Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Dan Untuk Kedua Kalinya "Yes!"


__ADS_3

Seminggu setelah kejadian yang penuh isak tangis airmata, kini kondisi Adam kian hari kian membaik. libur panjang bagi kelas X pun telah selesai.


Kini Ratu harus menjalani hari-harinya seperti biasa, namun bedanya kali ini Destroy sudah tak rutin ke markas Uks karena kini mereka hanya datang sesekali untuk mengurus nilai-nilai hasil ujian mereka serta mengurus beberapa pemberkasan rapot seperti SKHUN, Ijazah dan lain sebagainya.


Hubungan Ratu dan Adam pun sudah semakin dekat, lebih sering chat, perhatian setiap saat, bahkan sampai video call mereka lakukan dengan tawa riang hampir di setiap malam.


...***Spesial****🎉💞****Episodes***...


Kini tepat nya hari minggu, dimana SMK 729 mengisi hari libur itu dengan kegiatan eskul para siswa. seperti taekwondo, voli, dan futsal.


Dirumah, Ratu sudah siap dengan dobok/seragam eskul nya untuk segera berangkat ke sekolah. tak lupa juga ia memberi kabar pada Adam bahwa hari ini ia ada eskul sampai jam 10.00 pagi ini di sekolah.


Adam membalas pesan itu dengan begitu manis menyemangati adik kelas tercintanya. melihat balasan pesannya, Ratu semakin bersemangat untuk untuk berangkat latihan taekwondo hari ini.


Sesampainya di sekolah, Ratu langsung bergabung dengan teman eskul yang lainnya. di bantu oleh Roy dan sabem As, Ratu berlatih dengan yang lainnya sesuai arahan dari sabem Astari. tiap gerakan mampu Ratu tiru dengan cepat dan cermat karena memang itu adalah eskul favoritnya.


"Ini lebih lebar lagi rat tangan lu" ucap Roy yang membenarkan bentuk gerakan Ratu.


"Oh iya maaf kak" balas Ratu singkat namun tetap fokus pada setiap tekniknya.


"Yuk next materi selanjutnya yuk" teriak Roy memberi aba-aba kepada para juniornya.


Hingga tak terasa jam 10.00 pagi pun tiba, tanda kegiatan eskul Taekwondo berakhir. para junior dan sabem mulai sibuk merapihkan barang-barang mereka untuk bersiap pulang.


"Eh rat pulang sama siapa?" tanya salah satu teman eskulnya Ratu.


"Um..paling naik angkot kalo momy ga jemput hehe" jawab Ratu menutupi kesedihannya.


"Yaudah gw duluan ya...see you" lanjut siswi itu dan beranjak menuju pacarnya yang sudah menunggunya dari tadi.


"Iya hati-hati" teriak Ratu memandangi mereka berdua.


"Ehm..kapan ya gw bisa seperti itu" tanya Ratu sambil terus memandangin pasangan itu yang kian menjauh dari pandangannya.


"Hari ini juga bisa deh sepertinya" sambung Adam secara mengejutkan disamping Ratu.


"Eh ya allah kok kakak kesini?" tentu kehadiran Adam yang secara tak diundang membuat Ratu syok melihatnya.


"Lah kenapa emang hah? ga boleh ya jemput calon pacar hm?" tanya Adam lalu melangkah ke Uks.


"Ish apa sih ahaha" nampak kesaltingan Ratu tak mampu ia tutupi.


"Luka kamu gimana kak? udah rapet?" lanjut ucap Ratu khawatir sambil mengikuti langkah kaki Adam.


"Ya udah membaik kok karena dokter cantik yang nyembuhin kan haha" tak henti-henti Ratu di beri gombalan oleh Adam.


"Hilih modus ae lu kak " Ratu memutar kedua matanya nampak acuh.


Adam mengambil susu coklat ditas yang sebelumnya sudah dia siapkan untuk adik kesayangannya itu.


"Nih susu, buat nambah tenaga hehe" Adam menyodorkan sebotol susu coklat.


"Wih makasih ya kak" Ratu meraih nya dengan cepat.


"Btw Destroy pada kemana? tumben kamu doang." tanya Ratu sambil meneguk susu itu dengan lahap.


"Ada cuma hari ini aku lagi pengen sendiri aja ke sininya hehe" jawab Adam mulai salting.


"Ada apa sih kak haha kok lu salting sendiri?" Ratu nampak mulai keheranan.


"Ga ada apa-apa kok dek" jawab Adam.


"Makasih ya kak susu nya, manis kek yang buat haha" ucap Ratu.


"Ciyelah, balik di gombalin gw haha" Adam tertawa mendengar gombalan Ratu.

