
Beberapa minggu kemudian setelah kejadian Adam diusir dari rumah, dihari Senin tepatnya dikelas Kejuruan Teknik Sepeda Motor atau yang biasa di singkat menjadi TSM, Pak Sukroni atau yang biasa disapa pak Roni sedang menyampaikan sesuatu didepan kelas kala itu.
"Assalamualaikum untuk semua murid yang bapak cintai dan bapak sayangi, pada kesempatan kali ini berdirinya bapak disini ingin menyampaikan hal penting untuk kalian semua yang dimana Pt.Pertamina Lubricants yaitu anakan dari Pt.Pertamina Indonesia bagian cabang pelumasan kendaraan ringan atau biasa kita kenal dengan sebutan oli ya hehe" jelas sedikit oleh pak Roni.
"Kebanyakan cerita dia mah" ucap Dafa berbisik ke Ferdi.
"Bawel aja lu, entar gw tabok juga lu ya ih" gerutu Ferdi.
"Heh..berisik lu berdua hih" gumam Adam.
"Jadi Pt.Pertamina Lubricant mengundang sekolah kita untuk mengirim kan tiga peserta didik untuk diikut sertakan dalam event 'Enduro Entrepreneurship Program' atau disingkat menjadi EEP yang akan diselenggarakan dipedalaman desa luar jawa , yang dimana jika kita menang kita diberi uang tunai dua puluh lima juta untuk dikembangkan menjadi bengkel produktif untuk para siswa pemenang" lanjut pak Roni.
"Ouh kek semacam lomba akademik dibidang produktif gitu ya xel?" ucap Adam sambil menepuk pundak Axel.
"Iya betul dam" jawab singkat Axel yang begitu serius menyimak penjelasan pak Roni.
"Oleh karena itu bapak sudah memilih dari dua kelas kejuruan TSM kita, ada tiga siswa yang akan bapak berangkat ke EEP cabang Sumatra Utara diantaranya ada Dafa Setiawan, Axel Ario Nugroho, dan Adam Pratama Sanu." sambung pak Roni sambil melirik mereka bertiga.
Sontak itu membuat mereka bertiga saling melirik satu sama lain keheranan.
"Hah..kok kita sih?" tanya Axel melotot kearah Adam.
"Lah mana gw tau njir" jawab Adam.
"Udah ga usah panik kan kalian memang siswa-siswa terbaik di kelas ini dalam bidang akademik maupun praktikum." jelas pak Roni dengan senyumannya.
"Dah lah jalani aja lah sesekali mengharumkan nama Destroy sob haha" bisik Dafa ke telinga Adam dan Axel.
Akhirnya dengan berat hati dan sedikit rasa keterpaksaan mereka pun siap tak siap, mau tak mau harus mengikuti program event perlombaan itu.
Waktu berjalan pulang sekolah pun tiba, seperti biasa Adam Cs dan tentunya selalu bersama si pesek imut gemesin Ratu Permata Sari sedang asik nongkrong di depan Uks sembari meminum es dan beberapa cemilan.
"Ehm..rat?" ucap Adam membuka obrolan.
"Kenapa kak?" tanya Ratu menoleh.
"Kakak mau bilang kalo lusa aku, Dafa, dan Axel mau dikirim ke Sumatra Utara untuk mengikuti dan mewakili sekolah kita khususnya kejuruan TSM selama satu bulan dek" jelas Adam pada Ratu.
Ratu langsung terdiam seakan sesak nafas menyerang dadanya seketika saat mendengar penjelasan Adam. namun dia mencoba untuk tegar dan menerimanya.
"Ouh syukur lah kalo begitu hehe kakak dan yang lain nya harus semangat buat sekolah kita ini terkenal didaerah sana ya kak hehe" ucap Ratu membakar semangat mereka bertiga.
"Jeh jeh terus nanti gimana dengan nasib Destroy? lagian pak Roni juga sih ngajak bertiga doang udah tau kita berempat satu paket hm.." gerutuk Ferdi kesal karena hanya dia yang tak ikut event tersebut.
"Santai kak ah kan ada gw ya ga haha" jawab Ratu merangkul Ferdi.
"Nah tuh tau jawabannya haha" ucap Axel menunjuk kearah Ratu sambil tersenyum tipis.
