
..."Aku memang tak selalu ada di sisimu, tapi aku ada diwaktu yang tepat. sekalipun rindu sulit bertemu, raga perlu pelukan....
...Aku memang tak bisa selalu menemani harimu. tapi ku akan berusaha menemanimu dengan cara ku sendiri "...
"Semangat sayang, aku hadir disini untuk menemani lelah muππΌπ€«"
^^^β’ Sang_Perindu, 10-01-2022 β’^^^
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Dua minggu kemudian, tepatnya kini di rumah Adam yang nampak sudah rapih untuk berangkat kerja di sore hari yang kebetulan sedang di rolling shift 2.
"Yank aku berangkat kerja dulu ya, maaf gak bisa nemenin kamu. kamu makan malam nanti abisin ya see you assalamualaikum" isi pesan Adam mengabari Ratu via WA.
"Aduh cantik banget pacar aku hehe, semangat dan semoga lancar hari ini ya hehe" sambung Adam mengomentari foto yang Ratu kirim khusus untuknya.
Setelah itu ia pun berangkat dengan motor biru kesayangannya.
Singkat waktu, sesampainya di pabrik Adam langsung bergegas check roll sejenak lalu menaruh tasnya di loker.
"Haduh untung gak telat haha" ucap Adam sambil melangkah cepat ke bagian checking.
Sampai disana, ada pak Janu yang langsung menghampiri Adam dan memberikan tugas untuk mulai sekarang ia lah yang akan mengawasi bagian proses produksi.
Adam yang mendengar itu pun cukup terkejud pakai D. bagaimana tidak, saat menggantikan bang Dede Adam mulai tertarik dengan bagian Quality Control dan ingin sekali menjabat di bagian itu. dan akhirnya dia tak menyangka bahwa kini harapnya menjadi kenyataan.
"Ih serius pak saya yang jaga produksi?" tanya Adam yang masih nampak tak percaya.
"Iya benar haha biasa aja kali dam" jawab pak Janu yang memang sangat friendly pada bawahannya.
"Memang bang Dede kemana pak?" tanya Adam yang semakin kepo.
"Dia di off karena sering gak masuk dam, maka dari itu kamu ganti nya sekarang ya" balas pak Janu menepuk pundak Adam seakan menaruh kepercayaan lebih mulai dari saat itu.
"Iya tapi kan ada Salim pak yang kerjanya lebih lama dari saya?" mulut Adam terus bertanya masih tak percaya dengan keputusan Supervisornya itu.
"Salim lulusan SMA, sedangkan kamu lulusan anak teknik. lebih sering megang alat ukur kan" tutur pak Janu.
"Ouh iya pak hehe yaudah makasih pak ya atas arahan dan kepercayaan nya." jawab Adam dengan sopan.
"Kamu masih ingat kan SOP (Standar Operasional Produksi) nya?"
"Sudah pak, alhamdulilah saya masih inget" balas Adam.
"Yaudah untuk 3 hari kedepan kamu fokus jaga produksi aja dulu. tugas tambahan nya next day lagi" titah pak Janu.
"Siap komandan haha" balas Adam.
"Di dampingi bang Hengki kan pak hehe" ucap Adam dengan senyum lebarnya nampak percaya diri.
"Engga dong" balas pak Janu singkat memecah senyum Adam.
Senyum dan tawa Adam pudar saat mendengar jawaban pak Janu barusan.
"Loh kok gitu pak?" ucap Adam yang kaget dengan jawaban singkat namun padat dari pak Janu.
"Ya hari ini dan seterusnya kamu belajar sendiri dong di lapangan haha, kalau ada apa-apa share di grup aja oke?" ucap pak Janu.
"Baiklah pak" jawab Adam dengan meyakinkan dirinya bahwa ia sanggup menjalani tugasnya kali ini.
"Ya sudah saya tinggal dulu ya dam" pak Janu beranjak mengambil tasnya dan bersiap pulang.
"Okey pak hati-hati"
Adam mulai menyiapkan form yang iya butuhkan. memberi tanggal dan keterangan shift lalu bersiap berkeliling area produksi.
