
Mereka saling berhenti diwaktu yang bersamaan hingga tabrakan pun dapat dihindarkan. namun karena emosi Adam masih tersulut tentu peraduan cekcok pun terjadi diantara kedua belah pihak.
"Selow aja bang bawa motornya!" ucap salah satu pria yang diboncengi itu sambil menarik tuas motor nya secara perlahan ingin melaju kembali.
"Yeh.. lu yang ga liat kiri kanan tol*ol lu!" ucap Adam yang semakin kasar sambil menatap tajam mata mereka.
"Ay, sabar hih" Ratu begitu ketakutan memeluk Adam takut terjadi keributan ditengah jalan itu.
"Jeh santai aja lu be*go!" balas si pria itu sambil melaju kencang meninggalkan TKP.
"Turun lu sini anjing! ah kont*l lu semua!" geram Adam sampai memutarkan kepalanya menatap pria tadi yang perlahan menghilang dari pandangannya.
"Sayang udah ih!" akhirnya Ratu yang sedang dalam keadaan sesak pun terpaksa angkat bicara membentak Adam saking keterlaluan nya bahasa kotor yang keluar dari lisan pacarnya itu.
Adam hanya menghela nafas dan melanjutkan kembali perjalanan menuju rumah Ratu.
[Sesampainya dirumah Ratu]
Adam turun dan langsung duduk diteras dengan mata memerah. disusul Ratu yang ikut turun dan duduk berjarak dengan Adam. saling diam karena rasa kesal satu sama lain.
Namun sayangnya bu Nisa malah ikut keluar sekedar menyapa anak gadisnya. sontak itu mengejutkan Adam dan Ratu seketika.
"Eh udah pulang kalian?" sapa ramah bu Nisa.
"Iya mah udah" sahut Ratu dengan singkatnya sambil berusaha menutupi wajahnya yang memerah pula karena menahan kesal dan tangisnya.
"Owalah yaudah mamah tinggal dulu kedalam ya sayang" sambung bu Nisa.
"Iya mah" sahut Ratu kembali.
"Untuk apa kamu masih disini?, udah sana pulang" Ratu mengusir Adam secara halus.
"Nanti aku juga pulang, aku mau ngingetin kamu dulu jangan mudah disentuh atau tergoda pria lain ay" ucap Adam memulai perdebatan nya.
"Gw ga sengaja meluk dia kak! tolong ngertiin gw sekali aja kek!" jawab Ratu dengan penekanan disetiap nadanya.
"Alasan! ya bagi mu gak apa-apa tapi bagi dia suatu keberuntungan bisa ngerasain mahkota mu ay!" balas Adam lagi yang terus mengucilkan Ratu.
"Yaudah lu pegang juga nih punya gw hah! biar lu puas!!" ucap Ratu yang muak sampai ia membuka sleting jaketnya dan membusungkan dada ke arah Adam.
"Ga usah lu sibuk mikirin posisi orang lain kak, pikirin aja dulu perasaan gw gimana saat lu hina dan maki gw tiap lu cemburu seperti ini!" balas Ratu.
"Ngomong terus begitu seakan ga pernah peduli semua nasehat gw" balas Adam kembali.
"Itu bukan nasehat! itu makian kak" Ratu menatap Adam dengan mata yang mulai berlinang air mata.
Tiba-tiba Adam beranjak dari teras Ratu menuju tempat sampah didepan rumah Ratu, mengambil serpihan botol sirup yang sudah pecah.
Ia genggam pecahan botol itu ditangan kirinya dan...
"Suara kaca yang menyayat sedikit telapak tangan kirinya Adam"
"Be*go lu ngapain?!" ucap Adam panik sambil menahan luka sayatan itu.
Ya, benar sekali dugaan kalian para reader. siapa lagi yang orang gila yang melukai dirinya sendiri saat sedang cemburu selain Agam Pratama Sanu. kini Agam hadir kembali dan berusaha mengambil alih raga Adam yang sedang dilanda api cemburu itu.
Ratu masih terdiam tak mau memandang Adam, pura-pura tak peduli dengan pacarnya yang sedang sibuk di tempat sampah.
"Lu udah nyakitin cewek yang gw sayang dan lu masih nanya gw ngapain hadir hah?!" bentak Agam yang sudah meluap emosinya.
"Eh lu diam ya bang*sat!, lu ga tau rasanya pacar lu meluk cowok lain yang tentu aja tuh cowok kegirangan ngerasain payu*dara pacar gw hah!" Adam terus berdebat dengan nada tinggi menuturkan kecemburuan nya pada Agam.
"Lu tadi di sodorin buat megang dan remas payu*dara nya Ratu kenapa lu tolak?! kalau semua ini hanya karena rasa iri kenapa gak lu jamah dia tadi hah!" Agam semakin naik pitam dibuatnya.
"Gw sayang dan cinta sama dia, tugas gw ngejaga dia bukan ngerusak dia gam!" balas Adam yang sudah mulai skak mat atas perkataan sendiri.
