
Beberapa hari kemudian>>
Tepat nya di hari Kamis pagi pukul 09.40 siswa siswi SMK 729 sedang waktunya istirahat. di kantin, perpustakaan, dan lapangan semuanya dipenuhi para murid.
Nampak Ratu dan kelompoknya sedang berdiskusi untuk tugas Kepariwisataan atau yang biasa disingkat 'KEPAR' oleh kejuruan APH itu.
"Fix nih ya kita ke Taman Kota di Tangerang?" ucap Bagas selaku ketua kelompok.
"Jika itu bisa membuat laporan kita nanti beda dari yang lain ya oke aja. gw juga udah izin sih sama nyokap bokap gw" tutur Ratu angkat bicara.
"Naik apa kita kesana nya gas?" tanya Mei dengan wajah penasaran.
"Comutter line aja, kereta loh hehe tau kali" ucap Bagas.
"Oke deal lah, pengen cepat-cepat selesai gw tugas kaya gini bikin pusing ditambah pengeluaran nambah" gerutu Deden yang juga salah satu anggota kelompok Ratu.
"Oke deh jadwal berangkat kita besok ya? Jumat pagi bagaimana?" tanya Bagas kembali untuk meyakinkan schedule mereka.
"Boleh siap haha" balas Indah.
"Kalian lanjut dulu ya, gw mau nelpon" ucap Ratu lalu beranjak menjauh dari kelompoknya.
"Hm.." hela'an nafas Ratu sambil menunggu dering panggilan yang tak kunjung diangkat oleh Adam.
"Kemana sih nih orang kok ga diangkat" keluh Ratu yang kini menjadi jengkel.
"Hih dah lah! punya pacar susah banget di hubunginya!" Ratu yang kesal pun menghentikan panggillan itu dan kembali berdiskusi dengan Mei, Bagas, Indah dan Deden.
Disisi lain, kini dirumah Adam nampak ia sedang sibuk duduk di kursi sambil teriak-teriak gak jelas memainkan game kesukaannya yaitu AOV.
"Ah.. ah.. ya ampun harusnya mati tuh si Krixi hih!" kesal Adam yang sedang main mode solo rank.
"Eh ada telepon ga kejawab dari siapa nih?" Adam yang baru menyadari hal itu pun langsung mengecek nya dan menelpon balik Ratu setelah mengetahui bahwa Ratu yang dari tadi menelponnya.
"Ayo sayang diangkat dong hehe" Adam khawatir sendiri ga tenang di dalam kamarnya bolak balik.
"Hallo sayang?!" ucap Adam yang senang saat tau Ratu mengangkat panggilan WA nya.
📞 "Apa?! masih ingat kamu sama aku?!" bentak Ratu dengan tegas.
"Maaf cantik tadi aku baru selesai main game sorry ya" ucap Adam memelas.
📞 "Tau ah! urus aja diri sendiri" Ratu yang masih kesal pun langsung mengakhiri telepon itu.
"Aduh malah dimatiin lagi si ayang mah" keluh Adam menatap layar hapenya dan langsung spam chat ke Ratu.
Setelah 10 menit tak mendapat balasan pesan dari Ratu. Adam pun pasrah dan melanjutkan solo rank nya di games tersebut.
"Yaudah deh nanti gw telepon lagi tuh anak" ucap Adam sambil memasang mode landscape nya kembali.
Sore tiba>>
Sekitar pukul 15.15 wib hape Adam berdering keras hingga membangunkan nya dari tidur siang.
"Ehm, aduh siapa sih ganggu orang lagi asik tidur aja huah.." ucap Adam yang masih setengah sadar dan menatap layar hapenya.
"Hallo?" ucap Adam.
📞 "Selamat sore apakah benar ini bicara dengan pak Adam?"
"Eh iya bu benar sekali, ada apa ya?" balas Adam kini mulai serius menanggapinya.
📞 "Saya dari PT. SGS ingin mengundang anda tes dan interview pada Jumat jam 14.00. apa anda bersedia?"
Menyadari siapa yang sedang menelponnya. Adam bergegas baranjak duduk dari tempat tidurnya. memulihkan tenaga mengumpulkan nyawa untuk berbicara lebih lanjut ditelpon itu.
"Oh iya siap bu besok saya akan kesana untuk mengikuti tes dan interview itu. maaf sebelumnya besok harus memakai pakaian apa ya bu?" tanya Adam to the point.
📞 "Kemeja putih dan celana hitam saja"
"Baiklah bu terima kasih atas informasinya"
__ADS_1
📞 "Oke mari selamat sore"
"Iya selamat sore bu" balas Adam.
