
Pria itu ber inisial Ras dan di sebuah kerajaan diwilayah tersebut tinggal lah seorang gadis cantik yang cukup arogan. dia adalah Ar, putri sulung dari raja Hengki penguasa diwilayah itu.
Kisah bermula saat Ar sedang berkeliling pedesaan disana yang di temani dan dikawal oleh puluhan anak buah suruhan ayahnya.
Sebenarnya Ar cukup risih dengan ramainya para pengawal yang sebenarnya tak terlalu ia perlukan. namun karena perintah raja yaitu ayah nya sendiri, maka mau tak mau ia harus menerima takdir bahwa hidupnya akan selalu terkurung oleh peraturan sang baginda.
Disuatu hari, saat Ras sedang nampak berjualan buah jeruk. tak sengaja ia melihat Ar sedang berlari mengejar dua pria yang berlari kencang kearah Ras. melihat kejadian itu Ras tidak tinggal diam, dia mencoba menghentikan pelarian dua pria itu dengan cara menjulurkan kakinya hingga kedua pria itu pun tersungkur saat melewati Ras.
"Gubrak!!" suara pria itu menghantam tanah.
Melihat disekeliling mereka ramai khalayak orang. tanpa berpikir panjang mereka berdua langsung lari ngabret se'edan-edannya.
"Mau kemana kalian haha, buru-buru sekali" ucap Ras sambil mengkerutkan dahinya karena melihat kalung berliontin berlian biru itu terjatuh di hadapannya.
Ras pun menghampiri kalung tersebut dan tepat sekali putri Ar datang menghampiri.
"Kamu yang menolong saya ya? itu kalung saya." Ar nampak tersenyum lega.
"Owh maaf, saya tidak tau jika ini milik anda tuan putri" Ras segera membersihkan sidik jari nya dari kalung itu dan berlutut menyerahkan kembali kalung tersebut.
"Terimakasih ya" ucap Ar.
"Sama-sama tuan putri" balas Ras.
"Ouh ya ini imbalan buat kamu" Ar menyodorkan 5 keping emas sebagai tanda terimakasihnya.
Namun Ras dengan polosnya menolak pemberian tuan putri itu dengan alasan karena memang ia niat menolong orang lain tanpa pamrih.
Disitu lah Ar mulai penasaran dengan pria tersebut, karena selama ini tak ada yang pernah menolak kepingan emas yang berharga itu. apalagi kepingan emas pada masa itu adalah alat pembayaran yang sah.
Sejak saat itu Ras dan Ar berkenalan dan kian hari semakin dekat hubungan mereka. hingga di suatu hari baginda raja mengetahui bahwa anak sulungnya sedang dekat dengan seorang pemuda miskin dan culun.
Tentu itu menyulut emosi sang baginda sampai ia memerintahkan para pengawal untuk mengajak Ar pulang ke kerajaan. Ras yang melihat kejadian itu, dengan nekat akan mengantarkan tuan putri Ar pulang menemaninya.
"Tunggu!" teriak Ras.
"Akan aku antarkan tuan putri pulang ke kerajaannya" dengan tegas Ras bicara lantang di depan semua orang termasuk pengawal putri Ar.
"Cepat bawa dia!" perintah ketua pasukan itu pada salah satu anak buahnya.
Tanpa rasa kemanusiaan Ras ditendang hingga terkapar di tanah dan diikat kedua tangannya kebelakang. tuan putri yang melihat itu tentu saja tidak tega.
"Tolong lepaskan Ras!" pinta Ar.
"Maaf tuan putri, ini sudah kehendak baginda Raja" ucap si ketua.
Akhirnya dengan pasrah, Ras berjalan menuju istana tempat tinggal putri Ar. beda halnya dengan Ar yang dituntun rapi menaiki kuda.
Setelah menempuh perjalanan cukup panjang. akhirnya Ras sampai di istana kerajaan yang super megah dan besar. mulutnya hanya melongo menatap bangunan besar dihadapannya.
"Ayo lanjut berjalan!" ketua membentak Ras.
"Jangan kasar-kasar" pinta Ar.
Sesampainya di hadapan baginda raja Hengki, Ras menundukan kepalanya tak berani menatap langsung kearah baginda.
"Siapa kamu nak?!, berani-beraninya kamu mendekati putri sulung saya." ucap baginda kepada Ras.
Namun tiba-tiba, cerita dongeng Adam harus terputus oleh bu Nisa yang datang menghampiri mereka berdua sambil membawa dua cangkir teh manis hangat.
__ADS_1
"Hey...diminum dulu yuk teh nya?" ucap bu Nisa.
"Iya bu makasih ya" balas Adam manis.
