Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Balas Dendam


__ADS_3

Melihat ulah mereka refleks Agam pun tak mungkin tinggal diam, Agam berdiri dan langsung dan mencengkram leher dia yang menumpahkan es ke rok nya Ratu.


Agam mencengkram dengan kuat leher salah satu teman nya Roy itu sambil menatapnya penuh amarah.


Ratu yang sedang duduk di samping Adam pun sontak kaget melihat Amarah Adam Sebegitu nya hanya demi diri nya.


Dua orang teman Roy lain nya tentu saja mencoba melerai Adam, namun Respon Destroy yaitu Dafa, Ferdi, dan Axel pastinya lebih dulu dari mereka.


Ferdi langsung mendorong tubuh mereka menjauhkan nya dari Adam" Eh eh..mau ngapain lu hah? keroyokan? kek banci tau ga lu hah?!" Bentak Ferdi ke mereka di barengi Dafa dan Axel yang melakukan hal sama kepada dua teman nya Roy.


"Lu boleh kesel sama gw, lu boleh marah sama gw lu boleh dendam sama Destroy!" Agam bicara dengan suara pelan namun intonasi yang berat karena menahan emosi yang sesungguh nya sudah tak bisa lagi di pendam.


"A...ek..ah..ek..eh.em..ma..maaf." Suara rintihan temen Roy yang kesulitan bernafas karna lehernya di Cengkram Agam.


Agam pun melanjutkan pembicaraannya dengan masih mencekik leher teman nya Roy."Tapi jangan pernah lu melibatkan orang ga bersalah apalagi dia perempuan NGERTI LU?" Teriak Agam depan wajah nya.


Agam pun mendorong tubuh temen Roy itu sampai tersungkur tergeletak ke tanah.


"Pergi lu!" Bentak Agam ke mereka bertiga.


Ferdi, Dafa dan Axel pun melepaskan mereka.


"Pergi sono lu jangan balik lagi" Sambung Dafa yang ikut membentaknya.


"Awas lu dam, gw panggil bos Roy biar abis lu semua" Ucap salah satu dari mereka mengancam dan lalu pergi meninggalkan Destroy di depan Uks.


"Pergi dah lu sana ah..ganggu aja lu haha" Ucap Axel duduk kembali.


"Lu ga apa apa bener tu?" Ucap Agam spontan sambil mencoba membersihkan rok Ratu yang basah dengan sapu tangan Agam.


"Eh engga engga apa apa kak Adam " Ucap Ratu sambil mencoba menghalangi tangan Agam.


"Hey Ratu dengar ya! mereka datang karena gw, karena gw lu jadi terlibat" Agam mencoba menjelaskan.


"Kak serius ga us.." Ucap Ratu terputus karna tangan Agam tak sengaja memegang tangan Ratu.


wajah nya pun saling bertatapan dengan raut wajah penuh senyum manis.


"Ratu..kenapa sih kalo lu berhadapan sama gw , pipi lu memerah noh kek bakpau anget hehe" Ucap Agam pelan depan wajah Ratu.


Ratu pun malu luar biasa saat Agam bicara begitu "ih kakak apaan sih hm.." Ucap nya sambil menendang Agam sampai tersungkur jatuh.


"Aduh duh...suwe lu rat" Adam meringis kesakitan namun tersenyum ke Ratu.


"Uhuk uhuk..ciye mulai akrab nih any*ng haha" Axel meledek mereka berdua.


"Ahaha bisa aja kak Axel" Ratu membalas ucapan Axel sambil memainkan kaki nya sendiri salting.


"Ih kak Adam mereka bener bener keterlaluan, siapa sih mereka ? tuh rok gw basah sampai kedalam loh lengket nya kena ke paha gw kak heem" Ucap Ratu ngedumel atas perlakuan teman teman nya Roy.


Agam melotot dengan penuh amarah, Agam pun bangun dan berkumpul dengan Dafa, Ferdi, dan Axel.


"Lay sini lay.." Ucap Agam mengajak mereka berunding.


Mereka berempat pun berkumpul, Ratu hanya duduk memperhatikan mereka.


Agam pun menjelaskan strategi balas dendam yang cocok untuk mereka bertiga tadi, dengan gerakan bibir tanpa bersuara, dan gerak gerik bahasa isyarat yang hanya Destroy yang mengerti penjelasan Agam.


Mereka bertiga pun meng'anggukan kepala mengerti apa yang ingin Agam lakukan selanjutnya.


Tanpa sadar Ratu pun ikut memperhatikan gerakan bibir Agam dan bahasa isyarat dari tangan nya sedari tadi.


Tiba tiba Ratu menyeletuk angkat bicara di tengah keheningan diskusi mereka "Masang ranjau paku? di tengah jalan Depan kolam renang toko sepatu Daxen tepat pukul 06.34? untuk apa kak semua itu?" Ratu dengan santai bicara.

