
Saat mereka sudah di Uks mereka pun mencoba mengetes dan melihat seberapa tangguh Ratu untuk menjadi anggota para penghancur yang tak lain adalah Destroy.
"Oke Ratu pertama yang harus lu lakukan adalah belajar menganalisa hayo haha" Ucap Adam menantang Ratu.
Ratu pun menjelaskan dengan detail hasil analisa dia salah satunya tentang Berapa langkah kaki dari anggota Destroy, berapa meter jarak dari gerbang sekolah ke kelas mereka, jarak dari gerbang sekolah ke kantin, jarak dari gerbang sekolah ke UKS, jarak dari gerbang ke mushola sekolah,dan jarak dari gerbang ke kelas Ratu sendiri.
Adam dan teman-temannya pun sontak terkejut mendengar Ratu menjelaskan dengan detail hasil analisa dia, yang jelas jelas selama ini hanya destroy lah yang mengetahui semua hal dan perhitungan jarak itu.
"lah kok lu ..tau sih rat segitu detail nya?" Ferdi melotot kaget ke arah Ratu.
"Ehm..masih meragukan gw kah kalian haha" Ucap Ratu menyombongkan diri.
"Ayo ikut gw " Ucap Adam sambil mengandeng tangan Ratu ke Basecamp WC bekas yang di ikuti mereka bertiga.
Di depan WC itu sudah Terdapat meja belajar yang sudah tak terpakai, Adam pun tak segan-segan menyuruh Ratih untuk menghancurkan kelima meja itu
Tanpa diduga oleh Adam dan teman-temannya, Ratu pun menghancurkan semua meja itu dengan tangan dan kaki nya sendiri sampai meja itu sudah hancur berkeping keping bagaikan kayu bakar.
"Ehm..gimana gimana haha?" Ratu melirik Adam dengan sombong.
"Satu lagi Ratu hehe" Ucap Adam merasa kesel.
"Apa lagi kakak? masih kurang kah test untuk gw hah?" Ucap Ratu menantang Adam.
"Gw mau liat cara bela diri lu hayo gimana haha" Sambung Adam.
Adam pun bersiul memberi isyarat kepada Ferdi untuk menyerang Ratu terlebih dahulu.
Ratu dengan Sigap dan insting yang cukup cepat mampu menghindari serangan dari tangan Ferdi, tak tinggal diam Axel dan Dafa pun ikut menyerang Ratu. Ratu pun menyerang mereka bertiga sekaligus dengan gerakan yang destroy tak bisa analisa seperti biasanya.
Ratu menendang bagian paha dan rusuk kiri dari Axel, yang seketika membuat Axel terkapar.
"Ah..shit sial lu rat" Ucap Axel yang sudah terjatuh memegangi paha nya sendiri.
Dafa pun mulai menyerang Ratu kembali bertubi tubi, namun Ratu dengan sigap menghindar sebisa mungkin hingga saat Dafa lengah Ratu pun langsung menghantam satu pukulan keras ke dada nya yang membuat Dafa terpental dan tumbang.
"Ah ..sadis woy Ratu parah! " Ucap Dafa di tengah erangan nya sambil menahan sesak di dadanya.
Agam pun masih berdiri saja dengan santai melihat temannya yang dihabisi oleh Ratu satu persatu.
"Mantep juga si Ratu ya gam wkwk" Ucap Agam ke Adam dalam batin nya.
"Wih ya paten lah haha fix ga nih jadiin dia member baru?" Tanya Adam ke Agam.
__ADS_1
"Sabar..dia belum lawan raja nya dam haha" Ucap Agam dengan senyum licik nya.
"Ayo rat, maju lu sini " Ucap Ferdi yang sudah memasang kuda kuda silatnya.
Ratu tanpa basa basi langsung merangkul leher Ferdi, dan menaikkan lutut nya sampai menghantam "Burung" Ferdi.
Ferdi yang menahan ngilu hanya bisa melotot dan menatap mata Ratu yang tepat di depan nya.
"Ehm..ehm..em..my..my bird oh my bir..bird" Ucap Ferdi menahan sakit dan ngilu luar biasa sambil memegangin burungnya.
"Em..aduh Ratu, lemes gw anj*r lu ah.." sambung Ferdi yang perlahan terjatuh di hadapan Ratu.
Ratu pun hanya tersenyum bangga melihat kondisi Ferdi, tak lama kemudian dia nengok ke arah Agam yang sudah siap menantang nya.
Ratu pun langsung berlari kearah Agam dan langsung menyerangnya bertubi-tubi namun dengan kelincahan dan analisanya Agam pun mampu menghindari setiap pukulan Ratu sampai tak mampu menyentuhnya sama sekali.
"Ih sial*n lu kak sini lu hah!' Ucap Ratu kekeselan karena pukulan nya tak mampu mengenai Agam.
"Ih ciye..ciye..kesel ya haha" sambung Agam meledek Ratu.
Dengan cepat Agam langsung menahan tangan ratu , mengunci kaki nya agar tak bisa menyerang "Burung" Agam seperti yang Ratu lakukan ke Ferdi, dan memojokan tubuh Ratu ke dinding depan Uks.
"Skak belum dek haha?" Ucap Agam depan wajah Ratu yang sudah tak mampu berkutik.
