Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S3: Membiasakan Diri


__ADS_3

Tak terasa, kini jam menunjukan pukul 17.00 wib. Adam yang baru saja terbangun dari lelah nya pertempuran tadi siang pun langsung menoleh ke lantai kamarnya yang nampak bra, C D dan pakaian istri serta celana pendek dirinya berserakan di lantai.


"Ehm.. jam berapa ini?" Ucap Adam sambil mengalihkan pandangannya ke jam dinding.


"Udah sore ya, hujan juga udah mereda." Sambung Adam sambil merapihkan pakaian yang berserakan di lantai.


Memakai kaos dan celana pendeknya lalu mengecup kening Ratu.


"Kamu istirahat dulu ya sayang hehe" Ucap Adam sambil mengecup bibir yang kini sudah menjadi candunya.


Tak lupa juga ia membetulkan selimut istrinya agar menutupi sempurna tubuh indah istrinya.


Adam keluar kamar dan menutup rapat kembali pintu kamarnya, tentu saja ia tak ingin mertuanya tau bahwa ia habis bergelut hebat dengan anak nya.


"Eh mamah udah pulang" Sapa Adam pada mertuanya yang sedang mencuci piring di wastafel dapur.


"Iya bang, baru aja pulang. Abang baru bangun tidur?" Tanya ramah bu Nisa pada Adam yang sedang cuci tangan di kamar mandi.


"Iya mah hehe nemenin si teteh juga ngantuk katanya" Balas Adam.


"Udah bangun belum tuh dia? mamah beli ayam chicken buat kalian semua" Ucap bu Nisa.


"Jadi ngerepotin, maaf ya mah hehe" Balas Adam lalu membantu mertuanya mengelap piring yang sudah di cuci.


"Gak apa, udah sana mandi gih abis itu gantian sama si teteh. Mau maghrib kan gak boleh tidur, sendekala" Ucap bu Nisa.


"Okey mah siap" Adam langsung beranjak ke kamar mandi dengan membawa handuk serta shampoo tentu nya untuk melakukan mandi wajib.


Kembali sejenak ke kamar, terlihat Ratu yang baru saja membuka mata nya perlahan dan menoleh ke jam dinding.


"Uhm.. udah sore ya" Ratu mengucek matanya.


Duduk sejenak dan sempat terkejut saat meraba tubuhnya tak ada sehelai benang pun yang ia pakai. Ratu hanya tersenyum manis menyadari bahwa kini keper awanan nya sudah di ambil oleh suaminya.


"Alhamdulilah, akhirnya aku bisa berikan hak mu ay hehe" Ucap Ratu yang bersyukur.


Akhirnya, ia beranjak berniat mengambil tengtop dan celana strech yang tergantung di belakang pintu.


Saat Ratu hendak berjalan, baru lah ia merasakan sedikit perih di area bawah perutnya.


"Huft... Waw.. sakit juga ay udahan nya ehm" Sambung Ratu kembali sambil tertatih mengambil pakaiannya.


Setelah keduanya mandi dan keramas secara bergantian, bu Nisa mulai menyadari bahwa kedua anak nya kini baru saja bergelut untuk memberikannya cucu.


"Ada apa nih tumben kalian keramas barengan haha" Celetuk bu Nisa yang membuat pipi Ratu merah merona.


"Engga kenapa napa kok mah hehe" Balas Ratu dengan senyum malu nya.


"Abis bikin dedek mah" Celetuk Adam yang membuat Ratu langsung melotot menatapnya.


"Ih ayang" Ratu melototi suaminya sambil mencubit paha Adam.


"Aw.. aduh! Apa sih ay?" Respon Adam sambil tertawa kecil.


"Udah hih kaya sama siapa aja masih di tutupin hehe" Balas bu Nisa yang melerai percekcokan mereka berdua.


Singkat cerita, setelah makan dan menunaikan kewajiban nya, kini waktu nya mereka berdua bersantai kembali memulihkan tenaga yang terkuras habis akibat gempa tadi siang.


Di kamar nampak Adam sedang bersantai mendengarkan lagu-lagu galau favoritnya.


Tak lama dari itu datang lah sang istri yang membawakan es susu coklat kesukaan Adam.


"Wih buat siapa tuh ay hehe?" Ucap Adam yang begitu naf su saat melihat es susu yang Ratu bawa.


"Buat suami aku lah hihi. Ayang mau?" Tanya Ratu yang tersenyum manis dan duduk di bibir kasur.


"Mau dong sayang" Balas Adam yang segera bangun dan ikut duduk.


Meraih gelas yang ada di tangan istrinya dan langsung meneguknya perlahan.

