Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Pertama Kali Malam Mingguan #Part 2


__ADS_3

Ratu berdiri dan menggenggam tangan Adam.


"Apapun yang kamu pilihin buat aku, akan aku makan kak. aku percaya kamu pasti akan pilihin yang terbaik buat orang yang kamu sayang ya hehe" Ratu menenangkan kekasihnya dengan rasa percaya diri.


Adam yang tadinya kesal diujung kepala, mendengar penuturan Ratu jadi terkesima hingga salah tingkah saat itu juga.


"Ehm..eh i.. iya sayang yaudah kamu duduk, aku pesenin oke" ucap Adam kembali luluh lagi.


Ratu mengangguk dan kembali duduk. beberapa menit kemudian nasi goreng pun tiba. Adam mengelap sendok dan garpu untuk Ratu dan dirinya.


Setelah berdoa, mereka makan bersama dengan penuh senyuman. canda tawa nampak terlihat di wajah mereka berdua. menuturkan perasaan senang yang tersirat saat itu.


"Ratu, ehm sebelum nya aku boleh minta sesuatu?" tanya Adam memulai obrolan serius.


"Apa tuh kak?" ucap Ratu sambil menguyah kerupuk.


"Sekarang kan kamu pacar aku" ucap Adam meraih tangan Ratu.


"Iya dong kak hehe" balas Ratu.


"Aku mau kedepan nya kalo kita main lagi tolong jangan pakai style begini ya" sambung Adam.


"Ehm kenapa kak? kan emang aku dari dulu style nya begini" Ratu mulai heran.


"Ya kan itu dulu sebelum sama aku, sekarang kamu pacar aku jadi aku berhak dong sedikit memberi saran untuk pacar aku hehe" balas Adam tetap manis.


"Memang jelek ya kak aku pakai style begini?" Ratu menundukkan kepalanya.


"Engga kok, kamu cantik sayang. cuma kurang enak aja diliatnya celana bolong-bolong, kemeja ga dikancingi menunjukan kemolekan tubuh mu sayang" balas Adam sambil melirik ke arah dada Ratu yang nampak bulat sempurna.


"Ehm iya kak" balas Ratu.


"Kamu boleh di rumah pakai tengtop, baju tidur atau dress tipis terserah. tapi kalo keluar rumah aku ga mau kamu menunjukan kemolekan tubuhmu." ujar Adam.


"Ga ada pria yang rela wanitanya di jadikan tontonan oleh pria lain. paham ya sayang?" Adam mengusap tangan Ratu.


"Kak Adam sayang banget ya sama aku hehe" Ratu tersipu malu mendengar ucapan Adam yang nampak begitu peduli dengan dirinya, sampai cara berpakaiannya pun harus ia komentari.


"Ya sayang lah cantik, kalo ga sayang ga mungkin aku masih ngejar-ngejar kamu walau udah pernah di tolak kan hehe" balas Adam.


"Iya kak, makasih ya udah nasehatin aku." jawan Ratu.


"Iya sama-sama sayang, yaudah ayo dihabisin makan nya hehe" balas Adam.


"Iya kak ayo" Ratu melanjutkan makannya.


Setelah makan nasi goreng di kios pinggir jalan, Adam memutuskan untuk menyudahi malam indah itu dan kembali ke rumah Ratu.


"Kak ngebut dong!" teriak Ratu dari belakang Adam.


"Asiap yuk pegangan hehe!" Adam menarik tuas gas nya dan melaju kencang menembus tak terbatas dan melampaui nya.


Ratu memeluk erat tubuh Adam dari belakang. Adam yang menyadarinya langsung meraih tangan Ratu yang melingkar erat di perutnya. mengusap dan memainkan jemari lentiknya Ratu dengan begitu romantis.

__ADS_1


Ratu hanya bisa tersenyum merasakan kasih sayang luar biasa dari sosok Adam, membenamkan pipi cantiknya di punggung sang kekasih.


...****************...


Sesampai nya dirumah Ratu, mereka berdua duduk santai diruang tamu untuk sekedar mengobrol ringan. sedangkan ibu dan adik Ratu sedang asik di kamar bermain ponsel mereka.


"Makasih ya dek, kamu sudah memberikan warna untuk hidup aku" Adam tersenyum manis memegang tangan Ratu.


"Iya kak sama-sama hehe, aku juga makasih ya kakak udah bersedia jadi abang dan papah aku" balas Ratu.


"Aku mencintaimu rat" ucap Adam menatap dalam mata cantik Ratu.


"I love you too" balas Ratu dengan pipi yang mulai memerah saat Adam mendekati wajahnya.


Semakin lama semakin dekat hingga Adam pun memejamkan matanya dan perlahan menempelkan bibirnya dengan bibir Ratu yang nampak segar dengan balutan lipthin merah muda.


Ratu terdiam tak berani berkutik saat Adam mengecup dan mulai melu*mat bibir manisnya. tubuhnya masih mematung merasakan hangat dari moment tersebut.


Namun perlahan, Ratu memberanikan diri untuk membalas ci*uman Adam yang sedari tadi memancing gairahnya. hingga pertukaran saliva pun tak terhindarkan di malam itu.


Beberapa saat kemudian Adam melepas bibir Ratu lalu memeluknya dengan erat. Ratu pun membalas pelukan itu dengan bahagia.


"Makasih ya sayang" bisik Adam ditelinga Ratu.


"Makasih kembali kak" balas Ratu yang nyaman didekapan dada bidang kekasihnya.


"Oh iya dek, lusa aku mau tour sekolah perpisahan loh ke malang. aku tinggal kamu ga apa-apa kan?" ucap Adam.


