Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Beautyfull Sunday


__ADS_3

Hari minggu tiba, tepatnya kini di kediamaan rumah Axel Ario Nugroho. jam dinding menunjukan pukul 07.00, Axel harus bangun untuk prepare ke Gereja untuk menjalankan ibadahnya.


"Bu..handuk dimana ya?" tanya Axel pada ibunya yang sedang bebersih rumah.


"Itu Axel di jemuran belakang, makanya di liat dulu kek xel baru nanya" geram Ibunya.


"Ya maaf bu hehe" Axel langsung bergegas ke kamar mandi.


Setelah selesai membersihkan diri, Axel kemudian lanjut prepare dikamarnya bersiap untuk berangkat duluan ke Gereja.


"Tumben anak ibu rajin sekali hehe" ledek ibu Axel.


"Iya dong bu haha, nama nya juga mau ketemu sama tuhan" ucap Axel dengan percaya diri.


"Yaudah hati-hati ya nak nanti ibu, ayah dan adik nyusul" jelas ibunya.


"Siap bu" jawab Axel sambil menyisir rambutnya.


Saat Axel merasa dirinya sudah ganteng dan wangi, ia pun segera berangkat santuy dengan motor maticnya sambil menikmati udara pagi yang begitu segar dan menyejukkan.


Saat didepan portal komplek, Axel melihat Kezia yang sedang berjalan sendiri menyusuri jalan komplek. tentu sebagai lelaki yang berwibawa dan sok kegantengan Axel berhenti dan mendekati Kezia untuk berbasa basi dengan gadis blasteran China Jawa itu.


"Ehem..selamat pagi Kezia" ucap Axel dengan ramah.


"Ya pagi Axel..hallo" jawab nya singkat sambil terus melanjutkan langkah.


"Eh Kezia tunggu dulu dong" Axel langsung turun dari motor dan mencoba mengejar gadis jutek itu.


"Ada apa?" tanya Kezia yang akhirnya menghentikan langkah kakinya.


"Mau ke Gereja kan? yuk bareng gw aja hehe" ucap Axel dengan sedikit grogi.


"Ga ah gw mau naik ojol aja" balas Kezia.


"Bareng gw aja kez, kita satu Gereja loh searah sama-sama mau kesana. masa iya gw ngebiarin tetangga sendiri naik ojol sedangkan motor gw kosong" Axel berusaha merayu Kezia agar mau ke Gereja bareng dengan nya berboncengan.


"Ehm..yaudah ayo cepet mana helm nya?" ucap Kezia dengan wajah malu-malu kucing.


"Siap bu bos haha" jelas itu membuat Axel bersemangat dan memberikan helm keduanya untuk Kezia.


Akhirnya usaha Axel tak sia-sia kali ini, ia berhasil berangkat ke Gereja bareng tetangga cantiknya itu.


Benedicta Kezia atau yang akrab disapa Kezia ini adalah teman SMP sekaligus tetangga komplek Axel, sedari lulus SMP Axel sudah menaruh rasa pada Kezia, namun na'as karena sifat pemalu dan ketidak percayaaan dirinya membuat ia harus menjadi seorang Secret Admirer layak nya Nindi dengan Adam.


Namun semenjak mengenal Adam membuat Axel mampu meningkatkan kepercayaan dirinya hingga ia kini berani PDKT dengan tetangga manisnya tersebut.


Panjang drama singkat cerita setelah selesai ibadah di Gereja, Axel memberanikan diri menggoda Kezia untuk sekedar mengajak makan siang di Kef'C atau pun Mek'D.


"Kez, makan siang dulu yuk?" ucap Axel.


"Kaya ada duit aja lu xel hehe" ledek Kezia dengan senyum manisnya.


Sontak itu membuat Axel sedikit terharu melihat senyum manis Kezia terpancar karena nya. mengingat dulu ia hanya lah seorang Secret Admirer namun kini dia mampu seberani itu untuk mendekati wanita yang dia dambakan sedari lulus SMP.


