Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Awal menempuh tujuan masing-masing #Part 2


__ADS_3

Beberapa menit kemudian cilok dan tahu coklat dipanci itu pun mulai mengambang. dirasa sudah cukup matang Ferdi langsung bergegas menaruh semua hasil rebusan nya ke panci gerobak bapak nya atau yang biasa dikenal dengan mas Alan.


"Alhamdulilah selesai juga hehe" Ferdi menghela nafas sambil mengelap keringetnya.


"Fer, sudah siap semua?" ucap Mas Alan yang menghampiri anak sulungnya.


"Sudah siap tuh pak" balas Ferdi.


"Yaudah bapak berangkat dulu ya, doain semoga laris manis" ucap mas Alan kembali.


"Pasti pak hehe" balas Ferdi.


"Assalamualaikum"


"Walaikumsalam pak" balas Ferdi lagi.


Singkat waktu malam pun tiba...


Selepas shalat Isya, mas Alan yang sedang istirahat dari pulang berjualan pun memanggil anak nya yang paling besar.


"Fer..."


"Yo pak, ada apa?" tanya Ferdi yang dari dalam menuju teras.


"Ini bapak ada kenalan, tukang service AC katanya dia lagi butuh orang untuk bantu-bantu para mekanik nya. kamu bersedia tidak untuk mencoba?" ucap mas Alan pada Ferdi.


Ferdi yang mendengar kabar dari bapaknya pun tentu bersemangat. mengingat dia sedang dalam fase pengangguran dan tabungan sekolah nya dulu kian menipis.


"Boleh pak, kapan Ferdi bisa kesana?" ucap Ferdi dengan senyum riang nya malam itu.


"Besok bapak antar ya ke rumah teman bapak itu?" balas mas Alan.


"Siap pak, doain selalu yang terbaik buat Ferdi ya pak hehe" Ferdi langsung mencium tangan bapaknya dengan haru.


"Gak ada orang tua yang berdoa buruk untuk anak nya fer" jawab mas Alan sambil mengusap kepala Ferdi dengan senyuman.


Keesokan harinya, kini Ferdi dan mas Alan berangkat ke tempat service AC kenalannya. mengobrol dan sekedar interview singkat seputar mesin AC pun Ferdi jawab dengan santai dan apa ada nya.


...••••🎉IBG Season 2🎉••••...


2 jam berlalu, dan akhirnya kini Ferdi resmi boleh bekerja sebagai asisten service AC di tempat itu.


"Mulai besok aja ya fer kamu datang jam 09.00 kesini" ucap owner bengkel itu yang merupakan teman mas Alan.


"Oke pak, siap saya akan datang tepat waktu. sebelumnya terima kasih ya pak" ucap Ferdi sambil menundukan sedikit kepalanya.


"Iya sama-sama udah ah santai aja kamu hehe" balas si owner.


Obrolan antar mas Alan dan sang owner pun berlanjut. namun ditengah obrolan mereka. Ferdi beranjak keluar untuk mengangkat telpon yang menghubunginya.


Beberapa menit kemudian, Ferdi masuk kembali dan izin kepada bapaknya untuk pamit pergi duluan menemui Adam di markas besar.


"Pak, mas saya pamit duluan ya hehe?" ucap Ferdi dengan sopan.


"Adam pak ngajak ketemu" sambung Ferdi dengan bahasa isyarat berbicara pelan pada bapaknya.


"Yowis fer hati-hati yo" balas mas Alan.


Dengan segera Ferdi menghidupkan motor dan membelah jalanan menuju markas besar yang tak lain dan tak bukan di Basecamp samping toko sepatu.


Next...


Di basecamp, nampak Adam dan Dafa sudah berkumpul disana. lalu Ferdi yang baru sampai pun langsung ikut bergabung dengan mereka.


"Wih bos mah lain loh haha" celetuk Adam.


"Aamiin hahah" balas Ferdi dan duduk disebelah Dafa.


"Gimana kabar kalian bre?" tanya Adam pada mereka.


"Baik sih dam gw, alhamdulilah juga gw baru diterima kerja jadi asisten tukang service AC" jelas Ferdi.


"Wih alhamdulilah benar tuh fer" jawab Adam.


"Lu sendiri gimana kabarnya daf?" Ferdi menyenggol pundak Dafa.


"Dua hari lalu gw dikenalin sama teman bokap buat ikut jaga komplek fer" tutur Dafa.


