Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S3: Menggalau Bersama Okto


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan 20 menit, akhirnya sampai lah Okto di dekat rumah Kiana. Ia sengaja berhenti tidak tepat di depan rumah Kiana karena berniat memberikan nya suprise.


"Nah di sini cukup lah biar gak ketauan hehe" Ucap nya dengan nada pelan.


Ngaca sejenak di kaca spionnya dan merapihkan kembali kemeja yang ia kenakan, bersiap untuk menghampiri bidadari orang yang ingin ia kencani.


Hingga saat Okto ingin melangkah ke teras rumah Kiana tiba-tiba..


"Krek"


Mungkin seperti itu lah suara hati yang patah saat melihat Kiana sedang dirangkul oleh kekasihnya yang ternyata sudah sampai di sana duluan.


Menahan sesak serta emosi yang mulai meluap di hati, hingga akhirnya cokelat yang ia pegang pun menjadi pelampiasannya.


"Anjir! b*ngsat! perih banget woy!" Ucap Okto dengan penekanan di setiap katanya.


Ia meremas dan mematahkan cokelat yang ia bawa dan langsung membuangnya hingga mengenai ranting yang tergeletak.


Menyadari hal itu, Kiana yang sedang di rangkul pun memutar kepalanya menoleh ke arah tempat berdiri Okto.


Namun sayang Okto langsung pergi menancap gas nya kembali.


"Ehm.. sayang makasih ya dah bawain seblak hehe" Ucap Kiana yabg mencoba bersikap sewajarnya walau hati nya tidak tenang karena memikirkan perasaan Okto.


"Yup, yaudah aku pulang dulu ya sayang?" Ucap pacarnya Kiana yang langsung memakai jaket.


"Lah sayang baru 5 menit kamu di sini kok langsung mau pulang aja sih" Gerutu Kiana yang tak terima karena rindunya belum tersalurkan semua.


"Maaf say, kan aku mesti kerja lagi dan istirahat. kenapa sih kamu gak pernah ngertiin aku ih heran deh" Balik kesal si pacar pada Kiana.


"Tau deh ah terserah kamu" Sahut Kiana yang merajuk.


Tanpa rasa peduli sedikit pun, si pacar pun tetap langsung otw pergi meninggalkan Kiana.


Kiana yang melihat itu pun sangat kesal dengan tingkah laku pacarnya yang seakan tak peduli sama sekali dengan perasaannya.


"Eh.. Okto?" Ucap Kiana yang teringat dengan Okto dan langsung bergegas mengeluarkan motornya lalu berpamitan dengan orang tuanya untuk keluar sebentar yang sebenarnya ingin menyusul Okto.


Kembali ke Okto, nampak ia sangat terpukul melihat Kiana sedang di rangkul oleh kekasihnya tadi.


Hati nya pun jadi serba salah ingin marah tak berhak, namun sangat perih dirasa. sungguh sulitnya mencintai kekasih orang.


"Triinn"


Suara klakson panjang dari pengendara lain yang hampir merenggut nyawa Okto.


"Santai anjing!" Teriak Okto yang tak mau merasa bersalah walau sebenarnya memang dia yang tidak fokus menyetir.


Setelah kejadian yang membuat emosi Okto semakin memanas, kini sampai lah ia di cafe tempat Adam biasa perform.


Ia masuk dan mencari Ratu duduk dimana, saat Ratu melambaikan tangan baru lah Okto melangkah menghampiri junior kerja nya yang sudah stay duluan bersama sang suami.


"Halo kak apa kabar hehe?" Ucap Ratu yang menyapa duluan.


"Kurang baik kok Rat, hey Dam" Okto bersalam pada keduanya.


"Ada apa nih muka kaya nya asem banget, katanya mau dinner masa begini muka nya haha" Celetuk Adam.


"Gw kira malam ini waktunya gw sama Kiana tapi gw sadar, bahwa gw hanyalah badutnya di kala ia gabut" Ucap Okto dengan wajah yang sudah sangat kesal.


Adam dan Ratu pun saling menatap satu sama lain seakan tau maksud dari perkataan Okto, tapi mau bagaimana pun mereka berdua tetap tak bisa banyak membantu.


