Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Interview Kerja


__ADS_3

"Eh iya sayang aman kok disini hehe yaudah sayang hati-hati ya semangat selalu interviewnya"


📞 "Baiklah sayang hati-hati ya pulang nya kamu, nanti jangan nakal disana ya hehe" (celetuk Adam).


"Iya sayang siap dadah assalamualaikum"


📞 "Walaikumsalam see you muach"


"Muach haha"


Telepon terputus.


"Siapa rat?" tanya Bagas yang menghampiri Ratu tiba-tiba.


"Eh ini ngabarin pacar gw. kenapa gitu?" tanya Ratu sambil mulai melangkah menuju Mei, Indah dan Deden yang sedang berkumpul di saung seberang tempat ia berdiri.


"Nih cuaca panas gini pasti nya bikin haus kan hehe" ucap Bagas samhil menyodorkan sebotol minuman dingin ke Ratu.


"Wih mantap haha makasih ya gas" melihat cuaca yang begitu terik, tentu minuman segar itu tak bisa Ratu tolak.


"Oh ya by the way sorry buat yang tadi dikereta ya" ucap Ratu sambil menutup botol minumannya.


"Iya gak apa-apa kok Rat hehe enak juga sih" celetuk Bagas sambil menjauh dari Ratu menghindar.


"Ih si anjing brengs*k banget!!" Ratu yang kesal langsung mengejar bocah mes*um itu.


"Hilih mereka malah lari-larian kaya film india haha" celetuk Deden.


"Santai hahah, Ratu orang nya kalau udah cinta pasti akan mati rasa" ucap Mei sambil tersenyum karena ia sudah mengenal Ratu lebih lama daripada Indah dan Deden.


...•••😎 IBG Season 2 🤓•••...


Berpindah pada Adam, sebelum berangkat ia mencoba menghubungi Jery untuk sekedar menanyakan kabar apakah dia mendapat panggilan juga atau tidak.


Namun rasanya, rejeki Jery bukan dari pabrik itu, karena saat Adam ditelpon pihak PT. SGS kebetulan sekali hape Jery sedang lowbat atau kehabisan daya.


Dengan hati yang tidak enak, Adam pun segera mengakhiri teleponnya dan pamit pada kedua orang tuanya. meminta restu untuk interview yang sudah di depan mata itu.


Tak butuh waktu lama, sekitar 15 menit menempuh perjalanan akhirnya Adam sampai di PT. SGS. menghampiri security yang kiini berjaga bernama pak Andi.


"Iya mas ada yang bisa dibantu?" ucap security itu dengan ramahnya.


"Iya pak permisi, saya dapat panggilan interview kemarin sore. sudah janjian dengan pihak HRD pak katanya untuk datang hari ini" tutur Adam pada pak Andi.


"Ouh iya sudah dapat panggilan ya? sebentar ya mas" sambung pak Andi lalu beranjak menelepon orang kantor.


"Oke bu siap, terimakasih atas arahannya" terdengar sedikit obrolan pak Andy yang sedang menelepon.


"Yuk mari masuk ke lobby utama mas, di depan pintu sana" pak Andi mengarahkan Adam untuk bertemu dengan pihak recruitment selanjutnya.


"Siap pak hehe makasih ya pak mari" Adam segera menuju lobby.


"Yo mari" balas pak Andi.


Didalam lobby, nampak sudah ada beberapa orang yang lebih dulu datang untung mengikuti interview dihari yang sama dengan Adam.


Adam duduk disalah satu kursi kosong dengan kaki tangan berkeringat karena grogi untuk pertahma kali nya ia mengikuti interview kerja.


Setelah beberapa menit menunggu, datang lah seorang wanita cantik imut nan jelita yang memakai kemeja putih berlogo PT. SGS menghampiri para pelamar.


"Mari bapak-bapak silahkan memasuki ruangan test" sapa wanita itu.


Sesuai instruksi, Adam beserta para pelamar lainnya pun memasuki ruangan yang dituju untuk mengikuti test tertulis.


