Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Hari pertama kerja


__ADS_3

Pagi hari, tepatnya pukul 07.30 wib nampak Adam baru terbangun dari tidur nyenyak nya.


"Huaaam, hoream jasa ih" ucap Adam yang seorang pengangguran itu.


"Nyarap dulu dah" Adam paksakan diri untuk bangun dan cuci muka yang dilanjut dengan sikat gigi.


Tiba-tiba, kak Wina menghampiri Adam dan memberitahu ada telepon berbunyi dari hapenya. dengan terpaksa lagi Adam berkumur dan beranjak ke kamar.


"Aduh siapa sih pagi-pagi udeh nelepon huft" gumam Adam dengan jengkel nya.


"Iya hallo?"


📞 "Selamat pagi dengan bapak Adam?"


"Iya bu benar sekali"


📞 "Kami ingin mengabari jika hasil dari test dan interview kemarin, anda lolos dua tahap itu dan diterima di pabrik ini"


"Alhamdulilah, baik bu siap kapan saya datang kesana bu?"


📞 "Hari ini jam 09.00 kami tunggu ya?"


"Siap bu terima kasih ya informasinya"


📞 "Iya mari.."


Setelah telepon terputus, Adam langsung sujud syukur dikamarnya.


"Ya Allah yang maha pemberi rejeki, terimakasih ya Allah engkau telah menurunkan rejeki untuk hamba" Adam terharu masih sujud dilantai.


Teh Wina dan bu Tini yang mendengar suara Adam pun langsung bergegas menghampiri Adam dikamar.


Setelah dijelaskan oleh Adam, mereka pun ikut bahagia dan mensupport Adam.


Singkat kata pendek drama, jam 08.30 tiba Adam sudah rapih memakai kemeja putih dan celana bahan hitam.


"Mah, teh adek jalan dulu ya hehe" ucap Adam yang menggendong tas punggung nya.


"Iya hati-hati ya dek semoga berkah dan lancar hari pertama kerja nya" ucap bu Tini sambil menciumi anak nya.


"Iya dek, inget juga jangan kebanyakan bengong hehe" lanjut teh Wina ikut bicara.


"Iya mah, teh adek akan ingat selalu kok nasehat kalian. yaudah adek berangkat dulu ya assalamualaikum" ucap Adam yang tersenyum manis.


"Walaikumsalam" balas bu Tini dan teh Wina bersamaan.


[Next]


Sesampai nya di PT. SGS Adam menemui satpam kemarin yang kebetulan pak Andi yang sedang berjaga.


Di arahkan nya ke lobby kemarin dan sedikit di beri arahan oleh wanita cantik nan imut yang kemarin mendampinginya test tertulis.


Wanita itu bernama Ari, duduk berhadapan dengan Adam dan menjelaskan beberapa kebijakan dan sistem kerja di perusahaan itu.


"Baiklah bapak Adam disini memakai sistem kerja shifting ya yaitu senin sampai jumat shift 1 mulai dari jam 08.00 sampai jam 16.00. shift 2 dari jam 16.00 sampai jam 00.00 dan shift 3 dari jam 00.00 sampai jam 08.00" ucap bu Ari.


"Dihari sabtu nya shift 1 mulai jam 08.00 sampai jam 14.00, shift 2 jam 14.00 sampai 19.30 dan shift 3 nya dari jam 19.30 sampai jam 00.30. apa anda keberatan dengan jam kerja seperti yang saya jelaskan tadi?" lanjut bu Ari menjelaskan dengan detail.


Tentu Adam yang baru mendapat peluang kerja itu pun meng'iya kan nya saja dulu walau belum tau akan kah diberi ijin oleh keluarga nya jika kerja dengan sistem shifting seperti itu. yang pasti resikonya jam tidur akan berantakan dan tubuh akan mudah drop.


"Tidak kok bu, saya siap bekerja dengan sistem shifting." balas Adam tanpa terlihat ragu.


