
Di Basecamp toilet bekas, Ratu sudah tiba lebih dulu dengan membawa selembar papan kayu atau triplek dan sebuah botol berukuran satu liter.
"Lah untuk apa itu rat?" heran Ferdi menatap barang yang di bawa oleh Ratu.
"Udah ayo santai, gw udah bawa bola dan alat alat yuk silahkan kalian berlatih" senyum Rat terpancar dengan semangat yang membara.
"Tapi dek kan kamu tau kita ga bisa melawan mereka loh haduh" Adam masih saja panik dan tidak percaya diri untuk menghadapi Angga Cs.
"Yaudah kalo kak Adam rela aku kecup Angga sih ya ga apa apa kalian nyerah aja hehe" ucap Ratu santai.
"Ga akan !!" ucap serentak Destroy.
Namun Adam masih saja gelisah memikirkan cara bagaimana menghadapi tim futsal yang sudah juara berturut-turut di sekolahnya itu. di tengah kegelisahan Adam, Ratu menghampirinya dan berbicara empat mata dengannya.
"Kak..aku yakin kamu pasti akan menang, gini loh, kita ini diibaratkan sekarang adalah dua kutub magnet, yang satu plus dan minus. andai plus bertemu plus magnet tersebut akan apa?" tanya Ratu serius.
"Saling bertolak" jawab Adam masih nampak keheranan.
"Nah jika plus bertemu negatif maka akan?" lanjut Ratu.
"Saling menarik?" balas Adam.
"Nah pinter kakak aku haha, itu maksud aku kak saat kita biasa bermain otak, namun kini musuh kita pun bermain otak untuk mengatur taktik, kita lawan dari arah lain yaitu gunakan kekuatan kita " jelas Ratu.
Adam hanya bisa menganggukkan kepalanya seakan mulai mengerti apa yang dimaksud oleh Ratu, lalu Ratu membuktikannya dengan menendang kaki Adam namun respon Adam seakan tak merasa kesakitan sama sekali.
Ya..kini Adam paham betul maksud dari strategi Ratu itu, tak perlu waktu lama Adam langsung merencanakan sesuatu dengan ketiga temannya dan langsung berlatih di tempat sekecil itu bermodalkan bola, papan triplek, dan botol bekas.
"Dek nanti kamu ikut main?" tanya Adam di tengah latihannya.
"Ikut lah hehe..keeper aja aku kak" balas Ratu sambil memainkan bola kasti.
"Siap deh..makasih ya dek" balas Adam senyum manis.
Ratu hanya bisa tersipu malu melihat Adam tersenyum untuknya.
"Hm..bibirmu akan menjadi landasan bibirku tak lama lagi kak hehe" batin Ratu tanpa sadar mengkhayal seperti itu.
Waktu berlalu cukup cepat, hingga kini tiba pulang sekolah Ratu langsung menghampiri kelas Destroy untuk menjemput para seniornya.
"Kak ayo.." panggil Ratu didepan kelas mereka dengan penuh semangat.
"Siap deh..ayo gas haha" balas Axel yang tak mau kalah semangat.
Mereka pun beranjak mengarah ke lapangan, tak di sangka dilapangan sekolah tersebut sudah di kerumuni banyak siswa siswi yang sepertinya sengaja dikumpulkan oleh Angga Cs.
"Yoi...bro Destroy hahaha" teriak Angga saat melihat Destroy memasuki lapangan.
Tentu dengan spontan teriakkan Angga membuat semua pandangan mata murid-murid sekitar mengarah kepada mereka berlima.
"Ratu keeper, Dafa Ferdi jadi Pivot (pemain penyerang), Axel di Flank(sayap samping), dan gw bakal jadi Anchor (pemain bertahan) okey?" perintah Adam memberikan arahan strategi ke mereka berempat.
"Siap !" jawab tegas mereka berempat mengikuti arahan petinggi mereka.
Destroy pun bersiap diposisi nya masing-masing sesuai instruksi Adam.
"Pritttt"
__ADS_1
Suara peluit yang ditiup salah satu siswa menandakan dia seorang wasit yang akan mengatur selama pertandingan berlangsung.
Permainan pun dimulai, di menit awal Angga Cs masih dengan mudah melewati pertahanan Destroy, justru sebaliknya Destroy malah kelihatan ling-lung saat teman-teman Angga dengan lihai menggiring dan menggocek menembus gawang yang dijaga oleh Ratu.
