Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Ilmu Baru


__ADS_3

Seminggu lebih berlalu tak terasa kini Adam bagian shift 2 atau bagian sore.


Tepatnya pukul 15.00, ia memarkirkan sepeda motornya di parkiran dan melangkah menuju pos satpam untuk absen check roll (absen sidik jari).


📱 "Sayang aku kerja dulu ya, bagian shift 2 nih" isi pesan Adam kepada Ratu sambil melangkah menuju loker tempat ia menaruh tas dan jaket.


📱 "Iya sayang, ayang semangat ya hehe" balas Ratu di WA dengan segera.


"Hahaha.. aku kangen kamu sayang" ucap Adam tersenyum sambil memandangi layar ponselnya yang berwallpaper foto imut Ratu.


Jam kini menunjukan pukul 15.45, Adam segera masuk menghpiri pak Janu untuk briefing sejenak dengan rekannya yang lain.


"Baiklah assalamualaikum selamat sore semua nya" ucap pak Janu.


"Walaikumsalam" ucap Salim, Adam dan Hengki.


"Sebelum shift 1 pulang dan shift 2 mulai bekerja marilah kita berdoa untuk keselamatan kita masing-masing. berdoa mulai" sambung pak Janu sambil menundukan kepala berdoa.


Setelah memimpin doa, pak Janu dengan segera memberi arahan tugas untuk para rekannya termasuk Adam.


"Salim nanti check produk selang dulu ya tiga dus lalu lanjut gasket empat dus sisanya free kamu mau ngecheck apa ya." perintah pak Janu.


"Siap pak laksanakan" balas Salim.


"Untuk Adam nanti kamu ikut Hengki dulu ya kontrol produksi. dikarenakan Dede lagi sakit dan tidak masuk kerja. maka yang handle check proses produksi shift 2 Hengki dan kamu ya untuk sore ini" jelas pak Janu.


"Siap pak" balas Hengki.


"Si.. siap pak" nampak ragu Adam mendengar tugas dari pak Janu.


Selesai briefing, pak Janu langsung menginstruksi kan Hengki untuk mengajari Adam bagaimana cara menjadi operator Quality Control di PT. SGS.


"Hm.. iya-iya pak oke lah kalau begitu" jawab Hengki sekilas yang masih berdiri mengantungi kedua tangannya.


"Yaudah lim, dam saya tinggal dulu ya assalamualaikum" ucap pak Janu sambil melangkah meninggalkan area checking.


"Walaikumsalam hati-hati pak" jawab Salim dan Adam serentak.


"Bang saya ngecheck barang apa nih?" sapa Adam pada Hengki.


"Libur dulu jadi checking nya dam, hari ini kita jalan-jalan ke area produksi aja dulu haha" balas Hengki sambil menyiapkan laporan kosong untuk di isi oleh petugas operator QC.


"Sini dam" pinta Hengki sambil menarik kursi dan duduk untuk menjelaskan sesuatu ke Adam.


"Iya siap, apa tuh bang?" Adam bergegas menarik kursi juga dan duduk di sebelah Hengki sambil memperhatikan apa yang mau Hengki jelaskan.


"Hari ini Adam jadi QC dulu ya bantu abang kontrol proses produksi" ucap Hengki.


"Waduh mana bisa bang saya hehe belum ada pengalaman" Adam pun terkejut mendengarnya.


"Jangan begitu dam haha pak Janu minta Adam yang bantu abang. masa mau nolak, bisa gak bisa ya kamu harus siap haha" balas Hengki dengan nada meledek Adam.


"Iyaudah deh bang, kalau memang udah tugas hehe maaf" ucap Adam dengan wajah pasrahnya.


Karena seperti yang kita tahu, Adam belum punya skill ataupun pengalaman dibidang Quality Control, wajar ia merasa minder untuk tugas barunya ini.


"Nah yaudah sini. disini ada beberapa formulir kita sebut aja form ya. tiap proses form nya berbeda-beda. Adam gak boleh salah ngambil hehe" ucap Hengki.