"Makasih dam, lu udah ngerubah gw sejauh ini" ucap batin Axel dengan haru.


"Berhubung perut gw lagi laper yaudah deh gw terima tawaran lu" ucap Kezia dengan senang sambil mengusap perutnya.


"Mantap.. yuk naik" Axel menghidupkan motornya.


Kezia pun duduk di jok motor belakang hanya memegangi tasnya yang ia taruh dihadapannya. tentu itu menimbulkan tanda tanya untuk Axel dalam hatinya.


"Ehm mungkin masih dianggap teman gw sampai Kezia belum berani pegangan ke gw" ucap Axel dalam hati nya.


Dan akhirnya mereka berdua pun malah berangkat ke Burger Kong karena Kezia sedang ingin makan burger double cheese. itu tak menjadi masalah untuk Axel, selama Kezia tersenyum karena nya Axel selalu merasa bahagia melihat hal itu.


Di tengah jalan saat mereka sedang asik mengobrol tentang sekolahnya masing-masing. tiba-tiba seorang pria ceroboh langsung berlari menyebrang jalan, sontak kejadian itu memancing amarah Axel sampai ia harus menarik kedua tuas remnya secara mendadak hingga tubuh Kezia pun terpental kedepan dan memeluk tubuh kekar Axel secara refleks.


"Woy... kalo jalan tiati lu woy!" teriak Axel dengan lantang.


"Hey..udah-udah xel ah, mungkin dia buru-buru kali" ucap si bidadari manis itu menenangkan Axel.


"Ehm iya deh kez, maaf ya gw sempet emosi karena tuh orang hehe" ucap Axel yang kini emosi nya meredam.


"Yaudah di lanjut yuk?" pinta Kezia.


Namun pandangan dan perasaan Axel berdebar kencang tak karuan saat menyadari tangan indah Kezia melingkar di perutnya. betapa bahagia nya dia rasa saat itu, seakan dunia milik Axel sendiri.

__ADS_1


"Hey ayo jalan!" gumam Kezia kesal sambil mencubit perut Axel karena melihat Axel melamun.


"Eh iya-iya aduh hehe..." Axel melanjutkan perjalanannya dengan senyum manis di bibirnya.


Setelah beberapa menit kemudian sampai lah mereka berdua di parkiran Burger Kong. Axel masuk dan mempersilahkan Kezia menunggu langsung di kursinya.


Axel memesan dua porsi dan dua minuman soda. setelah menunggu waiter menyiapkan pesanannya. dia langsung bergegas menghampiri bidadarinya itu sambil membawa nampan yang berisikan makanan yang ia pesan sebelumnya.


"Nih kez, dah dateng pesanan lu ayo makan. laper kan pasti lu" ucap Axel ramah lalu menaruh nampan itu dimeja.


"Wih mantep nih haha makasih ya Axel" dengan mata cantiknya Kezia nampak begitu bahagia.


"Iya ayo makan dulu" Axel mempersilahkan.


Namun makan siangnya pun harus terganggu karena deringan ponsel Axel berbunyi cukup keras. tentu itu membuat Axel cukup geram karena nya.


"Haduh nih anak ganggu aja" ucap Axel melihat layar ponselnya.


"Angkat aja dulu xel, takut penting." pinta Kezia yang mengerti posisi Axel.


"Makasih ya" ucap Axel.


Axel mengangkat telpon yang dari tadi sudah berdering.


"Hallo hah?!"


📱"Lagi dimana lu?"


"Lagi makan, baru balik dari Gereja ada apa dam?"


📱"Ga apa-apa sih gw kira Destroy ada acara hari ini wkwk"


"Kaga, gw lagi sama Kezia makan diluar"


📱"Oh kencan makan siang ceritanya ahaha siap bosku"


"Ngeledek aja lu ah nanti gw telpon balik kalo gw udah pulang ya?"


