
Hallo guys apa kabar kalian? saya harap kaliam sehat selalu ya di tengah pandemi yang tak kunjung berhenti ini. sebelumnya aku minta maaf ya karena hampir 729 bulan Rindu ga lanjut episode "Introvert Berjiwa Ganda" ini. karena aku juga lagi kurang sehat, ini aja masih banyak yang dirasa.
Tapi demi kalian dan sayang nya Rindu yang jauh disana. yang kangen dengan cerita Adam and the genk, Rindu putuskan untuk mulai Up kembali cerita ini ya..? yuk tanpa panjang kali lebar kita next ceritanya di bawah ini...
...****************...
"Tidak ada apa-apa sih dam, bapak hanya mau mengucapkan terimakasih kalian sudah ikut berpartisipasi dalam event di Sumatra sana." ucap pak Roni.
"Iya pak santai aja, udah tugas kita para murid kok untuk ikut serta mengharumkan nama sekolah hehe" jelas Adam.
"Dan saya juga minta maaf ya pak karena belum bisa meraih juara pertama di event itu." ucap Axel menyambung obrolan mereka.
"Ouh tidak apa-apa kok xel, juara 3 dari banyak nya sekolah di Indonesia itu sudah lebih dari cukup untuk sekolah kita xel hehe" jelas pak Roni.
"Ini Ratu ya? selamat juga buat kamu yang udah bawa mendali emas untuk sekolah kita ya hehe, mrs Nur sudah banyak cerita kok di ruang guru" sambung pak Roni sambil menatap Ratu.
Ratu hanya tersipu malu melirik Adam.
"Iya pak bener sekali hehe" jawab Dafa.
"Makasih ya pak Roni" lanjut Ratu.
"Yaudah nak, bapak tinggal dulu ya? jangan telat masuk kelas inget" pak Roni pun beranjak meninggalkan mereka.
"Cabut!" ucap Adam memerintahkan keempat anggotanya.
Setelah sampai di Uks, mereka duduk bersebelahan berlima.
"Sebulan ga kesekolah berasa beda ya xel wkwk" Adam menghirup udara segar.
"Haha..iya termasuk Nindi yang makin semok aja lu dam" celetuk Ferdi.
Adam melotot ke arah Ferdi, namun dengan sigap dan tegasnya Ratu menarik kerah Adam dan balik menatapnya.
"Apa?! mau marah" ucap Ratu.
"E..e...enggak dek maaf" emosi Agam menurun.
Tujuh menit kemudian, mereka semua bubar ke kelas masing-masing. Adam dan yang lain nya mengikuti pelajaran begitu pun Ratu di kelasnya begitu serius memperhatikan setiap pelajaran yang silih berganti.
Waktu berlalu begitu cepat hingga matahari yang bersinar cerah harus berganti menjadi awan orange yang biasa kita sebut senja.
Destroy yang sudah di rumah masing-masing seperti biasa melakukan rutinitas hariannya dulu seperti makan, mandi, belajar, mengerjakan pr, video call bareng, teteleponan dan lain sebagainya.
Ditengah ramainya video call mereka yang di isi dengan lawakan dan canda gurau yang Destroy lontarkan. tiba-tiba Ratu memecah keasikan tersebut.
"Oh ya kak, woy woy yuhu...." Ratu teriak di layar ponsel nya.
"Hm..apa sih tembem?" ucap Adam.
"Tau bawel bener, ada apa hah?!" ucap Ferdi.
"Ehm..gw punya kerjaan deh sepertinya yang cocok buat kita-kita hehe" jelas Ratu.
"Kerjaan apaan tuh" tanya Dafa.
"Ada deh, sejenins part time pokoknya cocok bet buat kita haha gimana-gimana hah?" tantang Ratu.
"Gas lah yuk, kapan nih?" tanya Adam.
"Ehm..besok aja pulang sekolah gimana?" tanya balik Ratu.
"Okey deal ya kita gas besok setuju semua ya acc ya?" perintah Adam.
"Okey bos hahaha" ucap mereka serentak.
"Yaudah dam, gw pamit duluan ya dah ngantuk gw njir" pinta Ferdi.
__ADS_1
"Yaelah gini hari udeh tidur tumben lu haha" Adam mencoba meledeknya.
"Tau lu kak hahaha, kalah sama gw dong wlek.." ucap Ratu yang tak mau kalah ikut meledek Ferdi.
"Ya terserah lu dah ah ya? bye..." Ferdi mematikan video call nya, di susul pamitan dari Axel dan Dafa.
"Ehm...tinggal kita berdua nih sayang haha" celetuk Adam.
"Hih, ga ada orang lain baru aja sesayangan haha" jawab Ratu tersipu malu.
"Biarin aja sih haha..sama kamu ini say hehe" jawab Adam.
"Iya deh iya, terserah kakak ku aja wlek.." ucap Ratu sambil menjulurkan lidahnya.
Setelah puas ayang-ayangan di video call malam itu, akhirnya Adam menyudahi panggilan video itu karena waktu pun sudah cukup melarut kala itu.
"Yaudah dedek ku sayang, yuk kita tidur..besok baru kita ketemu lagi ya hehe" pinta Adam merayu.
"Iya kak siap yuk hehe"
"Selamat malam bidadari ku Ratu Permata Sari"
"Iya aa eneng anu kasep" Ratu tersenyum begitu manis.