"Iyalah fer, kan lu dah lama sama kita masa iya ditinggal sebulan doang ga bisa haha" jawab Adam mengusap pundak Ferdi.
"Tapi kalo ada apa-apa gw langsung hubungin kalian ya?" tanya Ferdi.
__ADS_1
"Ga bisa fer wkwk, kan pak Roni tadi bilang disana didesa terpencil yang sulit sinyal, bakal benar-benar kek manusia Goa dah kita hehe" jawab Dafa.
"Serius kak?" nada kecil Ratu bertanya pada Adam.
Adam hanya bisa mengangguk menjawab pertanyaan Ratu. akhirnya pada pukul 15.30 wib mereka membubarkan diri masing-masing.
Baik di rumah Adam, Axel maupun Dafa mereka bertiga minta izin sekaligus mengajak orang tua nya untuk menghadirin rapat bersama pak Roni esok hari tentang perijinan keluarga untuk keberangkatan anak-anaknya yang akan mewakili sekolah mereka dalam perlombaan Entrepreneurship tingkat nasional itu.
Dikamar, Adam nampak begitu gelisah, galau, merana terpancar jelas diwajahnya sambil memegangi sebuah buku misterius yang sudah berdebu dan lapuk.
"Ehm...haruskah Ferdi yang megang buku ini untuk sementara waktu ya" tanya Adam.
"Terserah lu aja dam, untuk kali ini gw ga banyak berpendapat deh hehe" ucap Agam sambil menghisap vape beraroma coklat itu.
"Iya juga sih gam tapi ya agak ragu sih ane wkwk" balas Adam.
"Sonoan kek lu njing bau asap rokok sat gw ga suka hih" sambung gerutuk Adam pada Agam sambil mendorongnya.
"Iye-iye nih...!" balas Agam sambil menggeser duduknya.
Keesokan hari nya disekolah setelah ketiga orang tua mereka selesai menghadiri rapat dengan pak Roni. akhirnya Adam, Axel dan Dafa resmi akan diberangkatkan ke perlombaan tingkat nasional itu untuk mewakili sekolah tercintanya yang tak lain dan tak bukan adalah SMK 729.
Waktu istirahat tiba, mereka berlima makan dengan lahap di kantin khususnya Ratu yang nampak begitu dekat dengan Adam membuat keempat temannya pun keheranan.
"Rat..jaga jarak kenapa hehe deket banget lu sama Adam." celetuk Ferdi.
"Bawel lu ih!" bentak Ratu ke Ferdi.
"Bener tuh haha puas-puasin ya dek.." sambung Adam sambil mengusap rambut indah Ratu yang begitu hitam dan lebat.
"Iya kak hehe" ucap Ratu nampak berlinang airmata dari kelopak mata besarnya.
"Oh ya rat, nanti pulang sekolah ikut kita rapat penting ya di markas besar" ucap Dafa menunjuk kearah Ratu.
"Ada apa tuh kak?" balas Ratu sambil mengunyah nasi uduknya.
"Udah ikut aja sebentar kok ya" sambung Axel.
"Oke-oke kak" lanjut Ratu.
Sepulangnya sekolah Destroy langsung gas poll membelah jalanan layaknya membelah duren dimalam hari. tak butuh waktu lama mereka berlima pun sampai dimarkas besar yaitu Basecamp toko sepatu.
"Ada apa sih kak?" tanya Ratu.
"Ayo baris semua, Ferdi kunci pintu dulu tolong" ucap Adam dengan wajah dinginnya seketika sambil memberi perintah.
Mereka berempat berbaris dengan rapih setelah Ferdi menutup rapat pintu dan memperhatikan Adam.
"Jadi dipertemuan kita kali ini, kenapa gw minta kalian berbaris karena ada hal serius yang gw sampaikan khusunya tentang keberangkatan gw, Dafa dan juga Axel yang dengan kata lain Destroy akan kehilangan tiga pengurusnya yang sebagaimana kalian tau bahkan kita para penghancur punya banyak musuh secara halus baik di sekolah ataupun diluar sekolah. dengan itu gw selaku petinggi atau ketua Destroy, ingin menurunkan jabatan sementara gw kepada Ratu Permata Sari." jelas Adam dengan menoleh kearah Ratu diakhir penjelasannya.