'Ehm..hati hati kak" Ucap Ratu sambil senyum manis ke arah Agam.
Raut wajah Agam pun heran penuh tanda tanya, lalu tiba tiba Ratu menghantam keras ke hidung Agam dengan kening nya.
"Em..aduh dek dek" ucap Agam melepas tubuh Ratu dan memejam kan matanya menahan ngilu sakit di hidungnya.
"Lagian sih kak Adam haha" Ratu tertawa puas merasa bangga.
"Iya iya lu hebat rat gw akui ya hehe" sambung Agam mulai ikut tertawa halus dan perlahan mengalir darah segar dari hidung Adam.
"Eh kakak kakak itu berdarah hidung lu hih!" Ucap Ratu dengan wajah panik.
"Eh masa? serius?" Adam panik dan mengelap hidung nya yang membuatnya makin berlumuran darah segar.
"Aduh kakak ih...elap kek itu ehm.." Ucap Ratu melemas tiba tiba.
"Eh ..eh..woy bangun lu pada bantuin cepet !" Ucap Adam panik sambil dia berlari ke arah Wc.
Axel pun bergegas merangkul Ratu masuk ke Uks yang pintu nya sudah di bukakan oleh Ferdi, Dafa yang berlari duluan ke dalam pun langsung menyiapkan kasur. lalu Ratu pun dibaringkan oleh Axel perlahan.
__ADS_1
"Aduh dek lu kenapa hey ?" ucap Ferdi panik sambil kipasin Ratu dengan selembaran kertas Hvs.
"Iya tu lu kenapa coba jujur..panik loh kita semua em.." Axel bicara dengan nada melas.
Ratu pun menjelaskan bahwa sebenarnya dia punya sedikit trauma terhadap darah, karena saat Sekolah Menengah Pertama dia pernah mengikuti tawuran antar sekolah nya yang di pimpin oleh sepupu lelaki nya. saat kejadian itu salah satu teman Ratu harus tewas karna terkena sebilah parang yang membuat teman Ratu itu tewas seketika di depan mata kepala Ratu sendiri.
Ratu menyaksikan begitu banyak darah segar yang mulai mengalir dari tubuh teman nya itu, sebab mulai dari itu lah Ratu sampai sekarang selalu lemas saat melihat darah.
"Oh jadi begitu dek hem..nakal juga ya dulu lu hahaha" Ucap Adam yang tiba tiba berdiri depan pintu ruangan tempat Ratu istirahat.
"Iya ya..wkwkw sadis juga nih cewek cewek ikut tawuran hehe"sambung Ferdi sambil senyum kecil.
"Kak hidung lu udah ga apa apa kah?" Ratu menanyakan kabar Adam.
"Ga kok ga apa apa hehe.." Ucap Adam dengan masih berdiri sok cool.
Ratu pun tersenyum malu, dan tak lama Axel, Ferdi dan Dafa pun menjulurkan genggaman tangan mereka bertiga ke arah Ratu penuh maksud.
"Ehm..maksudnya kak?" Ucap Ratu dengan wajah heran karna tak mengerti maksud uluran genggaman tangan mereka bertiga.
"Welcome to The Destroy Family " Ucap Adam dengan senyum bangga nya.
Ratu pun senang tiba tiba tersenyum manis bahagia dan membalas salaman khas Destroy itu, mereka pun bercanda bersama sampai akhirnya waktu menunjukan jam 17.00 Wib.
"Hey..ayo pulang bre..dah sore ini wkwkw" Ucap Adam mengajak semuanya untuk pulang.
"Ayo atuh bro bubar dah sore hehe sampe ga sadar gw bro" Ucap Axel sambil keluar Uks.
Mereka pun keluar Uks dan prepare pulang, namun tak lama kemudian hape Ratu pun berbunyi tanda notif sms masuk yang tak lain adalah mamah Ratu yang mengabarinya bahwa sore ini dia tak bisa jemput Ratu pulang,
"Yah..mamah gw ga bisa jemput kak hehe, mungkin naik angkot kali hehe.." Ucap Ratu lemas sambil membaca pesan sms dari mamahnya.
"Yaudah sih dam anterin aja dam hehe" Ucap Axel ke Adam sambil mengedipkan matanya ke Adam.
"I..iya yaudah ayo kalo Ratu nya mau " Sambung Adam menawarkan diri.
"Ayo aja gw mah kak masa niat baik di tolak hehe" Ucap Ratu yang menerima tawaran Adam.
Akhirnya mereka pun bubaran keluar sekolah, dan Adam harus berlawanan arah menuju rumah Ratu, di perjalanan Adam pun mengobrol dan bercanda ria bersama Ratu seperti layaknya Kakak Adik kandung. di tengah candaan mereka Ratu pun bercerita kepada Adam bahwa dulu pacar bibinya (adik dari mamah nya Ratu) pernah mengantar bibinya sampai rumah Ratu tapi papah nya Ratu marah kepada cowok itu karna dia pulang terlalu malam dari rumah Ratu. papahnya Ratu sampai menghancurkan motor pacar bibi nya itu sampai tak tersisa, Adam yang mendengar cerita itu pun langsung syok dan seketika....
Bersambung...
Jangan lupa tinggalkan jejak like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
__ADS_1
See you in the next episode..papayo..