
Keesokan hari nya, ada Ratu Cs yang sedang berkumpul di kantin menikmati gorengan hangat dan segelas susu coklat.
"Rat btw lu masih sama kak Adam?" tanya Mei sambil terus mengunyah.
"Ya masih lah Mei hehe alhamdulilah malah udah annive setahun tuh beberapa hari lalu" balas Ratu sambil meneguk susu hangat.
"Owalah ciye-ciye haha, yang buket bunga itu dari dia?" tanya Indah ikut menyambung obrolan.
"Yups tepat sekali hihi" balas Ratu.
"Kirain dari Bagas" celetuk Mei.
"Ish apaan sih ah bawa-bawa nama dia hilih" Ratu memutar bola matanya nampak kesal dengan celetukan sahabatnya itu.
"Ya canda rat, lu tau sendiri kan sikap dia kalau ke lu itu gimana hehe seperti naksir gitu" balas Mei lagi.
" Ya gw udah punya cowok, masa iya mau mendua heleh. dah ayo ke kelas guys udah mau bel masuk nih" ajak Ratu yang beranjak perlahan.
"Iya deh" mereka mengikuti Ratu ke kelas.
Tak lama jam pelajaran pun di mulai. diawali dengan pak Zilda yang mengisi jam pertama dengan menjelaskan cara mengisi laporan Pkl untuk anak didiknya.
"Ya jadi begitu ya anak-anak. ini di isi tanggal, lalu kegiatan apa saja yang kalian kerjakan disana lalu tiap bulan pokoknya tanda tangan supervisor atau kepala pengawasan di tempat kalian Pkl harus ada tanda tangan atau Paraf ya" tutur pak Zilda sambil menunjuk satu persatu kolom kosong untuk menjelaskan step by step.
"Baiklah pak siap" teriak para siswa merespon penuturan pak Zilda dengan riang.
"Hah bagus, kalau kurang jelas kalian bisa hubungi bapak atau liat referensi laporan Pkl para alumni kalian diperpustakan juga boleh. asal jangan copy paste tulisannya ya hehe" lanjut pak Zilda.
"Okey pak."
Singkat cerita, setelah pelajaran di lanjut. bel istirahat pun berbunyi. Ratu berniat untuk mengunjungi perpustakaan sendiri. karena Mei dan Indah ada keperluan eskulnya sendiri, jadi mereka berdua tak bisa menemani Ratu ke perpustakaan.
Sesampainya di sana Ratu dengan sangat manis menyapa bu 2N yang sedang berjaga.
Melihat dan memilih banyak jenis buku dan menanyakan pada bu 2N dimana letak buku laporan Pkl alumni perhotelan tahun lalu.
"Bu Nita, buku laporan Pkl alumni tahun lalu di sebelah mana?" tanya Ratu.
"Hey jangan nyontek sayang gak boleh" ucap bu Nurul yang langsung nething pada Ratu.
"Ih kaga lah bu. saya mau referensi untuk laporan saya nanti, kan udah mulai di suruh persiapan Pkl bu" tutur si cantik.
"Um.. bagus niat kamu hehe. tuh bukunya ada di gudang situ rat baru ibu benahi tadi" balas bu Nita.
"Wokeh bu" dengan senangnya Ratu mencari dan memilih laporan Pkl alumni yang ingin ia baca.
"Wih semua laporan alumni ada di sini ya hehe" ucap Ratu sambil terus memilih.
"Eh ada punya si China nih, males banget gw liat namanya haha" ucap Ratu saat menemukan laporan Pkl bertuliskan nama Dwi Nindi Astari.
"Gw pinjam yang ini aja deh" Ratu mengambil salah satu laporan Pkl punya seniornya yang kebetulan alumni itu dulu Pkl di hotel yang sama seperti Ratu kini.
Duduk di perpus membaca dan mempelajari setiap halaman buku itu.
"Waduh harus ada foto dokumentasi nih ya, siap-siap memori hape penuh dah hahaha" ucap Ratu sambil membalik lembar demi lembar.
"Buset, harus ada daftar pustaka juga huft" Ratu mengangkat kedua alisnya nampak terkejut dengan hal yang cukup sulit baginya.
