
Namun bukan menghentikan aksinya, Adam malah menggeser posisi Ratna hingga tel entang dan melepas jari tengah nya lalu menundukkan kepala untuk menye sap cairan yang keluar dari jeruk istrinya.
"Ahm.. srlup.. muah am" Adam terus menj ilatinya sambil menahan kedua pa ha Ratna agar terus terbuka lebar.
"Ehm.. say udah dong ah!" Ratna hanya bisa pasrah sambil meremas sprai tempat tidurnya.
Hingga setelah selesai menikmati jeruk harum manisnya, Adam tanpa izin terlebih dahulu langsung melucuti pakaiannya dan menindih tubuh Ratna.
"Aduh sayang perlahan dong please... Aaah ehm.." Suara nakal itu kembali terlepas dari mulut Ratna saat jeruknya merasa menelan sesuatu yang besar nan berurat.
"Auh... Waw" Ratna tersenyum malu merasakan sesaknya lubang yang di penuhi milik suaminya.
"Kenapa? penuh ya hm?" Tanya Adam yang menatap dalam mata Ratna dan mulai menggerakkan pinggulnya.
Ratna tak mampu membalas pertanyaan Adam, dengan refleks ia menarik tengkuk suaminya dan mengajak nya bertukar saliva kembali.
"Muach ah ehm.."
Hanya suara nakal itu yang terlepas di sela peraduan bibir sepasang pasutri ini.
"Ayo buat aku terbang sayang" Bisik Ratna di telinga Adam sambil menggigitnya manja.
Mendengar permintaan yang tak mungkin bisa ia tolak, Adam pun langsung mempercepat tempo gerakannya hingga membuat Ratna terus menggeliat karena sensasi yang luar biasa itu.
Malam itu mereka lewati dengan begitu panas di atas ranjang demi menyalurkan has rat nya yang sudah lama tertunda karena Ratu sakit.
Berbagai gaya dan posisi sudah Adam kupas tuntas dengan kembaran istrinya hingga tak terasa mereka tertidur setelah bertempur 3 ronde semalaman.
...π€΅π»π°π»"Introvert Berjiwa Ganda Season 3" π°π»π€΅π»...
Keesokan paginya, Ratna terbangun duluan karena ingin buang air kecil. memakai tanktop over size dan celana gemas yang biasa ia pakai.
"Ehm seram juga ya dampak pakai baju dinas ini haha" Ratna mengambil dress pinknya di lantai dan membawanya untuk di taruh di bak cucian.
"Aw... sh it pada nyeri badan gw anjir hehe" Ucap nya sambil berjalan ke kamar mandi.
Saat keluar kebetulan sang momy pun sudah bangun dan sedang menyiapkan sarapan. dengan sopan tentu saja Ratna tak membiarkan hal itu terjadi.
"Mom udah sini aku aja yang buat sarapan hehe" Ucap Ratna sambil tersenyum.
"Uhm.. yang abis main semalam ya haha, merayu mom nya" Celetuk bu Nisa saat melihat leher anaknya di hiasi tanda kepemilikan Adam.
Memang Ratna masa bodo dan ceroboh hingga dengan santainya ia tak menutupi lehernya yang padahal Ratu sangat malu jika sampai tato dari suaminya terlihat orang lain termasuk keluarganya sendiri. tapi sayang itu tak berlaku bagi Ratna.
"Gak gitu juga hehe, sesekali aku yang siapin mom" Ucap Ratna kembali yang langsung meraih spatula di wajan.
"Yaudah momy tinggal dulu ya beberes yang lain. awas jangan sampai gosong, nanti pahit loh" Sahut bu Nisa dan beranjak ke ruang tengah.
__ADS_1
Di sisi lain, kini terbangun lah sosok Agam di kamar. ia cukup di buat panik saat melihat istri tercintanya sudah tidak ada di kasur.
"Lah sayang? kamu kemana?" Ucap Agam yang berbicara sendiri.
Dengan segera ia mengambil celana pendek nya dan langsung memakai tanpa di balut cel ana Da lam terlebih dahulu.
"Ouh wangi nya masakan istri ku hehe" Agam tersenyum lebar saat menoleh ke dapur.
"Hey nakal ngintip-ngintip kau" Balas senyum Ratna.
"Seksi banget ya istri lu kalau baru bangun tidur Dam haha" Celetuk Agam sambil menatap bongkahan padat di balik celana gemas dan tanktop Ratna.
