Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Pijat ++


__ADS_3

Yuk malam mingguan nya ditemenin si Introvert kembar lagi haha, aku update lagi di weekend Sabtu kali ini ya hehe.


Karena besok aku mau istirahat dulu ya setelah hampir seminggu ini sering update untuk kejar deadline.


Insyaallah kalau masih di kasih sehat, Rindu akan sering update lagi kok novel ini okey.. kuy lanjut ke cerita...


...+--- Sang_Perindu ---+...


Adam menahan bibir wanita itu dengan jari telunjuk.


"Engga bisa mbak maaf saya gay(penyuka sesama pria) hehe" celetuk Adam yang membuat si wanita bermelon montok itu terkejut dan langsung menjaga jarak dengan Adam.


"Hih najis penyuka batang!!" nampak geram wanita itu lalu meninggalkan Adam.


Adam hanya tersenyum akhirnya bisa terhindar dari wanita itu walau ya kita tau hargai dirinya terendah kan.


Ia pun bersyukur masih bisa menahan hati dari penggoda walau sedang jauh dari Ratu.


"Aku ga akan kecewain kamu kok ay" batin Adam tersenyum lalu beranjak ke luar. memilih menunggu di parkiran motor dari pada harus berzina mata dengan banyaknya melon besar yang berkeliaran.


"Haduh udah pulang belum ya my girlfriend, anjay my girlfriend haha gaya lu dam biasa bilang 'demenan' sok manggil my girlfriend" Adam tertawa sendiri menghibur diri dari kegabutannya menunggu Ferdi.


Namun sayangnya, saat Adam ingin mengabari Ratu bahwa ia sedang di pijat Ashoy hape nya pun kehabisan batrai sama sekali.


Tentu itu membuat Adam panik di tambah ia tak membawa charger. ingin meminjam pada pegawai Ashoy nampak tak mungkin karena yang Adam lihat hampir semua pegawai Ashoy memakai hape I phune yang tentu saja berbeda chargernya dengan hape Adam.


"Aduh gimana ini ya" Adam kebingungan sendiri karena tak bisa mengabari Ratu.


"Ouh iya bentar lagi kan dia pulang nih, ini kawasan Atria kan" Adam memiliki ide sambil melirik hotel Atria yang masih tampak menjulang dari depan ruko itu.


"Pasti nanti kamu lewat sini kan ay hehe, oh iya benar tuh ah" Adam bergegas melangkah ke bahu jalan dan berdiri sambil menengok kiri kanan.


Karena ia yakin pasti Ratu akan lewat sini pulang Pkl nanti.


Sepuluh menit kemudian kaki pun mulai terasa pegal Adam rasa. akhirnya ia duduk sejenak di bahu jalan itu sambil terus melirik kiri kanan menunggu Ratu lewat.


Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu yang lewat menghampiri Adam dan memberi uang dua ribuan ke hadapannya.


Adam pun kaget dan terdiam, ia mengambil uang itu lalu memberikan nya lagi pada si ibu.


"Bu maaf saya bukan pengemis hehe" Adam menyodorkan uang nya kembali dengan sopan.


"Owalah hehe maaf ya dek maaf" balas si ibu sambil mengambil uang nya.


"Iya bu gak apa-apa hehe mari" Adam kembali berdiri di pinggir jalan.


"Aduh style keren begini di sangka gembel gw buset dah haha" gumam Adam sambil tertawa kecil.


Beberapa menit kemudian setelah cukup lama menunggu Ratu tak lewat, si wanita tadi kembali menghampiri Adam untuk memberitahu bahwa teman nya sudah selesai di pijat.


"Kak, teman nya sudah selesai" ucap wanita itu sambil menepuk pundak Adam.


"Eh udah ya mbak? yuk dimana dia?" Adam pun beranjak kembali masuk kedalam bersama si wanita itu.


Dan saat Adam melangkah masuk kedalam ruko, disaat yang bersamaan itu lah Ratu lewat depan ruko situ yang kebetulan melihat Adam masuk bersama pegawai Ashoy itu.


...


...

__ADS_1


...


Adam memnopang sebelah tubuh Ferdi dan naik ke motor biru kesayangannya.


"Kuy? pegangan lu" Adam bersiap menarik tuas motornya.


"Yuk" balas singkat Ferdi.


Mereka pun on the way, sepanjang jalan Ferdi menceritakan apa saja pelayanan yang ia dapatkan di dalam room tadi.


Berhubung ngobrol sambil mengemudi berbahaya dan takut mengganggu pengguna jalan lainnya.


Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk sejenak di rerumputan pinggir jalan sambil menyeruput kopi hangat yang ia beli di tukang kopi sepeda.


"Terus-terus gimana tuh Fer haha?" tanya Adam.


"Ya begitu lay, kan yang sakit paha gw ya. tapi dia greget pengen lepas celana gw ya gw tolak lah haha" ucap Ferdi.


"Wadaw galak juga ya haha" balas Adam.


"Tapi akhir nya gw kalah dam pas tangan licin nya langsung ngocok pisang gw" celetuk Ferdi dengan wajah memerah karena malu.


