Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Penyelamatan Ratu


__ADS_3

Setelah berkumpul, dengan penuh rasa percaya diri dan dedikasi yang tinggi mereka berempat langsung gaskeun ke lokasi Ratu berada.


(Note : semua anggota Destroy dipasangkan alat Gps sederhana yang terhubung satu sama lain untuk mengetahui posisi anggotanya, dengan tujuan agar mereka bisa saling bantu disaat keadaan darurat)


Kembali ke tempat karaoke sebelumnya, seorang pria paruh baya tiba-tiba melempar seikat uang ke arah Roy.


"Aduh.." Roy terkejut dan menangkap uang itu.


"Ini ya jatah gw?" usap kepala Ratu.


"Yoi om ahaha abisin dah, gw jamin uang kembali kalau ga legit haha" tawa puas Roy dan teman-temannya.


"Gw pegang ucapan lu hah!" sambung pria itu.


"Ayo Ratu...hehe" lanjut ucap pria paruh baya itu sambil menarik Ratu ke lorong dan masuk ke salah satu kamar.


"Pesta kita bro hahaha" tawa Roy menunjukan gepokan uang itu ke temannya.


"Jelas dong bos hahahah"


Dikamar sederhana dengan lampu redup dan ranjang seadanya, Ratu terlentang begitu lemas ditengah ketidak sadarannya dengan kondisi kaki tangannya terikat diujung-ujung tiang ranjang tersebut


"Haduh..merawanin anak orang mana masih muda lagi haha" ucap pria itu sambil melepas jaketnya.


"Ehm...gw dimana ini?!" tanya Ratu yang tiba-tiba terbangun dengan mata sayunya.


"Eh cantik haha, kita akan ke langit ketujuh sayang haha" tawa puas dari pria itu sambil melanjut melepaskan celana panjangnya.


"Ih lu mau ngapain breng*sek !" Ratu panik se edan-edannya saat menyadari tubuhnya terikat diranjang itu.


"Ahhhh...! anjing lepasin gw bang*sat!!!" teriak Ratu histeris bercampur emosi yang memuncak tinggi.


"Enak aja mau lepasin lu haha, kita main kuda-kudaan dulu ya baru gw lepasin haha" ucap pria tersebut sambil meminum bir abok yang sudah tertata rapih meja kamar itu.


Diruangan utama Roy tanpa alasan yang jelas, langsung pergi meninggalkan tempat karaoke itu.


"Heheh, gw udah megang kelemahan lu Destroy" ucap Roy dibarengi senyum tajam bagai iblis bermuka dua dan langsung tancap gas sepeda motorny lalu pergi.


Kembali ke Ratu, di dalam dia begitu histeris sampai air mata nya tak mampu lagi ia bendung.


"Kak Adam tolongin gw, momy, papah!!!" teriaknya begitu pasrah.


"Berisik rat haha ga akan ada yang nolongin lu disini paham hah!" bentak pria itu sambil mengambil pengaman kontrasepsi untuk berhubungan intim atau singkatnya biasa kita sebut Kond*m.


"Ih anjing lu cowok ga punya nyali lu bang*sat!" Ratu menghina pria itu dengan wajah penuh amarah.


"Bacot lu!" teriak pria itu sambil merobek seragam dan rok sekolah Ratu.


"Hah...ini baru cantik sayang.." pria itu begitu bahagia saat melihat Ratu kini hanya memakai tengtop dan celana strecth nya.


"Jangan sentuh gw lu anjing" Ratu menangis sambil mencoba menghempitkan kedua kakinya namun tentu tidak bisa karena ikatan di kedua ujung kakinya begitu kuat.


Dengan gairah yang memuncak saat melihat kemolekan tubuh Ratu, pria itu langsung melucuti pakaiannya dan menyisakan celana boxer pendeknya.


"Hih najis lu tol*ol !" Ratu palingkan pandangannya ke arah lain.

__ADS_1


"Najis-najis juga nanti lu hisap neng haha" ucap pria itu dengan rasa percaya dirinya.


"Ehm..yuk kita unboxing tubuh lu rat haha" pria itu mulai naik ke kasur dan mengendus-endus tubuh Ratu yang memiliki aroma yang begitu khas.


"Cuih"


Ratu meludahi wajah tersebut.


"Yeh..gob*lok lu gw kasih enak kaga mau hah!"


"Plak!"


Tamparan keras melayang ke pipi chubby Ratu.


Ratu pun terdiam menahan perihnya tamparan dari laki-laki itu.


"Kak Adam..tolongin aku kak, papah" ucap batin Ratu dibarengi tetesan airmata yang sudah membanjiri wajahnya.


Pria itu mulai menyentuh pipi Ratu, begitu bahagianya dia melihat tubuh Ratu yang begitu molek dan seksi.


"Ukuran berapa itu cantik? gw baru liat anak SMA kelas satu udah sepadat dan sebesar ini hah wkwk" puji nya sembari memandangi gunung indah Ratu yang bersembunyi di balik tengtop dan bra nya.


Ratu hanya memalingkan wajahnya yang sudah begitu muak dan jijik melihat tingkah pria kurang ngajar itu.


"Ehm..biar lebih asik kita tutup dulu ya neng wkwk" pria itu mengambil solasi hitam dan menutup mulut Ratu.