"Yuhu... Alhamdulillah ya Allah" teriak Adam dengan bahagianya sampai mengagetkan seisi penghuni rumah.
"Ada apaan dek?" tanya bu Tini yang berlari dari dapur ke kamar Adam.
"Adek dapet panggilan interview mak!" wajah riang Adam menyambut pelukan bu Tini.
"Alhamdulillah ya Allah gusti nu agung aduh anak mamah pintar banget ini" ucap bu Tini menahan tangisan haru nya sambil memeluk Adam.
"Iya mah makasih ya mah, tanpa doa mamah juga panggilan ini ga akan sampai hehe", ucap Adam dalam pelukan ibundanya.
"Iya mamah selalu berdoa yang terbaik buat adek tiap mamah shalat" ucap bu Tini lalu melepaskan pelukanmya.
"Doain lagi mah semoga adek dilancarin interview besok" sambung Adam tersenyum manis.
"He'em dek, pasti itu mah" balaa bu Tini sambil mengusap kepala Adam.
"Yaudah kamu semangat terus ya. mamah mau lanjut di dapur" sambung bu Tini lalu beranjak keluar kamar Adam.
Dengan segera Adam mengabari Ratu tentang kabar bahagia ini. dan singkat waktu Ratu pun membalas pesan itu dengan senyum bahagia saat mendengar kabar Adam mendapat panggilan interview.
Melihat moment itu, Ratu pun sekalian mengabari Adam tentang tugas Kepariwisataannya itu yang akan dilakukan di Taman Kota, Tangerang.
Seketika senyum Adam pudar saat Ratu memberitahu hal tersebut.
A : Aduh aku ga bisa antar kamu dong sayang.
R : Gak apa-apa sayang kan ada Mei dan Indah yang jagain aku.
A: beneran nih kamu ga apa-apa?
R : Iya sayang. ada Bagas dan Deden juga kok cowok nya.
A : Ada cowoknya? (nampak Adam terkejut membaca kabar itu).
Adam langsung terdiam tak berkutik membalas pesan Ratu. hati yang perlahan terbakar api cemburu mulai membayangkan hal negatif yang akan terjadi dengan Ratu dan teman cowoknya.
A : Yaudah sayang hati-hati aja walau aku gak bisa dampingi kamu ya?.
R : Iya sayang kamu juga ya semoga lancar interviewnya dan segera di terima kerja.
A : Aamiin hehe (balas Adam mengirim emot senyum palsu).
Chatting santai pun berlanjut hingga pukul 22.00 wib. Adam dan Ratu segera mengucap selamat malam dan saling mendoakan satu sama lain dalam tidurnya.
"Selamat malam cantiknya aku haha" ketik Adam di aplikasi WA.
"Iya selamat malam calon suami ku hehe assalamualaikum" balas Ratu.
"Walaikumsalam".
...•••😎 IBG Season 2 🤓•••...
Malam berganti pagi, dengan perasaan yang sama nampak Ratu yang sudah cantik siap untuk bertemu dengan teman kelompoknya untuk memenuhi tugas Kepariwisataan itu.
"Sip deh semua sudah siap. kabarin momy dan ayang dulu ah hehe" ucap Ratu sambil menunggu Meii menjemputnya.
"Momy aku berangkat ya assalamualaikum" pesan Ratu untuk momy nya.
"Ayang aku dah rapih aku lagi nunggu Mei lalu OTW, semoga kamu di terima ya dipabrik itu hati-hati selalu muach" isi pesan Ratu untuk Adam yang dibarengi foto pap cantik dari pipi bulatnya yang bertabur jerawat.
Singkat cerita, setelah berkumpul dan melanjutkan perjalanan. kini mereka bertiga sampai di stasiun Mangga Dua, Jakarta.
Berdiri berbaris dengan penumpang lainnya, dibelakang garis pembatas antara peron dan rel kereta. menunggu kereta tujuan Tangerang yang akan tiba beberapa menit lagi.
"Eh guys itu kereta nya udah sampai!" teriak Mei yang kegirangan.
"Hust Mei malu ege haha" ucap Ratu yang tentu saja ikut senang. karena ini kali pertama nya dia naik kereta di Jakarta, mengingat ia tak pernah merasakan moment ini sebelumnya saat di Subang sejak kecil.
__ADS_1
Kereta berhenti dan pintu pun terbuka, para penumpang bergegas memasukin gerbong. saling mendahulu dan berdesakan.
