Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Kejuaraan Taekwondo


__ADS_3

Tiba lah hari Senin hari dimana Ratu akan mengikuti kejuaraan Taekwondo itu. tepatnya pagi hari saat Ratu terbangun dari tidurnya pukul 09:00 wib. berhubung hari ini dia mendapat dispensasi dari sekolah, maka Ratu diliburkan oleh sekolah dan datang kesekolah hanya untuk test kesehatan dan timbang berat badan.


Serapih nya Ratu bebersih rumah, dia menghubungi Bibil teman kecilnya untuk menanyakan apakah Bibil akan ikut mendampinginya atau tidak.


📞 "Iya hallo? lu jadi ikut ga bil?"


📞 "…………"


📞 "Nah yaudah ajak aja ih bawel lu mah wkwkw"


📞 "…………"


📞 "Okey deh..yuk mari bye hehe"


"Hem..masak nasi udah, pel dan nyapu sudah sekarang giliran mandi deh hehe" ucap Ratu dengan raut wajah yang begitu senang.


Selesai mandi Ratu langsung bergegas berangkat sekolah dengan memakai baju bebas. karena memang tidak ada jam pelajaran tentunya hari ini.


...****************...


Sesampai nya di sekolah Ratu langsung menghampiri Roy dan Daniel yang sedang berdiri didepan Uks untuk mengatur dan mendisiplin kan juniornya yang akan bertarung malam nanti.


"Hai kak" ucap Ratu sambil berlari kearah senior eskulnya itu.


"Hay yo..jagoan gw ini mah ahaha" ucap Daniel sambil salaman ala taekwondo.


"Iya bem Dan, hay juga bem Roy" ucap Ratu dan bersalaman dengan Roy.


"Yoi apa kabar dek? sehat ya haha? canda Roy terlontarkan.


"Sehat alhamdulilah, btw lagi apa nih ramai-ramai di Uks?" tanya Ratu melirik sana sini nampak begitu penasaran.


"Iya kan kita mau ngedata berat badan dan kesehatan dek, sebelum kita berangkat kesana makanya kita minta bantuan anak Pmr buat ikut partisipasi hehe" jelas Daniel ke Ratu.


"Oh iya..iya siap bem" balas Ratu.


"Yaudah lu sono masuk data dulu jeh..ngapain masih disini?" tanya Roy sedikit bercanda.


"Iya hih bawel lu kek cewek mulutnya!!" sambung Ratu dengan cemberut dan beranjak ke dalam Uks.


Akhirnya kini giliran Ratu di periksa dan check up tentang kesehatannya serta berat badannya.


"Waduh berat juga gw haha" ucap Ratu sambil beranjak keluar Uks.


Ratu pun dinyatakan sehat dan dengan berat badan 49 kg, yang mengartikan nya bahwa Ratu akan bertanding dengan lawan yang beratnya dikisaran 45-50 kg.


Karena kondisi perut yang mulai tak bersahabat, akhirnya Ratu memutuskan untuk ke kantin sejenak dan mencari makanan untuk mengganjal perutnya.


Tak lama kemudian Ferdi menghampiri Ratu yang kebetulan tepat saat nya jam istirahat berlangsung.


Ferdi yang melihat setelan Ratu menggunakan levi's ketat dan tengtop hitam yang di balut kemeja tanpa dikancingi pun membuat pikiran Ferdi kacau tak karuan.


"Eh cantik banget sih lu Rat" ucap Ferdi keceplosan memuji adik kelasnya itu.


"Ahaha pangling ya? maciw kak hahaha" tertawa bahagialah Ratu untuk menutupi saltingnya itu.


"Oh ya kak nanti malam sama gw ya anterin gw mau kan?" tanya Ratu pada Ferdi.


"Iya dek..nanti gw jemput ya? siapa aja emang yang mau ikut konvoi?" tanya Ferdi.


"Palingan si Reno, Bibil dan lu kak" jawab Ratu.


"Reno siapa?" tanya Ferdi penasaran


"Um..mantan gw yang ninggalin gw pas sayang-sayangnya itu kak" balas Ratu.


"Hilih masih aja deket sama mantan cuih" ucap Ferdi.


Ratu hanya terdiam mendengar ucapan Ferdi itu.


...****************...


Waktu berjalan cukup cepat hingga senja menggantikan awan cerah sore itu. Ratu yang sedang dirumah prepare menyiapkan semuanya yang harus dibawa. di Bantu oleh Nila sang adik.


"Teh bawa bekel ga?" tanya Nila.


"Em..bawa kok udah nih mie hehe" jawab Ratu.


"Dek doain gw ya semoga menang nanti disana hehe" lanjut Ratu dengan pikiran yang tak karuan saking groginya.

__ADS_1


"Iya lah tentu pasti nya, semoga teteh menang bisa bawa mendali hehe aamiin" balas Nila mengusap wajahnya.