Sontak itu membuat Ratu histeris kembali berontak sana sini mencoba teriak namun tak bisa.


"Ehm...! hemmm..! em...!" hanya itu yang terucap dari mulut Ratu yang terbungkam.


Ratu pun hanya bisa putus asa dan mengikhlaskan keperawanan yang akan direnggut oleh makhluk yang sikapnya tak lebih baik dari seekor anjing itu.


"Ehm..ach..wangi nya rat!" erangan pria itu saat lidahnya menjamah menggerayangi ketiak Ratu yang bersih tanpa bulu dan berkulit putih itu.


Dan kini, Ratu benar-benar pasrah dan menangisi nasibnya yang mungkin tak akan suci lagi setelah malam ini.


"Ngggeeeeng.....cesh"


Suara motor Adam dan ketiga temannya yang baru sampai di depan tempat maksiat itu.


"Huft...Anjir tempat begini lu Rat di bawa ke sini bang*sat!" Agam turun dari motor dan melepas helmnya menghela nafas menahan emosi.


"Perasaan gw sih ga enak nih dam" ucap Axel.


"Udeh pasti lah xel" sambung Ferdi.


"Suara siulan panjang dari mulut Agam"


"Siap..!" jawab serentak Destroy mengucap seakan memahami maksud petingginya itu


Tanpa pikir panjang Axel, Dafa, dan Ferdi langsung bergegas menyebar mengelilingi tempat Karaoke itu.


Tak perlu waktu lama, dalam waktu kurang dari tiga menit mereka bertiga langsung kembali menghadap Adam.


"Gimana?" tanya Agam pada mereka.

__ADS_1


"Kalo gw nemuin CCTV di bagian samping dan depan ruko ini dam, jadi lebih hati-hati aja nanti pas kita masuk." ucap Axel laporan.


"Kalo di gw ada dua penjaga di bagian belakang tuh dam." lanjut Ferdi ikut menjelaskan.


"Di samping dekat pojok kran air disana ada jendela ga kekunci dam, kemungkinan itu jalur ter aman kita untuk keluar masuk". ucap Dafa yang tak mau kalah menjelaskan dari kedua temannya.


"Oke laporan gw terima"


"Nih pakai" Agam melempar masker, kaca mata hitam dan topi ke mereka bertiga.


Author : Waw...menganalisa dan memahami kondisi sekitar sebelum masuk ke medan perang, untuk mencegah beberapa kemungkinan yang tak diinginkan akan terjadi ya..ehm..strategi yang cantik.


Agam : Makanya jangan heran kalo gw sering bicara sendiri thor, gw bicara dengan imajinasi gw, bukan dengan sosok nyata seperti kalian-kalian yang normal.


Setelah memakai perlengkapan yang di berikan Agam tadi, mereka langsung mencerna bahasa isyarat yang Agam jelaskan melalui gerakan tangannya.


"Yuk..siap gw" Axel langsung bergegas lalu diikuti oleh ketiga temannya.


Agam berjalan santai di belakang mereka bertiga.


Dengan sigap dan penuh hati-hati serta langkah yang teliti, Ferdi memancing kedua penjaga di sisi belakang dan secara tepat Axel menghantam leher penjaga tersebut hingga tak sadarkan diri.


Agam menghampiri mereka dengan logat bangga melihat kerja tim yang dilakukan oleh teman-temannya itu.


Tanpa pikir panjang, dengan keberanian dan tekad cintanya untuk Ratu, Agam langsung masuk tanpa rasa takut sedikit pun.


Dengan perlahan Agam berjalan santai sambil mengusap dinding tempat itu dari awal dia masuk hingga ke ruang utama yang dipenuhi oleh wanita-wanita seksi.


Agam terus mengusap dinding, meraba tekstur dinding tersebut selama dia berjalan didalam sana.


Ditengah langkah Agam saat berjalan, tiba-tiba seorang wanita cantik menarik tubuh Agam kesofa dan menindihnya.


"Hallo mas..main yuk haha aku lagi pengen.." goda wanita itu merayu Adam.


Agam terus memberontak namun wanita itu cukup kuat menindihi tubuhnya.


"Ah..ayo sayang kita main, ku ingin merasakan tubuhmu." ucap Agam spontan sambil memegang pipi wanita itu.


"Ah.. ayo mas.. ku ingin punya kamu" balas wanita itu begitu manja sembari menggigit bibir kirinya.


Tanpa ragu dan berpikir dosa diakhirat, Agam langsung membalikkan posisi hingga kini Agam yang menindihi wanita itu.


Tiba-tiba Agam memeluk tubuh wanita itu dan memukul lehernya dengan sedikit hentakan hingga si wanita itu tak sadarkan diri.


Agam langsung kembali berjalan dengan tetap meraba dinding yang ia lewati.


Saat Agam melewati salah satu kamar, terdengar suara rintihan yang tak asing dia kenal yaitu suara adik kelasnya yang tak lain adalah Ratu Permata Sari.


"Ahh..ach..lepasin gw baji*ngan!!" teriak Ratu keras dari dalam ruangan itu.


Dengan emosi yang pecah di kepala Agam, dia langsung menghampiri kamar tersebut dengan mengumpulkan semua tenaganya untuk difokuskan pada kaki kiri nya dan...


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".

__ADS_1


...See you on the next episode......


__ADS_2