Didalam mereka diberi selembaran soal berisikan 20 soal pilihan ganda. berbagai materi seperti tentang psikologi, kreatifitas serta logika dan matematika semuanya menjadi satu di lembaran soal itu yang harus mereka jawab dalam waktu 25 menit.


Menadahkan tangan memejamkan mata, Adam meminta kekuatan dan pertolongan Allah untuk bisa menjawab soalan itu tanpa gangguan maupun kesulitan.


"Bismillah ya Allah beri hamba kecerdasan dan pertolonganmu untuk hamba menjawab soal-soal ini ya Allah. Aamiin" dalam batin Adam dan Agam berdoa lalu mengusap wajahnya.


Saling menengok pada kembarannya, Adam mulai membaca, menghitung dan menjawab soalan itu. dibantu Agam yang fokus pada soal-soal yang menyangkut psikologi dan logika.


Disaat semua pelamar sudah selesai dengan soal ujian tersebut dan ingin mengumpulkan nya dimeja depan. nampak seorang pria yang tak jauh berbeda umurnya dengan Adam pun menyapa nya.


"Bro, satu soal lagi tuh dibalik lembar terakhir udah di isi belum?" ucap pria itu yang tentunya membuat Adam sedikit panik karena ia tak menyadari hal tersebut.


"Eh emang masih ada?" ucap Adam yang langsung mrngecek lembar terakhirnya.


Dan ternyata benar ada 1 soal tentang imajinasi yang dimana pelamar diminta menggambar apa saja dari dua garis lurus yang tersedia.


Tanpa berfikir panjang Adam langsung menggambar pohon kelapa dari dua garis itu. setelah selesai, Adam langsung mengumpulkan lembar testnya ke meja depan.


Para pelamar pun kembali ke lobby utama untuk menunggu hasil test dan mengikuti tahap selanjutnya yaitu interview atau wawancara.

__ADS_1


Dua jam berlangsung lamanya, beberapa pelamar yang tidak sabar menunggu langsung meninggalkan lobby begitu saja.


Adam dan pria yang tadi membantu mengingatkan soalan terakhir itu hanya terdiam saat melihat yang lain pergi begitu saja.


"Gak ikut pergi bro?" tanya pria itu pada Adam.


"Eh kaga lah bang hehe, kan disuruh nunggu masa kita malah pergi" celetuk Adam memanggil dia abang untuk menghormatinya mengingat Adam belum tau umur bahkan nama dari si pria itu.


Tak berselang lama dari sapaan pria itu. nampak wanita berseragam putih tadi menghampiri mereka kembali untuk mengajaknya wawancara.


"Bapak Adam mari silahkan" ucap wanita itu.


"Oh iya bu mari" Adam berdiri dengan percaya dirinya dan kembali memohon doa untuk dilancarkan ditahap ini.


"Bismillah" dalam batin Adam.


...•••😎 IBG Season 2 😎•••...


Setelah wawancara, para pelamar yang tersisa akan diberi kabar lagi via telepon oleh pihak HRD. akhirnya Adam dan yang lainnya pun bubar meninggalkan pabrik itu untuk menunggu keputusan sang pencipta yang maha pemberi rezeki.


Sesampai nya dirumah, Adam menelepon si cantik pesek nan tembem untuk sekedar menanyakan kabar dan tugas kepariwisataannya itu.


"Aku udah pulang sayang, kamu masih dimana?"


📞 "Eh sayang, aku udah di rumah juga kok ini baru banget sampai.


"Owalah yang abis jalan-jalan capek ya hehe"


📞 "Iya ay, kamu sendiri gimana tadi? lancar kah interview dan test nya?" tanya Ratu sambil melepas celana panjang dan kemejanya.


"Alhamdulilah yank lancar hehe, tadi sempat lupa satu nomor lagi tapi untungnya ada orang baik yang ngingetin"


📞 "Aduh hati-hati lah sayang hihi. yaudah aku matiin dulu ya telepon nya aku mau mandi, makan, charge hape baru on lagi buat kamu oke?"