Kiana masih sayang dan cinta dengan pacarnya, tapi sikap pacarnya yang tak peduli dan kurang perhatian membuat Kiana membuka hati lagi untuk pria lain dan yang kebetulan nyangkutlah Okto.


Tapi di saat Okto mengajak nya untuk ke hubungan yang lebih dari sekedar teman, Kiana selalu saja menolak dengan alasan masih mencintai kekasihnya.


Entah lah betapa rumitnya kisah asmara mereka. setelah panjang cerita mengobrol dan menenangkan Okto, Adam pun berniat mengajak nya untuk karaoke bareng.


"Ehm, nanti aja deh Dam. gw masih perlu nenangin hati haha" Ucap Okto.


"Yaudah ay gih cepat tuh Salim udah nungguin di panggung" Perintah Ratu.


"Okey sayang, yaudah gw tinggal dulu ya Ok" Sahut Adam dan meninggalkan mereka berdua di meja.


Adam pun langsung memulai perform nya dengan membawakan lagu dari Adista berjudul Terluka Karenamu.

__ADS_1


"Siapa dulu Dam?" Ucap Salim yang sudah bersiap memegang mic di tangannya.


"Gw lah ya?" Sahut Adam.


"Yuk sikat Dam haha" Balas Salim.


...🎶 Jam jam jam Sudah jam tujuh malam...


...Lum lum lum Sudah siap apa belum...


...Jam jam jam Jam 19:30...


...Aku datang menjemputmu...


"Yang tau ikut nyanyi ya guys hehe" Sapa Salim pada para pengunjung cafe yang hadir pada malam hari itu.


...🎶 Akhirnya sudah sampai di rumah...


...Ternyata Kau berdua dengannya...


...Ternyata kau tinggalkan semua...


...Rasa cinta Yang untukmu...


Nampak wajah Okto terdiam saat mendengar bait pertama dan kedua dari lirik lagu yang Adam bawakan kok menggambarkan kejadian yang baru saja terjadi pada dirinya.


"Kenapa a? Kaget ya lagu nya menggambarkan kisah lu hehe?" Celetuk Ratu yang menyadarkan Okto dari lamunannya.


"Hehe kok bisa gitu sih?" Tanya Okto yang tersenyum kecil ke arah Ratu.


"Suami gw ahli nya lagu-lagu galau kak, apapun masalah kita dia pasti tau lagu yang tepat untuk menggambarkan apa yang kita alami hehe" Balas Ratu memuji suaminya.


"Waw.. amazing haha" Okto bertepuk tangan yang langsung di ikuti oleh para pengunjung lainnya.


...🎶 Kau buat semua Terluka dan kecewa...


...Ternyata kau berdua Kau tinggalkan semua...


...Semua rasa cinta Semua rasa cinta...


...Ternyata kau berdua Kau tinggalkan semua...


...Sakit di hatiku Terluka karenamu...


...Kau meninggalkanku Sakiti hatiku...


...Kau buat diriku Terluka karenamu...


Tepuk tangan dari para pengunjung ikut meramaikan saat lagu pertama selesai di bawakan.


Tak lama dari itu,Okto langsung menghampiri Adam dan berbisik sejenak hingga Adam pun berdiri untuk memimpin acara.


"Oh ya kita kedatangan tamu spesial nih yang ingin mengutarakan isi hati nya pada seseorang yang ia cintai haha" Ucap Adam.


"Yuk langsung aja lagu kedua yaitu 'Ajarkan Aku by Arvian Dwi' and cover by Okto. silahkan bang haha" Adam bertepuk tangan duluan yang langsung di ikuti oleh semua pengunjung termasuk Salim yang masih stay di sebelah Okto untuk menjadi teman duetnya.


...🎶 Semua yang ku mau, hanya sedikit waktumu, untukku...


...Hanya satu pesan singkat, Sedang apa dirimu?...


...Awal pertemuan kau sangat peka padaku, dan itu dulu...


...Rasa yang terlanjur dalam, kau buatku semakin bodoh...


"Lanjut Dam" Ucap Okto.


