
Setelah sarapan pagi, Ratu langsung bergegas berangkat sekolah menggunakan motor merah kesayangannya.
"Assalamualaikum mom" Ratu mencium tangan bu Nisa dan segera berangkat.
Dengan hati riang ditemani senyuman manis dibibir, Ratu menikmati suasana pagi yang begitu menyejukkan kalbu. melihat sekelliling berjajar rumah-rumah warga ya masih terhalang kabut tipis peneman embun dipagi itu.
Tak berselang lama Ratu tiba disekolah dan mampir sejenak di markas sekolah mereka yaitu depan Uks. menatap pilu merasa kesepian tanpa hadirnya Destroy disisinya.
"Hem... sepi juga gak ada mereka" Ratu duduk sendiri di kursi sambil memainkan kakinya merasa gabut.
Tiba-tiba Ratu dikagetkan oleh hape nya yang berdering. dengan segera ia mengambil hape nya dan menjawab panggilan itu.
"Hallo?"
π "Hallo sayangku, sudah sampai sekolah belum?"
"Udah kok ay hehe, kamu gimana? sudah sarapan belum?"
π "Udah kok udah ay, pakai gorengan sama ceplok hehe"
"Alhamdulilah kalau sudah hehe. hari ini kegiatan mu apa ay?"
π "Entah ay belum kepikiran lagi, nyari kerjaan kemana-mana dari kemarin belum ada yang cocok bahkan peluangnya pun sulit hehe"
"Yaudah ayang sabar aja, banyakin doa dan ibadah ya insyaallah rejeki akan lancar perlahan mengalir seperti air"
π "Makasih ya cantik untuk doanya. yaudah kamu masuk kelas gih udah mau bel kan hehe"
"Siap ay, kamu hati-hati kalau keluar rumah ya"
π "Iya sayang siap, kamu juga semangat belajarnya"
"Muach dadah sayang"
π "Iya hehe, dadah muach"
Dengan senyum manisnya Ratu menatap layar hapenya yang ber wallpaper foto Adam. beranjak ke kelas dengan hati riang seperti anak kecil yang baru mendapatkan permen.
...β’β’β’ IBG Season 2β’β’β’...
Singkat waktu pelajaran di kelas Ratu pun usai, para murid berjalan santai menuju gerbang sekolah SMK 729. namun tidak dengan Ratu yang kembali asik menyendiri di depan Uks memperhatikan banyak nya murid yang bertebaran.
"Aduh Destroy...! gw rindu kalian guys" Ratu berbicara sendiri sambil bolak balik memegangi tasnya.
"Bosen banget tanpa mereka ya" menghela nafas dan kembali duduk.
"Oh iya, ke markas besar aja ya kenapa ga kepikiran dari tadi hehe" dengan semangat Ratu berlari keparkiran dan tancap gas membelah jalanan.
Namun saat ditengah jalan Ratu dihampiri oleh dua orang yang berpenampilan tak karuan, mendekati motor Ratu sambil menggoda nya secara sengaja.
"Heh ngapain kalian hah?! jangan macam-macam sama gw" teriak Ratu kepada mereka.
"Bawel ih cantik haha, ikut gw ayo neng hey yuhu" ucap salah satu pria itu sambil menyentuh pinggang Ratu.
__ADS_1
"Ih.. bang*sat diam lu!" tentu ulah mereka membuat Ratu tak fokus mengemudi hingga beberapa kali Ratu harus oleng namun syukurnya ia masih bisa mengendalikan motornya.
"Huft.. hampir saja!" mata Ratu terbuka lebar saat terkejut menghindari keolengan tersebut.
Dengan nekatnya, Ratu yang keras kepala bukannya berhenti untuk meminta tolong pada warga sekitar. ia malah lebih memilih menancap gas lebih cepat untuk kabur dari kejaran pria itu.
Tentu mereka yang sudah haus gairah itu tak membiarkan Ratu pergi dengan mudah. mereka terus mengejar motor Ratu yang tak terlalu cepat melaju.
Mobil demi mobil Ratu mencoba untuk mendahuluinya agar segera terhindar dari kejaran pria baji*ngan itu. namun sayangnya saat tikungan tajam, Ratu tak bisa lagi mengendalikan motornya yang sedang melaju cukup cepat, hingga akhirnya Ratu pun kembali oleng dan motornya terjatuh menghantam trotoar.
"Ah.. aw.. "Ratu meringis saat kaki nya tertimpa sebagian body motor.
Pria yang dari tadi mengejar Ratu pun langsung berhenti seketika dan kembali memutar arah karena takut disalahkan oleh warga sekitar.
Dengan segera para warga menghampiri Ratu yang tak berdaya.
"Hey bantu itu bantu!" teriak salah satu warga yang panik melihat kondisi Ratu.
Ditengah kerumunan warga, tiba-tiba seorang pemuda menghampiri Ratu yang sedang kesakitan.
"Ratu!! lu kenapa?" pria itu nampak panik mengkhawatirkan Ratu.
"Eh bem niel, gak apa-apa kok gw hehe tadi hanya jatuh aja kepeleset." balas Ratu menutupi rasa perihnya.
"Gak apa-apa mata mu empat, jatuh dari motor gak apa-apa huh" Daniel nampak geram.
"Pak ini teman saya, adik kelas saya. biar saya yang urus ya" tutur Daniel.
