
Beberapa bulan setelah itu, kini tepatnya di hari senin yang begitu membosankan bagi Destroy yang kini mereka merupakan beban keluarga. kerja belum dapat dan pemasukan nya pun masih mengandalkan kedua orang tuanya.
Dimarkas besar Axel, Dafa, Ferdi, dan Jerry nampak sedang nongkrong ditemani segelas kopi hangat yang diseruput secara bergantian.
"Adam mana nih mek, butuh assasin njir kita" ucap Dafa yang fokus menggerakkan analog dilayar hapenya.
"Bentar lagi kali nanti kita mabar sama dia pasti menang haha" sahut Axel.
"Yoi betul lay" balas Jery sambil menyeruput kopi hitam.
"Ah... mantap!" teriak Jery merasa nikmat.
"Heh berisik anjir hahah bod*oh kali kau hahah" balas Dafa sambil bercanda.
Tak berselang lama, motor sang ketua pun terdengar didepan markas. yang menandakan kini Adam telah tiba disana. dengan perlahan Adam turun dan membawa bingkisan gorengan yang baru ia beli di pinggir jalan tadi.
"Assalamualaikum guys" teriak Adam.
"Walaikunsalam bre" ucap mereka serentak bahkan untuk Axel yang beragama non muslim.
"Yuk bismillah" ucap Ferdi yang langsung meraih bingkisan itu dan melahapnya.
"Anying!!" Adam tersenyum dengan lepas.
"Lapar dam hehe sorry" balas Ferdi.
"Kalem aja ah haha" lanjut Adam.
"So gimana bro menurut kalian? mau ngebolang lagi gak?" tanya Adam.
"Kalau gw sama Jery udah bulat kali dam keputusan kita. gw mau ambil kuliah aja sama Jery" ucap Axel dengan wajah yang merasa tak enak dengan Adam.
"Good job, lanjut kan ya gw selalu support segala keputusan lu selama itu yang terbaik buat lu ya hehe" balas Adam menepuk pundak sahabatnya.
"Thanks dam" Axel tersenyum haru.
"Lu pada gimana daf? fer?" Adam beralih menengok ke mereka.
"Ortu gw belum ada biaya dam untuk lanjut pendidikan. mungkin gw masih tetap nyari channel buat nyari kerjaan" balas Dafa.
"Dengan alasan yang sama seperti Dafa dam. bokap aja cuma jualan cilok, nyokap keliling jamu seperti yang lu tau kan. gw gak mau nambah beban keluarga ah" ucap Ferdi menghela nafas.
"Iya sih fer gw paham itu" balas Adam.
"Lu sendiri gimana dam? lanjut ke fakultas Arsitek seperti mimpi lu sebelumnya gak bre?" Jerry angkat bicara.
"Seperti yang kalian tau, teteh gw udah 9 tahun lebih ngebiayain sekolah gw dari mulai SD sampai SMK. so sekarang udah lulus gw gak mau nambah beban dia lagi deh seperti yang Ferdi bilang tuh betul." ucap Adam.
"Mungkin gw bakal ngelamar kerjaan dulu jer. kalau udah kekumpul dan memungkinkan untuk melanjutkan sekolah, gw bakal susul kalian kok hehe" sambung Adam.
"Siap deh, semoga Destroy selalu kompak terus ya. jangan pernah pecah karena hal sepele." ucap Jerry yang sok bijak.
"Yoi hehe.." Adam balas dengan senyum tipisnya.
"Mabar AOV?!" tiba-tiba Axel memecah suasana hening bercampur haru itu.
"Gas!!" jawab Adam, Dafa dan Ferdi serentak.
__ADS_1
Mengeluarkan ponsel dan langsung memiringkan layarnya untuk memulai mode landscape.
Tanpa banyak basa basi mereka pun langsung log in bersama.
Seperti biasa mereka memilih hero andalannya masing-masing. dimana Axel mengambil posisi sebagai warrior, Jerry sebagai support, Dafa diposisi line tengah sebagai mage, Ferdi sebagai Archer dan Adam tentunya mengisi slot terakhir sebagai Assasin atau Jungler.
Tak terasa match demi match mereka mainkan dengan penuh canda tawa, emosi dan kekecewaan saat kalah. namun semua itu tak di permasalahkan, menang atau kalah itu suatu kewajaran dalam permainan.
Waktu menunjukan pukul 17.00 wib. Adam yang mulai khawatir akan dirinya yang sudah pasti dicariin oleh orang tuanya pun langsung mengajak mereka semua untuk bubar dan pulang.
"Yuk ah cabut mek" ucap Adam sambil menatap layar hapenya.
"Iya hallo sayang, aku pulang dulu ya baru selesai ngumpulnya nih, kamu jangan telat makan dan belajar ya sayang" sambung Adam yang dengan segera ternyata menelpon kekasih peseknya.
"Ehem... sial lu ngebucin mulu hahah" Axel menyenggol pundak Adam lalu beranjak keluar.
"Suwe iri aja lu" senyum Adam yang melihat sahabatnya nampak jealous.
Akhirnya mereka pun mengakhiri perkumpulan nya di hari itu.
...β’β’β’π IBG Season 2 π€β’β’β’...
Keesokan harinya di kediaman Axel Ario Nugroho, nampak jam dinding menunjukan pukul 11.00 wib. dengan sok gantengnya Axel berdandan rapi untuk mendaftarkan diri ke kuliah terdekat dengan daerah rumahnya bersama Jery Sufyan Latief.
