Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Table Maneer #Part 2


__ADS_3

Pagi hari tiba, Ratu baru bangun dari tidur nyenyaknya semalaman.


dia langsung beranjak menghampiri kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Ratu, lu dimana dek?" ayo sarapan yuk ke resto kemaren dek." ucap Nindi yang mencari Ratu disekeliling kamar tidurnya.


"Iya kak tunggu, gw lagi mandi" balas Ratu dengan suara gemanya karena pantulan dinding kamar mandi.


Sambil menunggu Ratu, Nindi berjalan jalan melihat sekeliling kamar itu.


"Wih..jadi gini ya interior kamar deluxe di hotel bintang lima hehe" ucap Nindi sambil memegang salah satu pajangan di bupet.


"Dret...dret.."


Suara getaran ponsel Ratu mengagetkan Nindi tiba-tiba, dengan rasa penasaran yang mulai tumbuh Nindi akhirnya memberanikan diri mengintip layar ponsel Ratu, yang ternyata terdapat pesan ucapan selamat pagi dari Adam yang cukup romantis.


"Ouh..nih anak lagi deket sama si Adam itu ya hehe" ucap Nindi memalingkan pandangannya dari ponsel Ratu dengan mimik wajah yang langsung berbeda.


"Hey kak lagi apa lu ?" ucap Ratu yang baru keluar kamar mandi hingga membuat Nindi terkejut.


"E..e..engga itu gw abis liat meja rias lu aja kok rat hehe" balas Nindi cukup grogi.


Setelah Rapi, mereka berdua langsung menuju aula untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh pihak hotel tersebut.


Sore hari di sekolah.


Sepulangnya sekolah Destroy seperti biasa sedang nongkrong didepan Bc kebanggaan mereka yaitu depan Uks. disitu Adam terlihat galau saat menanti kehadiran Ratu yang rencana nya akan pulang esok hari.


"Dam lemes amat lu kek nya hehe" celetuk Axel.


"Iya lagi kangen gw sama junior kita, kenapa lu ga senang?" balas Adam sewot.


"Wih kalem lah lay wkwkw gitu aja ngambek kau " tawa Axel sambil merangkul sahabatnya nya itu.


"Gw masih heran xel btw ngapa ya si Roy jadi deket sama Ratu, gw takut ada pala di balik batu" sambung Adam dengan wajah khawatir.


"Udang di balik batu bang woy" ucap Ferdi membenarkan kata-kata Adam.


"Udeh diem lu ah ngejawab aja kalo dibilangin orang tua!" balas Adam dengan nada kesal.


"Heem..maaf." balas Ferdi.


"Dari pada lu berasumsi sendiri yang belum benar atau tidak, mending nanya orang nya langsung noh." Axel ikut sambung bicara saat melihat Roy melintas didepan halaman Uks dengan menggandeng seorang wanita.


"Woy daun sereh!" teriak Adam yang menghampirinya dengan segera.


"Ehm..lu duluan ya, gw ada urusan di sini" ucap Roy kepada cewek itu.


Wanita itu pun beranjak meninggalkan Adam dan Roy, Destroy pun hanya memantau dari teras Uks.

__ADS_1


"Dah kita tunggu sini aja, biar bos kita yang selesaikan" ucap Axel memberi arahan pada Destroy.


Mereka berdua mengangguk mengerti maksud Axel.


"Roy gw pengen nanya sama lu, tapi lu jawab sejujurnya ya?" tanya Adam dengan nada berat.


"Kalem bos haha ada apa sih nih hah?" balik tanya Roy pada Adam dengan nada sombongnya.


"Lu ada hubungan apa sama Ratu hah? kenapa lu tiba-tiba baik ke kita didepan Ratu?" Adam bicara dengan nada serius.


"Lah santai lah dam, lu sendiri ada apa hah? lu cemburu gw deket sama Ratu?" balas Roy mulai ngegas.


"Dia adek gw dan gw berhak ngejagain dia ya asal lu tau." sambung Adam dengan emosi yang makin memuncak.


"Eh inget ya lu itu adek abang ketemu gede, bukan adek abang kandung bro haha" ucap Roy sambil tertawa.


Adam yang mendengar itu sempat stuck tidak mampu membalas ucapan Roy.


"Asal lu mau tau dam, beberapa hari lalu pas gw latihan Teakwondo sama Ratu sampai sore kan tuh, kalian sudah pada pulang" ucap Roy sambil merangkul Adam dan berbicara di samping telinga Adam.


"Saat waktu itu hujan, ya gw ajak Ratu ke kelas dulu dong untuk neduh kan, cerita bareng, ketawa bareng. sampai tanpa sadar Ratu narik kerah baju gw sampai gw tatapan muka sedekat itu bro" lanjut Roy menceritakan suatu kejadian.


Nafas Adam yang mendengar cerita itu pun mulai tak karuan menahan emosi yang perlahan memuncak, namun Adam terus mencoba mengontrol dirinya.