"Sssrrrut..cuih!"


Saking kagetnya kopi di mulut Adam sampai tersembur keluar lagi.


"Anjir lu di col...?" Adam menoleh dengan wajah tak percaya.


"Begitu lah bahasa kasarnya ya haha" tawa Ferdi.


"Ehem pantes lu ya tadi gw bopong lu lemas bener tuh kaki hahah" celetuk Adam.


"Lemas dengkul gw njir buahahah" Ferdi tertawa puas.


"140 ribu pijat + di ituin tuh" jawab Ferdi sambil menyeruput kopi hangatnya.


"Sedang lah ya haha" balas Adam tertawa.


"Ngapain lu? mau nyoba? jeh gw aduin ke Ratu tau rasa lu haha" balas Ferdi dengan wajah sinis.


"Kagak lah gila kali gw" sahut Adam.


"Ya kirain. Ratu udah cantik, bersih, montok begitu masih nyari yang lain mah kebangetan lu" ucap Ferdi yang sok menasehati ketuanya.


"Iya bawel haha" Adam mengusap pundak Ferdi.


"Eh jangan dekat-dekat ya belum mandi hadas lu hahah" gerutuk Adam.


"Jeh si anying haha" sahut Ferdi.


...β€’β€’β€’| πŸ’”Introvert Berjiwa Ganda Season 2πŸ’” |β€’β€’β€’...


Kini Adam pun baru sampai rumah pukul 17.55 wib. ia langsung mencharging hape nya dan mandi sejenak untuk persiapan 3 raka'at.


Setelah selesai, Adam menghidupkan hapenya yang masih di charging untuk sekedar mengabari pujaan hatinya itu.


"Aduh, ayang dah banyak nelepon lagi" Adam kaget saat melihat log panggilannya, banyak panggilan dari Ratu yang tidak terjawab.


Adam melotot dan menebak bahwa pasti Ratu melihat dirinya masuk ke tempat pijat itu bersama wanita yang tadi mengajaknya.

__ADS_1


Dan rasa panik nya pun bertambah saat ia melihat pesan terakhir yang Ratu kirim ke dia.


Adam hanya bisa terdiam sejenak dan beranjak untuk makan sambil menunggu batrai hape nya selesai di charge.


Makan pun Adam tak berselera hanya mengaduk aduk nasi di piring tanpa memakannya satu suap pun.


Ia masih kepikiran dengan perasaan Ratu yang pasti kini sedang kecewa terhadapnya.


Alhasil, hanya empat suapan nasi yang masuk ke mukut Adam. setelah itu ia bergegas izin untuk kerumah Ratu pada bu Tini.


Diperjalanan Adam membelah jalanan layak nya orang yang kesurupan. saling mendahului kendaraan lain baik itu motor, mobil maupun truk.


Tanpa memikirkan keselamatannya, Adam melaju begitu cepat yang tanpa sadar pastinya akan membahayakan banyak orang.


Setelah kisaran 10 menit menggila di jalan raya dengan motornya, sampai lah Adam didepan rumah Ratu.


Ia mematikan mesin motornya dan mencoba mengetuk pintu.


"Assalamualaikum.."


"Andai Ratu udah bilang ke momy nya, auto di pecat nih gw jadi calon menantu nya" batin Adam bergumam dalam hati.


"Walaikumsalam, masuk bang" ucap bu Nisa yang membuka kan pintu


Adam langsung meraih tangan kanan nya bu Nisa lalu mengecupnya dengan penuh rasa penyesalan.


"Hey abang kenapa hehe?" ucap bu Nisa sambil mengusap kepala Adam merasa heran tumben sekali ia mencium tangan lebih lama dari biasanya.


"Gak apa-apa bu hehe" balas Adam yang segera mengusap air matanya agar bu Nisa tak curiga.


"Yuk masuk, bentar ibu panggilin dulu Ratunya" lanjut bu Nisa mempersilahkan Adam masuk.


"Neng ada si abang tuh didepan" bu Nisa menghampiri Ratu dikamar.


"Iya mom sebentar" Ratu langsung mengusap airmata nya dan memakai blezer tipis lalu beranjak.


Bu Nisa mulai curiga saat melihat mata Ratu yang membengkak seperti orang yang baru nangis.


"Sini" tanpa mencium tangan Adam dulu, Ratu langsung menarik nya ke teras luar.


"Tumben ay ngajak ke teras hehe" ucap Adam memulai obrolan dengan singa betina nya.


"Ngapain kamu kesini?" tanya Ratu dengan tatapan kosong.


"Buta ya ga bisa baca pesan aku" sambung Ratu dengan wajah yang begitu hambar.


Bersambung...


Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


Jangan lupa juga untuk...


...🎊🎊🎊 LIKE 🎊🎊🎊...


...🀴🏻🀴🏻 KOMENT 🀴🏻🀴🏻...


...🐝 SHARE 🐝...


...Dan...

__ADS_1


...πŸ’•πŸ’•πŸ’• Tap Love πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


...See you on the next episode...πŸŽ‰πŸ‘...


__ADS_2