"Gw coba nanti deh hehe" sambung Ratu mencoba percaya diri.
Tak terasa sudah 25 menit Ratu diperpustakaan, ia pun mengembalikan buku yang ia pinjam dan pamit pada bu 2N untuk kembali ke kelasnya.
"Bu makasih ya assalamualaikum" ucap Ratu setelah cium tangan ia keluar perpus untuk memakai sepatu.
Namun, terdengar suara samar-samar bentakan dari orang yang membuat Ratu kepo dimana sumber suara itu.
"Suara siapa tuh?" batin Ratu bertanya dalam hati.
Setelah memakai sepatu, perlahan ia mengikuti dan mencari sumber suara itu.
__ADS_1
Yang ternyata berasa dari belakang toilet pria, nampak empat siswa kelas XII sedang mengepung junior kelas X.
"Ehem, masih ada aja ya sampah sekolah seperti mereka cuih!" Ratu membuang ludah saat tau masih ada pembully'an di SMK 729.
Dibelakang toilet, dua siswa junior itu nampak begitu ketakutan karena dikepung 4 siswa yang berpostur tinggi besar serta kumis tipis layak nya genderuwo.
"Siniin duit lu woy" bentak si ketua.
"Kaga ada lagi bang ini sisa lima ribu buat pulang sekolah naik angkot" ucap si junior 1 dengan tangan gemetaran.
"Iya bang, besok lagi aja ya kalau mau malak kita" sambung si junior 2 yang memelas berharap belas kasihan.
"Nawar lagi! lu kira kita kang kredit haha" teriak senior 2 pada kedua junior itu.
"Ampun bang maaf bang tolong bebasin kita bang" pinta junior 1 yang tentu saja takkan digubris.
"Gimana nih?" tanya si ketua menoleh ke anak buah nya.
"Lari lapangan?"
"Jalan jongkok aja bos?"
"Teraktir kita makan seminggu?"
"Telan*jangin?"
Para konconya menawari hukuman yang tepat bagi mereka yang tak memberi uang pada para senior.
"Nah cocok tuh yang terakhir haha" jawab si ketua tanpa ragu untuk memilih pilihan terakhir.
"Gas haha" ucap senior 3 yang langsung menarik kerah si kedua siswa junior itu.
"Ayo lah siap haha" senior 2 tak mau kalah semangat untuk melecehkan adik kelasnya itu.
"Bang jangan bang ampun bang" teriak junior 2 dengan mata yang mulai berlinang airmata.
Tepat sebelum seragam mereka terlepas semua, Ratu datang menghampiri kerumunan itu dengan santainya.
Sontak kedatangan Ratu membuat aksi mereka semua terhenti.
Dengan kemolekan tubuh Ratu dan paras imutnya tentu itu membuat para mata buaya air seperti ke empat senior itu tak berkedip mata.
"Si.. siapa lu?" ucap senior 3 membentak Ratu dengan sok garang nya.
"Uh.. mengerikan hahaha" Ratu malah nampak meledek bentakan itu.
Senior 2 yang sudah geram melihat tingkah tengil Ratu pun langsung menghampiri Ratu untuk baku hantam.
Namun gerakan nya yang begitu awam membuat Ratu dengan mudah melumpuh kan dia hanya dengan sekali serangan yaitu menendang split ke arah rahang bawahnya.
"One hit ***!" kaget si senior 3 saat melihat senior 2 tumbang hanya sekali tendangan.
"Lu yang jelek, nah iya lu ngapain pakai nengok lagi haha" celetuk Ratu menunjuk si senior 3.
"Mau langsung lari dari sini atau mau gw buat lu masuk Rumah sakit gegara cangkok jantung yang bentar lagi gw bikin remuk tuh haha" jiwa Ratu perlahan berganti dengan jiwa Ratna yang setengah sadar berucap seperti itu.
"Banyak bacot juga ya kau, sok berani sok jago. nanti di ew* nangis" ucap si senior 3 yang balik meledek dengan mengucap kata senonoh yang tak patut kita dengar.
Merasa dilecehkan Ratu pun tak tinggal diam. dengan sigap dia meraih kepala si senior 3 dan mengangkat lututnya lalu diadu lah dua benda keras itu yang tentu saja membuat senior 3 pusing hingga untuk berdiri pun dia oleng dan terjatuh.
