Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Analisa yang sangat Detail


__ADS_3

Adam semakin mendekati bibir Ratu, Destroy yang sedang di situ pun mengalihkan pandangan nya ke arah lain seakan tahu petingginya ingin melakukan apa, Dan tanpa sadar Adam pun langsung...


Next Episode...


"Maaf dek" ucap Adam depan wajah Ratu sembari mengambil daun kering di atas rambut Ratu.


"Ih kak Adam apaan sih ah!" Ratu kesal sambil mendorong Adam.


"Ngeselin banget sih nih cowok ah, bikin orang deg deg'an aja tau nya ada daun doang di kepala gw!" gerutuk Ratu dalam batinnya.


"Lah ya maaf dek wkwkw ini ada daun kering, kamu mau di katain orang gila sama temen kelas kamu hehe?" ucap Adam coba menjelaskan ke Ratu sambil menunjukan daun itu.


"Tau ah..ngeselin kamu" ucap Ratu sambil beranjak dari Uks ke arah kelasnya.


Adam pun mengejar Ratu, untuk terus merayunya walau dia tak menoleh ke Adam sama sekali dan lebih memilih terus berjalan tanpa menghiraukan Adam yang mengikutinya.


Hingga akhirnya sampai di lorong tangga arah kelas jurusan APH(Akomodasi Perhotelan), walau Ratu sudah naik terlebih dahulu ke arah kelasnya, namun Adam tak lelah mengikutinya hingga tiba tiba dia menabrak sosok tinggi langsing seorang pria yang tak lain adalah Rivaldo, senior Aph sekaligus kekasih dari Nindi.


"Woy uhuh haha kalem bos!" ucap nya sambil mendorong Adam ke mading yang menempel di dinding lorong itu.


"Mau kemana lu hah bukan jurusan lu bro disini haha" ucapnya sambil melirik seragam werpack Adam dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"Iya do sorry ya tadi gw buru buru hehe" ucap Adam santai mendinginkan suasana.


Namun Aldo terus saja berbicara dengan nada tinggi bahkan menyombongkan dirinya didepan Adam.


"Dengar ya dam..sekali lagi lu berani nginjekin kaki lu di kawasan jurusan APH ini gw ga segan segan ngabisin lu ya " dengan nada sombong Aldo berbicara depan wajah Adam.


"Heran gw kok Nindi mau ya pacaran sama lu hehe" ucap Adam balas menyinggung Aldo.


"Heh..anj*ng kalo ngomong yang sopan lu bangs*t" Aldo emosi sambil mencengkram kerah baju Adam.


"Ya lu yang kurang ngajar duluan sama gw do!" balas Agam membentak Aldo dengan nada tegas dan keras yang membuat suaranya bergema di lorong kelas itu.


"Bangs*t berani lu ngelawan gw di daerah kekuasaan gw?!" Aldo pun tak mau kalah balik membentak Adam.


Adam yang paham sebentar lagi bel masuk akan berbunyi, yang tentu saja menandakan akan banyak guru dan siswa siswi berlalu lalang dilorong tersebut.


Adam yang paham kondisi ini pun tiba tiba melihat jam tangan nya yang menunjukan pukul 06.50 Wib. tanpa alesan yang jelas Adam pun malah seakan menyerah dan merasa takut dengan Aldo saat itu.


"I..iya do maafin gw ya maaf" ucap Adam memelas.


Aldo yang melihat Adam ketakutan itu pun langsung membanting tubuh Adam ke dinding itu lagi dengan lebih keras.

__ADS_1


"Nah makanya lu mikir sebelum bertindak bodoh haha, jangan sok nantang gw dam ah lu bangs*t" ucap Aldo sambil mengangkat tangan nya yang siap menghantam wajah Adam.


Namun tiba tiba tanpa disadari Aldo, mrs.Nur salah satu kepala program Aph lewat lorong itu diwaktu yang tepat. sontak melihat Adam yang ingin di pukul anak muridnya pun mrs.Nur tidak tinggal diam.


"Aldo!" teriak Mrs.Nur dengan keras membentak Aldo yang membuat Aldo kaget seketika melepaskan kerah baju Adam.


"Eh i..iya bu maaf iya pagi mari bu hehe" ucap grogi dari Aldo yang tiba tiba nyalinya menciut sebesar biji congklak.


"Maaf maaf bikin malu jurusan kita aja kamu, ikut ibu ke ruang BK sekarang!" sambung mrs.Nur membentak Aldo untuk segera mengikutinya.


"Iya bu iya, awas lu dam urusan kita belum selesai" menunjuk wajah Adam dengan nada penuh emosi dan dendam lalu mengikuti mrs.Nur.


"Aku tunggu" ucap Agam sambil tersenyum jahat bagaikan iblis yang siap menggoda manusia.


"Diam bukan berarti kalah, mundur bukan berarti nyerah" ucap Agam dalam batin sambil merapihkan kerah bajunya.


"Karna otot bukan menjadi tolak ukur kejantanan lelaki" ucap Adam melirik Agam sambil perlahan berjalan kearah kelasnya.


"Tapi lelaki sesungguhnya, yaitu dia yang bisa menahan emosinya, dan bermain otak tanpa menimbulkan keributan dimuka umum." balas Agam sambil membalas lirikan Adam dan bersalaman ala Destroy lalu melanjutkan berjalan menuju kelasnya.


...***...


Ternyata semua itu adalah rencana Adam untuk memasukan Aldo ke ruang BK di karena kan Agam sedang tidak ingin ada keributan dipagi hari yang cerah itu.