__ADS_1


"Ya emang lu doang yang bis gombal wkwkwk" Ratu ikut tertawa hingga jatuh ke dekapan Adam.


Dengan refleks Adam merangkul tubuh adik kecilnya itu dengan bahagia mereka tertawa bersama.


Beberapa menit kemudian setelah mereka bercanda ria, Ratu kembali meminum susu buatan Adam.


"Aduh kak Adam sampai nangis aku hahah wkwk" Ratu terus tersenyum menahan tawa yang perlahan terhenti.


"Iya ga apa-apa mending tangis haru kan dari pada tangis kesedihan" ujar Adam.


"Iya kak, bener tuh hehe" ucap Ratu.


"Ehm...rat?" ucap Adam sambil meraih sebelah tangan Ratu.


"Iya kak ada apa?" wajah Ratu langsung berubah serius menanggapi Adam.


"Aku mau jujur sama kamu, sudah sejauh ini kakak kenal kamu. hampir 1 tahun kakak cari tau tentang kehidupan kamu. mulai dari mantan, kebiasaan kamu, kelebihan maupun kekurangan kamu kakak udah tau." jelas Adam yang masih memegang tangan Ratu.


"Hm..dan ini untuk kedua kali nya kakak ungkapkan perasaan kakak sama kamu, aku udah capek bohongin diri aku sendiri untuk menahan rasa ini. aku tau ga mungkin dalam persahabatan lawan jenis tak ada rasa saling menyukai itu ga mungkin kan rat?" Adam terus menjelaskan isi hatinya yang selama ini belum puas tersampaikan.


"Maka dari itu hari ini tepatnya minggu tanggal 8 April jam 11.40 wib. aku ungkapkan bahwa aku mencintai mu Ratu. mau kah kamu jadi pacar aku?" dengan segenap jiwa keberaniannya, akhirnya Adam mampu mengungkapkan perasaan nya itu pada wanita yang dia cintai.


Betapa syok nya Ratu saat mendengar Adam mengungkap kan perasaannya untuk kedua kali. Ratu sempat berpikir sejenak dan bertanya lagi pada hati nya apakah dia mampu menjadi kekasih Adam yang mempunyai dua kepribadian ganda seperti dirinya.


"Ehm..ku kira kamu sudah kapok kak untuk mengejar ku karena penolakkan waktu itu. ternyata kamu masih memperjuangkan ku" Ratu terharu dalam batin nya sambil memandangi Adam.


"Mau kah kamu jadi pacar ku untuk yang terakhir aku seriusi?" Adam bertanya sekali sambil mengangkat tangan Ratu dan mengecupnya.


"Tapi kakak janji ga akan sakiti aku seperti para mantan ku dulu ya kak?" tanya Ratu dengan wajah memelas.


"Kakak janji akan jaga kamu, akan selalu menyayangi dan mencintai kamu, kakak janji kakak ga akan seperti mantan-mantanmu dulu dan aku akan lebih baik dari mereka" ucap Adam menegaskan.


"Ehm...gimana Ratu? kamu terima kah cinta ku untuk berlabuh di hatimu?" tanya Adam sekali lagi.


"Ga mau kak, aku ga bisa" ucap Ratu dengan nada lesu.


"Ga bisa nolak kak maksudnya" Ratu tersenyum manis mengangkat wajah Adam.


"Serius?!" Adam melotot kaget.


"Iya sayang hehe" ucap Ratu untuk pertama kalinya ia memanggil Adam dengan sebutan sayang.


"Asik hehehehe muach!" refleks Adam mengecup pipi Ratu.


"Ih kok asal cium-cium aja kamu?!" Ratu kaget hingga membentak Adam sambil mengusap bekas kecupan itu.


"Biarin udah jadi pacar aku ini wleee..." Adam menjulurkan lidahnya karena begitu bahagia.


"Sekali lagi aku ucap makasih ya sayang, kamu udah nerima aku sebagai jagoan kamu" sambung Adam.


"Iya kak, kamu harus ingat janji kamu ya? jangan di ingkari oke?" Ratu tersenyum seakan menaruh harapan besar pada Adam untuk kedepannya.


"Iya sayang. aku janji akan semua hal itu" Adam mengusap rambut Ratu dan memeluknya.


"Makasih kak" Ratu membalas erat pelukan Adam merasa nyaman akan kehangatan yang dari dulu tak ia dapatkan dari Reno.


"Kamu janji kan ga akan berjuang untuk mengejar kak Nindi lagi?" tanya Ratu dengan linangan airmata jika mengingat besar nya cinta Adam yang dulu untuk Nindi.