__ADS_1


"Glek.. glek.. ah enak ay hehe" Ucap Adam sambil menaruh gelas yang tersisa es batu itu ke meja rias yang bersebelahan dengan kasurnya.


"Alhamdulilah hehe" Sahut Ratu.


Melihat istri nya yang hanya mengenakan tengtop dan strech saja, dengan refleks Adam langsung mengusap dan meremas buah melon serta paha Ratu untuk memastikan sesuatu.


"Kamu udah lepas bra sama C d ?" Tanya Adam.


"Udah sayang, kenapa?" Balas Ratu.


"Enggak apa-apa hehe kok gak pakai baju tidur sih ay" Ucap Adam yang begitu mengharapkan istrinya memakai baju dinas haramnya yang tergantung rapih di dalam lemari.


"Nanti aja aku belum pengen pakai itu ay, yaudah yuk tidur istirahat hehe aku capek apalagi besok kita sudah mulai kerja kan" Pinta Ratu dengan wajah lesu.


"Iya deh siap ay. Ayo" Adam langsung menarik tubuh istri nya perlahan, memberikan pelukan dalam selimut hingga kedua nya tidur bersama tanpa harus takut di grebek warga.


...•••🤵🏻 IBG Season 3 'Setelah Nikah'👰🏻•••...


Keesokan paginya, Ratu yang mendengar ketukan pintu mulai membuka matanya perlahan.


"Ehm.. iya mah aku udah bangun kok" Ucap Ratu sambil menguap.


Melihat suami nya masih terlelap, Ratu hanya bisa tersenyum dan mengecup pipi Adam seraya memberikan morning kiss di pipi.


"Muach selamat pagi sayang" Ucap Ratu dan beranjak bangun.


Melangkah kedapur menghampiri bu Nisa yang sedang membuat tumis sarden untuk sarapan keluarganya.


"Eh eneng udah bangun hihi" Ucap bu Nisa yang sempat kaget karena tak biasanya Ratu ikut ke dapur.


"Iya mah hehe ada yang perlu aku bantu gak?" Tanya Ratu yang menawarkan diri.


"Boleh, tuh kamu iris bawang putih dan bawah merah lalu tumis ya" Perintah bu Nisa yang sedang sibuk membuka kaleng sarden.


Dengan mata yang menahan ngantuk karena tak biasa bangun sepagi ini, Ratu mengiris perlahan bawang yang sudah di siapkan oleh mamahnya.


Setelah selesai mengiris bawang, ia melanjutkannya dengan menumis bawang itu di barengi dengan bakso dan sosis yang sudah momy nya iris sebelumnya.


20 menit lama nya Ratu berkreasi bareng bu Nisa, kini sudah siap di hidangkan sarapan pagi ala keluarga bu Nisa.


Ratu langsung menyiapkan nya di meja ruang tengah dengan menu ikan sarden, tumis kangkung serta tahu goreng.


"Neng, udah sana si abang bangunin gih udah jam 06.00 takut nanti kesiangan lagi kalian" Pinta bu Nisa pada Ratu.


"Siap mah" Balas Ratu yang langsung melangkah ke kamarnya.


"Ayang...! Ayang..! Sayang cepat bangun ih ayang!" Ucap Ratu dengan nada panik sambil mengusik tubuh suaminya.


Nyawa Adam yang masih bermimpi indah pun harus sirna seketika saat nyawa nya harus di paksa kembali ke raganya secera tiba-tiba.


"Eh iya-iya ada apa sayang?!" Adam langsung terduduk menatap Ratu dengan mata yang masih agak merah dan rambut berantakan.


"Uhm.. Gak ada apa-apa hehe mau bangunin kamu aja" Ucap Ratu sambil mengusap pipi suaminya tanpa merasa bersalah.


Tentu lah Adam kesal dengan cara bercandaan Ratu yang bagi nya lucu namun bagi Adam tentu saja menjengkelkan.


"Apaan sih ay ih bukan nya bangunin yang benar. kasih morning kiss kek apa kek ini mah malah di bikin jantungan ah gak lucu" Gerutu Adam sambil garuk kepala merasa kesal dengan tindakan Ratu.


Tanpa bicara lagi Ratu langsung meraih leher belakang suaminya dan mengajak nya bercumbu tanpa izin terlebih dahulu.


Memagutkan kedua bibirnya, menyesap dan mengajak lidah hangat Adam untuk berdansa bersamanya.


Adam yang di posisi itu pun tentu tak mungkin mau menghindar, justru ia terdiam dan kaget melihat respon Ratu yang langsung menyambar bibirnya dengan sangat lembut namun mampu membuat terong Adam perlahan mendongkrak kain segitiga di bawah perutnya.