"Ya itu lu paham ta*i" balas Agam yang langsung menghina Adam didepan wajahnya.
"Kalau lu sayang dia, mau ngejaga dia yang lu tunjukin kedewasaan lu. ada masalah selesaikan empat mata bicara baik-baik. bukan malah menghina dan ngomelin dia habis-habisan" tutur Agam dengan bijaknya.
Kini Adam hanya terdiam melongo mendengar perkataan kembarannya itu, menyesali semua perbuatan nya barusan terhadap Ratu.
"Si gob*lok malah bengong ah be*go lu kalau lagi cemburu!" bentak Agam lalu pergi beranjak ke teras menemani Ratu kembali.
"Sayang aku minta maaf ya?" ucap Agam sambil mengusap pundak Ratu.
"Gak mempan gw dirayu! cuih.." ucap Ratu sambil membuang ludah ke arah arah samping.
__ADS_1
"Ih sayang maafin aku dong please" Agam pantang menyerah sampai meraih tangan Ratu dan mengecupnya sambil tersenyum manis menggoda kekasihnya.
"Bodo" ketus Ratu yang masih ngambek.
Saat Agam hampir putus asa untuk merayu sang kekasih, terlintas ide konyol namun ia yakin itu bisa membuat Ratu tersenyum kembali.
Melihat ada galon kosong disamping rumah Ratu, Agam pun mengambil galon itu dan coba membersihkan nya sejenak.
Melirik ke warung seberang rumah Ratu, nampak seorang pemuda kurus kering seumuran Agam sedang memetik senar gitar sendirian.
Sontak Agam memanggil pria itu dan mengajak nya bergabung sebentar.
"Lay.. sini dah bentar" ucap Agam memanggil pria itu.
"Eh bodoh, itu kan si Indra mantan nya Ratu!, ngapa lu ajak kesini hah?!" Adam yang mengetahui hal itu pun sempat panik dibuatnya bahkan sempat memanas lagi hatinya terbakar api cemburu.
"Terus gw peduli? bodo amat haha. sans aja sih kalau pun dia macam-macam abis dia ditangan gw" ucap Agam dengan percaya dirinya.
[Tak lama kemudian pria yang bernama Indra itu pun meghampiri Agam]
"Ada apa nih bang?" tanya Indra yang merasa gugup saat berdiri disamping Agam.
Agam membisikkan sesuatu ke telinga Indra cukup lama, hingga saat Ratu menoleh pun sempat jengkel karena kenapa sih Adam harus memanggil mantan nya untuk bergabung nongkrong bareng.
"Hih si kurus ngapain sih ah bikin makin bad mood aja" ucap batin Ratu sambil memutar bola matanya membuang muka.
Indra duduk berjauhan dengan Ratu sedangkan Agam duduk di samping Ratu. dimulai dengan ketukan ala gendang yang Agam mainkan di galon kosong itu, di ikuti dengan suara petikan senar dari gitar yang Indra mainkan.
[Mengalun sebuah irama nada lagu yang Ratu belum ketahui sebelumnya]
"Ku tanya kamu, ku tanya padamu🎶"
"Bersedia kah kau.. jadi pendampingku🎶"
"Mencintai.. menyayangi aku🎶"
"Dan berdua dalam.. doa yang sama🎶"
Hati dan pikiran Ratu pun terketuk saat mendengar bait pertama dari lirik lagu yang Agam nyanyikan.
"Um.. merdu juga gila suara vokal pacar gw hehe" ucap Ratu dalam batinnya tersenyum tipis.
"Ku sapa sang malam..🎶"
"Melukis namamu🎶"
"Agar cinta ini.. takkan pernah pudar🎶"
"Until jannah🎶" (Sampai Surga).
Ratu pun seketika menaikkan alisnya sebelah saat mendengar reff yang Agam nyanyikan dengan begitu lembut dan mendalam.
"Ih my god, ngena banget liriknya ya Allah" ucap Ratu dalam batin nya.
"Banyak yang bilang cinta sampai mati🎶"
"Ku tak mau bilang, hanya sampai mati🎶"
"Tuhan pertemukan ku dengan nya dua kali🎶" sambil menunjuk kearah Ratu.
"Pertama didunia.. kedua di surga🎶"
Sontak Ratu langsung menoleh kearah Adam saat mendengar lirik itu. tersenyum malu namun mampu meluluhkan hati Agam yang membuat Agam semakin bersemangat menyanyikan lagu itu.
[Di reff kedua Agam lebih menekankan suaranya dan menghayati makna lagu itu yang sungguh luar biasa tulus dari hatinya untuk Ratu]
"Ku sapa sang malam..🎶" Agam melirik langit cantik yang dipenuhi bintang malam itu.
"Melukis namamu🎶" melirik tajam kearah Ratu saling bertatapan.
"Ku bisikkan bumi🎶" Agam menundukkan kepala.
"Langit mendengar🎶" kembali menatap langit dan menadahkan sebelah tangannya
"Agar cinta ini.. takkan pernah pudar🎶"
"Until jannah🎶"
Menutup mata dan menghadap langit. begitu tulus menyampaikan sebuah lagu yang berisikan doa Agam untuk hubungannya dengan Ratu agar kekal abadi sampai ke surga sang illahi.