"Kak gimana nih..dijaga dong kak hm..kok ga sesuai strategi kita" gumam Ratu ke Adam kesel.
"Sabar dek hehe, sabar maaf ya" balas Adam dengan panik.
Angga yang unggul skor 5-0 dari Destroy pun dengan sombongnya menghina Adam.
"Lagian dam..dam..apa sih kelebihan lu hah?, bela diri kurang, bola kaki yang sebagai jati diri lelaki pun lu masih ga bisa main haduh haha" ucap Anggap sambil tertawa bersama team nya.
"Bola kaki bukan menjadi patokan kejantanan lelaki nga!" ucap Adam dengan nada berat.
Tanpa disadari oleh lawan, Ferdi berhasil merebut bola dari team Angga dan mengopernya untuk Adam.
"Tapi kejantanan lelaki di nilai dari seberapa kuat kita nahan emosi saat amarah sedang membara dipikiran kita nga!" bentak Adam sambil menendang bola yang baru saja dioper oleh Ferdi dengan keras kearah gawang Angga hingga...
"Gubrak trang tang srekkk"
Suara tubuh keeper team Angga yang terpental mengenai tiang gawangnya hingga bergeser akibat tendangan dari kaki kiri Adam.
Angga yang melihat itu pun panik seketika, lalu menyuruh teamnya untuk kembali ke formasi awal. Destroy saling melirik satu sama lain dan mengangguk seakan mengerti apa yang akan dilakukan selanjutnya.
"Nah ini yang gw tunggu haha" ucap Ratu dengan girang sambil melebarkan kedua kakinya untuk berjaga takutnya kelolosan seperti sebelumnya.
"Xel..oper oper heh woy!" teriak Ferdi dengan keras ke Axel, saat bola kini sudah berada di naungan kaki kanan Ferdi, tak segan-segan dia menendang kencang ke arah wajah lawannya.
"Bek..bleng!"
Begitulah kira-kira suara bola yang menghantam wajah team Angga hingga dia merasa pusing tujuh turunan.
"Huft..Ratu kita men.." teriak Dafa yang terhenti saat menoleh ke arah keeper Destroy yang tak lain adalah Ratu yang sedang selonjoran duduk sambil meminum es teh dan somay di tengah berjalannya pertandingan.
"Hem? apa kak?!" tanya Ratu polos ke Dafa saat itu.
"Eh buset adek gw malah jajan dong haha" Axel tertawa begitu puas melihat tingkah Ratu.
"Abis gw bosen bola udah ga sampai ke gawang kita kan haha" balas Ratu.
Angga yang kesal melihat skor Destroy bagai diatas angin pun secara tiba tiba menendang bola kearah Ratu dengan tendangan mematikannya.
"Sialan lu pada!" ucap Angga sambil menendang bola begitu keras ke arah gawang Destroy, namun dengan sigap Adam langsung mengulurkan kakinya dan menahan bola itu didepan Ratu.
"Kalo ketemu kita kabur aja, entar mati." Ferdi meledek team Angga yang sontak membuat semua murid yang menonton tertawa ngakak.
Adam mengoper bola itu ke arah Ferdi, dan dengan kekuatan kaki kanannya Ferdi menge'shoot bola itu ke arah ujung tiang gawang hingga membuat gawang team Angga jatuh akibat tendangan itu.
"Prittt...pritt..pritttt"
suara peluit panjang dari wasit yang menandakan berakhirnya pertandingan dengan skor telak 6-5 yang diungguli oleh team Destroy atas kemenangannya.
Semua murid sontak berteriak tepuk tangan atas kemenangan Destroy, bahkan pelatih eskul futsal Angga pun ikut menyaksikan pertandingan yang baru saja berlangsung itu.
"Iiiyyyyees kak Adam kita menang!!" Ratu teriak bahagia sambil berlari ke arah Kakak kelasnya itu dan saat Adam berbalik tentunya dengan tiba tiba Ratu memeluknya begitu erat di depan semua siswa siswi yang menyaksikannya.
Adam dengan refleks membalas pelukan erat dari Ratu yang malah membuat Adam mengingat kembali pelukan hangat penuh kasih sayang dari mamahnya semasa dia kecil dulu.
