali.


"Iya dong hehe yaudah ayo sayang aku lapar nih" ucap Ratu mengusap perutnya.


"Yaudah bu saya permisi dulu ya mau ngajak Ratu makan" Adam pamit ke bu Nisa dan mencium tangan kanannya yang di ikuti Ratu setelahnya.


"Iya hati-hati ya" balas bu Nisa.


"Assalamualaikum" ucap Adam dan Ratu serentak.


"Walaikumsalam" balas bu Nisa.


...

__ADS_1


...


Singkat cerita, Ratu dan Adam berkeliling ke pusat jajan terdekat dari rumah Ratu.


Menikmati angin malam dan ramainya kendaraan membuat Ratu merasa hidup kembali.


"Sayang, kita makan bubur aja ya?" ucap Adam.


"Iya terserah ayang aja" balas Ratu yang mengencangkan pelukannya di perut Adam.


Sampai nya di tukang bubur, Adam memesan dua porsi serta semangkok sate-sate'an untuk melengkapi hidangan mereka.


"Nah yuk ay makan bismillah" ucap Adam lalu mengaduk buburnya.


"Iya sayang mari, eh btw kok aku gak pakai kacang?" Ratu mengaduk buburnya sambil mencari kacang yang pikirnya mungkin saja tertutup suwiran ayam ataupun kerupuk.


"Aku sengaja gak pakai buat kamu sayang, kan kamu lagi batuk aja tuh. gak baik makan kacang lagi begitu" tutur Adam.


Mendengar penuturan Adam yang dirasa sangat perhatian dengan dirinya. Ratu pun tersenyum menanggapi hal itu.


"Iya deh. makasih ya sayang" balas Ratu dan melanjutkan makannya.


Setelah selesai mengisi perut, Adam yang peka bahwa pacarnya pasti lapar sekali karena tak makan seharian kemarin pun tanpa bertanya lagi lanjut membelikan burger, kebab dan gulali kesukaan Ratu.


"Wih ayang ada uang gak traktir aku banyak begini hehe?" tanya Ratu yang nampak bahagia.


"Apa sih yang engga buat calon istri ku hehe" balas Adam menggoda.


"Um.. makasih ya sayang" ucap Ratu menatap mata coklat favoritnya.


"Iya sayang dah ah makasih mulu bosen tau dengar nya haha" sahut Adam sambil merangkul pundak Ratu.


Satu jam setengah berlalu, kini mereka sudah pulang kembali ke rumah Ratu, nampak bu Nisa bahagia melihat anaknya pulang dengan raut wajah yang sudah ceria.


Adam duduk sejenak menikmati sisa malam nya sebelum ia pulang kembali kerumah.


"Sayang sini duduk" pinta Adam.


"Aku punya lagu khusus untukmu, boleh ku nyanyikan ya?" ucap Adam.


"Boleh dong. kan emang aku suka musik ay hehe" balas Ratu nampak senang mendengar niat kekasihnya itu.


Adam segera mengeluarkan hapenya dan menyetel musik yang non vokal atau karaoke.


"Dengar ya hehe" ucap Adam.


"Iya sayang" balas Ratu memperhatikan mata coklat Adam.


...🎶Kau bukan hanya kekasih hatiku...


...di mataku kau arti cinta yang sesungguhnya...


...kau telah mengisi hari-hariku...


...teruskanlah engkau begitu hingga dunia tak bermentari...


...hingga tuhan mempertemukan kembali...


...🎶Tenanglah sayang ku di sini...


...kan selalu di sini hingga ku mati...


...jangan bersedih, tersenyumlah...


...hapus air matamu dan genggam tanganku...


...🎶Dengar bisikku, janganlah takut...


...dan yakinlah semua akan baik-baik saja...


...🎶Tenanglah sayang ku di sini...


...kan selalu di sini hingga ku mati...

__ADS_1


...jangan bersedih, tersenyumlah...


...hapus air matamu dan genggam tanganku...