"Siap cantik, aku juga deh. dadah assalamualaikum"


📞 "Walaikumsalam sayang calon suami aku" celetuk Ratu.


Setelah mengakhiri panggilan itu. Ratu meraba kaitan dibelakang punggungnya dan melepas penyangga mahkota bukit kesayangannya.


"Ah lega banget ya ampun" ucap Ratu yang kini hanya memakai celana strecth dan tanktop tanpa bra.


"By the way gw harus bilang kak Adam gak ya tentang kejadian dikereta tadi hm.. " Ratu terlihat labil tentang hal itu.


"Neng mandi dulu gih mumpung masih sore, abis itu mamah mandi" ucap bu Nisa yang menghampiri anak gadis nya tiba-tiba.


"Barusan banget kok. gimana tugas mu tadi neng? lancar perjalanan nya?" tanya bu Nisa.


"Lancar mom alhamdulilah, walau sempat sempoyongan karena keretanya gerak-gerak hehe" ucap Ratu tersenyum tipis.


"Aku hampir jatuh untung aja ada teman aku. aku langsung pegangan ke dia nahan" Ratu mencoba jujur pada sang ibunda.


"Ehm lain kali hati-hati ya neng nya" balas bu Nisa sambil mencium pucuk kepala Ratu.


"Yaudah sana mandi. nanti keburu magrib aja hehe" pinta bu Nisa.


"Oke mamah" Ratu bergegas mengambil handuk dan beranjak ke kamar mandi.


Malak hari pun tiba>>


Ratu yang sudah pakai baju tidur mencoba menelepon Adam untuk melepas rindu seharian tak bertemu.


Namun sayang hanya ceklis dua berwarna abu-abu lah yang muncul di ujung pesan Ratu di whatsapp chattingan dia dengan Adam.


"Kemana sih si ayang" keluh Ratu.


"Coba telepon biasa ah" ucap Ratu lalu mencoba menelepon via pulsa ke nomor Adam.


Dan alhamdulilahnya, Adam merespon panggilan itu walau na'as bukan rayuan manis yang Ratu dapat melainkan omelan dan cacian yang keluar dari mulut Adam.


📞 "Aduh sayang ngapain sih nelepon-nelepon aku?!, kalau aku gak angkat telepon WA tolong ngerti ay berarti aku lagi main game sama Destroy" ucap Agam dalam teleponnya.


"Tapi aku kangen pengen video call kamu ay" Ratu memelas kaget mendengar omelan Adam.


📞 "Ya itu kan nanti dulu bisa! sekarang aku dah angkat telepon ini ya auto lose tim aku ah kamu mah jahat!" sambung Agam.


"Tapi ay?"


📞 "Dah lah ngerusak mood aja!"


"Tut.. tut.."


Suara telepon terputus.

__ADS_1


Ratu punn merasa sedih dan down mental atas perlakuan Adam. yang niat nya hanya ingin melepas rindu namun malah omelan yang Ratu dapat hanya karena sebuah games.


"Salah ya ay aku kangen sama pacar aku hehe" Ratu terdiam menatap kosong dinding kamarnya sambil menggenggam kuat hapenya menahan rasa sedih bercampur emosi.


Keesokan harinya>>


Di sekolah, Ratu yang baru datang di uks pun langsung di hampiri Bagas dari belakang.


"Ratu..!" Bagas mengejutkan Ratu dari belakang.


"Eh.. ya Allah gw kira siapa lu anjir!" gumam Ratu.


"Lagi apa sendiri disini?" tanya Bagas dengan sok baik.


"Kan lu liat gw lagi duduk. lu buta atau apa?" jawab Ratu yang senonoh.


"Buset galak banget haha" ucap Bagas yang tak gentar mundur.


"Ini gw mau ngobrolin tugas kemarin coba deh lu liat, ini sudah gw edit dibeberapa bagian" sambung Bagas sambil menyodorkan hapenya.