__ADS_1
"Oh mamah, begitu hangat pelukan ini yang begitu adek rindukan mah ehm.." batin Adam terharu saat berada di pelukan Ratu.
Ternyata Ratu pun merasakan hal yang sama seperti yang Adam rasakan, entah mengapa Ratu merasa sedang berpelukan oleh sosok Ayah kandungnya yang sudah lama berpisah oleh Ibunya.
"Makasih kak" ucap haru Ratu dengan mata yang mulai bergelinang air mata.
"Hust..kenapa nangis" balas Adam sambil mengusap air mata Ratu yang perlahan menetes ke pipi chubbynya.
Ratu belum berani jujur tentang apa yang dia rasakan pada Adam, karena Ratu tidak ingin merusak persahabatan nya dengan Destroy Hanya karena perasaannya yang semakin hari semakin tak menentu.
"Engga kak aku terharu aja akhirnya Destroy bisa menang dan aku ga harus mencium Angga." sambung Ratu.
"Ga akan aku biarin itu hehe" balas Adam sambil mengusap rambut Ratu.
Dari saat itulah kedekatan Ratu seorang junior dari kejuruan Akomodasi Perhotelan dengan Adam yang merupakan senior dari kejuruan Teknik Sepeda Motor mulai diketahui murid satu sekolah yang salah satunya adalah Roy, yang ternyata dari tadi memantau Destroy sparing futsal dengan team Angga.
Roy yang berada ditengah kerumunan siswa siswi hanya menatap Adam dari kejauhan dengan tatapan tajam penuh maksud yang sampai sekarang belum diketahui apa motif dibalik drama yang mungkin selama ini dimainkan olehnya.
Tak lama kemudian Axel menghampiri Adam dan Ratu untuk mengajaknya merayakan kemenangan yang awalnya menurut mereka tidak mungkin namun kini terbukti berkat strategi Ratu yang tak terpikirkan oleh Adam.
"Dam..rat makan makan yuk haha?" ucap Axel mendekati Adam.
"Ga ah lagi ga ada duit gw xel" balas Adam.
"Santai ah haha nih liat" sambung Axel sambil mengeluarkan uang lima puluhan empat lembar.
"Wih dari mana tuh kak haha?" Ratu menyambung ucapan Axel dengan wajah herannya.
"Yeh enak aja, kita menang tapi yang dapet kecupan Ratu cuma Adam? lalu kita bertiga dapet apa bre?" jawab Axel.
"Dapet capeknya doang?!" sambung Dafa.
"Nah makanya gw kemarin ngajak Angga buat taruhan juga yang menang dapet Dua ratus ribu hehe." ucap Axel.
"Kan lumayan buat makan makan ye ga ye ga haha" lanjut Ferdi dengan bangganya.
"Dasar lu pada ya haha, yaudah yuk padang deh? haha mau rendang gw, dah lama ga makan rendang" balas Adam semangat.
Mereka berlima pun bubaran dari sekolah dan langsung menuju warung rumah makan padang terdekat dan makan bersama sore itu yang dipenuhi canda tawa dari mereka.
Nampak tawa lepas dari sosok Ratu bagaikan dia merasa hidup kembali, setelah bertahun-tahun dirundung kesedihan namun kini setelah kehadiran Destroy dihidupnya, semua terasa lebih memicu adrenalin Ratu menjadi senyum indah yang berseri.
...………...
Keesokan harinya di rumah Ratu, dia sedang sibuk menyiapkan peralatan dan barang bawaannya untuk kebutuhan nya di hotel bintang lima nanti.
Waktu berjalan hingga menunjukan pukul 05.50 wib, Ratu yang sudah sampai gerbang sekolah pun kaget saat melihat pelantaran sekolahnya di penuhi bus pariwisata antar kota.
"Wih banyak banget bus nya hehe, serasa mau mudik ke Subang nih gw." ucap Ratu tersenyum dengan rasa semangat sambil berjalan menuju Uks.
Bersambung...
Yuhu...tiba juga nih Ratu bakal jalan-jalan jauh haha.
Ditunggu terus ya kelanjutan ceritanya...
Btw maaf banget nih beberapa hari lalu Sang Perindu libur Update hehe, biasalah mumpung libur aku ngajak si gadis manis pujaan hatiku untuk Quality Time seharian hehe...
__ADS_1
Thanks banget buat kalian yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
See you on the next episode...