Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Obrolan Nakal


__ADS_3

Masih dirumah Adam, setelah selesai mandi. dari pagi hingga siang ia menyibukkan dirinya dengan bermain game di depan teras rumahnya.


Dengan sesekali mengabari Ratu yang kini mood nya sudah mulai membaik.


Seperti biasa, lagi-lagi Adam dan Agam berhasil membuat Ratu terhibur dengan candaan nya yang tidak terlalu lucu namun mampu membuat Ratu good mood kembali.


Tak terasa kini awan sore pun mulai menampakkan dirinya. Adam yang baru selesai mandi tak lupa mengabari Ratu.


Saling becanda dan bermesraan di chat seperti pasangan lainnya.


Ya, begitu lah si kembar yang jika sedang romantis akan sangat romantis melebihi Romeo. tapi jika sedang kumat di bawah pengaruh Agam, sikap nya bisa lebih kejam dari sosok iblis. sekalipun pada kekasihnya sendiri.


Saat sedang asik nya chattingan dengan Ratu, pak Anwar menghampiri kamar Adam dan memberitahu bahwa temannya ada yang datang.


Adam sempat terheran, siapa yang datang masa iya itu Axel sedangkan mereka janjian ba'dha Isya.


"Iya pak tunggu bentar gitu bilang" ucap Adam yang beranjak memakai kaos.


Setelah membuka pintu benar saja dugaan Adam, ternyata yang datang Axel seorang diri.


"Lah kok lu udah datang haha, janji agak malam geh lu ah" sapa Adam.


"Haduh hati berat mek kalau gak buru-buru di ceritain hehe" balas Axel.


"Dah duduk lah. gw siapin air putih dingin mau?" ucap Adam menawarkan minum pada sahabatnya.


"Gak usah. gw udah beli nih minuman soda, kacang kulit, kuaci dan ciki-cikian" balas Axel dengan sombongnya.


"Wih lah siap kalau begitu mah haha" balas Adam yang bersemangat mendengar hal itu.


Singkat cerita, setelah menjalankan 3 raka'at dan 4 raka'at. Adam kembali menemani Axel yang setia menunggu diterasnya sambil memakai earphonenya.


"Ada perlu apa sih mek hah serius banget nih kaya nya haha?" ucap Adam mengawali pembicaraan malam itu.


"Begini loh bre, hati gw goyah lagi njir setelah kemarin gw ngojek dapet penumpang si Thania" balas Axel.


"Buset.. serius lu?" respon Adam sedikit terkejut sambil tangan nya mulai aktif mengupas kacang dan melahap nya.


Sambil ngemil, Adam mulai mencerna apa saja yang Axel bicarakan.


Axel terus bercerita panjang lebar mulai dari kenangan masa lalu nya dengan Thania.


Gadis yang ia sukai namun harus terhalang restu orang tua Axel karena Thania tidak pernah menyentuh sayur-sayur di dapur.


Sebagai orang tua yang selektif, tentu ibu nya Axel tak sembarangan dalam memilah calon menantu.


Hingga akhirnya hubungan yang mereka bangun sejak masih duduk di bangku SMP harus mereka kandas begitu saja, syukurnya Axel berhasil melupakan Thania dan beralih cinta dengan sosok Kezia yang sedikit mengerti tentang area dapur seperti memasak, mencuci piring dan lain sebagainya.


Namun semua itu seakan sia-sia begitu saja hanya karena satu hari kemarin. rasanya ingin kembali merasakan ngobrol cantik berdua sambil menikmati kopi di Bintang Buck, tapi Axel sadar waktu tak bisa diputar kembali.


Adam yang mendengar penuturan Axel pun sempat naik pitam atas pernyataan itu.


Untuk apa mengingat mantan kembali?, sedangkan yang membuat kita bahagia sekarang adalah ya yang sekarang.


Tak seharus nya Axel semena-mena dengan Kezia. dinner dengan dia kok yang terlintas di otaknya malah sosok Thania.


Tentu Adam sedikit murka yang keciri dari nada bicaranya yang cepat dan tinggi.


"Ya bukan begitu Dam, nama nya mantan terindah Dam maklum lah kalau sulit untuk dilupakan" balas Axel sedikit membela diri.