"Berhubung hari ini yang produksi proses extrude, press dan lem. jadi ini udah abang keluarin form nya ya. nih abang jelasin cara isinya" lanjut Hengki sambil menyodorkan beberapa lembar kertas.


"Oh iya gimana tuh bang?" Adam semakin mendekat ke Hengki dan memperhatikan serta membantu bagaimana cara mengisi formulir itu.


Setelah 15 menit dirasa cukup untuk mengajari Adam mengisi form. Hengki dengan segera mengajak Adam menuju area produksi press terlebih dahulu.


"Yuk dam berangkat" ucap Hengki sambil menyodorkan tembakan suhu.

__ADS_1


"Ayo bang, lim tinggal duli hehe" ucap Adam sambil menyapa rekan checkingnya.


"Iya siap" balas Salim sambil tangannya terus mengecheck produk selang yang berjajar rapih.


"Nah ini senjata kita untuk keliling produksi dam haha" ucap Hengki sambil menyodorkan tembakan suhu tadi ke Adam.


"Ouh ini namanya Digital Thermometer Infrared dam, atau biasa disebut tembakan suhu" jelas Hengki.


"Oke bang paham" balas Adam.


[Next...]


Di area produksi, nampak Hengki dengan serius mengajari Adam tentang prosedur menjadi operator QC di PT. SGS itu. mengingat sudah 5 tahun Hengki menjabat operator QC disana tentu itu menjadikan nya dirinya QC terbaik diantara yang lain.


Dan nampak dari wajah Hengki, ia ingin sekali menurunkan ilmu yang selama ini ia miliki ke Adam. berharap semoga Adam bisa menggantikan dirinya yang sudah berniat resign entah kapan.


Satu persatu mulai dari mesin press, lem dan extrude Hengki dan Adam datanginya secara bergiliran. melihat, menganalisa, dan mendata segala proses yang terjadi di area produksi.


Seperti mengukur dimensi menggunakan Vernier Caliper atau yang biasa disebut jangka sorong atau sigmat, mengukur suhu air menggunakan thermometer air. hingga menganalisis tiap-tiap reject dari setiap produk yang berbeda.


Hingga Agam yang sedari tadi memperhatikan apa yang Hengki ajarkan, mencoba mengerahkan seluruh isi otak dan pikiran nya untuk membantu Adam memahami dan menganalisis semua materi yang sedang di jelaskan oleh Hengki sedari tadi.


[Singkat cerita...]


Pukul menunjukan jam 23.50 wib. Salim, Adam dan Hengki sudah berkumpul menunggu waktu pulang yang akan segera tiba.


Mengobrol satu sama lain, berkenalan lebih dekat baik tentang diri sendiri maupun pengalaman.


"Jadi begitu dam rasanya jadi Qc oke? hehe" ucap Hengki sambil menyeruput kopi yang ia buat.


"Iya bang, lumayan capek harus keliling mantau semua proses produksi" balas Adam.


"Ya itu mah awal-awal aja. nanti juga kalau nyoba lagi akan terbiasa. itu mah karena belum terbiasa aja kan haha" balas Hengki dengan senyum tipisnya.


"Iya sih bang bener hahaha" Adam pun ikut menyeruput kopi Hengki yang masih hangat.


Nampak kebersamaan mulai terjalin erat diantara mereka hingga ngopi pun segelas bertiga. tapi di tengah asik nya berbincang pasal pekerjaan, hape Adam bergetar tanda ada pangillan masuk.


Dengan sopan Adam pamit sejenak menjauh dari mereka berdua dan mengangkat telepon itu yang tentu saja dari si cantik imut manis dan berjerawat.


📞 "Halo sayang, udah pulang belum kamu?"


"Belum cantik, bentar lagi pulang nih tinggal nunggu jam 24.00 hehe."


"Kamu sendiri belum tidur sayang?"


📞 "Belum, kangen ayang hehe"


"Gombal mulu udah malam juga hehe, dah cepet tudur gih sayang"


📞 "Yaudah nanti nunggu ayang sampai rumah dulu"


"Tidur sekarang!" ucap Adam dengan tegas.