Tanpa berbicara Ratu langsung meraih hape Bagas dan memperhatikan video mereka saat di Tangerang kemarin.


"Ehm.. sudah cukup nih gas. paling di Ending lu tambahin animasi aplause(tepuk tangan) aja biar makin bagus" tutur Ratu yang masih menatap layar hape Bagas.


"Gas?" tanya Ratu sambil melirik ke samping yang heran mengapa Bagas malah melongo bak ayam nelan karet.


"Eh iya Ratu nanti gw perbaiki lagi dan gw masukin saran dari lu" ucap Bagas yang memandang dalam wajah Ratu.


"Oke gas, by the way biasa aja dong ngeliatin gw nya gas hehe"


Tiba-tiba Bagas langsung meraih tangan Ratu dan menariknya ke Uks yang memang masih sepi dari anak-anak PMR pagi itu.


"Gas ngapain ngajak gw kesini ya?!" Ratu yang panik mulai bertanya saat Bagas malah mengunci pintu UKS.


"Mau mencicipi lu rat hehe" ucap Bagas tanpa merasa bersalah.


"Maksud lu apa?!" tanya Ratu.


Dengan kasar dan beringasnya, Bagas memeluk Ratu dan melahap bibir tebal yang berwarna pink itu.


"Ah Bagas.. ber.. berhenti!" ucap Ratu yang berusaha bicara ditengah ci*man paksa dari Bagas.


"Hust.. gw terkagum sama body lu rat haha" ucap Bagas yang semakin nekat meremas paksa bola kenyal di balik logo OSIS seragam milik Ratu.


"Awh... Anj*ng gas aw!" Ratu meringis kesakitan sambil meremas lengan yang terus meremas bukitnya itu.


"Ah.. aw.. ach Bagas" desah Ratu perlahan mulai merespon.


"Yeah, keluarkan suara indah itu sayang hehe" dengan bangga nya Bagas melakukan hal tercela itu.


"Um.. besar banget rat" bisik Bagas yang terus meremas.


Ratu yang tiba-tiba mendengar ucapan Bagas pun langsug membentaknya untuk menyadari Bagas dari lamunan nya.


"Bagas!" teriak Ratu.


"Eh iya ada apa?" ucap Bagas yang tersadar.


"Jeh malah ngelamun jorok lu ya, mikirin gw lu hah?!" Ratu nampak murka seketika.


"Ka.. kaga kok rat demi deh" Bagas mencoba menutupinya.


"Ah brengs*k lu! Nih pegang hape lu!" dengan kesalnya Ratu menghantam burung Bagas menggunakan hape yang ia kembalikan.


"Ouh my bird!" Bagas seketika melotot memegangi burungnya yang sempat berdiri membayangkan kemolekan Ratu.


Jatuh terkapar didepan Uks. merasakan sakit luar biasa atas ulah Ratu barusan.


"Jangan pernah lu macam-macam sama gw kalo lu mau selamat" ucap Ratu.


"Ga peduli mau teman apalagi teman sekelompok, selagi dia ga bisa hormati gw. gw gak segan-segan menyakitinya balik" ucap Ratu dengan tegas lalu pergi ke kelas meninggalkan Bagas yang masih kojor sendirian didepan Uks.


"Ouh my bird.. my bird" Bagas meringis kesakitan sampai menjadi pusat perhatian kakak kelas yang berlalu lalang.


"Pecah nih biji aku haduh" saking ngilu nya Bagas sampai meneteskan air mata membasahi wajahnya yang kian memerah.


Bersambung...


Hahaha... ada-ada aja ulah Ratu ya. boleh dicoba tuh untuk para wanita kalau ada yang kurang ngajar dengan kalian.


Hajar aja bagian itu untuk melumpuh kan cowok-cowok brengs*k diluar sana hahaha. and semoga Adam bisa diterima di pabrik itu ya guys.. Aamiin.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.

__ADS_1


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda season 2".


...See you on the next episode...🎉👏...


__ADS_2