Dan mereka pun tertidur dengan wajah berseri riang gembira.
...****************...
Di sekolah tepatnya seperti biasa di markas kebanggaan para Destroy yaitu Depan Uks haha, pagi itu sudah nampak Axel, Dafa dan Ferdi yang lagi asik bercanda sambil menunggu kedatangan Adam dan Ratu.
"Haduh kebiasaan nih bocah dua sering banget telat." gerutu Ferdi.
"Tau ih lama bener kurang ngajar nih orang haha" lanjut Axel ikut menggerutu.
"Santai aja sih masih pagi ini hahah" ucap Dafa yang menjadi penengah.
"Hm..apa kita yang kepagian kali ya" tanya Axel.
"Mungkin wkwkw" ucap Dafa.
Tak lama kemudian seorang gadis mungil dengan rok diatas lututnya menghampiri ketiga pria di Uks itu. ya tentu siapa lagi jika bukan Ratu Permata Sari.
"Hallo kakak assalamualaikum.." ucap Ratu dengan cemprengnya.
"Walaikumsalam dek haha" ucap mereka serentak.
"Ehm..bau-bau makanan nih" ucap Ferdi sambil melirik bingkisan yang dibawa oleh Ratu.
"Huh..sama makanan aja ijo lu wkwkw" ledek Ratu.
"Nih gw bawa pisang goreng buatan adik gw si Nila, mau?" jelas Ratu sambil menyodorkan bingkisan yang ia bawa.
"Boleh rat, lapar gw tadi ga sempet nyarap hehe" celetuk Dafa dan meraih bingkisan itu.
Mereka bertiga pun mengeroyokan pisang goreng yang Ratu bawa. dengan lahap dan mulut gelagapan karena panas, tanpa malu mereka makan sepuasnya.
"Woy sisain lu buat Ratu sama Adam jeh." ucap Axel mengingatkan kedua temannya.
"Oh iya lu fer udah woy wkwkwk" ucap Dafa berhenti mengambil dan melanjutkan menguyah sisanya yang dimulut.
"Nyam..nyam..alhamdulilah" ucap Ferdi.
"Bruuuwakkkk"
Suara sendawa Dafa layaknya kebo sawah.
"Dih najis lu kak ga tau malu hahah" ucap Ratu sedikit merasa jijik.
__ADS_1
"Yaelah rat Destroy mah anti tau malu kalo depan anggotanya haha" ucap Dafa dengan percaya dirinya.
Akhirnya setelah puas mereka bercanda dan ngadahar (makan) pisang goreng yang Ratu bawa tadi. Adam pun datang menghampiri mereka.
"You assalamualaikum guys" ucap Adam dengan santuy.
"Walaikumsalam" jawab semuanya berbarengan.
"Walaikumsalam kakak" ucap Ratu manis sambil mencium tangan Adam layaknya seorang istri shaleha yang mencium suaminya sebelum berangkat kerja.
Tentu kejadian itu menjadi pusat perhatian Destroy yang melirik mereka berdua.
"Haduh mesranya wkwkwk" ucap Axel.
"Hahaha... mending pacaran ya xel kalo dah sedeket itu" ledek Dafa.
"Woy..daf, xel?" teriak Ferdi.
"Hah?" balas Dafa dan Axel yang melirik Ferdi secara bersamaan.
"Deket doang jadian kaga ya wkwkw" celetuk Ferdi tanpa merasa dosa atau iba sedikit pun.
Ratu hanya tersipu malu mendengar ledekan dari para seniornya itu. Adam hanya menggelengkan kepala nya dan tersenyum manis.
"Pernah ada sebuah pengungkapan,
Bukan tentang kesalahan.
Tapi tentang sebuah rasa yang terpendam.
Kucoba beranikan diri untuk menuainya.
Namun sayang trauma besar masih menghalangi cintanya"
Sebuah puisi Adam lontarkan tanpa sadar.
Membuat Ratu dan para Destroy terdiam. tak sanggup menahan sindiran halus dari Adam akhirnya Ratu memilih beranjak kekelas terlebih dahulu.
"Eh Ratu sini dulu woy..hey...!" teriak Adam mengejarnya sambil tertawa.
Destroy hanya tersenyum melihat itu dan beranjak ke kelas mereka duluan.
"Hey dek canda haha" ucap Adam sambil mengejarnya.
"Iya kak santai hehe" balas Ratu sambil berjalan menuju kelasnya.
"Eh btw lu beneran ada job? kapan?" tanya Adam mengalihkan pembicaraan.
"Pulang sekolah nanti ya kak, di Ranca Lele deket daerah rumah gw itu" jelas Ratu.
"Oh oke siap bu Bos haha" ucap Adam.
"Ih apaan sih bosnya kamu juga" Ratu nampak jengkel.
"Yaudeh deh aku panggil ibu dari anak-anak aku aja ya?" tanya Adam sedikit menggombal.
"Ehm...terserah!" ucap Ratu singkat sambil menundukkan kepalanya tersipu malu dan bergegas berjalan makin cepat.
Adam tak lanjut mengikutinya, hanya terdiam dan memandangi Ratu yang menjauh perlahan hingga tak nampak.
"Sikap lu yang begini rat, yang bikin gw makin penasaran" ucap Adam tersenyum manis.
Bersambung...
Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
__ADS_1
...See you on the next episode......