"Makasih ya hehe, yaudah dek salamim nanti sama momy ya kalo nanti gw berangkat dia belum keburu pulang hehe." ucap Ratu.


Ditengah obrolan kakak beradik itu, terdengar suara motor berhenti didepan rumah Ratu. Ratu yang penasaran pun langsung ke teras untuk melihat siapa yang datang. ternyata Bibil dan Reno yang sudah ready untuk gas poll mengantar Ratu ke tempat kejuaraan itu.


"Wih semangat banget haha" ucap Ratu dengan senang menyambut kedatangan mereka.


"Iya lah secara teman orok gw haha" tawa Bibil.


"Yups..betul mantan terindah hihi" ucap Reno mencoba masuk ke obrolan mereka.


"Hem..ya ya " balas Ratu sambil memutar kedua bola matanya.


"Oh ya bentar lagi ya tunggu kakak kelas gw jemput" ucap Ratu.


"Bareng siapa lagi?" tanya Reno panik.


"Senior gw hehe..sans sih ih panik bet wkwkw" tawa Ratu.


Ratu beranjak meninggalkan mereka diteras untuk mengambil perlengkapan nya dan pamit ke Nila untuk jaga rumah dan menitip kan salamnya kepada momy tercintanya yang belum pulang berdagang.


"Dek..gw berangkat dulu ya?" ucap Ratu kepada adiknya.


"Iya kak pokoknya hati-hati selalu ya hehe semangat" balas Nila sambil mencium tangan Ratu.


"Assalamualaikum.."


"Walaikumsalam" Nila mendampingi kakaknya itu sampai keteras.


"Mana kakak kelas lu rat lama amat hih" kesel bila nampak di wajahnya.


"Tau udah mau magrib ini huft.." keluh Reno.


"Sabar sih hih masih jauh ke Isya" ucap Ratu membela kakak kelasnya.


"Ya belum perjalanan nya rat, belum lagi nyari lokasinya" balas Reno yang tak mau kalah debat.


"Dah diem lu ah bawel!!" bentak Ratu yang membuat mereka berdua terdiam.


Panjang umur, tak lama diomongin oleh mereka Ferdi pun tiba dengan setelan lengkap khas ala Destroy. dari ujung rambut sampai ujung kaki semua serba hitam dan tentunya jaket berlogo Destroy dipunggung dan dada kirinya.


"Ayo Rat..berangkat" ucap Ferdi turun dari motor melirik tajam kearah Bibil dan Reno.


"Ayo kak..sebentar ya hehe" balas Ratu dengan bahagianya dan memakai jaket yang sama dengan Ferdi.


"Loh kalian kok couple, kalian pacaran?!" tanya Reno yang langsung melotot melihat Ratu mengenakan jaket couplenya itu.


"Bacot lu diem okey" perintah Ferdi mengucap singkat sambil menunjuk kearah Reno.


Reno pun kembali terdiam. dan mereka berempat pun berangkat konvoi ke Transm*rt yang berada di Jakarta Timur. di perjalanan Ratu nampak begitu dekat sekali dengan Ferdi mengobrol seputar bagaimana keadaan disana dan seperti apa lawannya kelak disana.


Jelas kedekatan itu membuat Reno yang memboncengi Bibil itu cemburu melihatnya.


"Mereka pacaran ya bil?" ucap Reno sambil mengendarai motornya


"Ga tau hih lu nanya mulu...Ratu ga pernah cerita pasal cowok itu, tapi dia pernah cerita bahwa dia ikut genk. dan kemungkinan itu yang dimaksud Ratu." jelas Bibil.


"Ehm..gitu..terus kalo Adam yang mana tuh?" tanya lagi Reno pada Bibil.


"Belum pulang dia, lagi ikut lomba di Sumatra hehe" jawab Bibil.


"Ehm..oke-oke deh thanks infonya" Reno hanya mengangguk memahami kondisi itu dan menancap gas lebih cepat untuk mengejar Ratu yang sudah berada cukup jauh didepannya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit akhirnya mereka berempat tiba di depan Transm*rt yang dituju setelah memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disediakan.


"Ayo Rat.." ajak Ferdi memimpin langkah mereka.


Ratu, Bibil dan Reno pun mengikuti Ferdi memasuki toko swalayan yang megah itu.


"Wih anjir ada ya Indom*ret segede ini haha" ucap Bibil yang senang merasakan dinginnya AC dan melihat banyaknya orang berlalu lalang untuk belanja kebutuhan sehari-hari.


"Hey ini bukan Indom*ret bege wkwk" Reno tertawa mendengar kepolosan dari temannya itu.


Tak berselang lama, Ferdi berhenti sejenak menghampiri petugas keamanan yang sedang berkeliling didalam supermarket itu. untuk menanyakan lokasi tentang kejuaraan yang diadakan oleh pihak management Transm*rt tersebut.


"Permisi pak saya numpang tanya, kalo arah untuk ke kejuaraan Taekwondo itu di sebelah mana ya?" tanya Ferdi.