Emosi yang sempat memanas di kepala Adam pun kini berubah menjadi cinta yang Ratu berikan langsung ke bibirnya.


"Muach.." Ratu menyudahi morning kiss itu dan menatap Adam sambil mengelus hidungnya yang mancung seperti aktor India menggunakan jari telunjuknya.


"Jangan bawel. Cepat mandi sana, terus sarapan dan berangkat bareng ayo. Aku mau rapihin tempat tidur" Ucap Ratu dengan sangat manja dan tegas layaknya seorang ibu.

__ADS_1


Adam pun hanya mengangguk dan beranjak ke kamar mandi. Di dalam, ia sempat terdiam dulu sambil mengusap bibirnya masih tak menyangka ternyata begitu romance ya kiss morning bersama istri.


Hahaha, sungguh hal yang baru pertama kali ia rasakan mendapat ciuman saat ia bangun tidur.


Singkat cerita setelah semua selesai, kini Ratu sudah rapih dan sedang memasukan bekal untuk suaminya.


Akhirnya mereka berdua pun berangkat bersama. tak lagi dua motor karena Adam tak membiarkan istri nya pulang pergi naik motor sendirian.


Kini biarlah dirinya yang siaga mengantar jemput Ratu kerja setiap hari.


.........


.........


Sesampai nya di pabrik Biola, Ratu pun turun dan mengecup tangan suaminya yang langsung di balas kecupan manis di kening Ratu.


Tentu pemandangan itu menjadi pusat perhatian para karyawan yang berseragam putih ber'aksen biru di ujung lengan serta lehernya.


"Pulang nanti kabarin aku ya sayang" Ucap Adam.


"Iya kamu juga nanti bekal makan nya abisin ya" Balas Ratu.


"Okey istri ku, yaudah aku langsung ke pabrik ya nunggu di sana aja kebetulan lagi di suruh masuk jam 07.00" Sambung Adam.


"Hati-hati sayang" Balas Ratu sambil melambaikan tangan


Tiba-tiba, tubuh Ratu langsung di senggol kecil oleh Kiana yang menghampirinya.


"Eh Aduh" Refleks Ratu terkejut.


"Aaciye pengantin baru udah masuk kerja nih hahah" Celetuk Kiana yang berjalan bareng dengan Ratu memasuki area kerjanya.


"Apa sih teh haha gitu aja di ciye'in haha" Balas Ratu yang nampak malu mendengar ledekan itu.


"Udah belah duren belum?" Tanya Kiana.


"Ehm.. tau deh ah udah sih kok jadi kepo bahas gituan kamu haha" Balas Ratu.


"Ya maklum lah nama nya pengantin baru jeh buahaha" Ngakak Kiana yang begitu heboh.


Bel pabrik pun berbunyi dengan sangat panjang menandakan jam kerja sudah harus dimulai.


Semua karyawan dan karyawati memasuki area kerjanya sesuai standar dan menyiapkan seluruh alat serta bahan yang di perlukan.


Termasuk Ratu yang sudah siap dengan lem serta bahan yang baru saja di antar oleh bagian produksi yaitu Okto, yang kebetulan 1 shift dengan Ratu.


"Rat punya suami lu gede gak?" Tanya Okto dengan polos nya.


"Apanya?" Ratu menatap sinis kearah Okto.


"Baju nya dong, biasanya kan pakai XXL ya ukuran bajunya hehe" Celetuk Okto yang langsung beranjak pergi untuk mengantar bahan ke karyawati lainnya.


Mendengar celetukan gebetannya, Kiana pun menyambar obrolan nakal sesama para wanita sekedar untuk mengusir ngantuk yang akan menyerang sebentar lagi.


"Gimana Rat malam pertama kamu sama suami mu hah?" Tanya Kiana yang membuat Septi, Oge dan Nana ikut menghampiri mereka berdua.


Karena kesal dengan pertanyaan senonoh yang terus di tanyakan oleh seniornya, Ratu yang cukup bar-bar pun berniat memanaskan mereka berempat dengan jawaban yang membuat mereka melotot.


"Ya awal nya aku kira kan sakit ya teh, tapi...


Bersambung...


Ciyah... Mau jawab apa tuh Ratu kok malah bersambung sih aaaaaarrgh...


Hehe sorry ya baru Up lagi, abis istirahat dulu Rindu dari gempuran gempa yang melanda di episode sebelumnya🤭🙏🏼.


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda 'Setelah Nikah'".


...🤵🏻👰🏻Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...🎉👏...

__ADS_1


__ADS_2