"Ya gw juga ga tau dam, tiba-tiba Ratu tanpa gw sadar langsung nyi*m bibir gw, ya karena gw cowok normal jelas dong gw bales ci*man Ratu sambil meluk tubuhnya, ehm..pertama kali gw dapat ci*man gadis itu rasanya kek di lumuri coklat manis dam huft...ach" jelas Roy sambil mengusap bibirnya.


"Kalem boss haha" tertawa puas Roy sambil fokus memantapkan gerakan menyerangnya.


Adam tak banyak bicara, dia langsung menyerang Roy dengan seni bela diri silatnya. pukulan dan tendangan terus Adam lontarkan dengan bentuk pola serangan yang tak karuan, jelas Roy dengan mudah menangkis semua serangan Adam begitu cepat.


Saat Adam sedang mengatur nafas, Roy tak membuang waktu banyak dia langsung menyerang Adam bertubi-tubi dengan tendangan mematikan nya yang membuat Adam kewalahan.


"Dashhh!"


Suara tulang kering kaki Roy yang menghantam tulang rusuk Adam, Adam pun sempat tersungkur namun mencoba bangkit lagi dan melanjutkan pertarungan sengit itu.


"Perasaan gw ga enak nih bro, Adam keknya lagi emosi tuh liat aja gerakan nya ga beraturan gitu penuh nafsu amarah njir!" ucap Axel panik melihat Adam yang semakin melemah.


"Pisahin jangan? gw takut mati si Adam lu jeh" tanya Ferdi yang khawatir dengan kondisi Adam.


"Engga ga jangan, Adam paling ngelarang keras kita ikut campur yang bukan urusan kita bre." jelas Axel pada Ferdi.


"Maju dam, rasanya bibir tebal Ratu itu tuh kek ah..mantep deh lu harus coba haha" ucap Roy yang terus menghancurkan fokus Adam dengan membuatnya emosi tak karuan.


"Anj*ng lu brengs*k !!" teriak Adam langsung menyerang Roy.


Roy dengan sigap langsung melakukan tendangan tornado(melompat sambil memutarkan tubuh lalu menendang) yang tepat mengenai wajah Adam.


"Gubrak"

__ADS_1


Tubuh Adam terpental sampai menghancurkan tong sampah didepan halaman Uks itu.


"Heefft...ah" nafas berat Adam terhembus mengakhiri seluruh tenaganya yang terbuang sia-sia.


"Heh lu denger ya dam, lu siapanya Ratu hah? apa hubungan lu sama dia? pake sok cemburu lu hah!" ucap Roy dengan sombong.


"Inget..! lu cuma adik abang ketemu gede! ga usah berharap lebih deh!" sambung Roy.


Adam hanya bisa terdiam saat Roy berbicara seperti itu. tak lama kemudian Roy pergi meninggalkan Adam.


Dengan segera destroy menghampiri Adam dan membantunya beranjak dari sana berpindah ke depan Uks.


"Haduh Adam..lu ada ada aja lagi ah asal serang begitu." ucap Ferdi kesal.


"Akhirnya sia-sia kan tenaga lu, terbuang tanpa jurus yang ga karuan karena emosi lu yang menguasai hm.." sambung Axel.


Adam termenung memikirkan apa benar Ratu pernah mencium Roy atau tidak, semua ucapan Roy yang masih terbayang dipikiran Adam.


Disisi lain, kembali ke Ratu.


Keesokan harinya tepat hari ini kepulangan Ratu setelah 3 hari tiga malam mereka menginap di hotel tersebut.


Pagi tiba, semua siswa-siswi sedang fresh-fresh nya baru selesai mandi dan akan sarapan di resto yang telah disediakan sebelumnya oleh pihak hotel.


"Farah!! pinjam sisir dong hehe, gw lupa sisir gw keselip dimana" teriak Ratu ke Farah yang kebetulan satu kamar dengannya.


"Tuh ambil aja di laci" balas Farah yang masih rebahan.


Ratu beranjak mengambil sisir yang tadi ditunjukan oleh Farah sebelumnya.


"Rat, Far ayo cepat kita sarapan yuk" ucap Nindi yang sudah rapi mengenakan jas almameter kejuruan nya.


"Iya iya kak siap yuk" balas Ratu.


"Iya kak tunggu" Farah langsung bergegas prepare.


Selesainya mereka prepare, melanjutkan sarapan diresto hotel tersebut, dengan berbagai sajian yang disediakan mereka semua makan dengan lahap didampingi canda tawa bahagia dari mereka semua terlontar.


Singkat waktu perjalanan pulang mereka pun tiba, tujuh bus rombongan itu melaju kencang menembus jalan tol arah balik dari Bandung ke Jakarta.


Di dalam bus mereka semua bernyanyi ria menghiasi perjalanan pulang mereka.


Khususnya Ratu yang bernyanyi begitu riang karena memang itu salah satu hobinya.


Bersambung...


Thanks buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".


See you on the next episode...

__ADS_1


__ADS_2