"Lim gw otw dulu" sapa Adam yang mulai melangkah.
"Iya sip" balas Salim walau sedang sibuk mengecheck barang.
Di area produksi, Adam nampak begitu mengamati berbagai barang dan mencatat nya sesuai laporan yang ia bawa.
__ADS_1
Menganalisa dan mengingat berbagai kondisi dan limit pada setiap barang yang sedang di produksi hari itu.
Bahkan ia menemukan beberapa produk yang tidak sesuai standar ukurannya. namun masih OK.
Kondisi dimana ukuran dimensi tidak sesuai SK (Standar Kerja), namun masih oke secara test fungsi yang sudah di judgement oleh costumer disebut produk spesial.
Adam melanjutkan pekerjaan nya dengan sangat teliti dan begitu banyak menghubungi pak Janu di hari pertamanya ia menjabat sebagai operator produksi untuk sekedar menanyakan produk-produk yang baru ia kontrol di area produksi.
Tak berbeda jauh dengan checking, sama-sama memilah antara OK dan NG suatu barang. namun yang membedakan hanyalah jangkauan tugas Qc lebih detail dari sekedar check visual, mulai dari bagian detail sampai dimensi semua di check oleh Qc.
...ππ"Introvert Berjiwa Ganda Season 2" ππ...
Di hari yang sama tepatnya jam 14.00 di lobby belakang hotel Atria.
Yups, mereka bertiga kini sudah berada di hotel Atria untuk menghadiri sesi interview untuk mengetest apakah mereka layak Pkl di hotel tersebut.
Menunggu bagian rekruitment memanggil nama nya, mereka bertiga duduk berjajar mengenakan jas almameter berwarna hitam sebagai ciri khas kejuruannya di SMK 729.
"Lama bener ya nunggu nya" gerutuk Mei.
"Sabar aja sih Mei haha" balas Ratu yang duduk menyilangkan kaki nya sambil foto selfie untuk mengabari Adam bahwa ia sudah sampai di hotel.
Beberapa menit kemudian, seorang wanita yang sepertinya bagian rekruitment memanggil mereka bertiga untuk naik ke lantai 4.
Ratu, Bagas dan Mei pun mengikuti langkah wanita itu menuju lift.
Setelah keluar dari lift mereka masih di arahkan menuju sebuah ruangan.
"Kalian tunggu sini sejenak nanti nama kalian di panggil ya" ucap wanita itu saat berhenti di suatu ruangan.
"Okey mbak, di sini ya" sahut Ratu dengan ramah dan duduk di kursi yang sudah tersedia.
"Iya betul kak. saya tinggal dulu ya" wanita paruh baya itu beranjak meninggalkan mereka bertiga.
"Ini ruang apaan ya?" tanya Bagas sambil melihat lihat furniture yang terpajang disana.
"Ini tuh nama nya ruang tunggu" jawab Ratu dengan santai nya.
"Ouh iya-iya" sahut Bagas.
"Wih hebat juga, tau dari mana lu?" tanya Mei mendekati Ratu.
"Tuh" Ratu menunjuk ke arah pintu yang tergantung tulisan 'waiting room'.
"Hahaha iya benar juga ya itu ada tulisan nya hihi pinter logika lu" ucap Mei.
Namun tiba-tiba, wanita paruh baya tadi kembali keruangan dan memanggil Mei yang pertama untuk sesi interview.
Dengan sedikit tegang, Mei pun mengikuti wanita itu keruangan HRD.
Sisa lah Ratu dan Bagas diruang tunggu. Ratu nampak begitu serius melihat history obrolan chat dia dengan Adam. yang berisikan bahasan hal apa saja yang mungkin akan ditanyakan oleh pihak HRD ketika interview Pkl nanti.
"Ratu..." tanya Bagas yang begitu fokus memandangi wajah Ratu seolah mencoba merayu.
"Hm.." balas Ratu singkat tanpa menoleh ke Bagas karena masih sibuk dengan ponselnya.
"Lu benar udah punya pacar?" tanya Bagas dengan arah pandangan yang tak berpindah sama sekali dari wajah Ratu.