"Hm..adik mau ditinggal lagi sama abang?" Ratu memelas menatap wajah Adam.


"Yaudah hati-hati selalu ya, jaga kesehatan dan ingat! jangan nakal sama cewek-cewek disana!" ucap Ratu tegas menunjuk wajah Adam.


"Iya sayang... mana mungkin sih aku berpaling jika hati ku sudah berlabuh nyaman di hatimu hah" balas Adam sambil meraih telunjuk Ratu dan menggigitnya manja.


"Ah aduh..em" Ratu langsung menarik jarinya dan memanyunkan bibir seksinya menunjukan ekspresi badmood seketika.


"Dah ah jangan sedih ya, aku akan baik-baik aja kok sayang" Adam memeluk Ratu memanjakan nya kembali.


"Okey" jawab singkat dari gadis mungil itu.


Jam dinding menunjukkan pukul 22.00 wib. Adam sudah prepare pulang dari rumah Ratu. setelah izin dengan bu Nisa, Adam melaju dengan motor butut membelah jalanan yang kini sudah terasa sepi dari lalu lalang nya para pengendara.


...****************...


Keesokan hari nya di hari minggu, Destroy sudah siaga ngumpul di markas besar mereka yang tak lain dan tak bukan yaitu di BC samping toko sepatu.


"Yuk log in mek!" perintah Axel.


"Asiap bre..." balas Dafa samping memiringkan ponselnya.


"Gw mage ya biasa jagoan gw haha" ucap Ferdi yang menyusul ikut mabar dengan kedua temannya.


"Dam lu ikutan ga? perlu assasin nih kita!" teriak Axel memanggil Adam yang sedang mengelap motor kesayangannya yang dia juluki sebagai 'Black Iron'.

__ADS_1


"Weh siap lah..! dah gila kau ga ngajak gw mah haha." Adam berlari dan ikut gabung dengan mereka.


Dan peraduan bacot bahasa kasar pun, baru dimulai. mereka saling fokus satu sama lain dalam permainan nya. dengan komposisi team Axel sebagai player Archer, Dafa memegang hero Warrior, Ferdi memakai role Mage dan Adam mengisi posisi Assasin atau jungler.


"Ah.. ach... ah oh no bantu anj*r woy Dafa to..tolong a..ach!!" suara Adam panik histeris. saat hero nya dibuat sekarat oleh tim lawan.


Ketiga teman nya melirik sinis kearah Adam.


"Kenape lu malah pada melongo, bukan nye bantu gw lu hah!" ucap Adam kesal.


"Ya ga usah kek mendesah begitu juga dam hahaha" ucap Axel tertawa puas melihat ulah Adam barusan.


"Tau lu ga usah kek mendesah gitu bang*sat ! di kira kumpul kebo mesum homo kita nanti sama warga di sini hahaha" lanjut Dafa ikut menertawakan ketuanya.


"Ya maaf hahaha refleks panik njir hehe" balas Adam dengan wajah salting menahan rasa malu.


1 jam berlalu mereka mabar, setelah selesai mereka berempat mulai menulis apa saja yang harus di siap kan untuk besok pagi berangkat ke malang tepatnya gunung Bromo, Jawa Timur.


"Baju, jaket mah ga perlu banyak-banyak kan lay?" tanya Adam.


"Ga perlu kok bawa aja 2 atau 3 setel dam" balas Axel.


"Okey haha" Adam melanjutkan catatannya.


Setelah dirasa cukup, mereka memutuskan untuk bubar dan mempersiapkan semuanya untuk acara besok.


Na'asnya di saat perjalanan pulang, Adam mengalami sedikit insiden kecelakaan. dimana saat sedang mengendarai motornya tiba-tiba sebuah mobil belok ke arah kiri tanpa memberi tanda lampu sein sebelumnya.


Alhasil Adam harus terjatuh dan tertimpa stang motor yang tepat menghantam paha kirinya.


"Argh...aw!!" teriak Adam yang sudah terbaring di pinggir jalan dengan kaki terjepit.


Sial nya si mobil pelaku itu tak bertanggung jawab dan malah melarikan diri dengan ngebut se'edan-edannya.


Tentu warga sekitar yang melihat kejadian itu pun tak tinggal diam, mereka langsung menghampiri Adam dan membawanya ke warung terdekat untuk beristirahat sejenak.


"Dek kamu ga apa-apa? perlu kerumah sakit ga?" tanya seorang bapak yang menolong Adam.


"Engga kok pak, ga perlu hehe" balas Adam sambil mengusap pahanya yang masih terasa ngilu.


Bukan karena tak perlu kerumah sakit, tepatnya Adam menolak ajakan itu karena dia berpikir pasti akan semakin menyulitkan ekonomi keluarganya jika ia harus dibawa kerumah sakit. mengingat biaya rumah sakit yang tidak lah murah ditambah Adam tak punya BPJS.


Disisi lain, entah karena firasat atau sebuah perasaan yang saling terhubung, di rumah Ratu seketika merasakan sesak nafas hingga membuatnya tersungkur ke sofa tiba-tiba.


Ratu mengusap dadanya dengan perlahan dan mencoba mengatur nafasnya secara normal walau masih tersedak dan sesak ia rasakan.


"Ya allah ada apa ini? kenapa nafas hamba sakit tiba-tiba ya" Ratu merasakan ada firasat buruk yang menimpa orang kesayangannya.


Bersambung...


Emang setiap pasangan bisa memiliki ikatan batin ya? kek misal si Cowok lagi sakit, lalu si Cewek nya bisa merasakan gitu apa yang si cowok rasakan kek saling terhubung. atau entah hehe..


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.

__ADS_1


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".


...See you on the next episode......


__ADS_2