"Haduh lu mah rat, ada-ada aja haha" Daniel membantu Ratu bangun dan berniat mengantarnya pulang.
"Guys lu bawa motor nya, hati-hati tuh" ucap Daniel memerintahkan senior lainnya untuk mengurus motor Ratu.
"Siap ayo niel lu duluan sama Ratu" balas teman Daniel.
Mereka pun dengan baik hati segera mengantar junior taekwondonya itu kembali kerumah. dengan perlahan Daniel mengendarai motornya yang dikawal oleh 3 temannya dari belakang.
"Pelan-pelan kak" ucap Ratu sambil menahan perih.
"Pegangan atuh rat, nanti jatuh gak lu?" Daniel nampak khawatir dengan Ratu yang sedari tadi berpegangan pada besi belakang jok motor.
"Kaga kak hehe santai aja ah" Ratu balas dengan ramah sambil terus berusaha menahan tubuhnya agar tak menempel apalagi memeluk tubuh Daniel.
"Iya deh terserah lu" Daniel melanjutkan perjalanan nya menuju rumah Ratu.
"Walau kamu jauh, aku akan tetap jaga hati dan perasaan mu kok ay" Ratu bicara dalam hati mengingat Adam sang kekasih.
Walau sedang tak bersama Adam, Ratu tetap tak berani berpegangan pada Daniel bahkan untuk sekedar duduk menempel dengan punggung Daniel pun Ratu tak berani.
Tetap menjaga rasa saling percaya diantara dirinya dengan Adam. untuk tidak membuat Adam sakit hati apalagi terluka. hingga Ratu memaksakan diri untuk pegangan pada besi belakang jok dibanding harus berpegangan pada Daniel.
Tak butuh waktu lama setelah sampai rumah, Daniel dan ketiga teman nya langsung pamit pulang karena ada urusan masing-masing.
"Yo.. hati-hati kak Niel makasih sekali lagi ya" ucap Ratu sambil melambaikan tangan.
__ADS_1
Setelah mereka pulang, Ratu langsung menaruh handle/gagang rem motornya yang patah karena insiden tadi.
Dengan kaki yang terluka Ratu merebahkan tubuh mungil nya dikasur kesayangannya.
"Alhamdulilah ya Allah aku masih di kasih selamat" Ratu menghela nafas panjang.
"Breng*sek juga tuh cowok ngapain sih ngejar gw" dengan kesalnya Ratu mencoba melupakan kejadian yang barusan menimpanya.
"Momy belum pulang lagi, aku kabarin kak Adam dulu deh" ucap Ratu sambil merogoh tasnya dan mengambil hape nya lalu mengirim pesan ke Adam.
"Ay, maaf tadi aku mau ke markas ketemu kamu. tapi aku kecelakaan kecil sampai gagang rem ku patah" ketik Ratu di pesan Whatapps sambil mengirimi foto patahan gagang remnya.
"Semoga ayang bisa jengukin aku deh, aku kangen banget sama kamu" ucap Ratu sambil memeluk ponselnya yang berwallpaper foto pacarnya yaitu Adam Pratama Sanu.
Ratu terus mencoba bangun dan beranjak ke kamar mandi untuk sekedar mandi dan bebersih.
...***Introvert****πBerjiwaπ****Ganda****Season 2***...
Malam hati tiba, tak terasa waktu berganti secepat itu. Adam yang baru selesai mandi karena baru saja pulang dari markas bersama destroy pun tak sengaja melihat notif WA masuk.
"Siapa nih?" ucap Adam sambil meraih ponselnya dan membuka pesan dari Ratu.
"Astagfirullah sayang!" Adam melotot dengan nafas yang mulai tak karuan dan jantung yang berdetak kencang.
Dengan segera Adam bergegas memakai kaos dan jaketnya. tak lupa juga menyemprotkan parfum ke leher dan pergelangan tangannya.
Setelah dirasa sudah rapih Adam langsung keluar ke ruang tv untuk mengeluarkan motornya.
Bu Tini yang melihat putra bungsu nya terburu-buru pun tentu heran dibuatnya. dengan perlahan bu Tini menghampiri Adam yang ingin mengeluarkan motor.
"Adek mau kemana?" ucap bu Tini menepuk pundak Adam.
"Eh mamah, adek mau keluar dulu ya mah ada urusan penting hehe"balas Adam walau dengan wajah yang tidak tenang karena mengkhawatirkan kekasihnya.
"Iya hati-hati, buru-buru boleh tapi jangan lupa pakai yang di bawah dek hahaha" bu Tini tertawa puas melihat anak nya yang sudah rapih ganteng memakai kaos dan jaket namun bawahnya masih mengenakan cel*ana dal*am saja.
Adam yang urat malunya hampir putus pun langsung berlari kekamarnya dan segera menutup pintu.
"Bodoh kali kau Adam hahah" Agam ikut menertawakan ulah kembarannya itu.
"Makanya jangan terlalu napsu dam kalau mau ke rumah Ratu haha", sambung Agam.
"Ye nama nya pacar abis jatuh dari motor siapa sih lu yang panik" balas Adam sambil memakai celana levi's nya dan keluar kembali untuk segera pamit dan siap on the way ke rumah Ratu.
Bersambung...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda season 2".
...See you on the next episode...ππ...
__ADS_1