"Satpam?" tanya Ferdi dengan cepat dan tepat.


"Cakep" balas singkat Dafa yang malah merasa insecure.

__ADS_1


"Satpam di komplek mana daf?" Adam coba bertanya.


"Situ lay di komplek Navapark" balas Dafa.


"Wih komplek mewah itu mah bre" Adam yang mengetahui sedikit tentang komplek itu pun nampak membanggakan profesi baru Dafa.


"Ya begitu lah dam hehe lumayan alhamdulilah" sambung Dafa.


"Yaudah buat kalian yang kini udah pada dapet kerja, tolong kerja yang benar ya sesuai tanggung jawab kalian. jangan sampai lu pada makan gaji buta haha" celetuk Adam.


"Siap dam hehe sial lu" jawab mereka berdua.


"Lu sendiri udah kerja belum dam?" tanya Ferdi.


"Belum bre gw masih di tahap jadi beban keluarga hehe" Adam tersenyum yang padahal sebenarnya menahan rasa malu dan minder.


"Kalem, nanti gw bantu cari-cari channel ya" ucap Dafa dengan santai.


"Thanks hehe" Adam balas tersenyum.


"Mabar skuy?" tanya Adam.


"Jery dan Axel gak ikut nih?" ucap Dafa.


"Mereka masih sibuk ngurus pendaftaran kuliah bro" jelas Adam.


"Owalah jadi mereka kuliah?" tanya Ferdi.


"Yoi. Axel ngambil fakultas Sastra Indonesia so si Jery ngambil Matematika dia" ucap Adam.


"Buset.. masih hobi aja dia MTK haha" balas Ferdi.


"Yuk ah log in" pinta Dafa yang langsung memasang mode landscape.


"Gw Assasin ya?" tanya Adam.


"Silahkan bos ku haha" Ferdi memilih hero andalan nya di role Archer.


Visual salah satu skin hero andalan Adam.



Hingga singkat waktu...


Destroy menyudahi permainan nya dan berniat untuk bubaran pulang karena kini terik matahari perlahan mulai berganti senja.


"Yuk ah bre, besok gw hari pertama kerja takut kecape'an hehe" gumam Ferdi sambil berdiri mengantongi hape nya.


"Siap atuh yuk hati-hati lay" Adam mengulurkan kepalan tangan nya untuk tos'an ala Destroy.


"Buat lu juga daf kerja yang benar, walau sekedar satpam tanggung jawab lu besar. tolong jaga prinsip Destroy ya dimana pun kalian berada" tutur Adam.


"Yoi dam siap semoga lu juga cepat dapat kerja ya" balas Dafa menyambut kepala tangan Adam.


"Yuk... hati-hati bre!" teriak Ferdi sambil menancap gas motornya yang lalu diikuti oleh Dafa.


"Sukses selalu kawan" ucap Adam dengan bangga nya sambil melihat kedua temannya yang perlahan menjauh dari cakup pandangan Adam.


Tiba-tiba, suara dering hape membuat burung kesayangan Adam ikut bergetar. dengan kesal bercampur heran, Adam coba mengangkat telepon itu.


"Iya hallo?" ucap Adam yang kaget mengetahui ternyata Ratu yang menelpon.


📱 .....


"Owalah iya-iya ini aku otw ke kamu ya sayang"


📱 .....


"Yups siap, dadah sayang see you"


Telepon pun terputus.


"Otw ketemu obat rindu haha" dengan senyum manisnya Adam membatalkan niatnya untuk langsung pulang.


Menghidupkan motor bututnya dan melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalanan menuju SMK 729.


Ternyata yang tadi menelpon Adam adalah kekasihnya yaitu Ratu Permata Sari. yang ingin minta antar ke cafe sekitar sekolah untuk membahas tugas kelompoknya.


Setelah 10 menit berlalu, Adam berhenti tepat didepan Ratu yang sudah menunggu nya didepan gerbang sekolah.


"Assalamualaikum" ucap Adam.

__ADS_1


"Walaikumsalam ayang" jawab manis dari pacarnya Adam yang sambil meraih tangannya lalu ia kecup.


"Di cafe mana ay Mei ngajak ketemuannya?" tanya Adam.


"Cafe pinggir depan pangkas rambut pertigaan sana ay" Ratu menunjuk ke arah tenggara.