"Eh lu dengar ya! GAK ADA MANTAN TERINDAH, KARENA KALAU DIA TERINDAH DIA GAK AKAN JADI MANTAN KITA paham lu?" ucap Adam menegaskan kalimatnya.


"Kita kan putus karena restu orang tua Dam. bukan karena kemauan sendiri" Axel terus membela diri.

__ADS_1


"Sekarang lu mikir perasaan si Kezia lah Xel. gimana perasaan nya kalau dia tau pacarnya masih ngarepin mantan nya hah!" balas Adam dengan yakin memegang teguh suaranya sambil membuka tutup botol minuman bersoda itu.


Axel yang tidak terima dengan ucapan Adam pun tak mau kalah debat.


"Lu sendiri gimana sekarang? udah bisa move on dari sosok Nindi hah?" celetuk Axel yang membuat Adam tersedak minuman soda itu.


"Bruhuk..! Uhuk.."


Soda itu sampai keluar dari lubang hidung Adam.


"Si*alan lu!" bentak Adam pada Axel.


"Jawab! lu udah pacaran lama sama Ratu. tapi apa lu udah bisa melupakan sosok Nindi dari pikiran lu?"


Adam terdiam sejenak. wajah yang tadi nya nampak emosian kini berubah drastis menjadi memelas.


Memang sulit di akui bagi Adam, bahwa sosok Nindi masih cukup sulit lepas dari pikiran Adam.


Apalagi mengingat cinta pertama itu sudah melekat kuat dalam hidupnya, kira-kira selama dua tahun terakhir saat masih sekolah.


Helm, buku diary dan beberapa lembaran kertas terukir cantik nama Nindi di sana sebelum kini sudah hangus dibakar oleh Ratu didepan mata kepala Adam sendiri.


Bagi Agam itu hal yang biasa saja bahkan ia senang melihat nya. tapi tidak bagi si perasa Adam.


Setelah cukup lama Axel mengutarakan kesedihannya pada Adam ditambah ia pun tak mau jika Ratu dan Kezia harus berdengung telinga nya karena Adam dan Axel sedang mengingat masa lalu nya.


Untuk beralih topik Axel tak sengaja bertanya pada Adam tentang bagaimana itu first kiss.


Yups, seakan obrolan lelaki memang seakan kurang lengkap jika tak membahas ke arah sana.


Axel menyinggung pengalaman nya dengan Kezia saat waktu itu melepas first kissnya atau mungkin entah sudah ke berapa kali mereka beradu bibir.


Tak mau membahas pengalamannya sendiri, Axel pun terus mengorek tentang apa saja sih yang sudah pernah Adam lakukan dengan Ratu. secara hubungan mereka sudah bukan hitungan bulan lagi.


Adam pun sempat kesal dengan Agam yang tiba-tiba menyambar obrolan mereka berdua.


"Owalah udah pernah ci*uman lu?" ucap Axel terkejut.


"Hey kaga lah itu mah enak aja lu!" bentak Adam.


"Eh ci*uman dengan kecup beda loh ya" sambung Agam.


"Beda? bukannya sama lay?" balas Axel yang mulai penasaran karena kali ini ia memang tak tau tentang hal itu.


"Beda nya apa tuh?" sambung Axel yang mulai bersemangat kembali.


"Ya kalau kecup itu hanya nempel lalu lepas seperti 'cup' udah gitu doang. itu nama nya kecup atau kecupan" balas Agam yang sok tau yang padahal memang tau.


"Kalau ci*um?" sahut Axel.


"Ya kalau ci*um itu seperti sebuah aktivitas lay. contohnya lu kecup nih bibir pacar lu. kecup aja gitu nah kalau dia ngebalas kecupan lu ya itu lah ci*uman" balas Agam dengan entengnya.


"Intinya kalau ci*uman tuh ada balasan respon lah dari si dia bre" sambungnya.


"Waw.. baru tau ane anjir haha sial lu" ucap Axel menepuk pundak Adam.


"Makanya liat Gugel" celetuk Agam.


"Si Anjir sok tahu banget sih lu!" jawab Adam dalam batinnya.


"Emang gw tahu haha wlee" Agam seakan meledek kembarannya yang polos.