"Pemberian upah di sini dua kali dalam sebulan ya pak, ditengah dan akhir bulan. untuk awal kerja harian lepas sehari 75 ribu rupiah. jika dalam tiga bulan kerja anda bagus dan meningkat secara target. akan tanda tangan kontrak 3 bulan lagi dan sudah mulai mengikuti gaji UMR (Upah Minimum Regional) ya pak Adam" tutur bu Ari.


"Oke bu baiklah. saya terima semua peraturan yang berlaku di pabrik ini" ucap Adam yang nampak percaya diri.

__ADS_1


"Kamu akan di tempatkan dibagian checking ya mengingat nilai matematika kamu yang cukup tinggi" sambung bu Ari.


"Mari ikut saya" ajak bu Ari lalu beranjak duluan.


Adam mengikutinya dengan rasa agak canggung, melihat kiri kanan memperhatikan seisi pabrik dan ruangan disana.


Bu Ari pun menghentikan langkah nya dan berbicara dengan seorang pria paruh baya yang nampak berumur kepala 3.


"Permisi pak, ini saya bawa 1 orang untuk bantu dibagian checking" ucap bu Ari.


"Oh iya terima kasih ya bu" ucap pria itu yang diketahui bernama pak Janu.


"Baiklah pak Adam silahkan bergabung bersama pak Jani ya, kepala sekaligus supervisor team Qc dan Checking disini." sambung bu Ari.


"Siap bu, terimakasih" balas Adam masih sedikit agak canggung.


Bu Ari pun beranjak meninggalkan Adam disana, disapa dan disambut ramah oleh pak Janu ia memperkenalkan diri serta rekan-rekan nya yang akan menjadi team Adam juga nantinya.


"Namanya siapa maaf?" ucap pak Janu.


"Adam Pratama Sanu pak" balas Adam.


"Nama panggilannya?"


"Biasa dipanggil Adam pak hehe" balas Adam.


"Owh oke panggil saja saya pak Janu ya" balas pria yang berumur kepala tiga itu.


"Oh iya pak siap"balas Adam sambil mengikuti langkah pak Janu perlahan.


"Nah disini Adam masuk divisi Checking ya dam, di situ ada Salim, Pilah dan satu lagi bernama Hengki dia seorang Qc(Quality Control)." ucap pak Janu memperkenal kan satu persatu anggota team nya.


"Ehm.. iya pak" balas Adam mendengarkan dengan seksama.


"Tugas kamu disini yaitu ngecek barang atau memilih dan memisahkan produk NG dan OK ya dam?" jelas pak Janu sambil mengambil sekantong plastik produk.


Adam mengambil label nama produk itu dan memperhatikan nya.


"Oh iya pak saya mengerti" ucap Adam.


"Contoh NG atau afkirnya seperti ini dam" balas pak Janu sambil menunjukkan beberapa produk yang memang nampak cacat pada visualnya.


"Baiklah saya mengerti pak" ucap Adam.


"Target minimal 10 form ya dam, tapi untuk anak baru seperti kamu nanti saja mikirin targetnya. yang penting hasil check nya terjamin Oke secara visual." pak Janu tak henti-henti menjelaskan detail tentang cara mengeceknya.


"Mengingat kamu tau kan checking ini ujung tombaknya perusahaan, sekali disini kelolosan ya sudah pasti dapat claim dari customer hehe" sambung pak Janu.


"Siap pak terima kasih ya atas informasinya" ucap Adam mulai sedikit rileks.


"Yaudah saya tinggal dulu ke office ya, kalau ada apa-apa atau ragu tentang produk ini tanya ke Salim atau Pilah didepan sana ya" ucap pak Janu.


"Siap pak silahkan mari" balas Adam.


Pak Janu pun beranjak dari sana.


Dengan sedikit keahlian Agam dan penjelasan yang baru saja pak Janu sampaikan. dengan teliti Agam menganalisis tiap point penting yang berpotensi NG.


"Hm, oke ini NG ini OK" ucap Agam dalam hati.