"Iya gas, hampir satu sekolah kan dah tau huft" nampak Ratu yang sudah bosan menjawab pertanyaan yang sering Bagas lontarkan itu.
"Pasti beruntung banget ya bang Adam bisa pacaran sama lu" ucap Bagas yang makin dalam memandangi Ratu disampingnya.
"Hm..." balas Ratu yang sebodo amat.
"Udah mah cantik, imut, pipi nya chubby lagi" puji Bagas pada Ratu.
"Hah? apa?" balas Ratu sambil menoleh ke arah Bagas karena kurang dengar apa yang Bagas bilang barusan.
"Eh engga ini apa sih Ac nya dingin banget iya dingin hehe" jurus nge'les ala buaya pun Bagas terapkan kala itu.
__ADS_1
"Gw kira apa haha" balas Ratu yang kembali fokus menatap layar hapenya.
...β’β’β’π IBG Season 2 π€β’β’β’...
Singkat waktu pukul 20.00 pun tiba. dirumah Ratu yang hanya mengenakan baju tidurnya mencoba menelepon kekasihnya.
"Hallo ay assalamualaikum hehe"
π "Walaikumsalam, gimana interview nya tadi ay hehe?"
"Nah itu yang mau aku kabari ke kamu"
π "Apa tuch haha?"
"Aku diterima jadi siswi Pkl di hotel Atria" ucap Ratu dengan riangnya.
π "Widih alhamdulilah ya Allah haha"
"Yups, tadi alhamdulilah lancar di beri beberapa pertanyaan aku bisa jawab tanpa grogi sedikit pun. aku belajar itu dari kamu kan yang gak tau malu hihi"
π "Jeh suwe lu haha"
π "Syukurlah kalau gitu aku ikut senang ay hehe, oh ya aku juga ada berita baik loh"
"Hah? apa itu ay?"
π "Aku dikasih kepercayaan buat jadi operator Qc"
"Widiw haha asik keren ay alhamdulilah"
π "Iya sayang hehe"
"Qc yang tugasnya jaga kualitas kan? yang hanya ngeliatin orang kerja ya?"
π"Iya bahasa kasarnya sih begitu hehe"
"Aku senang dengar nya ay, selamat ya dan kamu harus tetap ingat walau kerjaan nya terbilang enak"
"Kamu juga harus tetap jaga fokus, karena dibalik tugasmu yang keliatan mudah itu pasti menyimpan tanggung jawab yang besar kan?"
Adam terdiam sejenak meresapi ucapan Ratu yang memang benar adanya, dibalik tugas yang mudah pasti ada tanggung jawab besar seperti mengukur sample barang awal atau on proses, barang incoming bahkan barang siap kirim (out going) pun harus dicheck oleh operator Qc.
Tentu itu bukan lah tanggung jawab yang bisa disepelekan karena dua Divisi itu (Qc dan Checking) memang lah ujung tombak para perusahaan.
π "Iya sayang makasih ya, kamu juga hati-hati Pkl nya jangan nakal pokoknya hehe. semangat selalu untuk lulus"
"Iya sayang hehe makasih ya my king"..
Obrolan via telepon mereka pun tak bisa panjang lebar karena ini masih jam kerjanya Adam.
Setelah memutuskan panggilan, Adam kembali bekerja dengan fokus dan Ratu beralih ke MeStory untuk melanjutkan karya onlinenya yang berjudul 'Kisah Cinta Wanita Tomboy'.
Mengambil earphone merah pemberian Adam lalu mendengarkan musik dan mulai memikirkan inspirasi.
"Ehm.. di episode 5 menceritakan latar belakang si cowok kali ya, kan yang tomboynya udah di episode awal. iya-iya benar tuh.." ucap Ratu yang sedang berpikir mencari inspirasi.
Bersambung...
Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".
Jangan lupa juga untuk...
...πππ LIKE πππ...
...π€΄π»π€΄π» KOMENT π€΄π»π€΄π»...
...π SHARE π...
...Dan...
...πππ Tap Love πππ...
__ADS_1
...See you on the next episode...ππ...