Untungnya, Ratu and the genk bisa ikut masuk ke gerbong tersebut. walau penuh dan padat mereka paksakan daripada harus menunggu kereta berikutnya yang akan tiba sekitar 30 menit lagi.
Pemberitahuan dari pengeras suara berbunyi memberitahukan bahwa kereta yang Ratu dan teman-temannya tumpangi di peron 3 itu akan segera melaju.
Karena tidak ada tempat duduk dan tali pegangan kereta yang bisa Ratu jangkau. dengan terpaksa dia hanya pegangan pada Mei untuk menyeimbangkan tubuhnya didalam kereta yang terus bergoyang perlahan.
Dan kereta pun berangkat menyusuri peron demi peron, menurun dan menaikkan penumpang di stasiun-stasiun yang dilewatinya. hingga kursi pun masih nampak penuh untuk mereka duduki.
"Aduh mulai pegal gw huft.." keluh Indah berbisik pada Ratu.
"Sama hehe. apalagi gw gak yang bisa berdiri lama-lama, pegal juga nih kaki" balas Ratu berbisik kembali ke telinga Indah.
"Iya lama" balas Indah menggerutu.
Tiba-tiba kereta yang melaju dengan kecepatan sedang itu pun mengurangi kecepatannya seketika saat sampai di stasiun Pal Merah. pengurangan kecepatan secara mendadak itu pun membuat para penumpang didalam gernong cukup panik hingga bahkan Ratu pun terpental sampai menubruk Bagas yang berhadapan tanpa sengaja.
"Aduh!" ucap Ratu yang kaget saat menabrak tubuh Bagas.
Tak hanya Ratu, Bagas pun langsung terkejut saat merasakan dua bola kenyal Ratu menghantam dada bidangnya.
"Waw, kerasa banget untuk seukuran anak SMK" dalam hati Bagas mengagumi bentukan itu walau tak melihatnya secara langsung.
"Eits.. hati-hati rat!" dengan spontan Bagas merangkul tubuh Ratu dalam dekapannya.
Namun Ratu yang sudah menjadi kekasih orang pun tentu menjaga diri dengan refleks langsung menghindar dari rangkulan Bagas seketika.
"Ops ya, sorry gas gak apa-apa gw oke" Ratu langsung menangkis kedua tangan Bagas dari pundaknya.
"Iya.. sorry juga rat. refleks gw maaf" ucap Bagas yang menutupi sikap saltingnya itu.
"Oke" balas singkat Ratu yang langsung berpegangan pada tangan Mei.
"Kenapa sih lu?" tanya Mei yang keheranan.
"Nothing, im fine" Ratu tersenyum palsu kearah Mei.
"Anjir.. kenapa sih bisa malah meluk si Bagas njir!" ucap yang Ratu kesal sendiri atas kejadian barusan.
Setelah melewati 11 stasiun, akhirnya mereka sampai di stasiun Rawa Buntu, Tangerang. Bagas yang sudah mengetahui lokasi Taman Kota pun langsung memimpin melanjutkan perjalanan menggunakan taksi online untuk menuju lokasi.
30 menit berlalu kini mereka sampai di Taman Kota dan tanpa basa basi ditambah rasa risih Ratu terhadap Bagas. Ratu pun langsung meminta yang lain untuk segera membuat tugas Kepariwisataan itu.
Memotret dan membuat video review tentang spot-spot unik disana mereka lakukan dengan semangat tanpa kenal lelah.
Ditengah proses pembuatan video, Ratu izin sejenak meninggalkan mereka untuk mengangkat telepon dari kekasihnya.
"Hallo sayang assalamualaikum"
📞 "Walaikumsalam, sayang udah makan?"
"Udah ayang tadi udah pada beli makan kok nasi bungkus hehe"
📞 "Yaudah alhamdulilah deh hehe, tugas kamu gimana disana? lancar?"
Ratu seketika diam sejenak karena grogi atas pertanyaan Adam barusan. membuatnya panik dan bingung haruskah kejadian dikereta tadi diceritakan sekarang atau tidak sedang kan Ratu sudah tahu jika Adam diberitahu sekarang pasti akan membuat emosinya murka dan berujung menyakiti mental Ratu tanpa sadar.
📞 "Sayang..?" (ucap Adam yang heran mengapa Ratu tak menjawab).
Bersambung...
Waduh... gimana kelanjutan nya tuh? ya tunggu di next episode dong hehe.
Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini.
...See you on the next episode...🎉👏...
__ADS_1