__ADS_1


Sontak mereka berempat kaget melotot lalu menatap Ratu secara bersamaan, Destroy merasa syok kaget mengapa Ratu bisa mengerti strategi mereka yang jelas jelas selama ini tak ada yang bisa menebak atau membaca strategi Destroy satu orang pun.


"Lah Ratu kok lu tau sih? tau dari mana?" Ucap Ferdi penuh heran, di ikuti Axel dan Dafa yang duduk langsung di samping Ratu agar Ratu tak berbicara keras.


"Ehm..ya tau aja kak gw liat gerakan bibir kak Adam dan gerak gerik tangannya yang menjelaskan seakan menunjukan lokasi tempat dan waktu tersebut, Kak Adam pasti mau masang ranjau paku di jalan dekat kolam renang Daxen kan, agar mereka datang terlambat ke sekolah karena jam 07.00 tepat gerbang sekolah di kunci, dan karena memang sepanjang jalan dari kawasan Daxen sampai ke sekolah ini ga ada tukang tambal ban kan haha?" Ratu bicara sambil tertawa menjelaskan pada Destroy.


Adam Cs tentu hanya bisa bengong dan saling menatap satu sama lain nya dengan keringat yang mulai mengucur karena panik dalam diam saat mendengarkan penjelasan Ratu.


Axel, Dafa,dan Ferdi pun langsung senang memuja muji Ratu di depan Adam.


"Fix sih kek nya dia harus masuk Destroy dam haha" Ucap Ferd langsungi membanggakan sosok Ratu sambil memegang pundak Ratu.


"Udah dam Acc lah Ratu jadi anggota kita lah ya ya " Axel pun menyambung memuji Ratu.


"Jadiin anggota Destroy dam, jangan di jadiin pacar ya lu ah lu ah lu ah lu" Celetuk Dafa memecahkan suasana hingga mereka pun tertawa puas bersama merasa bahagia.


"Ya nanti dulu dong, kan harus ada test nya dulu apakah Ratu Permata Sari ini cocok untuk masuk anggota kita hehe" Ucap Agam berdiri di depan Ratu seakan menantang dirinya.


Ratu pun sigap berdiri dengan tinggi nya yang hanya 158 centimeter berhadapan depan Agam yang dengan tinggi 177 centimeter.


"Lu kira gw ga bisa menuhin semua syarat itu kak hah hahah?" Ucap Ratu balik menerima tantangan Agam.


"Kita liat aja Rat hehe" Agam tertawa jahat.


Tak lama kemudian seorang ibu berusia kepala tiga berhenti depan Uks. yang tak lain adalah ibunya Ratu.


"Trin..trin" Suara klakson motor Ibunya Ratu.


"Hayu neng gera balik" Ucap ibu Ratu yang masih di motornya.


"Oke mah, yaudah kak Adam, kak Dafa, kak fer.." Ucap Ratu.


Belum selesai Ratu bicara, Axel langsung memotong pembicaraan nya. "Udah Panggil aja kita Destroy hehe"


"Ah gw terbang dadah semuanya...." Ucap Adam dalam batin nya.


"Eh bodoh malah salting, bales lah bodoh hih wkwk" Agam menarik jiwa Adam yang tadi hampir terbang ke langit.


"Iya Ratu hati hati ya ibu hati hati.." Ucap Agam sambil melambaikan tangan ke arah Ratu dan ibu nya.


"Iya dek..mari " Bales Ibu Ratu ke arah Adam Cs dengan senyuman manisnya.


Tak lama Agam pun dan teman teman nya ikut bubar dan pulang, mengerjakan tugas di rumah masing masing.


Keesokan hari nya Adam Cs pun keesokan hari nya bertemu di Bc toko sepatu tepat jam 06.34. mereka semua keheranan melihat di posisi posisi yang sudah di tentu kan Adam ternyata sudah ada ranjau ranjau paku yang entah siapa yang memasang.


"Lah dam ini siapa yang masang ya jeh pan.." Ucap Ferdi mendekati ranjau itu.


"Waduh kaga tau dah gw mana gw tau bro.." Ucap Axel pun merasa bingung.


"Ehm..lay ayo cepet naik..kita berangkat ke arah sekolah Gc!" Adam memerintahkan teman teman nya untuk segera berangkat.


Mereka pun langsung gas poll ke arah sekolah nya dan melihat Ratu sedang jalan masuk ke gerbang sekolah.


Adam dan yang lain nya pun langsung ngebut ke parkiran, memarkirkan motor nya dan segera menuju ke Ratu.


"Ratu...itu kok ranjau udah terpasang, siapa sih yang masang hm?" Ucap Adam tergesa gesa karena panik siapa yang mengetahui rencana Destroy.