__ADS_1
Dan untuk Ratu yang seorang penyuka musik, tentu aksi Agam membuat hati nya terpukau. luluh tak berdaya dibuai dengan suara merdu nan basah dari sosok Agam.
"Ehm.. ay!" Ratu langsung memeluk erat leher Agam diiringi isak tangis haru nya.
Agam memberi isyarat kepada Indra untuk segera pergi dari sana. Indra yang merasa takut karena tubuh Agam lebih kekar pun tentu tak bisa menolak. ia langsung beranjak pergi ke warungnya kembali.
Walau dengan perasaan panas hati melihat sang mantan memeluk pacar barunya yaitu Adam.
...
"Hust sayang kenapa nangis hm?" tanya Agam sambil membalas pelukan Ratu dan mengusap punggungnya.
"Ga apa ay, mungkin benar aku nya aja yang salah karena ga jujur dari awal kejadian itu hm.." Ratu memeluk erat tubuh Agam.
"Iya sayang ga apa-apa kok, aku juga minta maaf ya tadi sempat emosi sama kamu" balas Agam mengusap rambut kekasihnya.
"Iya sayang" Ratu makin bersandar di dada bidang Agam hingga membuatnya merasa nyaman.
"Tapi sayang juga harus ingat lain kali, kalau ada masalah atau apapun yang ber'urusan dengan pria lain harus lapor aku dulu ya hehe" Agam melepas pelukannya dan saling menatap.
"Iya ayang hehe" Ratu tersenyum manis sekali menatap Agam.
Ratu merasa lega dan fresh kembali mood nya. setelah melihat aura yang benar-benar berbeda dari sosok Adam yang mudah cemburuan.
Bahkan dalam hati, Ratu semakin penasaran untuk mengetahui lebih jauh tentang kepribadian asli dari kekasihnya itu.
"Ayang ci*um" ucap Ratu tanpa sadar.
"Hah? enggak ah haha kamu mah ada-ada aja" balas Agam yang sok jual mahal.
"Ih ci*um sedikit sini" sambung Ratu sambil melirik sekitarnya yang sudah sepi sekali.
"Ga mau ah haha" balas Agam terus ledeknya.
"Ih aya.." suara Ratu terputus saat bibirnya langsung dilahap oleh Agam yang mulai bergairah.
Dan ya, pergulatan bibir pun tak bisa dihindarkan. saling mengecup dan menjil*at bibir satu sama lain. seakan dunia milik mereka berdua.
[Setelah cukup meredam emosi dengan kissing sejenak]
"Makasih ya ay masih mau bertahan sama aku yang ga jelas begini sikapnya", ucap Agam setelah melepas bibir Ratu lalu merangkulnya.
"Iya sayang maafin aku juga udah ga bilang kamu sebelumnya." balas Ratu yang masih melingkarkan tanganya di perut Agam.
Ternyata sedari tadi Adam memperhatikan kedekatan Agam dan Ratu. nampak sedikit rasa iri dari pandangan mata Adam atas kedekatan yang belum pernah Adam rasakan dengan Ratu belakangan ini.
"Seperti nya Ratu lebih bahagia dengan lu gam dibanding dengan gw" ucap Adam sambil terus memandangi pacarnya yang tengah bermesraan dengan kembarannya.
"Insyaallah, aku akan selalu buat kamu bahagia dalam pelukan ku ay" ucap Adam sambil mendekati Agam lalu menyentuh pundaknya.
Tiba-tiba raga Adam bergetar sejenak yang tentu saja membuat Ratu yang sedang nyaman dipelukannya merasa kaget tiba-tiba .
"Eh ay, kenapa kamu? menggigil dingin kah?" tanya Ratu yang sok polos namun sebenarnya curiga.
Apalagi mengingat bahwa ia sedikit mengerti tentang hal-hal yang berbau mistis.
"E.. engga ay hehe sini peluk lagi" balas Adam yang sudah mengendalikan raga nya kembali.
..."Lebih baik melukai raga sendiri dibanding harus mengungkapkan kekecewaan yang akan melukai hati orang lain"...
...-Agam Pratama Sanu-...
Bersambung...
Kalian suka baca cerpen juga? pas banget aku bawa rekomendasi cerpen menarik berbagai genre. ketik aja Ar Ariska di kolom pencarian, klik profil nya. disana banyak banget deh cerpen-cerpen menarik mulai dari tentang keluarga, fiksi, percintaan bahkan anak sekolah millenial pun ada. ayo segera search dan tinggal kan jejak kalian di sana.
Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".
Jangan lupa juga untuk...
...🎊🎊🎊 LIKE 🎊🎊🎊...
...🤴🏻🤴🏻 KOMENT 🤴🏻🤴🏻...
...🐝 SHARE 🐝...
...Dan...
...💕💕💕 Tap Love 💕💕💕...
__ADS_1
...See you on the next episode...🎉👏...