"Owalah cafe Kopi Angan itu mah. yaudah yuk naik sayang" pinta Adam.


Dengan semangatnya Ratu langsung duduk dibelakang memeluk tubuh besar Adam dan Adam pun menancap gas menuju cafe yang Ratu maksud itu.


"Kamu dari mana ay?" tanya Ratu dari jok kursi dibelakang Adam.


"Ngumpul sama anak Destroy biasa hehe" balas Adam.


"Mereka udah pada kerja?" lanjut Ratu.


"Udah ay alhamdulilah hehe, tinggal aku nih yang masih nganggur" balas Adam dengan sedikit malu.


"Ga apa-apa ah sayang santai aja, sekuat apapun kamu mencari kalau belum rejeki ya Allah gak akan pertemukan hehe", jelas Ratu yang membuat Adam bangga memiliki pacar setulus dia.


"Iya sayang, berarti kita jodoh kali ya kan Allah mempertemukan kita berdua hehe" balas Adam dengan sedikit gombalan mautnya.


"Gombal lu!" kesal Ratu sambil mencubit paha Adam.


"Aduh-aduh hey sayang awas nanti ku jatuh!" Adam hampir kehilangan kendali.


"Bodo..!! jatuh nya kepelukan aku ini!" Ratu membalas nya dengan senyum malu menunduk dipunggung Adam.


Jelas gombalan balik dari Ratu membuat Adam terasa terbang ke langit ke tujuh seperti lirik lagu k*ngen band.


"Sampai ay" ucap Adam sambil mematikan kunci kontak motornya.


"Okey sayang makasih ya, kamu mau gabung gak?" tanya Ratu sambil turun perlahan.


"Iya gampang nanti aku nyusul ya hehe" balas Adam sambil memarkirkan motornya.


"Aku tunggu ayang disana" lanjut Ratu dengan manjanya sambil melangkah menemui Mei dan Indah teman sekelasnya kini.


"Iya tembem ku" Adam tersenyum manis melihat tingkah pacarnya itu.


Ratu pun bergabung dengan mereka berdua dan mengobrol seputar kerja kelompok mapel KePariwisataan yang mereka rencanakan sebelumnya.


"Gimana guys? jadi nya kita mau pilih kemana nih? kalau menurut si Deny sih dia ngajak ke taman kota daerah Tangerang sana." tutur Mei.


"Lumayan jauh ya hehe" balas Indah yang mengkerutkan dahinya.


"Gak ada pilihan lain?" tanya Ratu karena takut bu Nisa tak mengizinkannya.


"Kata si Deny sih gak ada lagi hehe" jawab Mei sambil meminum jus mangga yang sudah ia pesan.


"Oh ya gw pesanin jus jambu ya kan segar nih cuaca panas gini hehe" celetuk Indah lalu langsung memanggil waiter disana.


"Oke makasih Indah, by the way tugas kelompok di kelas kita dibagi berapa kelompok sih?" ucap Ratu sambil berdiri sejenak mengambil bukunya didalam tas yang ia taruh diatas meja.


Ditengah asik nya mereka berdiskusi, datang mas waiter mengantarkan jus jambu yang Indah pesan tadi untuk Ratu.


"Misi kak mari" sapa manis dari si waiter.


"Iya terimakasih kembali" respon Indah.


Namun saat ingin melanjutkan obrolannya, tiba-tiba Adam menghampiri Ratu dan melempar jaketnya ke hadapan Ratu. sontak itu membuat Mei dan Indah kaget dengan sikap Adam yang seakan semena mena pada sahabatnya.


"Tolong pegangin ay" ucap Adam sambil duduk ikut bergabung dengan para gadis itu.


Ratu yang sudah terlanjur malu pun hanya bisa melirik temannya dan menghela nafas atas perlakuan Adam barusan.


"Iya sayang" balas Ratu dengan lembut.


"Oh ya Ratu diminum dulu nih jus nya" Indah mencairkan suasana dengan menyodorkan jus jambu kesukaan Ratu.


Ratu pun tersenyum tipis dan ingin meraih gelas itu, namun...


Bersambung...


Maaf ya guys telat update hehe, Rindu lagi gak enak badan belakangan ini. makasih buat kalian yang masih setia menunggu update novel ini ya hehe.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga gak apa-apa untuk dibaca di lain waktu.


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini.


...See you on the next episode...🎉👏...

__ADS_1


__ADS_2