"Hust..udah ah santai ayo ke kelas kak hehe" Ucap Ratu menggandeng tangan Adam bagaikan kakak kandung nya sendiri.


"Lah tapi dam rencana kita gimana woy?" Dafa bengong melihat Adam bergandengan dengan Ratu.


"Santai kak kan gw bilang hehe..satu..hayo.." Ucap Ratu ketawa tawa sambil menghitung mundur tanpa maksud yang belum jelas.

__ADS_1


Ratu pun meneruskan hitungan nya sampai kehitungan pertama, tiba tiba gerbang sekolah udah di tutup oleh satpam sekolah dan hanya telat satu menit.


Teman teman Roy Cs yang kemarin menjahili mereka pun datang sambil mendorong motor nya karena ban sepeda motor mereka bocor.


"Haduh pak tolong pak buka dong haduh" Ucap salah satu dari mereka teriak teriak meminta satpam untuk membuka kan gerbang sekolah.


"Iya pak tolong pak ban motor saya bocor tadi haduh pak" Mereka mengeluh ke satpam.


"ah udah udah banyak alesan kalian..kebiasaan kalian tuh..panggil orang tua untuk menghadap sekolah sini jika ingin masuk" Ucap tegas si Satpam.


Ratu pun berbangga hati menunjukan kebolehan nya dalam berstrategi licik.


"Mission succes ya kak Adam haha" Ratu jalan ke arah kelasnya dengan ketawa jahat.


"Oh jadi tadi ranjau yang udah di pasang itu, itu lu yang masang rat?" Ucap Axel kaget.


"Betul kak hehe..gimana gimana? gw dah bisa masuk Destroy belum haha?" Balas Ratu dengan nada sombong.


"Udah fix Ratu dah lah lu masuk anggota kita haha" Ucap Ferdi dengan riang.


"Iya dam betul..Ratu Acc kan masuk Destroy? hehe" Axel menambahkan ucapan Ferdi sambil tersenyum.


"Ga, belum Acc" Ucap Agam dengan singkat padat dan jelas.


"Hah kok belom sih?" Ucap serentak oleh Axel, Dafa,dan Ferdi dengan raut wajah keheranan.


"Kenapa lay woy jeh?" Axel sewot ke Adam yang masih tak menerima Ratu di Genk nya.


"Sabar lah hehe pulang sekolah kita kumpul di Basecamp Uks okey haha" Ucap Agam lalu beranjak ke kelas mereka, di ikuti oleh Axel, Dafa,dan Ferdi.


Ratu kesal dan mengepal tangan nya lalu menonjok sebuah mading sekolah.


"Awas ya kau kak Adam hemm" Ucap Ratu dengan wajah kesal.


Dan saat Ratu menengok ke mading itu tanpa sadar mading itu jebol bolong karena hantaman dari tangan Ratu.


"Eh aduh rusak woy" Ucap Ratu panik sambil nengok kiri kanan sepi, dan langsung berlari ke kelasnya.


Waktu di jam pun bergulir tak terasa sampai menunjukan pukul tiga sore bel sekolah pun berbunyi.


seperti biasa siswa siswi bertebaran pulang mengarah ke gerbang sekolah.


Destroy dan Ratu pun bertemu di tempat yang sudah di janjikan pagi hari tadi yang tak lain adalah markas Destroy depan Uks.


Sesampai nya di Uks, mereka pun berkumpul menikmati secangkir es teh yang sudah Ferdi beli sebelum nya seperti biasa.


Adam pun mulai menjelaskan ke Ratu tentang bagaimana cara menjadi seorang Destroyer yang berjiwa tangguh dan pemberani. "Oke Ratu kalo emang lu beneran mau masuk Destroy, yang pertama lu harus...


Bersambung...


Jangan lupa tinggalkan jejak berupa Like, koment,dan Vote ya reader supaya aku makin semangat update episode si "Introvert Berjiwa Ganda".


Sampai jumpa di Next Episode..papay..


...


Disisi lain beralih ke tongkrongan Roy Cs.


"Lu kenapa bisa telat ga masuk sekolah hari ini bodoh?" Ucap Roy dengan nada kesal ke anak buah nya.


Anak buah Roy pun menjelaskan alesan mereka tak masuk sekolah hari ini karna di sabotase lagi oleh Destroy, parah nya lagi mereka mengadu kepada Roy bahwa Adam sudah mempunyai pacar, yaitu adik kelas nya sendiri.


"Kurang ngajar lu dam Bangs*t ! liat aja ya gw ga akan tinggal diem!" Ucap Roy dengan nada tinggi wajah penuh emosi seakan menaruh dendam pada Destroy..

__ADS_1


__ADS_2