Adam ternyata sudah memperkirakan bahwa mrs.Nur biasa sampai di sekolah di dua kemungkinan waktu. yaitu jika diantar suaminya mrs.Nur biasa sampai pukul 06.40 wib. namun jika naik angkutan umum mrs.Nur akan datang tepat jam 06.51 wib di sekolah, tapi saat tadi di uks sedang berkumpul Adam menyadari ketika melihat jam tangannya menunjukan pukul 06.40 wib namun tak melihat mrs.Nur datang atau melewati Uks yang tentu saja itu menaruh kemungkinan berikutnya yaitu bahwa mrs.Nur hari ini tak diantar suaminya yang menyebabkan dia akan datang di pukul 06.51 wib. karna menyadari hal itu lah mengapa Adam tiba tiba menurunkan emosinya dan membiarkan Aldo menindas dirinya, yang tanpa sadar itu hanya lah pengalihan waktu sembari menunggu mrs.Nur datang melewati lorong itu yang tentu saja akan memberi kesan bahwa Aldo yang membully Adam. dengan begitu Adam tak merasa disalahkan oleh mrs.Nur justru sebaliknya mrs.Nur malah meminta maaf atas kelakuan anak muridnya.


Waw...sungguh trik yang tak terbayangkan sampai sedetail itu, mengapa Adam bisa mengetahui analisa sedalam itu?apakah dia mengikuti para guru itu atau ada orang dalamnya? jawabannya akan terungkap di episode episode selanjutnya guys.


...***...


Bel Istirahat pun Berbunyi saat jam dinding kantor ruang guru menunjukan pukul 09.40 win.


Di kelas X Aph Dua.


"Rat ayo kekantin yuk jajan" ucap temen sebangku Ratu mengajaknya kekantin.


"Ehm duluan aja deh gw bawa bekel kok hehe" balas Ratu dengan berbohong karna sebenarnya Ratu tak membawa bekal karna memang ibunya selalu sibuk dipagi untuk berkeliling menjajakan dagangannya, terlebih lagi Ratu hari ini lupa membawa uang jajannya yang mengharuskan Ratu menahan lapar sampai pukul 15.00 wib atau sampai pulang sekolah.


Tak lama kemudian Adam dengan santainya masuk ke ruang kelas Ratu yang sontak membuat semua teman kelasnya Ratu terfokus kearah Adam.


"Hay...ehm..maaf ya atas candaan aku tadi pagi dek hehe" Ucap Adam yang duduk di samping Ratu.


Tiba tiba wanita berkacamata menepuk pundak Adam.

__ADS_1


"Misi kak hehe aku mau ambil uang di tas" seorang wanita menunjuk tasnya yang tertindih tubuh Adam.


"Eh iya iya maaf dek hehe" Adam terkejut dan langsung menggeser tubuhnya.


"Kak..kakak pacarnya Ratu ya hehe?" ucap gadis itu lagi.


"Eh bukan kok gw kakaknya Ratu" ucap Adam melontarkan senyum manis padanya.


Gadis itu pun pergi, Adam kembali lagi menoleh kearah Ratu yang sedang cemberut tapi Adam tidak menyerah dia berkali kali menghibur Ratu namun tetap saja respon Ratu bagaikan es kutub yang begitu dingin terhadap Adam.


"Hm..yaudah kamu boleh ngambek ke aku, tapi tolong perut kamu harus tetap di isi ya pulang sekolah masih lama, aku ga mau kalo kamu harus sampai maagh hanya karna telat makan ya dek" ucap Adam dengan lembut sambil menyodorkan sebungkus nasi kuning lengkap dengan sebotol air mineralnya.


"Tolong habisin ya" sambung Adam mengusap rambut Ratu.


Ratu pun luluh seperti margarin dalam wajan panas saat melihat perhatian luar biasa dari kaka kelasnya yang bahkan belum pernah diberikan oleh pacarnya dulu semasa SMP.


Ratu mengambil tangan Adam yang diperban dengan kain kasa dari rambutnya lalu menundukan wajah dan mencium tangan Adam layaknya seorang istri shaleha yang menaruh hormat pada suaminya.


"Ehm..makasih ya kak atas perhatiannya kamu sampai rela nganterin makanan buat aku" ucap Ratu dengan rasa terharu.


"Iya sama sama hehe..yaudah di abisin ya aku mau ke kantin dulu sama teman teman tuh" ucap Adam sambil melirik kearah pintu kelas yang sudah berdiri tiga bodyguard Adam yang tak lain adalah Axel, Dafa dan Ferdi.


"Hati hati kak.." ucap Ratu mulai nampak senyum manis.


"Siap..papay" ucap Adam sambil beranjak keluar kelas Ratu.


Ratu pun makan dengan lahap nasi kuning pemberian Adam sampai habis tak tersisa.


Singkat waktu pun berjalan sampai tiba di hari minggu sore.


"Ehm..ku coba telpon kak Adam ah" ucap Ratu sambil mencari nomor Adam di daftar kontak Hapenya.


"Drrrt...Drrttt.."


Suara getar Hape Adam dari atas meja belajarnya.


"Aduh siapa sih yang ganggu Me Time gw sore sore gini dah ah, biasanya si Ferdi nih anak iseng aje ah" ucap Adam menggerutu.


Adam yang sedang menikmati waktunya dikamar hanya menggunakan celana boxer pendek pun dengan berat hati harus beranjak ke meja belajarnya untuk mengambil Hapenya yang berdering sedari tadi.


"Halo..walaikumsalam" ucap Adam menjawab salam dari orang yang menelpon itu.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like, koment dan Vote ya..karena saya sendiri masih perlu banyak saran, masukan ,dan kritik dari para senior senior ini hehe...see you next laterπŸ™πŸ»πŸ˜‰


__ADS_2