"Wah kurang ngajar lu bocil tengil!" ucap si ketua yang di bantu senior 4 langsung menyerang Ratu.
Dengan sedikit gerakan tangkisan yang Ratu pelajari dari Adam dan beberapa tendangan ala Taekwondonya, kedua senior itu tumbang dalam hitungan detik.
"Lemah, sok mau malak hah" senyum iblis terlontar di wajah Ratu.
"Siapa lu njir?, cewek tomboy!." tanya si ketua yang masih mengusap darah yang mengalir dari hidungnya.
"Im Destroyer" ucap Ratu sambil tersenyum.
__ADS_1
Sontak kata itu membuat mereka berempat saling tatap terkejut mendengar nama itu.
"Eh de... Destroyer lu.. ke..kenapa ga bilang" ucap si ketua yang mencoba membantu teman-temannya berdiri.
"Jangan pernah lu buat onar lagi di sekolah ini atau gw bikin lu semua operasi cangkok organ dalam di rumah sakit!" bentak Ratu layaknya auman singa bagi mereka.
Mereka berempat langsung lari se edan-edannya menjauh dari sana.
"Makasih ya kak" ucap si junior satu yang nampak malu-malu.
"Iya santai aja dek hehe" balas Ratu lalu beranjak pergi dari mereka.
Namun siapa sangka dua junior itu malah mengejar Ratu dan mengajaknya berkenalan.
Memohon untuk diajarkan beladiri one hit seperti yang Ratu lakukan tadi.
"Kak ajari kami dong kak please" pinta junior 1 itu yang masih terus mengikuti langkah Ratu.
"Gak ah kalian belajar aja ikut taekwondo" Ratu tersenyum kecil melihat tingkah mereka begitu memaksa Ratu menjadi gurunya.
"Gak kak, itu beda gerakan nya sama yang kakak pakai tadi" jawab si junior 2 itu.
"Gw udah punya pacar loh!" bentak Ratu yang tiba-tiba menghentikan langkah nya dan berbalik menghadap mereka.
Mereka pun ikut berhenti karena terkejut dengan bentakan tersebut.
"Aku mau belajar beladiri seperti kakak tadi kok" ucap si junior 1.
"Bukan mau macarin kakak" sambung si junior 2.
"Hilih kalian ini berani juga ya hahaha" Ratu masih merasa tak habis pikir dengan niat mereka berdua yang ingin berguru pada dirinya
Bersambung...
Selamat ulang tahun Authorkuππ. dapat salam nih dari si puitis @Sang_Perindu.
Widih makasih ya hehe...
Oh iya Happy birthday for meπππΌππ, makasih sebelum nya untuk kalian yang sudah ngucapin dan beri doa terbaik untuk aku yaπ₯°ππΌ.
Harapan ku di bertambahnya usia yang semakin menua, ku harap aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi, semakin dewasa dalam bertindak maupun mengambil keputusan dan semakin kuat dalam menghadapi ujian sang illahi.
Semoga menjadi anak yang semakin membanggakan orang tua, makin shaleh dan untuk mamah makasih ya udah merawat aku sampai saat ini tanpa kenal kata lelah apalagi putus asa, mengajariku pahit manisnya jalan kehidupan. I Love You..
Dan untuk kekasih ku yang paling aku cintaiπ₯°selama ini.
Makasih ya masih mau bersama ku sampai saat ini, yang mengerti aku apa ada nya, yang nerima segala kekurangan aku. yang mau menemani aku dari 0 hingga kini masih terus berjalan di tengah badai masalah dan problematika yang silih berganti.
Aku ucapkan makasih juga untuk ibu mu yang telah melahirkan wanita hebat dan kuat sepertimu.
Terimakasih ya Allah kau sudah hadirkan dia dalam hidupku. aamiin.
I Love my Bee... I need you to make happy in my lifeππ₯°.
One more, Thanks for all. I love you..
Jangan lupa juga untuk...
...πππ LIKE πππ...
...π€΄π»π€΄π» KOMENT π€΄π»π€΄π»...
...π SHARE π...
...Dan...
...πππ Tap Love πππ...
__ADS_1
...See you on the next episode...ππ...