"Pagi-pagi udah ngelamun jorok kamu mah" Balas Ratna yang menyadari niat Agam dari tatapan matanya.
"Masak apa sayang?" Agam memeluk tubuh sekal istrinya dari belakang.
"Gak masak, cuma goreng ayam ungkap aja yank biar praktis" Jawab Ratna sambil menoleh kebelakang.
"Morning kiss aku mana?" Tanya manja Agam sambil mengendus leher Ratna.
Dengan pengertian Ratna membalikkan tubuh dan menyesap bibir suaminya sejenak lalu kembali menggoreng.
"Muuach dah hihi"
"Makasih sayang" Agam balas mengecup pipi Ratna dan beranjak sebentar ke kamar mandi.
Tentu hal itu membuat Ratna kaget bahkan risih dengan serangan dadakan dari suaminya di dapur.
"Ish sayang! awas aku lagi masak hey idih nakal banget deh. ay lepas dulu hm" Gerutu Ratna sambil coba menghindar.
Namun tenaga Agam tentu lebih besar dengan semakin mendekapnya ke pelukan dan mere mas buah itu perlahan.
Apalagi kedua jarinya semakin liar memutar dan memelintir boba yang mulai membesar itu, membuat rasa kesal Ratna berubah jadi nafas yang ter engah-engah.
"Aku pengen lagi" Bisik Agam dan langsung menarik pinggul Ratna.
Menurunkan celana gemas istrinya dan...
Jleebbb!
Pisang ambon yang besar berurat itu kembali memenuhi sarang yang seharusnya.
Dengan perlahan Agam menggerakkan pinggulnya maju mundur membuat bumper depan Ratna mulai terguncang tak karuan.
"Sayang kenapa sih hm... Ah!" Ucap Ratna sambil mencoba fokus goreng ayam walau dirinya sedang di gagahi dari belakang.
"Sebentar aja loh hihi" Sambung Agam sambil terus mere mas bok ong istrinya dan terus memaju mundurkan pisangnya.
Namun, tengah asiknya berkembang biak di dapur tiba-tiba terdengar langkah kaki bu Nisa yang ingin masuk ke dapur.
__ADS_1
"Neng sudah belum goreng nya?" Tanya bu Nisa yang sudah rapih menggunakan seragam Yukalt Lady nya.
Tepat beberapa detik sebelum mertuanya ke dapur, Agam refleks melepas penyatuan itu dan kembali merapihkan celana masing-masing.
"Ini mah satu potong lagi hehe" Jawab Agam dengan gesit.
"Eh ada abang hehe, yaudah cepat ya abis itu makan bareng" Bu Nisa kembali keluar untuk bebersih rumah dan siap-siap berangkat kerja.
"Kita lanjut nanti ya, kalau gak pusing nanti kepala bawah ku hehe" Ucap Agam dan beranjak ke kamar.
"Hem ... entah lah gi la kamu say" Sahut Ratna dengan kaki yang gemetar merasakan geli di segitiganya.
Singkat cerita, setelah semua selesai sarapan dan bu Nisa berangkat kerja.
Sisa lah Nila yang baru saja selesai mencuci sepatunya dan kembali bersantai di kamar.
"Sayang lihat handuk gak?" Ucap Ratna yang kesal mencari handuk yang tak kunjung ketemu.
"Hm ... ay kamu lihat?" Ratna menoleh ke kamar dan ternyata handuknya sedang dipakai untuk menyelimuti suaminya.
"Ih nanti bau apek sayang" Ratna menghampiri Agam dan langsung menarik handuknya hingga...
Duuarrr!
Betapa kagetnya Ratna saat melihat cacing Agam sudah berdiri tegak di balik handuk berwarna merah itu.
"Ehm ..." Nafas sang istri pun kembali membara sambil menatap tajam ke arah pisang favoritnya.
Bersambung...
Sorry banget ya untuk yang nunggu lama, akhir-akhir ini Rindu lagi banyak masalah. Jadi gak sempat up cerita si kembar.
Penasaran sepanas apa episode selanjutnya?ππΌπ€.
Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 3 'Setelah Nikah'".
Jangan lupa juga untuk...
...ππ»ππ»ππ» LIKE ππ»ππ»ππ»...
...βπ»βπ»KOMENT βπ»βπ»...
...π€³ SHARE π€³π»...
...Dan...
...πππ Tap Love πππ...
...π€΅π»π°π»Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...πππ»...
__ADS_1