"Yaudah ibu tinggal kedapur lagi ya" sambung bu Nisa lalu beranjak kembali.
"Di lanjut kak" ucap Ratu sambil meraih gelasnya dan meminumnya perlahan.
"Singkat cerita aja kali ya dek" ucap Adam meniup tehnya dan meneguknya perlahan.
Back Story mode :
Setelah perkelanan itu, Ras dan Ar diizinkan untuk saling berteman. cukup lama mereka dekat satu sama lain, Ras baru mengetahui bahwa sebenarnya Ar mengidap penyakit kanker paru-paru yang sangat parah.
Penyakit itu hanya bisa disembuhkan oleh ramuan yang terbuat dari kelopak bunga mawar hitam. bunga itu terdapat di tengah danau yang dipenuhi puluhan buaya putih yang sangat ganas.
Sudah puluhan bahkan ribuan penjaga kerajaan kerajaan berusaha mendapatkan kelopak bunga mawar tersebut, namun na'as semua hanya menjadi santapan buaya putih itu.
Setelah mendengar cerita Ar, Ras bertekad untuk mendapatkan bunga itu untuk Ar seorang, yaitu wanita yang sangat ia cintai.
Tapi keinginan Ras ditolak mentah-mentah oleh Ar. karena dia tak mau kehilangan pria yang mencintainya setulus Ras.
Banyak raja muda yang mencoba melamar Ar, namun mereka semua hanya menginginkan jabatan dan kekayaan baginda Hengki. dan saat Ras datang dihidup Ar, dia menunjukan ketulusan cinta yang tak pernah Ar liat dipria mana pun selain Ras.
Kini Ar dan Ras sudah direstui oleh baginda Hengki untuk saling menjaga dan mencinta putri sulungnya itu. namun mendengar calon istrinya mengidap penyakit berbahaya.
Tak mungkin Ras membiarkan Ar menderita dengan penyakit ganas tersebut. hingga pada suatu hari Ras memutuskan untuk berangkat ke danau itu seorang diri.
Tanpa teman apalagi saudara, ia terus berjalan 4 hari empat malam hanya demi kelopak bunga mawar itu.
Singkat waktu setelah empat hari putri Ar mencari keberadaan Ras yang menghilang. seluruh penduduk desa di beri sayembara barang siapa yang dapat menemukan Ras, akan diberi hadiah sekantung emas.
Hingga sore tiba, akhirnya seorang pengawal menemukan Ras dalam keadaan ripuh lalu dibawanya kehadapan baginda Hengki.
"Dari mana saja kamu Ras?" ucap Ar yang dari tadi berdiri disamping ayahnya.
"Aku sudah mendapatkan bunga itu Ar" ucap Ras dengan raut wajah meringis menahan kesakitan.
"Apa maksudmu?" tanya Ar semakin khawatir.
"Aku hanya mau bilang, Ar. bahwa aku sangat mencintaimu walau status sosial aku jauh dari keturunan darah biru. tapi cinta ku sangat tulus untukmu" ucap Ras tertatih.
"Aku mohon sama kamu pakai kelopan bunga ini untuk kesembuhan penyakitmu ya, agar kepergiaan ku tak sia-sia. kesehatan dan kebahagiaan Ar nomor satu untuk aku." sambung Ras.
Hingga tiba-tiba Ras terkapar jatuh dihadapan baginda Hengki dan Ar. sang Ratu yang melihat pria yang dia sayanginya terkapar lemah tentu langsung beranjak menghampirinya.
Dan sungguh betapa syok nya Ar saat membuka tudung yang dipakai Ras itu. melihat kedua tangan Ras sudah habis terputus dengan kondisi yang sangat mengerikan.
Di detik-detik nafas terakhis Ras, dia sempat tersenyum manis dipangkuan paha putri Ar. menahan perih luar biasa yang dia rasa di sekujur tubuhnya. namun masih bisa ia sembunyikan rasa sakit itu di depan Ar.
"Ar jangan nangis, aku ngelakuin semua ini hanya demi kamu seorang ya" ucap Ras terbata-bata.
"Aku sayang kamu aku mencintai kamu, tapi aku tidak bisa menjadi yang terbaik untuk kamu Ar, aku tak pantas bersanding dengan anak seorang Raja yang terhormat" Ras meneteskan airmata menahan sakit dan kesedihan yang mendalam.
"Ar, ingat selalu ya kesehatan dan kebahagiaan kamu prioritas aku. tolong kabulkan permintaan aku untuk memastikan bahwa kamu akan selalu sehat ya" pinta Ras dalam keadaan kritisnya.