"Persyaratan nya udah belum ya?" Axel berbicara sendiri sambil melirik kearah langit-langit kamarnya.
"Ehm buku, pulpen, transkip nilai, ini ada itu ada sip deh lengkap" ucap Axel sambil mengecek kembali isi barang bawaannya.
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam. sampai lah mereka di universitas swasta bernama Panimula. universitas yang paling dekat dengan tempat tinggal para Destroyerr.
"Yuk bre.." Axel mengajak Jery masuk dan melihat lihat kampus itu. mencari tempat pendaftaran disebelah mana.
"Ramai juga ya disini xel" ucap Jery yang kagum dengan kampus itu.
"Yoi jer hehe, kampus paling murah bayaran perbulan nya di daerah sini ditambah lokasi yang strategis, jelas menjadi daya tarik tersendiri dong haha" balas Axel.
"Iya sih bener" sambung Jery.
Mereka pun sampai di sebuah ruangan dan mencoba bertanya tanya pada para senior disana. dengan ramah para kakak kelas universitas Panimula membimbing mereka berdua untuk mengikuti instruksi dan prosedur menjadi calon mahasiswa baru atau biasa disingkat maba di universitas itu.
Test demi test berbagai soal dan ujian mereka lewati hari itu. Axel mengambil fakultas Sastra Bahasa Indonesia dan Jery mengambil fakultas yang sesuai dengan pelajaran favoritnya yaitu Matematika.
Jam kini menunjukan pukul 15.00 wib. mereka yang sudah mengikuti test pun segera menuju parkiran. namun di tengah langkah mereka harus terhenti saat melihat gadis seksi nan cetar membahana sedang duduk manis dikursi pinggir parkiran itu.
"Lah itu kan si Gabriela jer, bener kan?" ucap Axel dengan mata melotot karena terkejut.
"Lah iya ngapain tuh anak disini" balas Jery yang ikut terkejut.
"Coba yuk samperin" lanjut Axel dan menghampiri Gaby yang duduk sendiri.
"Gaby!, lagi apa lu sendiri disini?" tanya Axel.
"Eh Destroy ya ampun kirain siapa haha" ucap Gaby lalu berdiri menyambut mereka.
__ADS_1
"Daftar sekolah disini juga?" tanya Jery pada Gaby.
"Yups hehe sama pacar gw sekalian daftar disini." balas Gaby dengan senyum manisnya.
"Ouh lu udah punya pacar?" tanya Axel yang semakin penasaran.
"Iya udah xel, pas semenjak lulus hehe" jawab Gaby.
"Siapa tuh?" tanya Axel kembali.
Tiba-tiba datanglah seorang pria yang langsung meraih dagu lancip Gaby dan menci*um bibir imut milik Gaby di depan Axel dan Jery tanpa merasa malu sedikitpun.
"Muach, hay sayang" ucap pria itu yang ternyata adalah Roy DwiSatyo.
"Hay sayang, sudah pendaftarannya?" tanya Gaby ke pacarnya.
"Sudah kok" balas Roy sambil merangkul pundak Gaby
Sontak tentu saja kejadian itu membuat Destroy melongo sambil menelan ludah. menyaksikan kecupan manis dari wanita paling seksi di SMK nya dulu dan mengetahui bahwa Roy sang pengrusuh sekolah ternyata satu kampus dengan mereka.
"Eh si calon ayam kampus haha sekolah disini juga kalian" ledek Roy pada mereka.
"Gw males cari masalah sama si bang*sat ini, yuk cabut ah" ucap Axel yang langsung beranjak dari sana.
Jery pun segera mengikuti langkah Axel sambil menatap tajam ke arah Roy.
"Hm..." Roy menatap balik tatapan Jery dengan senyuman iblisnya.
"Yuk sayang mau langsung pulang kah?" tanya Gaby menengok ke arah Roy.
"Terserah kamu sayang, mau makan dulu?" tanya Roy sambil merangkul kuat leher Gaby.
"Boleh yuk, makan ayam pedas ya?" pinta Gaby jadi manja dalam rangkulan kekasihnya.
"Iya-iya hehe yuk" balas Roy beranjak ke parkiran sambil lendotan dengan Gaby.
...***Introvert***Berjiwa***Ganda***Season 2****...
Beberapa hari setelah itu tepatnya di kontrakan Ferdi. ia sedang sibuk di dapur membantu bapak nya menyemplungkan cilok ke panci yang berisi air panas mendidih.
"Pak ini tahu juga di masukin bareng cilok kan?" teriak Ferdi dari dapur.
"Iya fer, sekalian aja sama cilok nya" balas pak Alan ke anaknya.
"Oke siap" dengan semangat Ferdi terus memilah milih cilok dan campurannya untuk direbus bersamaan.
Bersambung...
Hallo guys apa kabarnya para IBG lover hehe?. sebelumnya aku minta maaf ya baru bisa update lagi, karena beberapa hari lalu sibuk banget nyiapin sesuatu buat doi yang lagi berulang tahunπ₯°ππ.
Dan alhamdulilahnya suprise ku lancar malam itu. minta doanya yang terbaik buat dia ya.. Aamiin.
And setelah hampir dua minggu novel ini vakum. yuk kita coba lanjut lagi kisah sang Introvert. so thanks juga buat kalian yang sudah dan masih setia mampir ke cerita sederhana ini. Aku ucapkan banyak terimakasih ya.
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini.
__ADS_1
...See you on the next episode...ππ...