"Aku ga akan pernah berjuang dan mengharapkan dia lagi rat" ucap Adam dengan tegas.


Ratu tersenyum manis mendengar penuturan pacar baru nya itu. setelah canda tawa dirasa puas, Adam pun memutuskan untuk mengantar Ratu sampai rumah agar bisa memastikan kekasih tersayang nya itu bisa selamat sampai rumah.


"Berangkat?" tanya Adam melirik kebelakang yang sudah ada Ratu dimotornya.


"Iya kak siap yuk" Ratu memeluk perut buncit Adam dan berangkat lah mereka kerumah Ratu.

__ADS_1


...****************...


Sesampai nya dirumah Ratu bergegas masuk untuk berganti baju. bu Nisa yang keluar pun menghampiri Adam. dengan sopan santunnya Adam langsung menyalami momy nya Ratu dengan penuh kelembutan yang ia miliki.


"Assalamualaikum bu.." Adam meraih tangan bu Nisa dan mengecupnya.


"Walaikumsalam bang, baru keliatan main lagi nih abang kesini hehe" ucap bu Nisa.


"Iya bu kemarin saya sempat sakit kan, so lagi masanya banyak ujian di sekolah. Un, Uas, Ukom dan sejenisnya bu hehe" ucap Adam yang makin lama merasa semakin akrab dengan bu Nisa.


"Iya becanda ibu maaf ya, luka kecelakaan waktu itu sudah membaik?" tanya bu Nisa yang jelas mengarah ke luka tembakan dan tusukan beberapa waktu lalu.


"Udah bu alhamdulilah hehe" balas Adam.


Di tengah asiknya obrolan calon mantu dan calon mertua itu (Aamiin), Ratu lewat menghampiri mereka menuju warung di sebelah rumahnya.


"Mau kemana neng? beli jajan sana buat abang kali pengen nyemil ya bang" pinta bu Nisa.


"Ga apa-apa bu ah jangan ngerepotin hehe" ucap Adam yang merasa tak enak.


"Iya mah ini mau beli dulu" ucap Ratu.


Tak berselang lama Ratu kembali membawa bingkisan hitam dan mengajak Adam untuk ke dapur menyiapkan sesuatu.


"Yuk kak kita masak" ucap Ratu lalu bergegas kedapur.


"Sana temenin bang, Ratu jarang sekali masak kalo dirumah. paling yang rajin si Nila tuh adiknya suka bikin cemilan atau ada aja dia mah yang di masak hehe" ujar bu Nisa.


"Owalah ga apa-apa nih bu saya masuk?" tanya Adam nampak grogi.


"Iya ga apa-apa cepat sana kasihan Ratu nanti nungguin hehe" balas bu Nisa.


Adam beranjak meninggalkan bu Nisa dan masuk kerumah Ratu menuju dapur.


"Misi.." dengan polosnya Adam masuk perlahan ke dapur melihat Ratu sedang merebus mie instan dan mengocok telur di mangkuk.


"Untuk apa itu dek?" tanya Adam.


"Buat masak atuh kak, aku mau buatin makanan spesial untuk pacar aku." ucap Ratu tersipu malu mengatakannya.


"Ehm..paling masak mie dan telur rebus doang hahah" jawab Adam dengan hati berbunga bunga mendengar apa yang barusan Ratu katakan.


"Ish..enak aja kamu!, dua bahan sederhana ini bisa jadi makanan enak tau di tangan aku!" Ratu nampak sewot karena ucapan Adam.


"Oke deh maaf iya maaf haha, sini aku bantu" jawab Adam mendekati Ratu.


"Nih kamu bantu ngocok telur aja, tangan aku pegel" pinta Ratu sambil langsung meraih sendok untuk mengaduk rebusan mie nya.


"Siap, urusan ngocok mah aku paling kuat hehe" ucap Adam keceplosan.


"Hm...?" Ratu langsung melirik wajah Adam dengan hambarnya seakan penuh tanda tanya.


"Eh engga maksudnya ini apa sih kan kalo laki mah kuat kocokan nya jadi cepat tercampur gitu iya hehe" wajah Adam nampak salting sambil terus mengocok telur dimangkuk.


"Hilih" Ratu memutarkan bola matanya 180 derajat dan lanjut meniriskan mie tersebut.


"Siniin kak telur nya" pinta Ratu.


Adam pun menyodorkan telur itu dan memperhatikan apa yang dilakukan Ratu selanjutnya.


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Sehat-sehat selalu ya kalian semua sekeluarga.


Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.

__ADS_1


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".


...See you on the next episode......


__ADS_2