📱"Siap..tiati lay jagain lu anak perawan orang haha"


"Iya bawel lu wkwkw siap dah bye.."


"Siapa?" tanya Kezia dengan kepo.


"Itu mantan gw katanya kangen ngajak ketemu" ucap Axel mencoba ngeprank Kezia.


"Hah?!" Kezia langsung melotot dengan wajah heran bercampur kesal.


"Ciye elah cemburu nih ya haha" Axel tertawa dengan puas melihat wajah Kezia saat kesal nampak bertambah imut dan lucu.


"Tau ah, dah makan tuh" dengan wajah kecutnya ia melahap burger itu.


"Iya deh maaf ya cantik" ucap Axel dengan senyum yang terbentang luas diwajahnya.


Makan siang pun berlanjut sambil mengobrol cantik, nampak senyum tawa terlihat di wajah manis Benecdita Kezia itu. sungguh tak ada kata yang mampu mengungkapkan perasaan Axel saat ini. bisa melihat wanita yang dia sukai bisa tertawa tersenyum semanis dan sebahagia itu.


"Kez..itu ada itu tuh" Axel menunjuk wajah Kezia yang ternyata ada mayonaise yang menempel di pinggir mulutnya.


"Apa tuh?" Kezia yang paham pun mencoba membersihkannya namun tak mengenai mayonaise itu karena memang iya tak tau disebelah mana.


"Udah?" tanya Kezia.


"Itu kez tuh, belum kena" ucap Axel terus mengaba-aba kan dengan jari nya.


"Ish peka kek jadi cowok!" kesal Kezia dengan wajah kecutnya yang berubah seketika.


"Yaudah sini-sini" ucap Axel yang tentu saja mengalah pastinya.


Kezia tersenyum dan memajukan wajahnya, Axel mengambil selembar tisyu dan mengusap pinggiran bibir manis bidadarinya. tubuhnya pun seketika terkaku melihat kecantikan dari gadis blasteran China Jawa itu. begitu pun Kezia yang menyadari hal itu hanya bisa tersenyum melihat tetangganya terpatung diam membisu menatapnya begitu dalam.


"Ya tuhan secantik ini kah ciptaan mu? maafkan aku tuhan aku tak bisa mengungkapkan perasaan yang sudah lama bersemi di relung hati yang paling dalam ini" ucap Axel dalam hatinya.


"Ehm sepertinya cinta lu tulus buat gw ya xel, terlihat dari tatapan wajah lu" Kezia pun berargumen dalam hatinya.


"Lah kok gw jadi kaya sih Adam sih sok puitis njir" lanjut Axel dalam hatinya.


"Nah dah cantik lagi kez" Axel membuang tisyu itu.

__ADS_1


"Makasih ya xel" dengan lahap Kezia memakan burger itu kembali.


"Gw tau abis ibadah pasti lapar ditambah udah jam makan siang hehe. abisin ya kalo kurang bilang aja" jelas Axel yang begitu nampak perhatian akan kesehatan Kezia.


"Iya makasih ya" jawab Kezia tersenyum tulus dengan mulut yang masih penuh dengan kunyahan nya.


Akhirnya mereka pun melanjutkan makan siangnya. Axel pun sudah mengabari ibu nya akan pulang telat hari ini dari Gereja.


...****************...


Pukul 19.00 wib tiba, mereka berdua berhenti didepan rumah Kezia. Axel mengucapkan terima kasih untuk hari minggu yang begitu membahagiakan.


"Makasih ya kez untuk hari ini, gw seneng banget bisa ngabisin waktu sama lu" ucap Axel.


"Iya xel sama-sama gw juga senang kok atas waktu dan traktiran lu hm...makasih kembali ya hehe" ucap Kezia yang sedikit salting.


"Oke kalau begitu selamat malam semoga mimpi cantik malam ini dan seterusnya ya see you" Axel mulai menghidupkan motornya.