📞 "Iya sayang yaudah aku bobo, assalamualaikum"


Telepon terputus.


"Walaikumsalam, suka susah kalau di omong sama calon suami hilih" ucap Adam tersenyum senyum sendiri.


"Sa ae lu pohon tomat!" ucap Rindu.


"Bawel authornya ya dih haha. iri bilang bos" ucap Adam sambil menaikkan alisnya.


"-_-"

__ADS_1


Next!!!...


Singkat waktu jam pulang pun tiba, Adam dan Salim beranjak keparkiran dan siap menuju rumah masing-masing.


"Yo duluan bre" ucap Adam lalu menarik tuas gas motornya.


"Yo hati-hati" ucap Salim dan ikut melaju motornya ke arah berlawanan.


...•••😎 IBG Season 2 😊•••...


Keesokan harinya di pagi hari, Ratu yang baru selesai melaksanakan 2 raka'at lalu kembali ke kasur dan meraih hapenya. memberi ucapan manis kepada sang jagoannya yang tentu saja masih tertidur pulas pagi itu.


📱 "Assalamualaikun sayang selamat pagi, jangan lupa sarapan dan makan siang, tidur siang dan sebagainya. jangan nakal disana ya hehe" isi pesan Ratu.


"Aduh males banget deh mandi pagi-pagi gini hehe" ucap Ratu sambil mengucek matanya bersandar di pojok kasur.


"Hust ayo semangat sekolah ah, buktiin ke momy kalau prestasi kita gak akan turun walau pacaran" ucap seseorang dalam batin Ratu sambil mendorong raganya ke arah kamar mandi.


"Eh iya benar juga haha ayo!" dengan seketika Ratu bergegas ke kamar mandi lalu langsung mengunci pintu.


"Lah si dudul gw tinggal" ucapnya kembali didepan pintu kamar mandi yang tertutup.


Beberapa menit kemudian Ratu masuk kembali ke kamar dan melepas handuk yang menutupi tubuh indah nan seksinya.


"Ngapain sih lu ngeliatin foto pacar gw?" ucap Ratu yang kesal saat dia menatap foto Ratu bersama Adam.


"Gw kangen dia hehe" ucap dia sambil mengigit sebelah bibirnya.


"Ih maksud lu apaan yey enak aja lu!" bentak Ratu sambil memakai pembungkus mahkotanya lalu mengaitkannya dibalik punggungnya.


"Bukan Adam woy! hahaha tapi kembarannya wlee haha cemburuan aja sih lu" ucap dia sambil menjulurkan lidahnya.


"Lu macam-macam sama dia awas lu ya" ancam Ratu.


"Bawel lu ah. udah cepat sarapan sana gw lapar so abis itu otw ke sekolah gw yang bawa motor ya?" ucap dia sambil berdiri menghampiri tubuh Ratu.


"Hm.. iya" jawab singkat Ratu sambil menaikkan rok pendek abu-abu nya lalu mengaitkannya di belakang pinggangnya.


"Neng ayo sarapan" ajak bu Nisa yang masuk tiba-tiba ke kamar putri sulungnya.


"Iya mah ini pakai seragam dulu ya" ucap Ratu begitu lembut.


"Baiklah mamah tunggu ya di ruang tengah" balas bu Nisa yang masih memegang sapu.


"Asiap mah hehe" Ratu begitu bahagia hari ini entah kenapa.


Setelah sarapan Mereka berdua pun tancap gas membelah jalanan menuju sekolah SMK 729.


Bersambung...


Mereka? nah loh siapa kah yang di maksud 'mereka' atau 'dia' ? adakah yang disembunyikan Ratu dari Adam?


Tunggu jawaban nya di next episode tentu nya hehe...


Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


Jangan lupa juga untuk...


...🎊🎊🎊 LIKE 🎊🎊🎊...


...🤴🏻🤴🏻 KOMENT 🤴🏻🤴🏻...


...🐝 SHARE 🐝...


...Dan...

__ADS_1


...💕💕💕 Tap Love 💕💕💕...


...See you on the next episode...🎉👏...


__ADS_2