...🎶 Oh mengapa harus kulihat kau dengan dirinya...


...Terluka tapi tak berdarah...


"Gas Lim" Pinta Adam yang melempar reff ke Salim.


...🎶 Ajarkan aku cara tuk melupakanmu...


...Bila membencimu tak pernah cukup 'tuk hilangkan kamu...

__ADS_1


...🎶 Ajarkan aku, sebelum merusak kedalam-dalamnya...


...Sebelum aku trauma mencintai sosok yang baru lagi...


Ditengah collab mereka bertiga, kini tibalah Kiana yang datang dengan tergesa-gesa, Ratu yang melihat itu pun langsung mengajaknya duduk dan menyaksikan live music suaminya.


"Lah itu Okto ikut nyanyi Rat?" Tanya Kiana yang langsung meresapi setiap lirik yang di nyanyikan Adam, Okto dan Salim.


"Iya, dia sedang mengutarakan isi nya buat kamu teh hehe" Balas Ratu.


...🎶 Tak tahu bagaimanakah caranya...


...Agar diriku bisa lupakanmu...


"Abisin Dam!" Nada tinggi Salim memanggil sobat galaunya.


Melihat kehadiran Kiana, Adam pun berniat menyadarkan mereka berdua untuk saling peka dengan perasaan nya masing-masing.


Adam meng'imrove lirik lagunya dengan mengganti beberapa subjek sambil menunjuk ke arah Kiana yang sedang duduk berdua dengan Ratu.


...🎶 Ajarkan Okto cara tuk melupakannya....


...Bila membencinya tak pernah cukup 'tuk hilangkan dia....


...🎶 Ajarkan Okto, sebelum merusak kedalam-dalamnya...


...Sebelum engkau trauma...


...🎶 Mencintai.....


...Mencintai.....


...Mencintai sosok yang baru lagi....


Setelah lagu selesai, Okto berjalan pelan menghampiri Kiana. dengan hati yang begitu merasa bersalah apalagi di tambah dengan lirik lagu yang begitu menembus perasaan terdalamnya, Kiana langsung berlari ke arah Okto.


Dan..


"Hap.."


Berpelukan lah kedua insan yang saling menaruh rasa itu.


Okto memeluk erat sosok yang selama ini ia harapkan menjadi istrinya, mengusap dan bahkan memberi kecupan manis di kening Kiana yang membuat nya semakin tak ingin melepas pelukan hangat itu.


Semua orang yang menyaksikan kemesraan mereka berdua pun ikut terharu sambil memberikan tepuk tangan meriah serta mulai bergantian menaruh uang saweran di toples depan panggung.


"Mantap lay haha" Adam menjabat tangan Salim.


"Siap haha" Salim pun bangun dan mengumpulkan uang saweran.


Dari depan panggung, Adam melebarkan kedua tangan nya ke arah Ratu dengan senyuman manisnya.


"Ih mauan haha" Ucap Ratu yang beranjak ke suaminya dan masuk ke pelukan Adam.


"Uhm pintar istri aku haha" Adam mendekap erat tubuh Ratu.


"Itu pelukan pertama mereka ya hehe?" Tanya Adam sambil merangkul istrinya.


"Yes bisa di bilang gitu ay hehe" Sahut Ratu.


"Pantes mesra banget" Balas Adam kembali.


Ditengah suasana yang romantis itu, telepon Ratu pun berbunyi karena mendapat panggilan dari nomor yang tidak di kenal.


Ratu mengangkatnya dan ternyata itu Gaby yang meminta Adam mampir sejenak ke markas besar.


Mendengar kakak kelasnya berbicara dengan nada panik, Ratu pun langsung menyampaikan pesan itu pada suaminya.


Karena memang sudah sangat lama sekali Adam tak menengok markas besarnya, akhirnya ia pun menuruti permintaan Gaby.


Adam dan Ratu segera pamit ke Salim, Okto dan Kiana dan langsung meluncur ke markas menggunakan motor maticnya.


Bersambung...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda 'Setelah Nikah'".

__ADS_1


...🤵🏻👰🏻Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...🎉👏...


__ADS_2