"Level tertinggi dalam mencintai..adalah mengikhlaskan. aku beruntung kenal denganmu sayang." nafas Ras makin tersedak diikuti aliran darah dari kedua lengannya yang sudah terputus entah dimana.
Sampai akhirnya pada 8418 masehi, seorang pria sederhana yang begitu tulus mencintai wanitanya harus tewas karena keganasan buaya putih.
__ADS_1
Ar menangis sejadi-jadi nya memeluk Ras dalam dekapannya. merasakan luka begitu dalam menyayat hati nya melihat calon pangerannya harus tewas demi kesembuhan dirinya.
Ditengah isak tangisnya, Ar meraih kendi berisikan setangkai mawar hitam yang Ras dapatkan setelah berjuang untuk mendapatkan bunga langka itu. Ar bertekad untuk sembuh agar pengorbanan Ras tak sia-sia.
Beberapa tahun kemudian, raja Hengki sedih melihat Ar yang tak mau mencintai seorang pria lain lagi. baginda Hengki tau bahwa putrinya hanya mencintai pemuda bernama Ras.
"Aku akan selalu mengingatmu Ras, mencintai dan menyayangi sosok pemberani dengan ketulusan yang luar biasa. seorang pria yang tewas hanya demi kesembuhan aku. terimakasih" ucap Ar sambil memeluk tangkai bunga mawar hitam di dekapannya.
Story mode off.
"Lalu bagaimana kak keadaan putri Ar setelah itu?" tanya Ratu dengan tetesan airmata yang membanjiri pipinya.
"Ar memilih untuk menua hingga akhir hayatnya, ia tak menikah bahkan tak mencintai seorang pria lain selain Ras." balas Adam.
"Kesetiaan yang sungguh luar biasa", balas Ratu tersenyum mengelap airmatanya.
"Dan sekarang kamu tau, betapa berarti nya kata RasAr dalam hidup aku?, kata itu berasal dari gabungan nama sepasang insan yang saling mencintai. saking cintanya Ras rela kehilangan kedua tangannya bahkan nyawanya, hanya untuk kesembuhan Ar yaitu putri kerajaan yang sangat ia cintai" jelas Adam.
"Namun perbedaan status membuat Ras sedikit tak percaya diri untuk melamar Ar, hingga dia berjuang sendiri untuk mendapatkan kelopak mawar itu walau dia tau bahwa resikonya adalah kehilangan nyawa" ujar Adam.
"Dan Ar memilih untuk menjadi perawan tua karena cintanya tak mampu ia berikan kepada pria lain sekali pun pria itu dari keluarga kerajaan" Ratu menyambung penuturan Adam.
"Karena cinta bukan sekedar kepingan emas yang bisa ternilai oleh satuan materi" ucap Adam.
"Tapi cinta adalah sebuah rasa yang saling menjaga satu sama lain" Ratu menggenggam tangan Adam penuh maksud.
"Sekarang kamu tau kan Kesetiaan itu apa?", tanya Adam menatap Ratu.
"Iya kak aku paham arti kesetiaan itu" balas Ratu.
Adam memeluk tubuh Ratu begitu hangat ditengah gemericik hujan di atas atap. rasa cinta dan kasih sayang seakan hidup lebih kuat dalam kedua hati mereka.
"Tapi kak, aku sekalian ingin jujur mumpung kita baru awal pacaran. aku ga mau kak Adam menyesal di kemudian hari karena kekurangan aku" ucap Ratu dalam dekapan hangat Adam.
"Silahkan rat, sekarang kan aku pacar kamu. apapun keluh resah kamu sudah berhak untuk kamu ceritakan ke aku" ucap Adam manis sambil melepas pelukannya.
"Sebenernya aku sama...
Bersambung...
..."Level tertinggi dalam mencintai adalah mengikhlaskan seseorang demi kebahagiaan nya. walau itu bukan bersama kita"...
...-Ras8418 Masehi-...
Yoho... alhamdulilah ya Allah masih diberikan kesehatan untuk melanjutkan cerita novel kesayangan kalian ya hehe...
Sebelumnya maaf banget ini mah ya Rindu sempat hiatus seminggu lebih dikarena kan masalah hati, kerjaan maupun kehidupan real aku yang penuh lika liku bak labirin besar😊.
Semoga cerita ini masih selalu di minati ya oleh kalian semua para Reader and Author ter the best 🥰🎉.
Ga lupa juga Rindu selalu doakan buat kalian semua sekeluarga semoga sehat selalu dijauhi dari penyakit maupun marabahaya ya...
Happy Nice Day....
...***Introvert****🎉Berjiwa💞****Ganda***...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
__ADS_1
...See you on the next episode......