"Gw pernah dengar Dam, ada beberapa cewek yang di buat ga*irah nya susah loh. itu gimana tuh?" sambung Axel menanyakan hal yang semakin diluar batas obrolannya.

__ADS_1


"Lah gw mana tau njir. udah nikah aja belum, lu yang punya pabrik file bo*kep dilaptop kok nanya ke gw haha" balas Adam.


"Lah kan gw nanya doang perspektif lu gimana hahaha" tertawa Axel puas.


"Tergantung si Xel. biasanya nih ya yang gw tahu kontak utama cewek untuk gai*rah ya di bibir dan leher." Agam lanjut menjelaskan dong.


"Ajak kissing dulu perlahan, kalau nampak dia nyaman langsung mainin tangan kita di..." omongan Agam pun harus terpotong dengan Axel yang sok tahu.


"Dada..!!" ucap Axel semangat.


"Ya kagak lah! sa*nge bener lu langsung ke sana njir." balas Agam yang greget.


"Kalau udah nampak dia nyaman, mainin tangan kita dilehernya deh. di elus manja, usapin atau puncak nya lu kecup aja deh dan bisikin kata-kata romantis ditelinga nya haha" lanjut si bodoh Agam menjelaskan lebih detail.


Adam yang melihat itu sudah makin geram dengan kembarannya itu. untuk apa menjelaskan hal yang gak seharusnya dijelaskan.


"Intinya kotak awal itu di leher dan belakang telinga nya Xel. tiup aja area itu udah bikin mereka merinding deh" sambung Agam.


"Bisa langsung bikin dia ga*irah juga tuh?" tanya Axel yang semakin kepo dengan pengetahuan liar Agam tentang hal begituan.


"Tergantung, beberapa cewek iya. jika tidak ya lanjut usap tulang belika nya di bawah leher itu terus lu hisa..."


"PPLAKK!"


Tangan Adam secara otomatis menampar wajah nya sendiri.


Berniat memutus obrolan yang sudah tidak karuan itu. tapi sayang itu malah meninbulkan kecurigaan Axel terhadap Adam.


"Hm.. Kenapa nih anak tiba-tiba nampar pipinya sendiri?" ucap Axel dalam hati nya penasaran.


"Eh iya lay ada event AOV njir ayo login ah bantu gw selesaiin tuh misi mabar" ucap Adam yang segera memiringkan hapenya memasukin mode game.


Tentu Adam sedang berusaha mengalihkan fokus pikiran nya dari obrolan negatif yang dari tadi ia bicarakan dengan Axel.


Axel pun hanya menuruti perintah ketuanya itu walau hati dan pikirannya mulai berpikir masa iya dengan cara itu bisa membangkitkan ga*irah wanita.


Entah dia akan praktek langsung ke pacarnya atau tidak. yang jelas itu menjadi ilmu baru bagi Axel yang memang gemar belajar edukasi S*ex seperti itu.


"Yuk.. gw Archer ya biasa" ucap Axel memecah suasana sambil mulai memilih karakter hero favoritnya.


Setelah asik mabar hingga tak ingat jam, tak terasa kini waktu sudah menunjukan pukul 23.40. Axel pun beranjak pamit pulang pada Adam dan kedua orang tua.


"Thanks buat hari ini ya bre.." ucap Axel yang bersiap pulang.


"Iya hati-hati kalau perlu tempat keluh resah jangan sungkan mampir kemari lay" balas Adam.


"Duluan Dam."


"Yoi" sahut Adam kembali.


Mengunci pintu, mencuci muka lalu sikat gigi Adam langsung masuk ke kamar dan mengabari Ratu yang ternyata masih online WA.


"Loh kok masih on kamu say" ucap Adam dalam batinnya yang mulai curiga.


Tentu itu menimbulkan kecurigaan terhadap nyam mengingat jadwal tidur Ratu itu tak lebih dari jam 22.00. apalagi dengan slow respon membalas pesan Adam, membuat rasa over protective nya seketika meningkat.


Tapi untungnya Agam masih bisa mengontrol perasaan Adam yang mulai terbakar api negative thingking terhadap Ratu yang entah sedang apa.


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


...See you on the next episode...🎉👏...

__ADS_1


__ADS_2