...🎶Tenanglah sayang, ku di sini untukmu...


Ratu langsung tertegun mendengar suara serta lirik lagu yang Adam nyanyikan. merasa menjadi orang yang begitu penting dihidupnya.


"Makasih ay" lagi-lagi Ratu memeluk erat Adam sambil menangis haru, berterima kasih karena sudah sejauh ini Adam mencintai dan menjaga dirinya.


"Gak apa sayang, itu kan tugas aku" balas Adam mengecup pucuk rambut Ratu.


"Besok berangkat Pkl ya?" celetuk Adam.


"Engga mau ay aku takut..." ucap Ratu menggelengkan kepalanya, namun mulutnya harus berhenti berucap karena satu jari Adam menutup bibirnya.


"Berangkat lah tetap. lanjutkan Pkl mu untuk lulus ke kelas XII nanti ya, kamu ga akan di ganggu lagi sama dia. aku taruhan nya deh kalau dia masih ganggu kamu" ucap Adam meyakinkan kekasihnya.


"Benar ya?" tanya Ratu menatap Adam seakan meragukan ucapan pacarnya itu.


"Iya sayang demi deh" sambung Adam membalas keraguan itu dengan senyum manis.


Ratu pun mengangguk pertanda mempercayai Adam dan lanjut memeluknya.


"Sehat-sehat ayang ya?. maafin aku kalau selama ini belum bisa jadi yang terbaik buat kamu" ucap Adam meneteskan airmata perlahan.


Ratu tak hirau kan perkataan Adam, karena bagi nya Adam titipan Allah yang lebih dari cukup untuk mendampinginya sampai ke pelaminan nanti.


(Aamiin..)


Setelah puas bermanja ria dan waktu pun sudah menunjukan pukul 22.00. Adam pamit pada Ratu dan bu Nisa untuk segera beranjak pulang.


Singkat waktu sesampainya dirumah, Adam mencuci kaki dan melepas semua kostum ala begal nya itu dan mengusap wajahnya di depan cermin.


"Mission complete" ucap Agam tersenyum pada kembarannya di cermin.


"Makasih ya Gam. gw gak bisa ngelakuin ini semua jika tanpa lu" balas Adam dengan senyum bahagia.


"Hust.. itu udah tugas kita kok menjaga wanita yang kita cintai kan haha" sambung Agam lalu merebahkan tubuhnya di kasur lantai.


"Hehe.. betul" sahut Adam sambil menidurkan jiwanya dalam raga yang mulai terlelap.


...•••😎 IBG Season 2 🤓•••...


Keesokan harinya, tepatnya di hotel Atria nampak Ratu yang baru datang langsung menuju ke markas para seniornya.


Dan mengetahui fakta dari Mei bahwa kini Bagas mengundurkan diri untuk Pkl di hotel Atria. ditambah kemarin ia baru saja kecelakaan motor yang mengakibatkan wajah nya luka parah.


Tentu itu menjadi pertanyaan besar bagi Mei dan para seniornya di hotel, mengingat kemarin Bagas baik-baik saja.


Tapi tidak dengan Ratu yang malah bertanya pada kembarannya sendiri.


"Kecelakaan? ngundurin diri? maksudnya?" tanya Ratu.


"Pasti ulah jagoan gw" balas Ratna menjulurkan lidah ke arah Ratu.


"Dasar haha" Ratu tertawa dan beranjak duluan mengambil pel dan vakum.


Meninggalkan mereka semua yang masih sibuk menggosipkan Bagas.


Ratu sempatkan membuka hape sejenak untuk mengucapkan terima kasih pada Adam.


📱"Makasih ganteng"


Dan dengan hati yang lega, Ratu melanjutkan tugasnya sesuai schedule kamar yang check out hari ini.


^^^Referensi musik by: Souqy - Tenanglah Sayang^^^


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


...See you on the next episode...🎉👏...

__ADS_1


__ADS_2