20 menit berlalu Adam baru menyelesaikan 1 form. setelah menghitung NG nya berapa Adam beranjak mendekati seorang gadis mungil nan manis yang bernama Pilah.


"Maaf teh saya udah selesai check waterproof, check apa lagi ya?" tanya Adam dengan sopan.


"Oh ya kamu hitung vent tube punya Salim aja dulu dam tuh didepan." balas Gadis itu.

__ADS_1


"Siap teh" ucap Adam singkat lalu menghampiri pria tinggi kurus dengan kumis tipis diwajahnya.


"Bang Salim, mana vent tube yang mau dihitung?" sapa Adam memanggil seniornya itu dengan panggilan 'bang' karena ia belum mengetahui umur Salim sepantaran atau lebih tua.


"Oh itu dam samping kardus ada 3 form, hitung satu plastik nya isi 200 pcs pakai plastik ukuran 15x35 cm." jelas Salim sambil mengarahkan Adam.


"Oh oke deh bang" Adam melanjutkan tugasnya.


[Singkat waktu]


Menit demi menit jam berganti perlahan tak terasa kini menunjukan pukul 15.30 wib. dimana operator checking yang berjumlah 3 orang termasuk Adam itu sudah mulai sibuk mempacking barang hasil check nya masing-masing.


"Pulang jam 16.00 ye bang?" tanya Adam sekedar menyapa meng'akrab kan diri dengan mereka.


"Yoi benar. by the way Adam orang mana emang tinggal dimana?" tanya Salim merespon obrolan Adam.


"Saya tinggal di deket pertigaan jalan Anggrek no 4 itu bang. patokan nya gang samping pom bensin, masuk nah daerah situ dah" balas Adam.


"Oh disitu dekat juga ya hehe 15 menit palingan berangkat" ucap Salim.


"Betul hehe" jawab Adam.


Setelah selesai packing mereka piket berganti gantian sambil membuat laporan hasil check mereka.


Tak terasa jam 16.00 tiba Adam, Pilah dan Salim pun pamit ke pak Janu dan ke rekan shift duanya untuk pamit pulang.


"Iya hati-hati ya makasih semuanya" balas pak Janu yang sedang memberi tugas untuk shift 2.


Di parkiran, Adam menanyakan siapa saja yang shift 2 hari ini kepada Salim yang sedang memanaskan motornya.


"Itu tadi bang Kusuma sama bang Rohan dam anak shift 2" tutur Salim.


"Oh gitu bang, kalau shift 3 ada siapa tuh?" sambung Adam.


"Adam bang Dede QC sama bang Supriyadi" balas Salim lagi.


"Hm.. oke deh yaudah bang duluan ya?" ucap Adam lalu keluar parkiran yang diikuti Salim dari belakang.


"Yuk hati-hati dam!" teriak Salim yang mengambil arah kiri.


"Ayo" balas Adam dan melaju kearah kanan arah rumahnya.


[Singkat cerita]


Malam pun tiba, saat sudah santai dan selesai bebersih. Adam menghidupkan hapenya yang ternyata baru penuh setelah di charge selama satu jam setengah.


Membuka WA dan mengabari Ratu tentang hari pertama ia bekerja. tentu sebagai pacar Ratu nampak bersyukur dan bahagia mendengarnya.


Akhirnya Adam dan Ratu pun video call hingga larut malam sampai tertidur.


"I love you sayang selamat malam ya" ucap Adam perlahan lalu mematikan panggilan video itu.


Adam berdoa dan mencoba untuk tidur agar esok hari ia tidak kesiangan untuk berangkat kerja.


"Terima kasih atas rejekimu ya Allah, aamiin" ucap Adam yang bersyukur atas kerjaan yang kini ia jalani.


Bersambung...


..."GWS sayang, jangan menyerah dengan kehidupan ini, doaku selalu ada untukmu semoga kau lekas sembuh"...


...-Dari Sang_Perindu yang begitu mengharapkan kekasihnya sehat kembali-...


Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.

__ADS_1


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini.


...See you on the next episode...🎉👏...


__ADS_2