Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S3: Hati-Hati Loh ...


__ADS_3

..."Selamat Tahun Baru Islam 1444 H, Bagi seluruh umat Islam di dunia"...


...-30 Juli 2022-...


...šŸ“– Happy Reading šŸ“–...


Setelah berjam-jam lamanya dokter menangani Ratu yang semakin kritis, akhirnya ia keluar dengan dua perawat yang setia mendampinginya.


Tentu hal itu membuat para Destroy berdiri serentak untuk mengetahui keadaan istri ketuanya.


"Dok bagaimana keadaan istri saya dok? dia baik-baik saja kan?" Adam langsung menyerang dokter dengan pertanyaannya.


"Sulit untuk saya mengatakan ini pada anda pak, tapi mau bagaimana pun saya harus memberitahukan nya" Ucap dokter sambil menarik nafas.


"Apa itu dok?" Ucap Adam dengan wajah yang semakin cemas.


"Anda boleh ikut ke ruangan saya mari pak" Sahut si Dokter yang berjalan duluan.


Dengan segera Adam mengikuti langkah kaki si Dokter.


Melihat hal itu, Eka yang merasa khawatir dengan Adam pun langsung mengikuti Adam namun sayang usahanya di gagalkan oleh Gaby yang langsung mencengkram tangan Eka.


"Aw ... aduh apaan sih kak sakit tau!" Gertak Eka yang kesal.


"Lebih sakit Ratu ya jika tau kedekatan lu dengan Adam di saat dia lagi terbaring lemah!" Balik gertak Gaby tanpa melepas cengkraman nya.


"Lu kalau cemburu bilang aja kak jangan begini caranya." Sahut Eka.


"Eh maksud lu apaan? Adam udah punya istri ya gila kali kalau gw mau ngerebut dia dari Ratu. lagi pula gw udah punya Roy kok, sadar lu" Ucap Gaby yang semakin geram mendengar jawaban juniornya.


Ditengah perdebatan dua wanita itu, datang lah Roy yang langsung memisahkan Gaby dan Eka untuk sedikit menjauh.


"Hey ada apa sih kalian aduh orang lagi bersedih ini malah bertengkar" Ucap Roy yang mencoba melerai kekasihnya.


Eka yang tak memperdulikan kehadiran Roy pun langsung beranjak kembali menuju ruangan dokter untuk mengejar Adam.


"Ih sayang kenapa kamu biarin dia nyusul Adam?" Ucap Gaby yang kesal karena usahanya di gagalkan oleh kekasihnya sendiri.


"Ya emang kenapa si yank nama nya orang khawatir, peduli emang salah hm ... ?" Tanya Roy sambil menggenggam kedua tangan Gaby.


"Hih tau ah kamu mah gak ngertiin perasaan cewek!" Gertak Gaby dan langsung pergi dari hadapan Roy.


"Dasar tukang ngambek hehe" Ucap Roy sambil mengejar Gaby dengan berjalan santai.


Kembali ke Adam, di dalam ruang dokter ia duduk dengan raut wajah yang belum bisa tenang sama sekali sebelum mendengar penjelasan langsung dari dokter tentang kondisi Ratu.


"Bagaimana dok? cepat bicara" Ucap Adam yang sedikit menggertak.


"Iya pak sabar sejenak ya" Sahut si dokter yang mungkin sudah kesal karena keseringan di gertak oleh Adam.


"Begini pak, kondisi Ratu yang awal nya baik-baik saja kini harus mengalami penurunan yang begitu drastis" Dokter mencoba menuturkan nya dengan perlahan.


"Bahkan karena sesak yang Ratu rasakan setelah kejadian itu membuat syaraf otak nya kembali melemah" Sambung si Dokter.


"Ya Allah ya tuhan ku ... " Adam mencengkram rambutnya sendiri dengan kedua tangannya.


Sungguh merasa gagal sebagai suami karena tak bisa menjaga sang istri sampai bisa begini.


Dokter yang melihat kejadian itu hanya bisa menyemangati Adam agar terus bertawaqal dan meminta pada yang maha penyembuh.


Singkat cerita, setelah obrolan dengan dokter selesai Adam langsung bergegas menghampiri para Destroy yang masih setia menunggu didepan ruang IGD.


Ferdi yang baru selesai menganalisa ruangan Ratu pun langsung memberi kabar pada ketuanya.

__ADS_1


Yang menuturkan bahwa kejadian Ratu itu murni sebuah kesengajaan, bukan kecelakaan.


"Iya begitu Dam yang gw analisa barusan. karena si selang putusnya berjarak jauh dari alat di hidung maupun yang di tabung" Ucap Ferdi mencoba menjelaskan hasil risetnya.


"Dia putus tepat di tengah dengan bekas garis yang agak miring sedikit karena itu di putus pakai gunting. jadi agak gak rata Dam hasil potongannya." Sambung Ferdi menuturkan.


Mendengar hal keji yang telah di lakukan seseorang untuk membunuh Ratu, tanpa pikir panjang Agam langsung memerintahkan para Destroy untuk berkumpul malam itu juga.