"See you too" balas Kezia dengan senyumannya yang begitu manis sekali.


Setelah melihat Axel menjauh dari pandangannya, Kezia beranjak masuk kedalam rumah. namun tiba-tiba Kezia terkejut saat melihat mamih nya sudah berdiri dibalik jendela.


"Eh mamih? mamih dari kapan disini?" jantung Kezia berdebar kencang diiringi sikap grogi nya.


"Ehm semenjak kalian ngobrol manis di depan pagar tadi" ucap mamihnya sambil senyum-senyum meledek anak gadisnya itu.


"Ish apa sih mamih ah" Kezia dibuat semakin salting oleh mamihnya sendiri.


"Hey..ih jujur aja sih kalau ada rasa sama Axel hehe, dia anak nya baik kok tetanggaan lagi sama kita" celetuk mamihnya to the point.


"Ah ga tau ah mamih apaan sih, dah aku kekamar dulu deh" Kezia langsung beranjak kelantai dua sambil menutupi wajahnya yang kian memerah dipipi.


...****************...


Beralih kerumah Axel, selepas ia pulang mengantar Kezia dengan sigap dia mengganti pakaian nya dengan pakaian tidur yang biasa ia kenakan.


"Haduh capek banget ya tuhan hehe tapi ga apa-apa sih aku hari ini bahagia banget" ucap syukur Axel pada tuhannya.


"Aduh duh, gatel banget lagi ini dari tadi ah" ucap Axel sambil merogoh sesuatu dibalik celana pendeknya itu dan menggaruknya.


"Ah..dari tadi mau gegaruk ga mungkin depan Kezia hehe.." lanjut Axel yang makin asik merogoh pisang ambonnya sendiri.


Namun sayang, ditengah keasikannya saat memanjakan pisang ambon nya Axel di kejutan lagi dengan ponselnya yang berbunyi.


"Aduh siapa lagi sih buset dah" gerutu Axel dengan kondisi sebelah tangan yang masih di dalam celana pendeknya.


"Hallo dam ada apa?" tanya Axel dengan santai.


Dengan nada yang begitu berat dan serius Adam memerintahkan sahabatnya itu untuk segera ke markas besar dengan seragam lengkap ala Destroy.


"I..iya dam siap. berangkat gw berangkat sekarang" ucap Axel dengan terbata-bata saking terkejutnya.


"Ehm..ada apa ya si Adam nyuruh ke markas jam segini tumben. yang jelas pasti masalah serius nih kalo begini" ucap Axel dengan raut wajah heran dan mencium sebelah tangannya yang dari tadi menggaruk batang pisangnya.


15 menit kemudian, dengan setelan levis hitam, kaos hitam dan sepatu hitam serta tambahan jaket berlogo Destroy dan masker buff hitam membuat Axel seakan siap untuk menjadi seorang begal.


"Ehm..bawa ah buat jaga-jaga, udah lama juga nih gw ga bawa barang pemberian dia haha" ucap Axel lalu mengantongi pisau lipat yang Adam berikan dulu saat dirinya pertama kali mengenal Destroy.


Dengan sigap Axel langsung mengeluarkan motor nya kembali dari garasi.


"Bu..aku keluar dulu." teriak Axel yang terburu-buru dan langsung menarik gas motornya untuk membelah jalan menuju markas besar.


...****************...


Setelah beberapa menit kemudian, Axel sampai di markas besar yang sudah nampak motor Adam dan Dafa terparkir diluar.


"Haduh..telat nih gw" Axel langsung bergegas masuk untuk menemui yang lain nya.


Bersambung...


Ada apa tuh? sampai Adam ngadain Rapat malam-malam di markas besar? Semoga ga ada apa-apa ya Aamiin...


...Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Sehat-sehat selalu ya kalian semua sekeluarga....


...Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu....


...Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda"....

__ADS_1


...See you on the next episode......


__ADS_2