"Oh mas nya lurus aja, nanti ada salon Ceria, itu belok kiri ada lift naik aja ke lantai 2 nya" tutur petugas keamanan itu.

__ADS_1


"Owalah makasih ya pak, hayu mari pak" ucap Ferdi dengan sopan sambil beranjak menuju lift yang ditunjukkan petugas tadi.


"Iya mari dek silahkan" balas ramah si petugas itu.


Mereka pun melangkah perlahan mencari lift yang tadi diberitahu, setelah sampai mereka berempat masuk dan menekan tombol didalam lift untuk ke lantai dua.


...****************...


Setelah pintu lift terbuka, tepat sekali diujung lorong sudah nampak rombongan SMK 729 yang sedang mengantri untuk masuk.


"Nah tuh dia kak ayo hehe" ajak Ratu kepada tiga temannya itu dengan semangat.


"Hay bem As hehe" ucap Ratu menyapa bu Astari yang sedang mengobrol dengan pihak penyelenggara.


"Eh hai Ratu dah sampai kamu hehe?" tanya bu Astari.


"Sudah bem nih bareng teman-teman saya hehe" balas Ratu sambil meraih tangan sabemnya itu dan mengecupnya.


"Oh ya untuk mereka para penonton dimintai uang 40 ribu ya rat untuk biaya masuknya, kecuali kakak kelasmu tuh Ferdi. itu ibu sudah tanggung." jelas bu Astari.


"Owh okey bem siap" jawab Ratu.


Ratu pun kembali menghampiri ketiga temannya dan menyampaikan apa yang bu Astari sampaikan tadi. akhirnya mereka bertiga setuju dan Reno membayar dua tiket untuk sekalian dengan Bibil.


Mereka berempat pun masuk mengikuti rombongan SMK 729, nampak pula Roy dan Daniel yang membawa bendera sekolahnya yang diikatkan pada lehernya.


Terlihat juga banyak sekolah yang menghadiri kejuaraan itu, salah satunya SMA Melati si tuan rumah karena sekolahnya berada di Jakarta Timur yang tak jauh dari Transm*rt tersebut.


Ferdi, Bibil dan Reno menduduki kursi penonton, sedangkan bu Astari mengatur anak didiknya untuk bersiap di kursi peserta.


...****************...


Dan teng...teng..!!


Pertandingan pun dimulai, berbagai sekolah menunjukan skill dan ketangkasannya masing-masing, di awali dengan Roy melawan SMA Melati di kelas Senior.


Ferdi dan kedua temannya Ratu pun cukup antusias melihat pertandingan megah itu diadakan. Ferdi nampak begitu serius melihat para Hubae saling menendang satu sama lain.


(Hubae adalah sebutan untuk Junior dalam istilah Taekwondo)


"Mei... ayo maju nak ke juri untuk di berikan nomor punggung" perintah bu Astari kepada Mei.


Mei pun beranjak dan harus berhadapan SMA Melati yang kini mampu menyusul point dari SMK 729.


"Waduh bahaya juga ya SMA Melati ini" ucap risau dari bu Astari terdengar oleh Ratu.


Ditengah pertarungan Mei dengan salah satu siswi SMA Melati, Reno ijin kepada dua temannya untuk beranjak sejenak ke toilet karena ingin buang hajat.


"Bil..ijin kamar mandi ya?" ucap Reno.


"Yaudah cepetan wkwkw" balas singkat Bibil dan kembali fokus pada pertandingan itu.


Tak berselang lama Ratu di hampiri oleh siswi SMA Melati yang berniat mengajak kenalan dengan Ratu.


"Hai..gw Sindi..lu dari SMK 729 ya? siapa namanya?" tanya Sindi yang sok kenal sok dekat pada Ratu.


"Hai iya gw Ratu" balas Ratu sambil meraih tangan Sindi dan bersalaman.


"Udah lama ikut Taekwondo?" tanya Sindi.


"Um baru beberapa bulan sih Sin, baru daftar sekolah langsung disuruh ikut kekejuaraan ini hehe" balas Ratu dengan santainya.


"Harusnya ga pantes ya lu berada disini hehe" lanjut balas Sindi dengan nada nyolotnya.


"Iya bener Sin hehe" Ratu tetap meresponnya dengan santai walau tangan nya sudah mengepal menahan amarah.


"Iya lah apalagi anak broken home yang di tinggal bapaknya selingkuh ya hahaha" ucap Sindi.


Sontak itu membuat Ratu melotot dan menatap tajam kearah Sindi.


"Maaf maksudnya apa ya?" ucap Ratu sambil menaikkan alis kanannya dan mengepal kuat kedua genggaman tangannya.


"Iya emang benerkan? lu anak broken home wkwk" ucap Sindi sambil tertawa.


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca dilain waktu.


Share juga boleh ya guys sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".

__ADS_1


...See you on the next episode......


__ADS_2