Dafa dan Axel mengangguk perlahan menunjukan bahwa mereka satu suara dengan Adam, lain hal nya dengan Ferdi yang nampak biasa saja.
__ADS_1
Ratu yang mendengar itu pun tentu saja kaget bukan kepalang saat tau dirinya akan menggantikan kakak kelas kesayangannya yaitu Adam Pratama Sanu sebagai petinggi Destroy sementara.
"Se..serius kak?" Ratu melotot dengan mata besarnya.
"Heh Ratu" Dafa menyenggol kaki Ratu memberi isyarat untuk tidak menolak perintah Adam.
Ratu langsung diam seketika dan lanjut memperhatikan penjelasan Adam.
"Ini kamu pegang ya untuk jaga-jaga jika ada orang jahat atau pun genk lain yang nyari masalah sama kita" ucap Adam berdiri depan Ratu sambil memberikan sebuah buku.
"Aku mohon kepada mu Ratu untuk menjaga buku ini dibantu oleh Ferdi, tolong jaga buku ini baik-baik ya karena didalam sini semua data Destroy tersimpan, jika sampai jatuh ketangan yang salah aku ga tau apa yang akan terjadi ya? Ferdi tolong bantu dia untuk jaga buku ini ya? buku itu lu tau sendiri kan benar-benar penting buat kita, ga ada yang tau isi buku ini selain gw sendiri yang nulis. paham kalian?! jelas Adam dengan tegas.
"Siap" jawab mereka serentak.
"Gw menaruh harapan besar pada kalian berdua untuk menjaga keamanan sekolah maupun nama baik Destroy selama gw, Dafa dan Axel ga ada disini ditambah disana susah sinyal yang buat kalian sulit menghubungi kita, jadi tolong hati-hati ya" pinta Adam yang mengarah kepada Ferdi dan Ratu.
"Gw ucapin terimakasih dan sekarang mari kita bubaran, gw dan yang lain masih perlu banyak istirahat." lanjut Adam.
"Siap!!" ucap mereka berempat serentak.
Mereka pun bubaran ke rumah masing-masing, dengan Ratu yang diantar pulang oleh Adam. disepanjang perjalanan Ratu begitu gemetar memeluk buku bersejarah itu ditangannya.
"Dek kenapa sih wkwk kok grogi gitu?" tanya Adam sembari menoleh.
"Ga apa-apa kak hehe." jawab Ratu.
"Yaudah pegangan hehe" ucap Adam sambil menarik gas motornya secara tiba-tiba yang membuat Ratu terkejut dan refleks memeluk tubuh Adam.
"Ish..kaka!" gumam Ratu sambil memeluk erat tubuh kakak kelasnya itu.
Sesampainya dirumah Ratu, Adam mengucapkan salam perpisahan untuk kedua kalinya memberi amanat besar kepada adik kelasnya itu, Adam sangat berharap besar kepada Ratu untuk menjaga buku itu baik-baik karena buku itu adalah rahasia terbesar yang Destroy miliki yang hanya dipegang oleh petinggi sekaligus ketua yang tak lain dan tak bukan adalah Adam Pratama Sanu.
Dikamar Ratu.
"Ehm..buku apa sih ini" tanya Ratu pada dirinya sendiri sambil memegang buku itu.
Ratu pun dengan perlahan membuka buku yang berjudul "The Secret Of The Destroyers" itu. membolak balik halaman satu persatu dia baca dengan seksama dan penuh penghayatan hingga tiba saat Ratu membalik lembar selanjutnya Ratu terkejut terpatung membisu tak bergerak saat melihat isi halaman itu.
"I..ini...i..tu..ma..maksudnya?!" ucap Ratu terbata-bata dengan mata yang tak mampu dia kedipkan sama sekali.
Semakin penasaran hati dan pikirannya berkata dalam batinnya semakin Ratu balik halaman demi halaman yang membuat dia semakin terpukau takjub dengan apa yang dia lihat dibuku itu.
Bersambung…
Hallo apa kabar guys? semoga masih rindu dengan Sang Perindu ya hehe..maaf nih baru upload lagi biasalah masih sibukk halal bihalal hehe..
selamat penasaran wkwkwk eh..selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H kawan.
Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
...See you on the next episode......
__ADS_1