"Anjing emang tuh orang ya" Ucap Agam sambil mengepalkan tangan kanannya.


"Axel sama Roy kerahin semua anggota kita untuk berkumpul di depan rumah sakit" Ucap Agam dengan emosi yang sudah hampir meledak.


"Ferdi lu bantu check semua kamera CCTV di ruang keamanan rumah sakit ini" Sambung Agam.


Tapi baru saja mereka semua mau menjawab 'Siap', Eka dengan caper nya langsung menghadang niat Agam untuk balas dendam.


"Kak mending jangan lakuin itu deh" Ucap Eka sambil memegangi tangan Adam.


"Kenapa? lu mau ngebela orang yang udah celakain Ratu hah?!" Tanya Agam dengan tatapan mata yang di penuhi dendam, membuat Eka sedikit merinding di buatnya.


"Bu-bukan begitu kak, sekarang lu pikir. kita semua lagi bersedih mikirin kondisi kak Ratu kenapa kita malah berpikir untuk berkelahi dan balas dendam?" Ucap Eka yang angkat bicara.


"Ada baiknya kita nge'wirit, berdoa, atau gak dzikir sambil menunggu waktu subuh datang itu lebih baik kak" Sambung Eka.


"Ada benernya juga Dam" Jawab Ferdi.


Akhirnya jiwa yang memanas karena Agam sebelumnya, kini berubah menjadi Adam kembali saat mendengar masukan dari juniornya.


"Udah sekarang lu tenang kak, ayo kita wudhu" Ajak Eka sambil menuntun Adam perlahan.


Adam yang sudah begitu pasrah pun akhirnya hanya mengangguk dan mengikuti Eka.


"Ayo bre semuanya ke mushola" Ucap Ferdi yang masih setia menggandeng Tia.


Walau dirinya sendiri seorang Kristen, tapi tingkat toleransi nya terhadap teman-temannya yang beragama Islam memang cukup tinggi.


Ia pun hanya menunggu di depan parkiran dengan beberapa anggota yang tersisa karena harus bergantian masuk ke musholla rumah sakit.


Di mushola, Adam dan Ferdi memimpin bacaan wirit serta beberapa shalawat yang di panjatkan khusus untuk baginda besar nabi Muhammad SAW.


Lalu di ikuti oleh mereka semua secara bersamaan.


...Ya Nabi Salam ’Alaika...


...Ya Rasul Salam ’Alaika...


...Ya Habib Salam ’Alaika...


...Sholawatullah ’Alaika...


...Asyroqol Badru ’Alaina...


...Fakhtafat Minhul Buduruu...


...Mitsla Husnik Maa Ro’aina...


...Khottu Ya Wajha Sururii...


...Ya Nabi Salam ’Alaika...


...Ya Rasul Salam ’Alaika...


...Ya Habib Salam ’Alaika...

__ADS_1


...Sholawatullah ’Alaika...


...Anta Syamsun Anta Badrun...


...Anta Nuurun Fauqo Nuuri...


...Anta Iksiru Wagholi…...


...Anta Misbahus Shuduri...


...Ya Nabi Salam ’Alaika...


...Ya Rasul Salam ’Alaika...


...Ya Habib Salam ’Alaika...


...Sholawatullah ’Alaika...


...Ya Habibi Ya Muhammad...


...Ya ’Arusal Khofiqoini...


...Ya Muayyad Ya Mumajaad...


...Ya Imamal Qiblataini...


...Ya Nabi Salam ’Alaika...


...Ya Rasul Salam ’Alaika...


...Ya Habib Salam ’Alaika...


...Sholawatullah ’Alaika...


"Lanjut Dam ... yuk." Ucap Ferdi yang semakin bersemangat.


Adam pun melantunkan nya dengan lebih keras ke shalawat selanjutnya yang ia ketahui.



"Allahumma shali shalaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhaa bihil hawaa-iju.


Wa tunaalu bihir-raghaa-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqal ghamaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka."


Selepas bershawalat mereka pun melanjutkan nya dengan shalat subuh dan meminta kesembuhan untuk Ratu Permata Sari.


Hati Adam kini benar-benar lepas dari semua emosi dan kesedihan yang sedang menerpanya.


Terasa semua beban pikirannya lepas dalam hati dan pikirannya. hanya Adam seorang, tanpa merasa ada nya Agam yang sering memanaskan suasana jiwa serta batinnya.


Sungguh ketenangan yang luar biasa yang pernah Adam rasakan sejauh ini.


Singkat cerita beberapa harinya kemudian, tepatnya di rumah Eka.


Nampak tetangga Ratu yang sudah sangat cantik itu pun keluar rumah untuk kembali menjenguk Ratu.


Seperti biasa ia menjemput Tia sejenak untuk berangkat bareng ke rumah sakit.


Bahkan di perjalanan pun Eka dan Tia tak sungkan membeli buah tangan untuk teman-temannya yang masih stay menemani Adam disana.


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda 'Setelah Nikah'".

__ADS_1


šŸ¤µšŸ»šŸ‘°šŸ»Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...šŸŽ‰šŸ‘


__ADS_2